Dewa Pedang Azure

Dewa Pedang Azure
Mengejutkan


__ADS_3

Hutan Kematian, Istana Putih


“Cepat bawa semua benda-benda ini! Semuanya sangat berharga dan kita akan bisa membantu Tuan Muda nantinya!” Yan Zhong yang saat ini sedang berada di ruangan tertentu yang sangat luas, memberi perintah kepada banyak bawahannya.


“Baik!”


Banyak bawahan Yan Zhong langsung menaruh benda-benda berharga seperti koin emas, perhiasan dan sebagainya ke dalam karung besar.


Sebelumnya pun, Yan Zhong dan bawahannya telah menjarah banyak ruangan lainnya. Sama seperti kelompok yang di pimpin Yan Gong. Selain mereka, Xin bersaudara, anggota Sekte Roh Agung dan bahkan anggota Organisasi Kaisar Bawah Tanah ikut menjarah semua benda yang ada di istana.


Semua dari mereka saat ini melupakan perselisihan dan berfokus untuk mengumpulkan sumber daya dan benda-benda berharga lainnya. Semua dari mereka sadar bahwa ketika keluar dari Istana Putih, mereka semua akan menjadi kaya raya dan dapat membeli sumber daya untuk kultivasi dalam jumlah yang sangat besar.


“Ke mana kedua anak itu pergi?” Yan Zhong yang tidak melihat bayangan Jian Chen dan Xiao Yu pun mengerutkan keningnya. Ia merasa bahwa keduanya pasti memasuki ruangan lainnya untuk mengumpulkan benda-benda berharga. Ia hanya bisa mengabaikan keduanya saat ini karena kepentingan Yan Shi lebih penting, yaitu mengumpulkan dana untuk merekrut lebih banyak anggota ke kubu mereka.


Setelah selesai mengumpulkan semua benda, beberapa bawahan Yan Zhong yang telah penuh dengan harta pun kembali lebih dulu. Tidak hanya untuk kelompok mereka, kelompok lainnya juga berpikiran hal yang sama saat ini.


Yan Zhong pun memimpin lebih setengah sisa bawahannya ke ruangan berikutnya, dan itu adalah ruangan di lantai yang lebih tinggi.


Bom!


Di saat Yan Zhong bergerak, ia melihat salah satu pintu meledak dan beberapa kultivator terhempas keluar dengan kondisi mengenaskan. Dari hal ini pun, ia membuat spekulasi bahwa lantai yang lebih tinggi memiliki jebakan di beberapa ruangan.


“Semuanya! Hati-hati dengan jebakan!” Teriak Yan Zhong kepada bawahannya.


Semua bawahan Yan Zhong memasang ekspresi serius karena tau bahwa lantai selanjutnya pasti tidak sama seperti lantai pertama, kedua dan ketiga.


Semakin tinggi lantai yang mereka daki, semakin sedikit ruangan yang ada, yang artinya, ketika mencapai puncak Istana Putih, pertarungan atau lebih tepatnya pertumpahan darah pasti akan terjadi jika ada benda yang sangat berharga.

__ADS_1


Pemimpin setiap kelompok sudah menduga hal itu akan terjadi dan semuanya bersiap-siap untuk sesuatu yang buruk akan terjadi nantinya.


**


Sementara itu, di ruang bawah tanah, Jian Chen dan Xiao Yu saat ini sedang berada di ruangan rahasia. Ruangan tersebut telah terang sepenuhnya.


Jian Chen dan Xiao Yu bersemangat ketika menatap ke arah kerangka yang sedang duduk di kursi emas dengan banyak ornamen terbuat dari perhiasan seperti berlian dan sebagainya di kursi tersebut yang sudah pasti adalah kursi tahta.


Hal ini juga menandakan bahwa Istana Putih tersebut adalah istana sebuah Kerajaan di masa lalu, dan kerangka yang sedang duduk adalah generasi Raja terakhir dari Kerajaan tersebut karena ada mahkota di atas kepala tengkorak tersebut.


Selain dari itu, banyak benda-benda lainnya yang berada di ruangan, semuanya sangatlah berharga, bahkan di lantai terlihat banyak perhiasan. Kekayaan tersebut pastilah sangat besar.


“Kita kaya Jian Chen!” Seru Xiao Yu.


“Kaya? Apakah kau bisa membawa semua emas ini, Xiao Yu?” Tanya Jian Chen dengan mata bau ketika menatap ke arah Xiao Yu.


“Periksa semua benda paling berharga di tempat ini. Benda paling berharga pastilah bernilai setara dengan semua perhiasan ini.” ucap Jian Chen saat ia bergerak ke dalam dan mencari ke semua tempat.


Xiao Yu mengangguk dan langsung mencari-cari benda yang unik, yang memiliki harga tinggi ataupun sesuatu yang sangat berharga seperti armor ataupun kalung yang ia kenakan saat ini.


Ketika memeriksa tumpukan emas di semua tempat, Jian Chen tidak dapat menemukan aura yang kuat. Itu hanya sebuah perhiasan. Di pinggiran ruangan, terdapat beberapa benda berharga yang menghasilkan aura unik. Sudah pasti bahwa itu adalah benda yang berharga.


Tetapi, apa yang dilihat oleh Jian Chen, asal aura misterius paling kuat yang ia lihat menggunakan bantuan Kristal Ungu Abadi adalah benda yang ada tepat di depan kerangka tersebut.


Tanpa membuang waktu, Jian Chen bergegas ke arah kerangka.


Ketika tiba, Jian Chen menatap kerangka yang memakai mahkota, di depannya ada sebuah kotak kecil. Itulah asal dari aura yang dilihat olehnya.

__ADS_1


Jian Chen yang tidak sabar pun langsung memegang kotak tersebut mencoba mengambilnya. Tetapi ia membeku karena merasakan aura yang mengerikan. Dengan gugup, ia menatap ke arah kerangka karena kepala kerangka tersebut tampak sedikit bergerak.


Ini adalah hal yang tidak pernah dipikirkan oleh Jian Chen bahwa sebuah kerangka akan bereaksi terhadap kotak tersebut.


“Apakah ini ilusi?” Batin Jian Chen, alasan ia gugup sebelumnya adalah karena ada aura samar yang lumayan mencekam.


“Ada apa Jian Chen?” Xiao Yu yang belum menemukan benda berharga pun menghampiri Jian Chen yang membeku dan menatap ke arah kerangka.


“Xiao Yu, coba lihat apakah yang aku lihat ilusi atau tidak. Lihat kotak ini dan kerangka ini.” ucap Jian Chen saat ia menggeser kotak ke arah samping.


Xiao Yu sedikit bingung, tetapi ia langsung menelan air ludahnya sendiri ketika melihat kepala kerangka melihat ke arah samping sedikit, arah kotak yang di geser oleh Jian Chen.


“Jian Chen! Tengkorak ini hidup!” Xiao Yu yang sedikit gugup pun langsung mengeluarkan Belati Putih Kembar miliknya. Alasan ia gugup, ini juga dikarenakan ia merasakan aura khusus yang sangat mencekam.


“Tenang Xiao Yu! Simpan Belatimu!” ucap Jian Chen.


Xiao Yu langsung patuh karena ketika ia mengeluarkan Senjata Kelahiran miliknya, aura yang ia rasakan semakin kuat.


Jian Chen yang tau bahwa bahwa kerangka tersebut sangat berbahaya pun langsung memindahkan kotak ke tempat semula. Ia perlahan membuka tutupnya untuk mencoba sesuatu.


Melihat itu, Xiao Yu sedikit gugup karena takut kerangka yang memiliki aura mengerikan tiba-tiba melompat.


Tetapi Jian Chen dan Xiao Yu sedikit lega karena tidak adanya reaksi apapun dari kerangka.


“Jian Chen! Apakah kau bisa menjelaskan kenapa kerangka ini hidup?” Xiao Yu tidak berani mendekat atau memeriksa kerangka dengan cermat karena ia masih sedikit takut.


“Ini kemungkinan adalah semangat dari kerangka ini. Dan itu adalah ambisinya ataupun mungkin tugasnya untuk melindungi kotak ini. Itu seperti telah tertanam ke tulang-tulangnya yang membuatnya tampak hidup walaupun ini hanyalah spekulasi!” ucap Jian Chen saat menatap kotak yang ia buka.

__ADS_1


Matanya pun menyipit ketika menatap apa yang tersimpan di kotak tersebut begitu juga dengan Xiao Yu.


__ADS_2