
Hutan Kematian
“Tarian Bilah Kematian!†
Dengan kecepatan yang sangat tinggi, Xiao Yu berputar-putar ke arah atas sambil mengayunkan kedua Belati Putih yang ia pegang.
Srak! Srak! Srak!
Dari leher sampai ke arah kepala kultivator yang saat ini menggunakan wujud penuh Wujud Kelahiran miliknya, Belati Putih ganda Xiao Yu mencabik-cabiknya.
“Arrrrgggh!” Teriakan berat yang sangat melengking terdengar di tempat itu. Kultivator tersebut mencoba mengangkat lengannya dan menatap Xiao Yu.
Tetapi, Xiao Yu yang telah memberikan tebasan yang sangat banyak langsung menginjak wajah gorila tersebut sambil mengayunkan kedua Belati Putih miliknya dengan gaya terbalik.
Jleb!
Kedua Belati Putih tersebut pun tertancap di mata gorila, dan disaat itu juga, Xiao Yu langsung melapisi kakinya dengan qi dan menggunakan gaya tolakan kuat.
Gorila yang telah hampir kehilangan akal sehatnya karena kedua matanya di tikam, mengarahkan tinjunya ke arah wajahnya.
Bam!
Suara pukulan berat menggema keras saat pukulan tersebut menghantam wajahnya sendiri yang membuat gorila tersebut langsung tumbang ke arah belakang.
Bom!
Di saat gorila jatuh, Xiao Yu yang berada di udara melesat ke arah bawah dan mengayunkan kedua Belati Putih miliknya sekuat tenaga ke arah leher gorila tersebut.
__ADS_1
“Tebasan Pemenggal!”
Sraing!
Jrezh!
Darah yang sangat banyak menyemprot ke udara saat Xiao Yu membelah setengah leher kultivator yang sedang berada dalam wujud gorila.
Xiao Yu yang mendarat di samping kepala gorila pun mengibaskan kedua Belati Putih miliknya untuk menjatuhkan noda darah. Entah kapan ia mencoba mengikuti gaya Jian Chen ketika selesai membunuh musuh.
Dengan seringai lebar diwajahnya, Xiao Yu pun melirik ke arah tertentu dan langsung melesat lagi dengan kecepatan yang sangat tinggi untuk membereskan musuh lainnya.
Jian Chen yang sedang bertarung juga melihat apa yang dilakukan oleh Xiao Yu. Ia hanya bisa tersenyum kecil karena Xiao Yu yang saat ini bukan lagi Xiao Yu yang naif seperti di masa lalu dan tidak akan pernah membiarkan musuh lepas saat dia memiliki kesempatan untuk menghabisi lawannya.
Perang terus berlanjut. Karena kehadiran Jian Chen dan Xiao Yu, pasukan yang di pimpin oleh Yan Gong pun lebih cepat disapu bersih. Hanya jumlah kultivator tingkat Martial Grand Master yang tidak berkurang karena pertarungan selevel itu bisa sangat lama terjadi.
Lagi pula, ia tidak bisa menekan Yan Zhong sama sekali. Jika berlarut-larut, mereka pasti akan kalah pada akhirnya. Karena ini, Yan Gong pun mengambil keputusan. Ia langsung menjaga jarak dari Yan Zhong dan berteriak keras. “Semuanya! Mundur!”
Para bawahan Yan Gong memasang wajah muram dan langsung mundur dari medan perang.
Alasan Yan Gong mundur tentu saja karena tujuan utamanya bukan untuk menjatuhkan pasukan Yan Zhong. Tetapi mengambil apapun yang muncul di Hutan Kematian. Hal itu lebih penting dari pada membereskan sisa-sisa pemberontakan Klan Yan.
“Jangan kejar mereka!” Teriak Yan Zhong saat melihat banyak bawahannya yang mencoba bergerak mengejar pasukan Yan Gong. Ia juga memikirkan hal yang sama dengan apa yang dipikirkan oleh Yan Gong bahwa mengambil benda yang muncul adalah hal yang lebih penting dari pada mengurangi jumlah pasukan Kerajaan Yan.
Jian Chen dan Xiao Yu sama sekali tidak keberatan dengan pengaturan tersebut. Keduanya juga tidak ingin bertempur habis-habisan sampai mengorbankan nyawa.
Yan Zhong yang telah menyimpan Wujud Kelahiran miliknya pun menghela nafas panjang. Ia perlahan berjalan ke arah Jian Chen dan Xiao Yu.
__ADS_1
“Terima kasih karena telah membatu. Jika kalian berdua tidak datang, kemungkinan kami akan kalah dalam bentrokan kali ini.” Yan Zhong saat ia tiba di dekat Jian Chen dan Xiao Yu. Ia harus mengakui bahwa penilaian Tuan Mudanya Yan Shi sangat akurat bahwa membawa kedua Jenius muda itu ke kubu mereka adalah pilihan yang paling tepat.
“Tidak masalah tuan Yan Zhong. Ini adalah kesepakatan yang telah kita buat. Jadi, sudah seharusnya kami membantu ketika ada musuh.” Balas Jian Chen tidak sombong atau rendah hati.
Yan Zhong mengangguk puas dengan sikap Jian Chen. Keduanya pun berbicara beberapa hal ketika ia memberi perintah kepada bawahannya untuk mengubur pasukan yang gugur dalam pertarungan yang terjadi.
Pertanyaan yang diajukan oleh Yan Zhong tentu sangat sederhana, yaitu semua pasukan yang datang ke Hutan Kematian yang diselidiki oleh Jian Chen dan Xiao Yu di Kota Texas.
“Apa katamu? Organisasi yang berisi generasi muda yang kuat?” Yan Zhong terkejut ketika mendengarnya.
“Apakah anda tau organisasi apa mereka?” Tanya Jian Chen ketika melihat Yan Zhong yang tampak terkejut bahwa pasukan yang mencoba merekrutnya juga memasuki Hutan Kematian.
“Ya. Aku tau siapa mereka. Aku tidak tau apa sebenarnya tujuan kelompok itu dibentuk. Tetapi, kekuatan mereka hanya sedikit lebih lemah dari Kerajaan Yan. Mereka telah ada sangat lama dan mengakar di pulau Lizawa. Banyak rumor yang beredar bahwa pemimpin mereka masih sangat muda, tetapi memiliki kekuatan yang sangat kuat. Kultivasinya dirumorkan setingkat dengan Raja Kerajaan Yan saat ini!” ucap Yan Zhong serius. Ini adalah informasi yang ia terima ketika masih menjabat sebagai Jendral di bawah Raja sebelumnya yaitu ayah Yan Shi.
“Organisasi apa itu?” Tanya Jian Chen lalu melanjutkan, “Kenapa mereka hanya merekrut generasi muda?”
“Organisasi mereka disebut sebagai Kaisar Bawah Tanah. Ada juga rumor tentang bahwa Organisasi ini tidak hanya terbatas pada Pulau Lizawa. Untuk pemimpin cabang di pulau Lizawa, kekuatan pemimpinnya setara dengan Raja Yan. Aku tidak tau mengapa mereka hanya merekrut generasi muda. Namun, setiap kali mereka muncul, sesuatu yang besar pasti terjadi. Kerajaan Yan sama sekali tidak memiliki kekuatan memberantas Organisasi tersebut sehingga mereka akhirnya mengakar sangat dalam di pulau Lizawa.” Yan Zhong menjelaskan.
“Tidak terbatas pada Pulau Lizawa?” Jian Chen dan Xiao Yu terkejut ketika mendengar penjelasan dari Yan Zhong. Keduanya saling memandang karena memikirkan pemikiran tertentu. Tetapi, keduanya masih harus menyelidiki apa sebenarnya tujuan dari Organisasi Kaisar Bawah Tanah.
Tentu Jian Chen dan Xiao Yu berpikiran untuk bergabung karena Organisasi tersebut tidak hanya terbatas pada Pulau Lizawa. Namun, karena belum diketahui tujuannya yang sebenarnya, keduanya tidak akan membabi-buta memasuki Organisasi Kaisar Bawah Tanah.
“Ya. Itulah informasi yang paling besar yang dapat diambil dari Organisasi Kaisar Bawah Tanah. Inilah mengapa Kerajaan Yan juga tidak berniat mengganggu Organisasi itu.” ucap Yan Zhong dengan anggukan.
Untuk Jian Chen, ia mengingat kembali tentang wanita bercadar yang mencoba merekrutnya dengan Xiao Yu ketika berada di Kota Texas. Ia pun menaikkan sudut bibirnya karena ia telah melacak kekuatan wanita itu tidak lebih rendah dari pada Yan Zhong.
“Menarik. Organisasi Kaisar Bawah Tanah? Suara hati nanti aku akan membongkar apa sebenarnya tujuan kalian.” Batin Jian Chen.
__ADS_1