Dewa Pedang Azure

Dewa Pedang Azure
Mencapai Wilayah Gunung Phoenix


__ADS_3

Jian Chen dan Xiao Yu terus bergerak ke arah tujuan pertama mereka yaitu Gunung Phoenix.


Menurut peta, tempat tujuan mereka dari Pelabuhan Ratu berjarak sekitar sekitar seminggu perjalanan.


Selama perjalanan itu, Xiao Yu juga telah menembus tingkat Martial Master tahap kesembilan. Dan untuk Hui-Ying, harimau kecil tersebut telah mencapai tingkat Martial Master tahap ketujuh. Kecepatan kultivasinya sungguh mencengangkan. Hanya membutuhkan sumber daya, dia akan terus menerobos tanpa henti.


Jian Chen hanya bisa menghela nafas panjang karena tidak tau bagaimana bisa Hui-Ying seperti itu. Bahkan jika ia memeriksa tubuh Hui-Ying dengan cermat, tetap saja ia tidak bisa menemukan apa penyebabnya seolah-olah itu seperti telah tertanam di gen harimau kecil tersebut.


Setelah bergerak selama hampir seminggu, akhirnya mereka pun tiba di sekitar Gunung Phoenix.


“Itukah Gunung Phoenix? Sangat besar!” Xiao Yu menatap Gunung Phoenix dari kejauhan.


Jian Chen juga terkejut ketika menatap Gunung tersebut karena tingginya mencapai ke awan, bahkan jika dibandingkan dengan Gunung tertinggi di bumi, Gunung Phoenix pasti lebih tinggi.


Gunung Phoenix terlihat sedikit mengerikan karena puncaknya terus-menerus mengeluarkan lahar panas. Bahkan dari tempat yang sangat jauh pun, itu terlihat dengan jelas.


Tetapi lahar tersebut tidak mencapai kaki gunung karena ketinggian Gunung Phoenix.


Sebelum Jian Chen dan Xiao Yu ingin berbicara lagi, ledakan besar terjadi di puncak Gunung Phoenix, gunung tersebut meletus dahysat yang membuat lahar panas menerjang atas, ke tempat yang lebih jauh lagi.


Namun ketika mencapai titik tertentu, itu langsung membeku lalu bongkahan es jatuh kembali ke dalam kawah. Ini juga alasan mengapa Gunung Phoenix cukup aman, dan tidak dianggap sebagai ancaman alam karena tidak adanya bahaya walaupun mungkin para kultivator yang tinggal di sekitar Gunung Phoenix masih waspada.


“Tampaknya Gunung Phoenix cukup aman walaupun puncaknya adalah tempat yang sangat berbahaya. Ayo Xiao Yu, kita akan pergi ke salah satu kota di sekitar Gunung Phoenix untuk mencari informasi berguna terkait Gunung Phoenix.

__ADS_1


“Ya, tampaknya Gunung Phoenix adalah tempat yang patut untuk dijelajahi. Tempat itu cukup menarik.” Xiao Yu langsung setuju dan mengikuti Jian Chen.


Tidak sampai setengah jam kemudian, Jian Chen dan Xiao Yu pun mendekat ke salah satu kota yang tidak terlalu besar, walaupun begitu, Jian Chen dapat melacak bahwa ada beberapa sosok kuat di kota kecil tersebut yang hampir bisa dikatakan sebagai desa yang sangat luas.


Penduduk di kota kecil tersebut mencapai angkat sekitar hampir 500 jiwa sehingga sudah layak dianggap sebagai sebuah kota.


“Hei lihat, tampaknya ada dua pemuda yang sedang datang ke kota kecil ini. Ini sungguh sangat jarang. Keduanya juga cukup kuat. Hei, apakah kalian tidak ingin meminta biaya masuk?” Salah satu pemuda yang sedang duduk di dekat jalan masuk ke kota kecil tersebut berbicara dan menatap ke arah dua rekannya.


Ketiganya adalah pemuda yang cukup berbakat dari kota kecil tersebut. Bisa dikatakan, mereka seperti preman di kota kecil. Ketiganya juga kuat, dengan tingkat kultivasi Martial Master tahap kedelapan dan ketujuh.


Alasan keduanya mengatakan Jian Chen dan Xiao Yu cukup kuat, itu karena Jian Chen dan Xiao Yu menekan kekuatan mereka menjadi lebih rendah, yaitu tingkat Martial Master tahap keempat. Ini juga merupakan latihan untuk mengendalikan qi.


Jika seseorang telah mampu menekan qi-nya sampai tidak terasa lagi, bisa dipastikan pengendalian qi mereka telah mencapai tingkat yang cukup tinggi.


Saat Jian Chen dan Xiao Yu mendekat, keduanya menaikkan alis masing-masing ketika menatap tiga pemuda berusia sekitar 20 tahun datang ke arah mereka.


“Hei, ke mana kalian pergi?” Salah satu dari mereka pun langsung bertanya ketika tiba dihadapan Jian Chen dan Xiao Yu.


“Apakah kami harus melapor ketika ingin pergi ke mana pun?” Tanya Jian Chen heran.


“Ha? Tampaknya kau tidak tau tentang peraturan! Siapapun yang masuk ke kota Yangwei, harus membayar biaya masuk.”


Ketika salah satu dari pemuda itu membalas Kata-katanya, Jian Chen tersenyum lalu bertanya balik, “Berapa biaya masuk ke dalam kota ini?”

__ADS_1


Ketiganya menatap ke arah Jian Chen dan Xiao Yu yang tampak menggunakan pakaian yang cukup mahal sehingga salah satu dari mereka langsung memberikan harga. “50 koin emas per orang!”


Jian Chen hampir tersedak mendengarnya, ia semula hanya memikirkan bahwa ketiganya meminta satu koin emas. Siapa yang menyangka bahwa itu akan menjadi 50 koin emas yang sangat banyak.


“Jika kami tidak membayarnya?” Tanya Xiao Yu yang sangat ingin memukul ketiganya.


“Jika tidak, kalian berdua akan tau bahwa dunia kultivator itu kejam!” Ancam salah satu dari mereka.


Dari perkataan itu saja, Jian Chen paham bahwa ketiganya hanya ingin merampoknya dan Xiao Yu.


“Kalahkan ketiganya. Mereka masih berguna.” Perintah Jian Chen.


“Mengalahkan...” Sebelum salah satu dari mereka berbicara, Xiao Yu yang bahkan tidak biasa bertarung menggunakan tinju langsung bergerak.


Bam! Bam! Bam! Krak!


“Arrrrggghh!” ketiganya berteriak kesakitan saat salah satu anggota tubuh mereka dipatahkan oleh Xiao Yu secara paksa.


Menatap ketiganya terbaring di permukaan tanah dan tampak sangat menyesal memprovokasinya, Jian Chen perlahan berjalan lalu berjongkok.


“Kami tidak memiliki koin emas. Apakah kalian bertiga bersedia menjadi pemandu kami di kota Yangwei ini tanpa dibayar?” Jian Chen bertanya dengan senyum ramah diwajahnya yang membuat ketiganya ketakutan karena telah menendang baja hanya untuk makan siang.


“Baik! Baik! Kami akan menjadi pemandu!” Ketiganya langsung setuju karena takut dihajar lagi.

__ADS_1


Jian Chen tersenyum kecil karena dengan bantuan ketiga preman, tidak butuh usaha untuk mencari tempat pengumpulan informasi tentang Gunung Phoenix.


__ADS_2