
Hari sudah berlalu,kini waktunya mereka meninggalkan negara tersebut,Aira beserta semua peserta lainnya sudah berada di bandara menuju negara mereka masing-masing, semuanya sangat bahagia dan antusias membawa kemenangan termasuk Aira,ia sangat bahagia akan bertemu dengan seseorang yang kini sudah mengisi hatinya, baru ini ia tau seperti apa rasanya merindukan seseorang
Pesawat take off meninggalkan negara tersebut,membawa mereka menuju bandara Soekarno Hatta, hampir tengah malam mereka tiba di Jakarta dan mereka sudah disiapkan penginapan untuk istirahat malam ini, baru esok hari semuanya akan di pulangkan ke daerah asal masing-masing
Akan tetapi berbeda dengan Aira, seorang pria tampan sudah sejak tadi menunggu kedatangannya dan langsung menyambutnya saat sudah keluar dari jalur penumpang, Azlan langsung memeluknya erat dan memberikan kecupan berulang kali di puncak kepala Aira, sedangkan sang supir dengan sigap langsung mengambil alih barang bawaan wanita cantik tersebut
"Assalamualaikum..." ucap Aira lembut seraya meraih tangan azlan dan mengecup punggung tangan sang suami
"Waalaikum salam " jawab Azlan lembut
"Sayang..aku kangen banget sama kamu" bisik Azlan
Semua mata terpana melihat pasangan muda tersebut, pasangan yang menurut mereka sangat serasi sama-sama memiliki paras yang terpahat sempurna bagaikan tokoh utama dalam sebuah lukisan, Azlan Langsung membawa Aira menuju mobil mewah milik nya, lagi-lagi itu semua membuat sakit mata setiap orang yang melihat nya,berparas nyaris sempurna dan bergelimang harta, sungguh Tuhan menciptakan mereka bagaikan di negeri dongeng
Keduanya kini sudah dalam mobil dan yang akan membawa mereka menuju mansion mewah keluarga Abbas, Azlan terus memeluk Aira dari samping, membuat Aira malu karena ada sang supir
" Kakak malu sama mang Didi" bisik Aira ditelinga Azlan, membuat azlan tersenyum dan semakin memeluk tubuh ramping Aira, membuat Aira langsung membelalakkan matanya dan melotot kearah azlan
Setelah memakan waktu sekitar satu jam akhirnya mobil mewah buatan Eropa tersebut memasuki gerbang tinggi menjulang menuju pintu utama, Azlan melihat Aira sudah tertidur dalam dekapan nya,ia meminta pada sang supir untuk mengantarkan barang-barang Aira ke kamar mereka, sementara dirinya langsung menggendong Aira ala bridal style,ia ga aka tega membangunkan wanita tercinta nya tersebut
Sampai dikamar azlan langsung membaringkan Aira di ranjang king size mereka dengan sangat hati-hati, azlan membuka semua pakaian Aira,ia bermaksud ingin mengganti pakaian sang istri agar tidur nya nyaman, tapi itu semua malah membuat hasratnya bangkit
"****...gue beneran ga bisa tahan,.. sayang...maaf ya..aku beneran ga sanggup nahan" ucap Azlan lembut ditelinga Aira dan mulai melakukan aksinya
Rasa rindu nya pada sang istri benar-benar bagaikan sebuah penyiksaan untuk nya, empat hari mereka tidak bertemu dan azlan tidak bisa memeluk sang istri sungguh membuat nya ga sanggup menahan semua rasa dalam dirinya saat melihat Aira berada bersamanya saat ini
"uhhh.. kakak..."lenguh Aira lembut seraya mengerjabkan matanya dan memanggil Azlan
Semua itu semakin membuat Azlan bergairah, gerakan pelan pada tubuh Aira membuat azlan sangat terpancing dan semakin menggebu, membuat Aira dengan refleks mengeluarkan desaxxx yang membuat azlan seakan hilang kendali atas dirinya
" Sayang maaf ganggu tidur kamu,aku beneran ga tahan,aku kangen banget sama semua ini " ucap nya dengan wajah memelas mendongak menatap wajah Aira, tangan nya masih sibuk menjelajahi tubuh indah Aira dan bibirnya terus memberikan tanda kepemilikan nya hampir di seluruh tubuh Aira
Aira menggeliat dan sedikit mendexc saat azlan dengan lembut ******* puncak salah satu aset sang istri, bagaikan bayi yang sedang kehausan,Aira meremas kuat rambut Azlan saat merasakan sesuatu yang akan meledak ditubuhnya
Azlan tersenyum puas saat tau sang istri sudah melakukan pelepasan nya, dan Azlan akan memulai penyatuan yang sesungguhnya, menyatukan tubuh mereka dan menanamkan benih nya, berharap agar cepat mendapatkan hasil dari buah cinta mereka
__ADS_1
Azlan benar-benar bak seorang pria dewasa mampu membuat Aira berulang kali seakan terbang ke nirwana, dan Aira langsung memeluk erat tubuh azlan saat merasakan pria tampan tersebut memeluk nya erat dengan tubuh bergetar, merasakan hangat dibawah sana, mereka sama-sama mencapai puncaknya
"Makasih sayang..I love you" ucap Azlan lembut dan merebahkan badannya di samping Aira setelah mencium seluruh wajah Aira dan memeluk nya, menjadikan lengannya sebagai bantal untuk Aira
" Too hubby.." balas Aira manja semakin mengeratkan pelukannya dan menyusupkan wajah nya ke dada bidang Azlan,Aira langsung kembali melanjutkan tidurnya, membuat Azlan tersenyum saat merasakan nafas Aira yang terdengar teratur berhembus di dada bidang miliknya,Azlan mengecup puncak kepala Aira dan menarik selimut menutupi tubuh mereka yang masih polos tanpa sehelai benang pun
Azlan akhirnya ikut memejamkan matanya mengikuti sang pujaan hatinya menuju ke alam mimpi, dengan saling berbagi kehangatan dan melepas rasa rindu yang mereka rasakan
Tanpa terasa pagi menjelang,Aira mengerjabkan matanya berlahan dan mulai terbuka sempurna, pemandangan pertama yang ia lihat adalah wajah tampan sang suami,pipi Aira langsung merona mengingat pergulatan mereka semalam, walaupun sudah berulangkali mereka melakukan nya, tapi Aira masih merasa sangat malu bila mengingat betapa ia juga sangat menikmati setiap sentuhan yang Azlan berikan pada tubuhnya
Tiba-tiba Aira merasa sangat mual sehingga membuat ia langsung bangun dan berlari menuju kekamar mandi,Aira memuntahkan semua isi perut nya,ia hanya memakai jubah mandi untuk menutupi tubuh polosnya
Azlan yang samar-samar mendengar ada suara seseorang sedang muntah menjadi terbangun,dan langsung menuju kamar mandi saat melihat Aira sudah tidak berada disampingnya,ia sangat terkejut saat melihat Aira yang terlihat sangat lemah dan pucat sedang berpegangan pada westafel dikamar mandi tersebut
" Sayang kamu kenapa Hem?" tanya Azlan terdengar sangat khawatir dengan wajah paniknya
" Aira ga pa pa kak..cuma mual dan sedikit pusing aja, mungkin masuk angin karena semalam melakukan perjalanan malam" Jawab Aira berusaha baik-baik saja agar Azlan tidak terlalu khawatir
" Aku panggilkan dokter ya atau kita langsung ke Rumah Sakit aja?" tanya Azlan masih sangat khawatir
" Ya udah yuk..tapi janji kalau masih ngerasa ga enak langsung bilang ya,aku ga mau kamu kenapa-napa" perintah azaln tegas
" Ia Hubby" jawab Aira tersenyum, membuat Azlan geram dan menarik hidung mancung Aira
" Kamu bikin aku panik dan khawatir banget tau pagi-pagi" omel Azlan sambil mengecup singkat kepala aira
Azlan memutuskan mereka mandi bersama dan lagi-lagi ia harus menahan hasratnya,ia membantu Aira mandi dan membilas tubuh mereka dibawah shower, setelah selesai keduanya langsung memakai jubah mandi dan Azlan membantu Aira berwudhu dan dirinya juga melakukan hal yang sama, setelah selesai keduanya keluar dan bersiap untuk melaksanakan kewajiban mereka
Pagi ini Azlan ada rapat dan bertemu klien penting,ia terpaksa meninggalkan Aira karena sang ayah sedang berada di luar kota menghadiri acara peresmian beberapa proyek baru mereka yang baru selesai,itu semua juga atas permintaan Azlan, ia ga mau keluar kota karena Aira akan kembali ke Jakarta dihari yang sama dengan acara peresmian tersebut yang akan berlangsung dua hari di dua kota yang berbeda
Membuat Ayah dan bundanya mengalah karena mereka tau pasti putra dan menantu nya saling merindukan,dan mereka ga akan membuat pasangan muda tersebut harus melewati masa indah mereka karena pekerjaan, kedua orang tua Azlan memang memberikan tanggung jawab tentang perusahaan kepada Azlan, tapi beliau tidak mau Azlan terlalu terbebani sehingga membuat waktunya bersama Aira menjadi sedikit
" Sayang... maaf ya aku harus kekantor hari ini, tapi aku janji setelah rapat dan meeting ku selesai aku akan langsung pulang,kamu kalau sudah lebih baik nanti siang ke kantor ya,kita makan siang bareng,aku masih kangen banget sama kamu" ucap Azlan
" Ga pa pa Aira udah baikan kok, kakak ga perlu khawatir lagi,tadi bik Asih juga udah buatin Aira jahe hangat dan sekarang udah enakan kok" jawab Aira sambil membantu Azlan memasang kan dasinya
__ADS_1
" Ingat langsung telfon aku kalau ada apa-apa" perintah Azlan
" Ia sayang.." jawab Aira sambil tersenyum dan secara refleks mengecup singkat bibir azlan, membuat azlan sangat terkejut sekaligus bahagia karena Aira yang lebih dulu mencium nya
" Kamu menggoda aku sayang...? aku mau ke kantor loh,Dodi udah nunggu tuh di bawah,awas ya pulang nanti kamu harus tanggung jawab " ancam Azlan
" Masih kangen.." ucap Aira manja seraya langsung memeluk tubuh atletis Azlan dan membenamkan wajahnya di dada bidang Azlan seraya menghirup aroma maskulin di tubuh azlan, sedangkan Azlan mengeryit heran ini pertama kalinya wanita cantik tersebut bersikap seperti sekarang, tapi lagi-lagi Azlan sangat bahagia dengan kelakuan Aira pagi ini
" Aku juga masih kangen yang... banget malah, makanya jangan lupa siang nanti kamu nyusul aku ke kantor ya,aku maunya sekarang kamu ikut, tapi aku ga mau nanti kamu kesepian karena jadwal aku pagi ini sangat padat" ucap Azlan
" Aira masih capek,mau istirahat aja disini, nanti siang aja aira nyusul ke kantor nya, udah kakak berangkat gih,kasian tuh asisten kakak udah dari tadi nungguin " jawab Aira sambil sedikit merapikan kembali dasi dan rambut azlan
Setelah mendaratkan ciuman singkat di kepala,mata dan bibir sang istri azlan langsung turun menemui Dodi dan mereka akan berangkat ke kantor dengan Dodi yang akan menjadi supirnya
Setelah kepergian azlan Aira Langsung kembali ke kamar mandi dan kembali memuntahkan semua isi perut nya,rasa mual yang sejak tadi ia tahan sungguh sangat menyiksanya,ia ga mau membuat Azlan khawatir sehingga sebisa mungkin ia tidak muntah saat ada azlan
Sedangkan di lain tempat, seorang gadis sedang memilih baju untuk dirinya kekampus siang nanti setelah pulang dari bekerja, gadis itu Susi ia bekerja di Abbas group dari pukul tujuh pagi sampai pukul dua siang dan seterusnya ia melanjutkan aktivitas nya ke kampus, sejak bekerja Susi memang mengajukan kuliah di sip kedua yang dimulai jam tiga sampai dengan jam delapan malam jika semua mata kuliah nya full
Hari ini ia bertekad ingin tampil cantik saat kekampus nanti, dan sebelum kekampus ia akan menemui azlan terlebih dahulu agar Bos muda nan tampan nya itu melihat nya dan tertarik padanya, Susi memang sangat menyukai azlan sejak pertama mereka bertemu, hanya saja ia tidak memiliki keberanian dan alasan untuk mendekati sang dewa penolong nya tersebut
Tapi sekarang ia sudah bertekad akan mengambilnya hati pria tampan tersebut, tanpa ia tau bahwa sang pria sudah memiliki seseorang yang telah menguasai seluruh hati dan semua yang ada pada diri pria tersebut, sehingga bagaikan bermimpi bila ingin memiliki seorang azlan yang hatinya sudah dipenuhi oleh oleh Almaira seorang wanita wanita cantik
Susi memang selalu berangkat ke kampus langsung dari kantor, sehingga ia memang selalu mengganti baju seragam nya menjadi baju biasa untuk kekampus di ruang ganti khusus para OG yang memang di sediakan di kantor tersebut
Susi menuju kantor tempat ia bekerja dengan hati yang sangat bahagia dan bersemangat,ia menaiki angkutan umum dan turun di halte yang letaknya tak jauh dari kantor, karena memang kawasan tersebut kawasan perusahaan yang memang terbilang banyak perusahaan mulai dari yang megah sampai perusahaan kecil terdapat di kawasan tersebut
Didalam mobil mewahnya Azlan terlihat sangat serius dengan laptop nya,pagi ini ia ada rapat penting dengan para pemegang saham karena ada beberapa pemegang saham akan mengalihkan saham mereka pada anak mereka
Dan setelahnya Azlan akan menerima tamu yaitu beberapa infestor dari luar yang akan bekerjasama dengan perusahaan nya, proyek yang baru ia rilis yang bergerak di bidang real estate
Sampai di perusahaan Dodi langsung menuju lobby perusahaan tersebut, setelah Azlan turun ia langsung memarkirkan mobil tersebut di parkiran khusus milik azlan dan ia langsung mengikuti Azlan di belakang nya, terlihat beberapa karyawan wanita yang menatap penuh damba pada putra dari pemilik perusahaan raksasa tersebut dan sang resepsionis langsung menunduk hormat saat bos muda dan sang asisten melewati meja mereka
Azlan dan Dodi langsung menuju lift khusus dan menekan angka yang menunjukkan lantai paling atas gedung mewah tersebut, sampai di lantai yang di tuju tampak para OG sedang melakukan kegiatan mereka dan langsung menyapa serta menunduk hormat saat melihat sang bos muda mereka datang, yang hanya di jawab dengan anggukan kepala oleh Azlan, sedangkan Dodi tersenyum ramah
Azlan langsung memasuki ruangan nya di ikuti Dodi di belakang nya,dan juga sang sekretaris yang langsung mengikuti keduanya seraya membacakan jadwal Azlan mulai pagi sampai selesai dan ia juga menyampaikan bahwa rauang rapat sudah disiapkan seratus persen lengkap dengan Snack dan air mineralnya
__ADS_1