Dewa Pedang Azure

Dewa Pedang Azure
Memasuki Hutan Kematian


__ADS_3

Kota Texas


Di waktu ketika Jian Chen dan Xiao Yu mencari penginapan untuk menetap di Kota Texas, banyak dari kelompok yang berangka di hari itu juga. Mereka semua adalah kultivator tingkat atas yang kebanyakan dari mereka ada spesialis tertentu melalui Wujud Kelahiran. Yang artinya mereka lebih kuat jika di malam hari.


Keesokan harinya, di pagi hari ketika matahari belum terbit, sudah banyak kultivator yang bergerak juga ke arah Hutan Kematian.


Jian Chen dan Xiao Yu tampak keluar dari penginapan yang terlihat bobrok. Namun, seperti itulah penginapan terbaik di Kota Texas.


Tanpa membuang waktu, keduanya langsung bergerak ke arah tertentu yaitu arah tempat Hutan Kematian berada. Jian Chen dan Xiao Yu telah mendapatkan informasi letak keseluruhan Hutan Kematian.


Meskipun itu hanya peta kasar, tetap saja lebih baik memiliki peta dari pada tidak sama sekali. Namun, itu hanya peta tata letak beberapa tempat di Hutan Kematian. Tidak ada yang memiliki peta lengkap mencapai pusat Hutan Kematian.


Ketika matahari telah terbit, Jian Chen dan Xiao Yu pun telah mendekat ke Hutan Kematian.


“Jian Chen, apakah menurutmu kelompok Yan Zhong akan menunggu kita?” Tanya Xiao Yu.


“Tidak mungkin. Dia tidak akan mau menghabiskan waktu menunggu kultivator setingkat kita. Dia pasti mengira bahwa kita telah tewas di Kota Texas karena tidak kembali. Aku sudah membuat spekulasi bahwa dia memikirkan hal ini sedari awal.”


“Menurutnya, untuk seseorang seusia kita, ketika melihat banyak kultivator kuat di Kota Tewas, kita akan segera kembali, tetapi nyatanya tidak. Jadi, dia pasti langsung bergerak bersama dengan bawahannya ke Hutan Kematian tanpa menunggu kita bahkan setelah apa yang dia katakan jika kita tidak kembali, maka kita akan bertemu di Hutan Kematian.” ujar Jian Chen.


Xiao Yu tidak merasa bingung bahwa Jian Chen sudah memperhitungkan hal itu juga. Ia sudah terbiasa dengan pola pikir Jian Chen yang tidak masuk akal.


Tidak lama kemudian, keduanya pun berhenti di cabang pohon sambil melihat ke arah perbatasan hutan yang tampak aneh.


Beberapa kultivator juga terlihat di sekitar tempat tersebut seolah-olah mereka berpikir apakah mereka akan masuk atau tidak ke dalam hutan.


Alasan mengapa beberapa kultivator itu berpikir, itu dikarenakan suasana Hutan Kematian sangatlah berbeda dengan hutan pada umumnya.


Bagian pinggir Hutan Kematian terlihat diisi oleh pohon-pohon kering yang tidak memiliki daun dan memiliki tinggi sekitar empat puluh meter lebih.

__ADS_1


Bahkan untuk Jian Chen dan Xiao Yu yang sudah berlatih di Hutan Roh, sangat jarang ada pohon setinggi itu yang artinya sangat jarang seseorang memasuki hutan tersebut. Serta, bisa dipastikan bahwa pohon-pohon itu juga sangat kuat, jika tidak, itu pasti akan dihancurkan oleh para hewan roh tingkat tinggi.


“Kenapa di dalam sana terlihat seperti suasana ketika sore tiba?” Xiao Yu menaikkan sedikit alisnya saat menatap ke arah Hutan Kematian.


Mendengar pertanyaan Xiao Yu, Jian Chen menyipitkan matanya. Menggunakan Kristal Ungu Abadi, penglihatannya sedikit berbeda dari pada orang normal seolah-olah ia memiliki Wujud Kelahiran yaitu kekuatan yang terletak di matanya.


“Weaouu...” Hui-Ying yang berada di dalam pakaian Jian Chen pun mengaum dengan suara yang sedikit kecil.


“Hm? Apakah kau menyadarinya juga Hui-Ying? Ya, qi di hutan itu berbeda dengan diluar.” ucap Jian Chen.


Xiao Yu menatap kosong ke arah Jian Chen untuk beberapa saat karena ia bingung bagaimana Jian Chen bisa mengerti apa yang dikatakan oleh Hui-Ying. Ini membuatnya jengkel untuk beberapa waktu karena keduanya tampak mengobrol tetapi ia hanya mengerti apa yang dikatakan oleh Jian Chen.


Tentu saja Jian Chen akan paham apa yang dikatakan oleh Hui-Ying karena mereka telah melakukan kontrak.


“Ayo.” Jian Chen pun langsung melompat ke bawah lalu melesat ke arah Hutan Kematian dan Xiao Yu hanya mengikuti dalam diam.


Oleh karena itu, banyak kultivator yang awalnya ragu pun langsung bergerak ke dalam Hutan Kematian.


Setelah lima menit memasuki Hutan Kematian, Jian Chen dan Xiao Yu yang bergerak di atas pohon pun tiba-tiba menyipitkan matanya.


Tap! Tap!


Keduanya berhenti dan menatap sedikit ke arah kanan karena ada teriakan seseorang. Teriakan tersebut adalah teriakan putus asa yang artinya seseorang dalam masalah saat ini.


“Weaouu.. weaouu..” Hui-Ying berkata dengan nada sedikit gelisah kepada Jian Chen.


“Apa yang dikatakan oleh Hui-Ying?” Tanya Xiao Yu sedikit kesal.


“Ada hewan roh kuat di sana. Dan itu adalah tipe harimau. Hui-Ying sangat ingin memakan inti hewan roh jenis harimau.” ucap Jian Chen sedikit aneh karena tidak menyangka Hui-Ying jenis kanibalisme.

__ADS_1


Tetapi, untuk hewan roh, Jian Chen merasa itu adalah hal wajar. Mungkin spesies Hui-Ying memang mengkhususkan untuk meningkatkan kekuatan lebih cepat jika melahap inti hewan roh dari Jenis yang sama. Atau mungkin itu dikarenakan hewan roh jenis harimau dianggap berbeda ketika warna atau ada bagian tubuh lainnya yang tidak sama dengan harimau lainnya.


“Lalu, apa yang akan kita lakukan? Apa kita akan melihat ke arah hewan roh itu?” Tanya Xiao Yu.


“Ya, jika hewan roh itu terlalu kuat, kita akan langsung menghindar. Aku dapat melacak kekuatannya dari jarak tertentu.” Jian Chen mengangguk kecil saat telah mengambil keputusan. Ia merasa bahwa jika Hui-Ying semakin kuat, maka ketika ada musuh yang lebih kuat darinya, dengan bekerja sama dengan Xiao Yu dan Hui-Ying, mereka tidak akan kesulitan sama sekali.


Jian Chen dan Xiao Yu pun akhirnya bergerak ke arah sumber suara sebelumnya yang tidak lain adalah teriakan manusia karena sudah pasti dihabisi oleh hewan roh.


Saat telah mendekat, Jian Chen menyipitkan matanya ketika merasakan dengan pelacakannya di jarak hampir tiga puluh meter bahwa seekor harimau setinggi empat meter sedang memakan mangsanya yang tidak lain adalah seorang kultivator yang bernasib sial karena bertemu dengan hewan roh tersebut.


“Xiao Yu, harimau itu memiliki kekuatan Martial Master tahap kelima paling lemah dan paling banyak tahap keenam. Dan jenisnya, itu adalah harimau yang langka.” ucap Jian Chen serius.


“Oh? Lumayan kuat. Tidak disangka bahwa di pinggiran Hutan Kematian pun, sudah ada hewan roh sekuat itu berkeliaran.” Balas Xiao Yu dan menatap ke arah Jian Chen lalu melanjutkan dengan pertanyaan, “Jenis apa harimau itu?”


“Harimau Kematian. Diluar, jenis ini sangat jarang terlihat karena suka dengan tempat yang sedikit gelap. Tidak bisa di pungkiri bahwa tempat seperti ini adalah rumah utama Harimau Kematian.” Balas Jian Chen.


“Tunggu, kau bilang itu adalah Harimau Kematian? Bukankah itu spesies yang lebih kuat dari Raptor yang tercatat di buku milikmu?” Tanya Xiao Yu heran.


“Ya. Jika kita ingin melawannya, kita tidak bisa bersantai.” Balas Jian Chen.


“Ayo kita coba. Lagi pula, aku sedang lapar saat ini.” ucap Xiao Yu sedikit malu.


Jian Chen tidak peduli sama sekali dan terus bergerak, tidak lama kemudian, ia pun menatap Harimau Kematian yang ingin melahap mangsanya tetapi langsung terhenti ketika merasakan kehadiran Jian Chen dan Xiao Yu.


“Weaouu!” Hui-Ying tampak ingin melompat keluar ketika melihat Harimau Kematian tanda bahwa dia sangat ingin mengalahkan Harimau Kematian dan menunjukkan bahwa dirinya berada di kelas lebih tinggi.


Tetapi Jian Chen langsung menangkapnya dan berhenti di salah satu cabang pohon bersama dengan Xiao Yu.


“Grrrr...” Harimau Kematian menggeram sedikit apa lagi saat ia mendengar suara Harimau kecil mengeong seperti kucing dan ia tentu tau apa arti dari suara Hui-Ying.

__ADS_1


__ADS_2