Dewa Pedang Azure

Dewa Pedang Azure
Pertarungan di Gerbang Kota


__ADS_3

Kota Dongfang


Ketika Jian Chen dan Xiao Yu berbalik, mereka melihat seorang pemuda berusia sekitar hampir 20 tahun dengan pakaian yang sedikit mewah. Dia sedang menunggangi seekor kuda yang tampak perkasa dan memasang wajah dingin ketika menatap mereka.


“Apa kau tidak mengerti bahasa manusia? Aku bilang minggir! Jangan menghalangi jalan!” Teriak pemuda tersebut sangat dingin karena Jian Chen dan Xiao Yu yang menurutnya orang desa terlalu mengganggu pemandangan ketika berdiri di tengah jalan.


Jian Chen dan Xiao Yu saling memandang karena mereka berdua merasa bahwa pemuda itu terlalu arogan. Keduanya hanya santai seperti biasa, walaupun pemuda itu kuat, keduanya bisa menghabisinya dalam waktu singkat setelah melatih diri di tempat yang sangat berbahaya selama dua setengah tahun.


“Apa kau ingin mati?” Tanya Jian Chen heran menatap ke arah pemuda tersebut, di saat itu juga, ia memegang gagang Pedang Azure di pinggangnya.


“Apa katamu?” Pemuda itu memasang wajah lebih marah saat ini. Ia bukanlah jenis yang sama dengan Jian Chen dan Xiao Yu yang telah mempelajari cara melacak kekuatan seseorang.


Kemampuan itu juga dikembangkan oleh Jian Chen menggunakan bantuan Kristal Ungu Abadi, tetapi yang tidak diduga olehnya, Xiao Yu dapat dengan muda menguasainya.


Orang-orang yang ada di sana semuanya pun menatap ke arah Jian Chen dan Xiao Yu dengan tatapan sedikit terkejut. Mereka juga menatap ke arah pemuda yang berada di atas kuda dengan tatapan sedikit takut.


“Apakah telinga orang ini sudah rusak? Bagaimana dia tidak bisa mendengar apa yang kau katakan?” Tanya Xiao Yu heran menatap ke arah Jian Chen dan menunjuk ke arah pemuda tersebut.


Jian Chen terdiam mendengar apa yang dikatakan oleh Xiao Yu. Ia terus menatap ke arah pemuda tersebut karena jika dia bergerak, maka ia akan langsung memberinya pelajaran yang sangat berharga.


“Orang desa sialan! Kalian akan merasakan akibatnya karena telah mempermainkan tuan muda ini!” Teriak pemuda itu marah ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Xiao Yu, ia pun langsung melesat ke arah keduanya ketika ia berdiri di atas kuda.


“Biarkan aku yang menangani orang sombong ini!” Xiao Yu yang merasa sedikit jengkel pun mengeluarkan dua Belati Putih miliknya lalu langsung melesat seperti sebuah bayangan ke arah pemuda tersebut.


“Apa?” Pemuda tersebut terkejut melihat kecepatan Xiao Yu, ia pun langsung mencabut pedang di pinggangnya lalu mengayunkannya sekuat tenaga ke arah Xiao Yu yang mencoba menebasnya.


Trang!


Bom!


Kedua tanah di kaki Xiao Yu dan pemuda itu mengalami retakan ketika kedua serangan bertemu.


Pemuda tersebut sangat terkejut bahwa Xiao Yu yang menggunakan Belati untuk bertarung dapat mendorongnya saat ia mengayunkan pedang dengan kedua tangannya. Saat ini ia menyadari bahwa seseorang yang ia anggap sebagai orang desa adalah ahli tersembunyi. Lagi pula, masih ada satu lagi diantara mereka yang tidak lain adalah Jian Chen. Menurutnya, Jian Chen pasti sama kuatnya dengan Xiao Yu walaupun tampang Jian Chen seperti pemuda lemah karena terlalu cantik untuk ukuran seorang pria.


“Kau terlalu sombong tetapi kekuatanmu hanya seperti ini. Jika begitu, aku akan memberikan hadiah bagus kepadamu.” Xiao Yu menaikkan sudut bibirnya lalu menarik Belati yang ada di tangan kirinya.

__ADS_1


Xiao Yu langsung menepis pedang pemuda tersebut menggunakan Belati di tangan kanannya sekaligus menyerang dengan Belati di tangan kirinya.


Crang!


Ketika pedangnya di tepis, pemuda tersebut sangat terkejut bahwa seseorang memiliki kekuatan sebesar itu di dalam tubuhnya.


Tentu hal seperti itu akan terjadi karena Xiao Yu telah menerima pelatihan neraka dari Jian Chen dengan membawa sebuah kayu besar setiap hari di punggungnya mengelilingi Hutan Roh sekaligus menghindari serangan dari para hewan roh. Dengan semua itu, insting, kekuatan dan fondasi tubuhnya sangatlah mengerikan, dan hampir tidak ada kultivator di tingkat yang sama dapat menandingi kekuatannya dalam hal ketangguhan tubuh.


“Tebasan Cahaya!”


Saat Xiao Yu bergumam, ia pun langsung mengayunkan Belati di tangan kirinya sambil bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Sraing!


Srak!


Xiao Yu melewati pemuda tersebut dengan gaya Belati berada di langit karena ia menebas dari bawah ke arah atas dengan kecepatan yang hampir tidak dapat dilihat. Ini adalah teknik yang diajarkan oleh Jian Chen karena Jian Chen juga bisa menggunakan teknik yang sama. Alasan mengapa Xiao Yu sangat cocok dengan teknik tersebut, itu dikarenakan dirinya adalah kultivator tipe kecepatan.


Jrezh!


Darah yang sangat banyak muncrat dari arah pinggang pemuda tersebut sampai ke bahunya. Matanya melebar karena ia tidak dapat mengikuti pergerakan Xiao Yu sama sekali. Jika saja dirinya tidak memiliki tubuh kuat karena Kultivasinya, bisa dipastikan bahwa ia akan terbelah dalam sekejap.


Zhep!


“Sialan!” Pemuda itu meraung marah dan saat itu juga, tubuhnya membesar dalam sekejap yang membuat Xiao Yu terkejut.


Jrezh!


Ketika Xiao Yu melompat mundur karena rasa bahaya, ia menatap ke arah musuh yang kini memasuki bentuk setengah hewan roh dengan sayap cokelat besar di punggungnya.


Tinggi pemuda itu mencapai tiga meter saat ini, tidak hanya itu, aura yang tampak seperti kematian menyelimuti tubuhnya.


Jian Chen yang menatap itupun menaikkan sedikit alisnya karena ia mengetahui Wujud Kelahiran pemuda tersebut.


“Wujud Kelahiran Elang Emas! Pantas dia sangat arogan karena yakin bahwa dia pasti akan bisa mengatasi apapun karena dia bisa menyerang melalui udara.” Gumam Jian Chen.

__ADS_1


“Kau memaksaku menggunakan kekuatan penuhku! Dengan ini, maka riwayatmu akan tamat!” Pemuda itupun langsung terbang ke arah langit lalu berputar dengan cara yang aneh sambil mengibaskan sayapnya.


“Jarum Bulu Emas!”


Wusssh!


Bulu-bulu yang memiliki jumlah hampir seratus pun langsung melesat ke arah Xiao Yu dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Wajah Xiao Yu serius ketika melihat hal itu, ia pun tidak membuang waktu dan membuat kuda-kuda dengan kedua Belati Putih miliknya.


“Tarian Cahaya Langit!”


Trang! Trang! Trang!


Ketika Xiao Yu mengayunkan Belati Putih miliknya berkali-kali, semua bulu-bulu emas teknik musuh pun langsung ditepis ke samping.


“Apa?” Pemuda tersebut terkejut ketika menatap apa yang dilakukan oleh Xiao Yu. Tidak pernah ada kultivator setingkat dirinya yang berhasil lolos dari serangan itu tanpa terkena jarum bulu.


Bussssh!


Ketika Xiao Yu berhasil menyingkirkan semua bulu-bulu tersebut, ia pun tersenyum kecil lalu membuat kuda-kuda lainnya untuk menyerang.


Pemuda tersebut masih percaya diri karena hanya sedikit kultivator yang bisa menyerangnya ketika ia berada di udara walaupun itu mengkonsumsi banyak qi untuk menggerakkan sayap yang ada di punggungnya.


“Bilah Qi!”


Sraing!


Ketika Xiao Yu mengayunkan kedua Belatinya sekuat tenaga, dua bilah tipis pun langsung melesat ke arah pemuda tersebut dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Mata pemuda itu melebar karena merasakan bahwa jika ia terkena tebasan itu, bisa dipastikan bahwa dirinya akan terbelah.


Zhep!


Trang!

__ADS_1


Satu sosok pun muncul tepat di depan pemuda tersebut sambil menahan dua bilah qi yang dilancarkan oleh Xiao Yu dengan mudahnya.


Xiao Yu dan Jian Chen yang menatap itu tau bahwa sosok kuat lainnya pun telah tiba.


__ADS_2