Dewa Pedang Azure

Dewa Pedang Azure
Undangan


__ADS_3

“Yan?” Batin Jian Chen karena nama itu tentu adalah marga dari Kerajaan Yan yang dikuasai oleh Klan Yan.


“Sepertinya ini akan menarik.” Batin Jian Chen sekali lagi.


“Jian Chen.” Jian Chen memperkenalkan dirinya terlebih dahulu lalu melanjutkan, “Tentu tujuan kami adalah Kerajaan Yan.”


Yan Shi tidak heran sama sekali. Ia telah memeriksa Jian Chen dan masih merasa terkejut bahwa akan ada pemuda yang usianya hampir tidak mencapai 15 tahun tetapi telah memiliki kekuatan Martial Master tahap kelima. Ia langsung menyadari bahwa ketika Jian Chen memiliki usia yang sama dengannya, kekuatan Jian Chen pasti akan jauh lebih besar dari dirinya sendiri.


Ini juga alasan mengapa Yan Shi membuang waktu berbicara dengan Jian Chen. Yaitu bakatnya yang luar biasa. Juga, ketika menatap ke arah pinggang Jian Chen, ia sangat sadar bahwa Jian Chen adalah pemilik Senjata Kelahiran yang dikatakan sebagai salah satu Wujud Kelahiran peringkat atas, apa lagi Senjata Kelahiran milik Jian Chen tidak sederhana karena memiliki sarung pedang juga.


“Aku menyarankan agar saat ini kau tidak pergi ke Kerajaan Yan karena adanya wajib militer yang sedang dilakukan. Semua pemuda seusia denganmu akan dipanggil dan jika melawan, maka kau akan mendapatkan konsekuensi yang berat.” Yan Shi pun berbicara kembali setelah mengukur Jian Chen untuk beberapa saat.


“Wajib militer?” Batin Jian Chen dengan wajah berkedut. Ia merasa telah kembali ke masa di mana bumi tempat asalnya saat ini. Tetapi ia tidak terlalu terkejut karena itu ada sebuah Kerajaan, mereka juga membutuhkan pasukan. Tetapi, pertanyaannya saat ini, pasukan untuk apa?


“Bisakah aku mengetahui mengapa Kerajaan Yan melakukan wajib militer?” Tanya Jian Chen. Alasan lainnya ia tidak langsung pergi, tentu karena Yan Shi adalah anggota Klan Yan, seharunya dia senang bahwa ada bakat bagus yang masuk ke Kerajaan Yan, tetapi tampaknya tidak begitu saat ini karena sangat terlihat Yan Shi tidak ingin dirinya dan Xiao Yu datang saat ini ke Kerajaan Yan.


“Untuk menyerang Kerajaan lain di pulau lainnya. Kurang dari satu tahun lagi, perang antara dua Kerajaan akan pecah. Kerajaan Yan akan pergi ke pulau lainnya untuk menguasai Kerajaan tersebut. Inilah alasan Kerajaan Yan membuat wajib militer dan tujuannya...” Yan Shi menghentikan kata-katanya.


“Umpan meriam untuk medan perang bukan?” Tanya Jian Chen dan sudah pasti tau bagaimana sistem Kerajaan bekerja jika melakukan wajib militer.


“Ya. Jika kau tertarik, kau bisa ikut denganku. Aku akan menjelaskan beberapa hal juga nantinya.” Lanjut Yan Shi.

__ADS_1


Jian Chen sangat paham bahwa Yan Shi ingin merekrutnya ke kubunya. Ia sangat percaya bahwa Yan Shi pasti tidak memiliki hubungan yang baik dengan Kerajaan Yan karena suatu alasan walaupun dia adalah anggota Klan Yan.


“Pimpin jalan.” ucap Jian Chen dan ingin melihat apa yang akan dikatakan oleh Yan Shi nantinya padanya.


Yan Shi sedikit bingung kenapa Jian Chen setuju begitu saja. Tetapi ia tidak bertanya saat ini dan memimpin jalan ke arah tertentu dan itu sedikit ke arah timur Kerajaan Yan.


Jian Chen dan Xiao Yu pun langsung mengikuti. Tentu keduanya akan datang karena Yan Shi pasti mengetahui cara untuk pergi ke Kerajaan lainnya. Ini lebih mudah dari pada mendekati Kerajaan Yan itu sendiri. Inilah alasan Jian Chen yang sebenarnya dan tentu saja Xiao Yu juga paham dengan pemikiran Jian Chen.


Setelah Xiao Yu tinggal bersama dengan Jian Chen dalam waktu dua setengah tahun, kepintaran Jian Chen tampak menular sedikit padanya. Dan sudah pasti itu adalah hal yang baik.


Tidak sampai sepuluh menit kemudian, Yan Shi yang memimpin Jian Chen dan Xiao Yu pun tiba di sebuah desa kecil atau lebih tepatnya desa yang pasti baru saja dibangun. Mungkin dibangun beberapa bulan yang lalu.


“Berjaga-jagalah, aku ingin membahas beberapa hal penting dengan tamu.” ucap Yan Shi.


“Baik.” Para pelayan Yan Shi tampak sangat patuh ketika menjawab.


Yan Shi mengangguk kecil dan menatap ke arah Jian Chen dan Xiao Yu. “Ikuti aku.”


Jian Chen dan Xiao Yu hanya mengangguk kecil tanpa berkomentar sama sekali. Jian Chen sangat paham bahwa sedari awal, jika Yan Shi ingin mereka mati, maka tidak ada kesempatan untuk kabur. Lagi pula, ketika menatap semua pelayan Yan Shi, Jian Chen dapat memperhitungkan bahwa banyak dari mereka yang telah mencapai kekuatan Martial Master tahap ketujuh dan kedelapan. Barisan kekuatan ini bisa dikatakan sangatlah kuat.


Banyak pasang mata yang tampak waspada terhadap Jian Chen dan Xiao Yu karena keduanya adalah orang asing. Tetapi karena Tuan Muda mereka bersama dengan keduanya, mereka tidak berbicara sama sekali walaupun tidak mengendurkan kewaspadaan terhadap Jian Chen dan Xiao Yu.

__ADS_1


Sesampainya di kediaman yang paling berkelas di desa kecil tersebut, para penjaga juga menyambut Yan Shi.


Setelah sampai di dalam ruangan tertentu, beberapa pelayan lainnya menyediakan hidangan ringan beserta teh di atas meja.


Yan Shi yang berada di hadapan Jian Chen dan Xiao Yu dipisah oleh sebuah meja pun berbicara, “Kalian berdua sangat muda, lebih muda hampir 3 tahun dariku dan kekuatan kalian telah mencapai level ini. Aku tidak akan berbelit-belit, aku ingin mengundang kalian masuk ke dalam kelompokku.”


“Kau sungguh berterus terang. Sebelum itu, aku tentu ingin tau apa tujuan dari kelompokmu serta indentitas yang kau miliki. Kau pasti berasal dari Klan Yan yang menguasai Kerajaan Yan.” Balas Jian Chen saat ia meminum tehnya perlahan.


“Kau benar. Karena kau berani datang ke sini, aku tentu akan berterus terang. Lagi pula jika kau berani membocorkan apa yang kita bahas, kami tidak akan sulit untuk mencarimu. Tujuan kelompok yang aku ciptakan tentu untuk menjatuhkan keluarga Kerajaan saat ini. Dan untuk identitas ku, aku tidak perlu menyembunyikannya karena jika kau pergi ke Kerajaan Yan, kau pasti akan langsung mengetahuinya.”


“Aku adalah putra mantan Raja Yan sebelumnya yang turun tahta karena kalah dalam perang antar saudara.” Yan Shi tidak menyembunyikan apapun karena ia yakin dengan kekuatannya, ia pasti akan bisa menghabisi Jian Chen dan Xiao Yu dengan mudah.


Tentu Jian Chen juga sudah berpikiran bahwa ia akan langsung tewas jika bertarung dengan Yan Shi karena perbedaan kultivasi yang sangat jauh.


“Mantan Pangeran? Sungguh tidak terduga. Apa keuntungan yang akan kami peroleh?” Tanya Jian Chen dengan senyum kecil diwajahnya. Tentu ia akan mencoba memeras juga karena ia juga ingin kuat secepatnya.


“Melihat bakat kalian berdua, terutama untuk dirimu yang memiliki Senjata Kelahiran yang istimewa...” ucap Yan Shi melirik ke arah pinggang Jian Chen lalu melanjutkan, “Seharusnya kultivasi kalian lebih tinggi dari pada ini di usia yang sama. Yang artinya kalian kekurangan sumber daya. Aku bisa menyediakan sumber daya hingga kalian mencapai Martial Grand Master. Tetapi itu juga tergantung usaha kalian.”


Mendengar hal itu, Jian Chen dan Xiao Yu saling memandang dan apa yang mereka bahas ketika berada di Hutan Roh ternyata memang benar.


Xiao Yu ingat dengan jelas bahwa Jian Chen pernah berkata kemungkinan diluar sana, ada seseorang yang berusia 15 tahun memiliki kekuatan puncak Martial Grand Master. Jian Chen juga mengatakan padanya bahwa mereka saat ini kekuatan sumber daya. Ia awalnya tidak terlalu percaya karena merasa bahwa kecepatan kultivasinya sudah sangat cepat. Tetapi mendengar kembali kata-kata dari Yan Shi, ia langsung menyadari bahwa ia masih terlalu besar kepala.

__ADS_1


__ADS_2