DIA UNTUK KU

DIA UNTUK KU
44


__ADS_3

Setelah pembicaraan serius mereka di kantor, Azlan meminta pada sekretaris nya untuk membawakan sebuah dress lengkap dengan hijab dan sepatu untuk Aira dari galeri fashion brand milik mereka yang memang tersedia di lantai dasar kantor megah tersebut, galeri tersebut bukan untuk umum,itu di peruntukan untuk sampel produk fashion mereka.


Aira sudah berganti baju nya dengan dress yang dibawakan oleh sekretaris azlan, yang kebetulan ukuran nya pas dengan tubuh proporsional nya, azlan akan mengajak nya jalan -jalan ke suatu tempat, begitu pula dengan Azlan yang sudah menyimpan jas dan dasi nya, hanya meninggalkan kemeja dan celana bahan



Keduanya keluar dari ruangan azlan dan langsung menuju lift khusus menekan tombol lantai dasar, sekretaris azlan yang melihat keduanya berdecak kagum, satu kata yang keluar dari mulutnya* PERFECT*


Sedangkan di lantai dasar keduanya langsung menjadi pusat perhatian para karyawan yang kebetulan banyak yang akan keluar untuk makan siang karena bertepatan dengan waktu istirahat,Aira langsung menggandeng lengan Azlan saat semua mata tertuju pada mereka,ia benar-benar sangat malu menjadi pusat perhatian orang-orang kantor megah tersebut


Azlan langsung menggenggam tangan Aira saat merasakan Aira yang memeluk erat lengan nya,ia tersenyum tipis karena melihat wajah malu aira seraya mengusap lembut kepala Aira untuk membuat wanita cantik tersebut lebih rileks


" kenapa Hem? " tanya Azlan lembut sambil mengelus punggung tangan Aira


" Malu kak..pada liatin semua tu, pasti mereka mikir Aira cewek apaan tadi datang pakai seragam sekolah, pulang udah ganti baju" jawab Aira sedikit cemberut


" Itu cuma akan ada dalam pikiran mereka aja,ga akan ada beritanya di medsos, surat kabar atau TV, jadi ga harus di pikirin, yang penting kamu ga seperti anggapan mereka, mereka ga tau aja.. kalau kamu itu istri rasa perawan" bisik Azlan sambil tersenyum jahil, membuat Aira langsung mencubit lengan Azlan dengan mata melotot


Azlan yang melihat Aira melotot padanya langsung tersenyum nakal seraya mengusap kepala Aira


" Kenapa melotot... emang ada yang salah yang aku bilang barusan?makanya kalau ga mau dibilang gitu...ya... kasih donk hak aku..." goda Azlan berbisik di telinga Aira


" Kakak...apaan sih.. masih sekolah juga, pikiran nya MESUM banget" omel Aira sambil cemberut


" Hahaha....itu bukan mesum sayang.... tapi sudah sejatinya yang namanya suami itu pasti menginginkan istrinya jadi miliknya seutuhnya" jawab Azlan santai sambil tertawa geli


Aira tidak menjawab, apa yang suaminya katakan memang benar adanya, hanya saja ia menganggap mereka masih terlalu muda untuk melakukan hal tersebut, tapi ia juga ga mungkin menolak seandainya Azlan menuntut hak nya sebagai suami


Keduanya langsung memasuki mobil yang sudah terparkir di depan lobby kantor megah tersebut, Azlan melajukan mobilnya menuju sebuah rumah makan mewah yang menyediakan berbagai macam jenis menu dari olahan seafood dan memiliki privat room


Setelah sampai di restoran yang di tuju Azlan langsung memarkirkan mobilnya dan menggandeng tangan Aira memasuki restoran tersebut,para pelayan yang memang sudah sangat mengenal sosok Azlan langsung menyambut nya dengan sangat sopan dan langsung membawa kedua nya menuju salah satu privat room sesuai dengan permintaan azlan


Azlan memang terbilang sangat sering melakukan pertemuan dengan klien nya di restoran tersebut jika klien nya meminta untuk bertemu diluar kantor, terlebih klien yang datang dari luar negri, maka itu para pelayan di restoran tersebut hampir semua nya tau siapa azlan, mereka hanya sedikit heran karena hari ini azlan datang bersama wanita tanpa asistennya dan tidak melakukan reservasi terlebih dahulu,itu bukan kebiasaan azlan


Mereka belum pernah melihat azlan makan di restoran mereka diluar acara kantor, karena memang azlan belum pernah ke restoran tersebut dengan keluarga, sahabat atau acara pribadinya,ia selalu datang bersama Dodi sang asisten pribadinya,maka itu membuat para pelayan di restoran tersebut sangat merasa penasaran dengan gadis cantik yang kini bersama bos muda tersebut


" kak.. kenapa harus privat room sih? di luaran sana lebih enak ada banyak pemandangan nya" protes Aira


" Ia juga banyak mata lelaki yang bakalan liatin kamu dengan pandangan mereka yang beragam itu" jawab Azlan posesif, membuat Aira melotot


" Ya udah besok-besok ga usah ajak Aira keluar lagi,biar di mansion aja di kurung seperti burung" protes Aira


" Maunya aku Emang gitu,kamu ga boleh keluar rumah, apalagi tanpa aku, kalau perlu kelas 12 nanti kamu home schooling aja" jawab Azlan


" Apaan sih kakak ini,buat Aira seperti tawanan aja,trus kakak boleh gitu keliaran kemana-mana?" tanya Aira

__ADS_1


" Aku keluar itu untuk kerja, dan kalau sudah mulai aktif kuliah ya cuma ke kampus,kamu lupa tentang kejadian bang Arsyad sama mbak Billa? saingan bisnis Ayah itu banyak.. jadi banyak juga yang ngincar keluarga ayah,aku dan kamu pasti akan jadi salah satu target mereka,makanya Ayah ga pernah tunjukkin identitas aku ke publik, apalagi sekarang ada kamu" ucap Azlan menjelaskan


" Berarti akan selamanya Aira seperti ini,ga bisa bebas pergi sendiri?" tanya Aira sambil cemberut


" Kamu boleh kemanapun asal bersama aku atau didampingi oleh bodyguard,dan itu akan lebih saat Ayah udah ngumumin tentang pernikahan kita ke publik" jawab Azlan menjelaskan


" Ga usah di umumkan aja, biar rahasia aja seperti sekarang" jawab Aira memberikan ide


" Itu ga mungkin, apalagi kalau kita sudah punya anak,itu akan membuat persepsi buruk orang terhadap kita, mereka akan mengira anak kita nanti adalah hasil dari kumpul kebo,kamu mau?" tanya Azlan


" Ya enggak lah, enak aja" jawab Aira nyolot


" Makanya kamu harus siap dengan semua itu,ga cuma tentang anak, mereka diluar sana akan terus mengira bahwa aku itu masih single, emang kamu rela kalau suami kamu terus dijadikan target oleh para wanita diluran sana?" tanya Azlan lagi


" kalau itu tergantung kakak, kalau kakak emang mau selingkuh walaupun di apain aja ya tetep aja selingkuh, kalau kakak selingkuh Aira akan ngalah dan pergi jauh dari kakak dan selingkuhan kakak" jawab Aira tegas


" Duh istri aku udah mulai nunjukin taringnya, sekarang aja udah galak apalagi kalau udah hamil dan punya anak,galak nya pasti nambah" ledek Azlan


" Siapa juga yang galak..., Aira kan baik dan ga suka berebut,kata almarhum Abi dan Umi mengalah itu lebih baik,dan orang mengalah itu bukan berarti ia kalah, tapi itu suatu cara agar kita bisa menjadi insan yang lebih sabar" jawab Aira


" Jadi kalau seandainya ada pelakor yang datang dan bilang dia suka sama suami kamu maka kamu akan langsung izinin?" tanya Azlan serius


" Ya ga juga donk,ya tanya dulu sama suami apakah mereka memang menjalin hubungan atau mungkinkah suami kita juga menyukai tu cewek, dari pada mereka berbuat dosa dengan berzina,lebih baik kita izinkan dan kita mundur..kalau ga mau di madu" jawab Aira


Obrolan mereka terhenti karena beberapa pelayan masuk dan membawa beberapa menu sesuai pesanan azlan, mereka sedikit melirik pada Aira, membuat Azlan Langsung buka suara


" Maaf tuan muda" jawab mereka sopan sambil menunduk dan meninggalkan ruangan tersebut setelah selesai menata semuanya


" Kok banyak banget pesen nya?" tanya Aira


" Supaya kamu bebas pilih yang mana dan pastinya itu aman ga ada yang mengandung jamur"jawab Azlan


" Kok kakak tau Aira alergi jamur?" tanya Aira terkejut


" Waktu kita secara kebetulan ketemu di cafe xxxxcc dan juga ada Akbar yang bilang ke pelayan untuk menjauhkan jamur krispi dari kamu karena kamu alergi jamur" cerita Azlan, sedangkan Aira berusaha untuk mengingat dan dia terkejut karena azlan masih ingat, padahal waktu itu mereka ga memiliki hubungan apapun


" Itu udah lama dan kita juga belum terlalu kenal, kenapa kakak masih ingat?" tanya Aira


" Karena aku ingin tau lebih semua tentang kamu, sejak setelah kejadian kita di desa waktu di tepi sungai, sayangnya waktu itu aku ga tau siapa kamu bahkan nama kamu aja aku ga tau" jawab Azlan jujur


" Gombal" jawab Aira dengan jantung berdebar kencang saat mendengar ucapan Azlan, sedangkan Azlan tersenyum mendengar ucapan Aira yang masih ga percaya bahwa suaminya tersebut sudah jatuh cinta pada saat pertama kali mereka bertemu


Mereka makan bersama sambil sesekali mengobrol ringan,Aira yang ga mau makan udang karena malas untuk mengupas kulit nya, Azlan semakin banyak tau tentang istrinya tersebut yang menurutnya istri cantik nya tersebut benar-benar gadis yang sangat manja tapi juga patuh


Selesai makan keduanya meninggalkan tempat tersebut menuju tempat yang sudah azlan rencanakan,ia ingin hari ini menghabiskan waktunya bersama Aira, ia ingin tau lebih banyak tentang wanita cantik tersebut dan azlan juga ingin Aira tau bahwa ia serius dengan pernikahan mereka dan bisa merasakan cinta yang azlan berikan untuk nya

__ADS_1


Mereka tiba di sebuah danau buatan yang sangat indah, dihiasi dengan beragam jenis bunga dan terdapat dua buah pondok indah menyerupai villa hanya saja ukurannya lebih kecil dan tidak memiliki ruangan terpisah, hanya ada satu ruangan yang terlihat sangat rapi,bersih dan nyaman, lantai nya ditutupi dengan Permadani tebal dan empuk saat kaki melangkah diatasnya terasa sangat lembut


" Indah nya... pondok nya juga nyaman banget" ucap Aira kagum


" kamu suka?" tanya Azlan sambil memeluk Aira dari belakang, membuat jantung Aira berdengup kencang


" Suka banget" jawab Aira sambil mengangguk


" kalau kamu suka kita bisa disini sampai malam, tapi ga bisa nginap karena besok kita harus sekolah" jawab Azlan


" beneran...? ia Aira mau sampai malam di sini, tapi....kok ga ada orang lain,dan pondok yang itu ada orangnya atau ga?" tanya Aira


" Ini danau buatan...milik aku pribadi,di pondok itu ada penghuninya, pasangan suami istri yang menjaga dan merawat tempat ini" jelas Azlan


" Kakak sering kesini?" tanya Aira dan Azlan mengangguk


" sama siapa?" tanya Aira penuh selidik


" Sendiri..belum ada yang tau tempat ini, termasuk ayah dan bunda,kamu orang pertama yang aku ajak kesini,ini adalah tempat aku nenangin diri saat aku benar-benar lelah dan frustasi, seperti saat pertama kali ayah dan bunda bilang kalau aku udah di jodohin dan mereka ga mau kasih tau identitas nya dan juga foto nya " jawab Azlan bercerita


" Disini emang tenang banget,Aira jadi kangen sama pondok kami di desa xxxcc yang dekat dengan villa milik keluarga nya Aa Akbar " jawab Aira sambil terus melihat kupu-kupu yang berterbangan di bunga-bunga ditepi danau tersebut


" kalau ada waktu yang tepat kita akan berkunjung kesana, sekalian ziarah, lagian rumah ayah dan bunda masih ada di kota xxxxcc" ucap Azlan dan Aira langsung mengangguk


" Janji ya" ucap Aira sambil menyodorkan jari kelingking nya


" Kayak anak kecil aja, ia aku janji,tapi kamu juga harus janji ga akan ketemuan sama Akbar disana" jawab Azlan sambil menyusupkan wajah nya ke leher Aira yang tertutup hijab, membuat Aira merasa geli


" Kakak geli..." ucap Aira sambil mendorong wajah azlan


Azlan tidak menjawab ia langsung mengecup singkat bibir Aira dan melepaskan pelukannya,Azlan merebahkan tubuhnya di atas karpet bulu di pondok tersebut,ia menatap wajah Aira yang yang terlihat asyik melihat pemandangan ditempat tersebut dari jendela pondok tersebut,wajah Aira semakin terlihat sangat cantik terkena pantulan cahaya matahari,membuat Azlan terus memandangi nya


Azlan sampai tersenyum sendiri dan menggeleng membayangkan dirinya yang bisa segila itu pada wanita cantik yang kini menjadi istrinya tersebut,ia tidak menyangka bisa sedalam itu mencintai Almaira yang ia kenal dulu sebagai gadis desa yang berani menamparnya saat pertemuan pertama mereka, setelah ia menolong nya dan ternyata gadis tersebut adalah gadis pilihan orang tuanya untuk nya


Melihat Aira akan membalikkan badannya Azlan langsung memejamkan matanya dan berpura-pura tidur,ia ingin tau apa yang akan dilakukan istri cantik nya itu saat ia tertidur


Aira membalikkan badannya dan melihat Azlan yang tertidur,ia menggeleng sambil menghampiri Azlan,aira ikut merebahkan tubuhnya di samping Azlan setelah ia membuka hijabnya,ia menatap wajah Azlan yang terlihat sangat tenang saat tertidur,ga pernah ia sangka bahwa ia akan menjadi istri pria yang menurutnya sangat menyebalkan


" katanya mau ajak jalan-jalan tapi malah tidur" gerutu Aira sambil menarik tangan Azlan ia jadikan bantal untuk nya


" Kakak tau...waktu pertama kita ketemu Aira itu marah banget sama kakak karena peluk Aira,trus pas kita ketemu lagi disekolah dan kakak maksa Aira buat jadi pacar boongan kakak,sumpah Aira benci banget sama kakak, kakak itu cowok paling arogan yang pernah Aira temui,pemaksa, diktator dan pokok nya banyak deh" curhatnya pada Azlan yang ia kira sedang tidur


" Tapi akhir -akhir ini kakak berubah,kakak baik banget sama Aira, perhatian dan ga pernah maksa atau marah - marah ga jelas,Aira suka kakak yang seperti sekarang, lebih penyayang dan Aira janji Aira juga akan sayang sama kakak dan jadi istri yang baik untuk kakak,tapi kalau kakak macem-macem Aira akan pergi jauh dari kakak" ucap nya lagi


Cup...

__ADS_1


Aira mengecup singkat pipi Azlan,ia langsung menyembunyikan wajahnya di ketiak Azlan karena merasa sangat malu dengan dirinya sendiri yang berani mencium Azlan, sedangkan Azlan sangat ingin membuka matanya dan mengajari istri cantik nya itu bagaimana caranya mencium yang benar


__ADS_2