DIA UNTUK KU

DIA UNTUK KU
33


__ADS_3

Dua hari lagi Azlan akan pulang,ia sudah menyiapkan hadiah untuk Aira,sebuah kalung yang dihiasi leontin yang sangat indah dengan harga fantastis,Azlan membeli nya disebuah pameran perhiasan langka,kalung tersebut di desain oleh seorang desainer perhiasan terbaik dunia,Azlan akan memberikan kalung tersebut saat dinner bersama Aira,ia ingin menyatakan isi hatinya dengan sangat romantis agar gadis cantik itu merasa terkesan dan bahagia sehingga akan terus mengingat nya


Perasaan Azlan sangat tidak nyaman,ia seperti merasakan kekhawatiran yang berlebihan pada Aira,ia seperti merasa akan terjadi sesuatu hal buruk pada istrinya tersebut, beberapa kali Azlan menelfon bik Asih menanyakan tentang Aira,tapi bik Asih selalu menjawab bahwa Aira baik- baik saja dan selalu sekolah seperti biasanya


Disekolah Aira baru saja selesai dari kantin bersama yang lain, tidak seorang pun dari mereka yang tau atau curiga tentang hubungan Aira dan Azlan,hanya saja Alif dan afkar pernah bertanya pada Aira kenapa supir pribadi keluarga Abbas yang mengantarkan nya ke sekolah,tapi Aira menampik nya dan mengatakan bahwa itu adalah supir pribadi Tante nya


Pelajaran selesai semua murid meninggalkan kelas mereka termasuk Aira dan melodi,Nia izin sakit dan rencana nya mereka akan menjenguk Nia, sehingga Aira mengatakan pada mang Didi agar jangan menjemputnya karena ia akan pergi bersama melodi,intan, Afkar dan Alif


Saat di koridor melodi izin ke toilet,dan Aira menunggu nya di sebuah kursi yang terdapat di sepanjang koridor sekolah mereka, tiba-tiba Aira dihampiri oleh salah satu murid menyerahkan beberapa map mengatakan bahwa salah satu guru meminta padanya untuk mengantarkan beberapa berkas lama tersebut ke gudang, tapi karena ia buru-buru orang tuanya sakit jadi ia minta tolong pada Aira, karena ga tega Aira pun menyanggupinya


Aira Langsung menuju gudang yang di maksud oleh murid tersebut,Aira berfikir pasti nanti melodi akan menelfon nya,ternyata benar, melodi menelfon menanyakan dimana dirinya,Aira menceritakan tentang kejadian nya barusan, sayang nya suaranya terputus-putus, sehingga melodi mengira bahwa Aira mengatakan bahwa ia buru-buru ke rumah sakit


Melodi ingin menelfon nya lagi,tapi handphone Aira sudah tidak aktif, sehingga membuat melodi terpaksa pergi sendiri, karena intan, Afkar dan Alif sedang ada rapat OSIS


Aira terus berjalan dan berbelok ke arah gudang tersebut, sampai di sana Aira melihat pintu gudang tersebut tidak terkunci,tanpa rasa curiga ia langsung membuka pintu tersebut dan masuk untuk meletakkan beberapa map yang ia bawa tadi, tiba-tiba pintu gudang tersebut tertutup rapat dan terkunci,Aira panik dan langsung meminta tolong, tapi sayang gudang itu sangat jarang di lalui orang


Diluar beberapa murid yang berseragam sama sedang menari dan tertawa bahagia karena telah berhasil menjebak Aira untuk masuk ke dalam gudang tersebut, seseorang datang dan tersenyum puas saat mendengar suara teriakan Aira yang meminta tolong dibukakan pintu


Aira terus berusaha mencari jalan keluar dan memanggil orang agar membukakan pintu,tapi nihil,Aira mengambil handphone dari tas nya untuk menelfon seseorang atau menyalakan senter, tapi sayang handphone nya low battery sehingga tidak bisa menyala


Aira mulai meneteskan air mata,ia takut gelap, ditambah lagi dengan suara tikus, Dalam hati ia terus berdoa memohon agar ada yang datang menyelamatkan nya, entah mengapa ia terus membayangkan wajah Azlan,ia berharap azlan akan datang menolong nya, tapi itu mustahil karena Azlan tidak berada di tanah air


" Kak Azlan tolong Aira... please Aira takut" gumamnya pelan dalam Isak tangisnya,Aira terduduk lemah di lantai gudang tersebut,ia memeluk tas dan lututnya, menutup kedua telinganya agar tidak mendengarkan suara berisik dari tikus


Malam mulai menjelang para Art di mansion mulai panik karena selama tidak ada Azlan nona muda mereka itu tidak pernah tidak pulang ke mansion utama,para bodyguard mencari ke apartemen dan memeriksa CCTV tapi tidak menunjukkan Aira pulang ke apartemen,bik Asih menelfon Alif dan afkar menanyakan apakah mereka tau keberadaan Aira?, tapi mereka ga mengetahui nya,malah mereka merasa heran dengan penuh tanda tanya kenapa Art di mansion keluarga Abbas mencari Aira?


Tepat pukul lima dini hari Azlan tiba di tanah air,ia dan Dodi sang asisten pribadinya langsung menuju mansion utama milik keluarga nya, kedatangan nya membuat semua pekerja di mansion itu terkejut,Azlan memasuki mansion dan bertanya pada salah satu Art yang sudah mulai bertugas bersih- bersih


" Istri saya ada di kamarnya kan bik?" tanya Azlan tiba-tiba, membuat art tersebut langsung menunduk dengan tubuh gemetar


" Anu den..nona muda..itu.." ucap nya gugup


" Kenapa bik? terjadi sesuatu pada istri saya?" tanya Azlan bingung


" Maaf den nona muda sejak pulang sekolah kemaren belum pulang ke rumah" jawab bik Asih tiba-tiba muncul


DEG......


Jantung Azlan terasa berhenti berdetak mendengar ucapan bik Asih, istrinya belum pulang dari kemarin? kemana?, apakah seseorang membawanya?" batin Azlan bertanya

__ADS_1


" sudah kalian cek ke apartemen? mana yang lain, kumpulkan disini" ucap Azlan dingin


Dalam beberapa menit semua sudah berkumpul, kecuali beberapa bodyguard yang masih mencari aira di luar mansion dan ke beberapa tempat yang memungkinkan


" Kami sudah cari ke semua tempat termasuk sekolah dan rumah Tante nya, tapi nona muda ga ada tuan,kami juga sudah menelfon temen mas Alif dan afkar kata mereka kemaren nona ingin menjenguk teman nya sakit tapi di batalin karena ada keluarga nya yang sakit" ucap mereka kompak


Azlan meraih handphone nya dari saku celananya,ia melepas jas nya dan meletakkan nya di sembarang tempat,Azlan menelfon Alif dan afkar


📱-" lif Lo tau Ara kemana?" tanya nya to the point


📱-" ga lan..sumpah kami semalaman nyari juga ga ketemu,para Art dan bodyguard keluarga Lo juga nyariin tapi blom ada kabar, sebenarnya ada apa lan?" tanya Alif penasaran,Azlan tidak menjawab ia langsung mematikan handphone nya dan menghubungi afkar, jawaban yang sama dan pertanyaan yang sama juga yang ia dengar


Azlan kembali menuju mobilnya tapi dengan cepat Dodi menghalangi nya


" Lo mau kemana bos? biar gue yang nyetir" ucap nya pasti


" ke apartemen" ucap nya dingin dan duduk di kursi penumpang,Azlan mengendorkan dasinyadan menyandarkan kepalanya di sandaran mobil,ia sangat lelah


Sampai di apartemen ia langsung menuju unit Aira, tapi nihil dan menuju unit nya juga sama, selanjutnya ia ke operator CCTV dan memeriksa kembali CCTV dari pagi kemaren, lagi- lagi nihil,ia memerintahkan pada Dodi untuk ke sekolah, entah mengapa ia yakin Aira di sekolah


Kedatangan nya kesekolah membuat heboh seisi sekolah, bagaimana tidak seorang Azlan datang dengan wajah berantakan dan menggunakan baju resmi hanya saja tanpa jas,bukan seragam sekolah seperti biasanya, membuatnya terlihat semakin keren dan sangat berkharisma,bak seorang pengusaha muda


Sekarang ia yakin istrinya masih berada di sekolah, kehebohan kedatangan Azlan dan beberapa bodyguard nya akhirnya di ketahui oleh kedua sahabat nya juga sahabat Aira, mereka mengikuti kemana Azlan pergi


Azlan berlari menuju gudang di ikuti oleh para bodyguard dan asisten pribadinya,juga di susul oleh para sahabatnya dan juga sahabat Aira, termasuk para guru dan kepala sekolah yang langsung panik saat tau kejadian tersebut,karena kehebohan tersebut membuat para murid juga ikut berbondong- bondong menuju gudang


Sampai di gudang Azlan langsung mendobrak pintu di bantu oleh beberapa bodyguard nya,tak berselang lama pintu terbuka, dengan jelas Azlan melihat Aira yang meringkuk sambil memeluk erat tas dan lututnya dengan tubuh bergetar


Hati Azlan terasa sangat sakit,melihat gadis yang sangat ia sayangi dalam keadaan yang tidak baik-baik saja seperti sekarang, perlahan Azlan melangkah menghampiri Aira yang menyembunyikan wajahnya di antara kedua lututnya dan menutup telinga nya


"Ara....suara Azlan bergetar memanggil Aira dan berjongkok di hadapan gadis cantik tersebut,Aira mendongak menatap wajah azlan


" Kak Azlan..." ucap Aira lirih dengan wajah sembab dan dipenuhi airmata dan spontan Aira langsung memeluk erat tubuh Azlan seraya menangis sesenggukan


" kak...Ara takut .Ara mau pulang" ucap nya lirih dalam dekapan hangat Azlan


" Ia sayang..kita pulang.. ucap Azlan lembut sambil mengelus kepala Aira dan mencium nya berulang kali,dan tak lama Aira langsung tak sadarkan diri


Sontak kejadian tersebut membuat semua yang berada di tempat tersebut terkejut, termasuk sahabat Azlan dan juga sahabat Aira, kenapa Aira terlihat begitu patuh pada azlan dan tidak menolak saat azlan mencium kepala nya berkali-kali, dan sepertinya mereka tidak salah dengar saat Azlan memanggilnya sayang, hubungan seperti apa sebenarnya yang tengah mereka jalin?

__ADS_1


Azlan langsung mengangkat tubuh Aira menggendongnya ala bridal style,mendekap erat tubuh indah istrinya, sebelum meninggalkan tempat tersebut ia sempat berpesan pada kepala sekolah dan asisten pribadinya


" Lo urus semuanya,cari sampai ketemu siapa dalang nya, dan pres bocah yang menemuinya di CCTV sampai dia ngaku siapa yang menyuruh nya,gue kasih waktu 12 jam" ucap Azlan dingin terdengar sedang menahan amarahnya


Azlan langsung membawa Aira pulang setelah menghubungi dokter pribadi keluarga nya,ia memang tidak membawa Aira ke rumah sakit, karena ia ga mau menjadi trending topik di media sosial, tentang kedatangan nya dengan membawa seorang wanita yang tidak berdaya ke rumah sakit


Ia tidak ingin menambah persepsi buruk tentang dirinya dari orang-orang,ia tidak terlalu suka kehidupan pribadinya menjadi sorotan publik dan mereka manfaatkannya sebagai bahan konsumsi publik


Kepergian Azlan dengan membawa Aira benar-benar memberikan ribuan tanda tanya tidak hanya untuk murid lain tapi juga untuk para sahabat Pasangan muda tersebut, yang para sahabatnya tau mereka hanya bersandiwara.. tapi hari ini seperti mimpi menjadi kenyataan, seorang Azlan memanggil sayang pada seorang gadis,hal yang belum pernah mereka dengar sebelumnya dan seorang Almaira gadis yang terkenal muslimah itu dengan sukarela memeluk lawan jenisnya hal yang mustahil ia lakukan


Sesampainya di mansion azlan langsung menuju kamar Aira dan menidurkan nya dengan sangat hati-hati, azlan meminta pada bik Asih untuk membantu nya mengganti pakaian Aira dan membersihkan tubuhnya dengan air hangat


Ini pertama kalinya Azlan melihat tubuh indah istrinya, kening nya berkeringat saat menyentuh kulit halus sang istri, walaupun tubuh Aira di tutupi selimut tapi azlan merasa sangat canggung,bik Asih tersenyum tipis saat melihat wajah azlan memerah saat memakaikan pakaian xcccc Aira, tangan gemetar dengan wajah dipenuhi keringat


Azlan menghembuskan nafasnya dan mengelap keringat di wajahnya setelah selesai memakaikan baju sang istri membuat bik Asih merasa sangat gemas melihat tuan muda nya tersebut,baru gini aja udah keringetan gimana kalau malam pertama nya ya? katanya play boy"batin bik Asih tertawa geli


"Den dokter Harun sudah datang dengan mbak sisi asistennya" ucap salah satu Art dari luar kamar


"langsung antar ke sini aja bik" jawab Azlan singkat, matanya masih fokus menatap wajah pucat dan sembabnya Aira


Tak berselang lama sang dokter masuk setelah mengetok pintu kamar Aira dan mendapatkan izin dari dalam, asisten dokter Harun sangat terpukau melihat kemewahan kamar tersebut terlebih saat melihat seorang wanita cantik yang tertidur di atas ranjang


" Siapa yang sakit...?" tanya dokter Harun saat sudah di depan Azlan


" Ara...om,aku baru balik dari negara xcccc pas nyampe sini dia ga ada, ternyata ada yang iseng ngurung dia di gudang sekolah semalaman" ucap Azlan apa adanya


" jadi ini istri kamu..? gimana gak di bully cantik nya bikin iri, makanya lain kali kalau ninggalin istri itu, jangan lupa pastikan keamanannya, sorry pas kalian nikah om di luar kota" ucap dokter Harun terus terang


" sisi periksa suhu tubuh nya,tensi dan detak jantungnya,saya ga bisa nyentuh tu perempuan yang punya parah" ucap dokter Harun pada asistennya sambil melirik azlan yang melotot melihat ke arah nya


" semuanya normal dok, hanya detak jantungnya sedikit lebih cepat, mungkin karena nona ini masih terbawa oleh rasa takutnya" ucap dokter sisi


" ini obat nya, dan tolong jangan di tinggal sendiri dulu ya, usahakan terus didampingi, takutnya nona mengalami trauma" nasehat dokter Harun


" Ia om.. tapi kok belum sadar juga ya om" tanya Azlan terdengar sangat khawatir


" itu ada dua kemungkinan, karena lelah dan ketakutan,bisa jadi semalaman ia ga tidur, jadi saat merasa sudah ada yang melindungi ia merasa nyaman dan aman sehingga tertidur pulas" ucap dokter Harun menjelaskan, azlan mengangguk paham


Dokter Harun dan asistennya izin meninggalkan mansion tersebut,sang asisten melirik sekali lagi ke arah Aira, dalam hati ia sangat penasaran dan terkejut saat tadi dokter Harun mengatakan Azlan menikah, bukan nya tuan muda keluarga Abbas tersebut masih sekolah? tanya nya dalam hati, dan istrinya juga terlihat masih sangat muda, apakah mereka Merryd by Ansidance? tapi tadi saat memeriksa denyut nadinya sama sekali tidak menunjukkan bahwa gadis cantik tersebut tengah mengandung, dasar orang kaya mah bebas, sekolah milik keluarga nya, rumah sakit milik keluarga nya, belum lagi yang lainnya, batin dokter sisi

__ADS_1


__ADS_2