Dewa Pedang Azure

Dewa Pedang Azure
Ning Qingxue


__ADS_3

Hutan Kematian, Istana Putih


Teriakan mengerikan yang berasal dari ruang bawah tanah membuat para kultivator bergidik. Semua dari mereka yang semula ingin pergi ke arah ruang bawah tanah mengerti mengapa Jian Chen dan Xiao Yu semula tampak buru-buru keluar dari tempat tersebut.


Di lantai paling atas Istana Putih, perebutan benda-benda berharga sedang berlangsung. Walaupun banyak dari mereka yang bertarung dan tewas, semua dari kultivator ataupun pemimpin kelompok telah memperoleh hasil panen yang tidak lagi diperebutkan oleh oleh kultivator lainnya.


Yan Zhong yang merupakan seorang pemimpin saat ini tentu memperoleh benda berharga lainnya tetapi wajahnya terlihat sangat kusam karena dari dua benda yang ia perebutkan dengan Yan Gong, ia mendapatkan kualitas benda berharga yang lebih rendah. Bawahannya juga gugur dalam jumlah yang lebih banyak yang membuatnya sedikit marah saat ini.


Saat ini terlihat Yan Zhong, Yan Gong, Ku Zuo dan wanita bercadar yang merupakan pemimpin kelompok Organisasi Kaisar Bawah Tanah sedang menatap satu sama lainnya karena masih ada satu benda lagi yang tersisa.


Tempat keempatnya berkumpul berada di ruangan paling atas, ruangan yang tampak sangat unik dengan banyak desain-desain aneh di dinding ruangan tersebut.


Di tengah ruangan tersebut, terdapat sebuah meja emas dengan kotak harta Karun terletak diatasnya. Kotak harta karun tersebut memiliki desain yang sangat bagus, banyak perhiasan yang dibuat menjadi bahan untuk membuat kotak harta karun.


“Ku Zuo, serahkan kotak harta Karun ini kepada kami. Kau pasti tau apa konsekuensinya jika menghalangi Kerajaan Yan!” ucap Yan Gong dengan wajah dingin karena tidak menyangka seorang Tetua dari Sekte Roh Agung akan mencoba memperebutkan kotak harta Karun melawannya.


Ku Zuo adalah Tetua terkuat dari Sekte Roh Agung, ia mengelola banyak hal dari Sekte dan pada akhirnya dia dikirim oleh Master Sekte Roh Agung ke Hutan Kematian.


“Jangan bercanda Yan Gong! Apa kau pikir hanya dengan ancaman aku akan memberikannya kepadamu?” Ku Zuo bertanya kembali dengan nada dingin. Ia tidak menyangka bahwa Kerajaan Yan akan semakin tak tau malu karena seperti menganggap Sekte Roh Agung sebagai bawahannya hanya karena Sekte Roh Agung terdapat di wilayah Kerajaan Yan.


Di sisi lain, Yan Zhong hanya diam mendengarkan percakapan keduanya. Ia tau bahwa Kerajaan Yan saat ini tampak seperti lelucon karena merasa bahwa mereka adalah seorang penguasa mutlak.


“Apakah kalian mengabaikan keberadaan ku?” Wanita bercadar pun bertanya dengan nada lembut saat ini. Namun, terdapat kedinginan yang tidak terbantahkan dari nada lembut tersebut.


Suara wanita muda yang mengenakan cadar tersebut pun membuat Yan Gong semakin marah. Ia tentu mengenal siapa wanita tersebut, kekuatannya tidak lebih lemah dari dirinya sendiri. Ia harus mengakui bahwa bakat wanita tersebut salah satu talenta teratas yang pernah muncul di Pulau Lizawa.

__ADS_1


“Ning Qingxue, apakah Organisasi Kaisar Bawah Tanah akhirnya menunjukkan taringnya di Pulau Lizawa?” Tanya Yan Gong dingin saat tubuhnya perlahan berubah menjadi Humanoid Cheetah Iblis Logam.


“Seperti yang diharapkan dari anggota Klan Yan yang memiliki Wujud Kelahiran peringkat atas, aura yang terpancar darinya sungguh luar biasa!” Ning Qingxue bergumam kecil ketika menatap Yan Gong menggunakan Wujud Kelahirannya.


Di sisi lain, Yan Zhong juga tidak tinggal diam dan memasuki wujud Humanoid Cheetah Iblis Neraka.


Untuk Ku Zuo, qi perlahan mengalir ditubuhnya. Itu langsung membentuk beberapa armor berwarna putih. Uap putih juga terus merembes dari tubuhnya, tidak hanya itu, rambut hitam Ku Zuo juga tampak memutih dalam sekejap layaknya sebuah api.


Tatapan Ning Qingxue tertuju pada Ku Zuo karena baru kali ini ia melihat kemampuan Ku Zuo secara langsung.


“Wujud Kelahiran Api Putih! Kau telah mengambangkan Wujud Kelahiran milikmu mencapai tahap ini! Hanya mereka yang berasal dari Pulau Lizawa yang memiliki trik ini! Sesuai yang diharapkan dari Tetua terkuat di Sekte Roh Agung! Apakah Master Sekte Roh Agung juga telah mencapai prestasi seperti ini?” Ning Qingxue tetep tenang saat berbicara ketika ia menatap ke arah Ku Zuo.


Ku Zuo tidak berbicara sama sekali. Tetapi ia sangat waspada terhadap Ning Qingxue. Dialah yang paling membuatnya enggan bertarung. Walaupun Yan Zhong dan Yan Gong sangat kuat, ia tau dengan baik bahwa dirinya tidak akan kalah jika bertarung walaupun kemenangan sangat sulit didapatkan. Tetapi untuk Ning Qingxue, hanya rumor yang beredar tentang wanita yang terus menggunakan cadar tersebut membuatnya sedikit enggan bertarung.


Aura berwana biru muda pun meletus dari tubuh Ning Qingxue saat sebuah pedang muncul ditangan kanannya bersamaan dengan sebuah menara kecil dengan lima lantai yang melayang di sekitarnya.


Wajah Yan Zhong, Yan Gong dan Ku Zuo sedikit muram karena mereka tentu pernah mendengar tentang Wujud Kelahiran atau lebih tepatnya Senjata Kelahiran paling unik yang pernah muncul dalam sejarah Pulau Lizawa.


“Senjata Kelahiran Pedang Langit dan Pagoda Langit Lima Lantai! Dikatakan bukan Wujud Kelahiran Ganda seperti dalam legenda! Namun, itu mencapai ambang batas menjadi pemilik Senjata Kelahiran Ganda! Pengguna memiliki kemampuan penyerangan kuat serta kemampuan pendukung tingkat tinggi! Melihatnya secara langsung sangat berbeda ketika mendengarnya melalui rumor!” ucap Ku Zuo dingin.


Inilah yang mengesankan tentang Ning Qingxue yang telah tersebar selama bertahun-tahun di pulau Lizawa.


Seorang gadis yang lahir di desa sederhana, terlahir dengan Senjata Kelahiran paling unik karena memiliki kemampuan penyerangan dan pendukung.


Senjata Kelahiran seperti itu pernah muncul dalam sejarah. Ku Zuo sebagai Tetua Sekte Roh Agung yang sangat berpengalaman tentu pernah membaca catatan kuno tentang Senjata Kelahiran seperti itu. Tetapi ia tidak sadar bahwa ia telah pernah melihat satu lagi bangkit tepat di depan matanya.

__ADS_1


Dan pemilik Senjata Kelahiran tersebut adalah Jian Chen yang membangkitkan Pedang Azure sebagai senjata penyerang tingkat tinggi dan Sarung Pedang Azure sebagai pertahanan tingkat tinggi. Ini bukanlah Senjata Kelahiran Ganda, tetapi memang satu set untuk saling melengkapi. Bisa dikatakan, Jian Chen memiliki kualifikasi ketinggian yang sama saat ini dalam hal Senjata Kelahiran dengan Ning Qingxue.


“Karena tidak ada yang ingin menyerah tentang harta Karun terakhir ini, maka tidak ada cara lain selain merebutnya dengan kekuatan!” Yan Gong adalah yang lebih dulu bergerak dan targetnya adalah Ning Qingxue yang merupakan tokoh paling berbahaya.


Sementara Yan Zhong, dia langsung bentrok dengan Ku Zuo walaupun sesekali menyerang ke arah musuh lainnya.


Bom! Bom! Bom!


Ledakan terus-menerus terjadi di dalam ruangan yang tidak terlalu luas tersebut.


Para kultivator yang berada di luar ruangan menelan ludah ketika menatap pertarungan sengit antara pemimpin kelompok. Bahkan untuk Xin bersaudara baru kali ini menyaksikan pertarungan di level tersebut.


Sementara itu, Jian Chen dan Xiao Yu juga mendengar bentrokan dahsyat jauh di atas Istana Putih. Tetapi keduanya tidak peduli sama sekali dan langsung bergerak keluar dari Istana Putih tersebut karena adanya makhluk yang lebih berbahaya yang telah lepas karena ulah seseorang yang tolol.


“Khaaaa...”


Teriakan yang terdengar berasal dari kedalaman jurang neraka pun menggelegar seperti sebuah petir yang menyambar di dalam Istana Putih.


Suara tersebut membuat pertarungan antara Yan Zhong, Yan Gong, Ku Zuo dan Ning Qingxue terhenti dalam sekejap.


Ning Qingxue yang menjaga jarak dari ketiga musuh menyipitkan matanya. Ia dapat melacak aura mencekam yang tiba-tiba muncul.


“Ini.. apakah rumor tentang legenda itu benar?” Batin Ning Qingxue saat ia merasakan aura yang mencekam perlahan masuk ke dalam ruangan tersebut. Ada catatan yang ia dapatkan dari Organisasi Kaisar Bawah Tanah tentang Istana Putih yang merupakan tempat tinggal dari seorang Raja yang telah diasingkan ketika kalah dalam pertarungan yang mengguncang dunia.


Dan informasi tersebut juga menyebutkan tentang kekuatan dari Raja tersebut. Awalnya Ning Qingxue tau bahwa Istana Putih adalah milik Raja tersebut walaupun masih ragu dengan Wujud Kelahiran yang ia baca. Tetapi ketika merasakan aura yang mencekam tersebut, ia sangat sadar bahwa situasi saat ini tidak akan lagi terkendali.

__ADS_1


__ADS_2