
Tak terasa pelajaran di sekolah sudah selesai,dan semua murid di perbolehkan untuk pulang, untuk murid kelas 12 mulai Senin mereka akan libur Minggu tenang, Azlan sudah dua hari berada di kota xcccx dan ia juga tidak menghubungi Aira, setelah pagi itu,Aira tidak pernah berani menghubungi azlan terlebih dahulu, apalagi Azlan sudah mengatakan akan sangat sibuk
sedangkan Azlan dan Dodi sedang berusaha menyelesaikan urusan mereka secepat mungkin, mereka sudah bertemu dengan pejabat yang bersangkutan dan pejabat tersebut mengatakan bahwa walikota mereka meminta agar azlan dan Dodi menghadiri undangan makan malam di rumah dinas beliau malam Minggu, membuat Azlan dan Dodi tidak bisa langsung pulang sebelum menghadiri undangan tersebut
Malam pun tiba, azlan sudah siap dengan pakaian formal nya,ia hanya tidak menggunakan jasanya, begitu pula dengan Dodi, keduanya meninggalkan hotel menuju kediaman sang walikota tersebut, mereka di antar oleh supir perusahaan cabang Abbas group yang ada di kota tersebut
Sekitar 20 menit mereka sampai di rumah dinas walikota tersebut, azlan dan Dodi langsung turun dan langsung di sambut oleh para penjaga rumah tersebut, mereka di persilahkan masuk karena memang sudah di tunggu
" Selamat malam Bapak xccc maaf telah menunggu" sapa Dodi ramah, sedangkan Azlan hanya sedikit menunduk tanda menghormati
" Malam ...bukan masalah,tidak akan membosankan jika yang di tunggu setampan anda berdua tuan,mari silahkan duduk" ucap nya ramah
Di meja tersebut terlihat satu wanita paruh baya yang masih terlihat cantik yang mereka tau itu adalah istri dari walikota tersebut,dan satu gadis cantik seusia Azlan,serta satu remaja putra dan satu putri kecil mungkin sekolah dasar
" Baik Pak terimakasih banyak,anda bisa saja Pak.. kalau kami setampan yang bapak katakan pasti kami sudah menjadi aktis" jawab Dodi bercanda, sedangkan Azlan hanya diam,ia langsung duduk di kursi yang sudah di sediakan
" Ah bisa saja...oh ia perkenalkan..ini istri saya xcccc,dan itu putri pertama saya Kirana..dia seorang balerina dan juga sering menjadi model di ifen- ifen penting, yang itu putra kedua saya xcccc dia jago memanah dan yang itu putri bungsu saya dia juga jago balet" ucap sang walikota mengenalkan semua yang ada di meja tersebut
Azlan hanya mengangguk memberikan tanda menghormati pemilik rumah, sedangkan Dodi tersenyum ramah
" Wah ternyata putra dan putri anda sangat berprestasi pak,semoga nona dan yang lainnya sukses " balas Dodi ramah
Sang walikota Langsung tersenyum bahagia dan mengangguk bangga
" Terimakasih tuan" jawab Kirana sang putri pertama dengan sedikit senyuman dan suara lembut
" Jangan panggil Tuan, panggil saya kakak atau AA saja,saya belum terlalu tua,dan kalau bos saya ini mungkin anda seumuran" jawab Dodi lucu membuat yang lain tertawa,tapi tidak dengan Azlan,hatinya tengah sangat merindukan belahan jiwanya
" Baiklah kak" jawab Kirana lembut, matanya terus melirik azlan yang terlihat dingin dan tanpa ekspresi,ia sering melihat wajah azlan di beberapa majalah bisnis dan ia sangat mengagumi Azlan,mulai dari ketampanan nya juga kecerdasan nya yang sudah bisa bergelut di bidang bisnis di usia yang masih sangat muda, bahkan belum lulus SMA
" Mari silahkan dinikmati hidangan nya, nanti kita lanjutkan lagi obrolan nya" ucap sang tuan rumah,dan mereka langsung memulai makan dengan tenang dan hikmat,sang walikota beserta istri terus memperhatikan Azlan dan melihat putri mereka yang terlihat sangat tertarik pada pemuda tampan tersebut, mereka mengakui daya tarik tuan muda dari Abbas group itu patut di acungi jempol
Setelah selesai makan mereka beralih menuju ruang santai untuk mengobrol, sedangkan putra dan putri bungsu beliau memilih ruang tv, tinggal lah sang walikota, istri beserta putri pertama mereka,yang mengobrol bersama Azlan dan Dodi, lebih tepatnya ngobrol dengan dodi karena Azlan hanya akan bicara jika ditanya saja, mereka sambil menikmati teh dan beberapa cemilan
Tiba-tiba handphone Dodi bergetar, ternyata Aira yang menelepon, handphone Azlan sedang di silent sejak rapat tadi siang dan ia lupa mengaktifkan nya kembali,Dodi langsung mengangkat panggilan tersebut setelah meminta izin pada semuanya
📱- Asisten Dodi - Assalamualaikum Nona " jawab Dodi sambil sedikit tersenyum canggung
📱- Buk bos- Waalaikum salam...kak Dodi.. apakah kak Azlan ada bersama kakak? Aira mau bicara sedikit penting,tapi Aira telfon ga di angkat " tanya Aira dengan suara lembut nya
📱- asisten dodi-Oh ....ada nona.. kebetulan kami baru selesai makan malam di rumah walikota setempat, mungkin tuan muda mensilent handphonenya
__ADS_1
📱-Buk bos- Oh gitu ya kak...ya sudah kalau begitu maaf kalau Aira mengganggu.." jawab Aira sedikit lemah, Dodi yang tau Aira akan memutuskan panggilan nya ia langsung menyela
📱- Asisten dodi- Oh tidak nona..ini tuan muda.." ucap Dodi cepat, karena sudah menyadari lirikan tajam Azlan
" Maaf tuan muda..nona muda telfon" ucap nya sedikit tersenyum kikuk seraya menyerahkan handphonenya pada azlan, dengan cepat Azlan langsung meraih handphone tersebut
📱- Asisten dodi- Assalamualaikum sayang...ada apa...maaf aku lupa mengaktifkan kembali handphone aku setelah rapat tadi,kamu udah makan...?" tanya Azlan lembut, membuat semua yang ada di tempat tersebut bertanya-tanya kecuali Dodi
📱-Buk bos- " Waalaikum salam...ia ga apa,Aira udah makan tadi ditemani Bik asih...kak kakak taruh dimana laptop sekolah kakak? file tugas Aira yang hari Selasa lalu di laptop kakak dan guru nya minta dikirim malam ini ke email beliau" tanya iara
📱- Asisten Dodi-"Maaf ... laptop nya ada di ruan kerja aku yang... sepertinya di laci meja deh,kamu cari aja ya..kalau ga ketemu kamu telfon aku,biar aku telfon guru yang bersangkutan" jawab Azlan sambil tersenyum tipis mendengar ocehan sang istri,ia ga menyadari bahwa semua mata tengah memperhatikan nya
📱-Buk bos- " Ya sudah..maaf kalau Aira mengganggu acara kakak" ucap Aira
📱-Asisten dodi-" Gak ko yang... acaranya sudah selesai,kami hanya sedang sedikit mengobrol saja,..ya sudah kamu jangan tidur terlalu larut,aku ga mau kamu sakit..aku akan pulang secepatnya...Miss U baby.. Assalamualaikum" ucap Azlan lembut,ia sangat merindukan belahan jiwanya tersebut
" 📱-Buk bos- Ia.. kakak juga jaga kesehatan, To.. Waalaikum sa....." ucapan Aira terpotong oleh suara lembut azlan
📱-Asisten Dodi-" kamu nangis yang...? " tanya Azlan lembut
📱-Buk bos-" ga.. Assalamualaikum" ucap Aira cepat dan langsung mematikan panggilan nya
" Waalaikum salam" jawab Azlan lirih karena panggilan tersebut sudah terputus,ia mengembalikan handphone Dodi
" Baik Tuan muda" jawab Dodi tanpa berani membantah,ia langsung menghubungi pihak penerbangan untuk menyiapkan jet pribadi milik keluarga Abbas malam ini juga
Sedangkan sang walikota, istri beserta putri nya sangat penasaran siapa yang telah menelfon tuan muda tampan tersebut sehingga membuat nya terlihat begitu gelisah dan khawatir, dari yang mereka dengar nada bicaranya seperti berbicara dengan kekasih nya, tapi sepertinya mereka tinggal satu rumah, membuat ribuan tanda tanya bermunculan
" boleh saya izin sebentar mau menelfon kerumah" izin nya pada tuan rumah,ia ingin menelfon Afkar dan bertanya hadiah apa yang cocok untuk istrinya yang sedang sedih
" Oh silahkan tuan ..." jawab sang tuan rumah, azlan langsung mengangguk dan meninggalkan ruangan tersebut,ia keluar dan menuju sebuah kursi yang terdapat di taman rumah tersebut dan langsung menelfon afkar
Sedangkan di dalam Dodi di interogasi oleh istri dari sang walikota yang memang sangat penasaran
" Maaf tuan Dodi.. apakah tuan muda anda sudah memiliki kekasih..? siapa yang baru saja menelfon nya?" tanya nyonya rumah membuat Dodi tersenyum kikuk
" Tuan muda sudah memiliki calon istri, mungkin selesai ujian kelulusan mereka akan segera menikah, tapi secara tertutup, mereka sudah di jodohkan sejak kecil,dan ya tadi yang menelfon nona muda"jawab Dodi sambil sedikit tersenyum canggung, karena ia tau maksud dari walikota tersebut mengundang mereka makan malam untuk mengenalkan putri nya pada Azlan
"Tapi sepertinya mereka tinggal satu rumah?"tanya lagi nyonya rumah tersebut
" ya... sejak Umi nya meninggal setahun lalu Nona memang tinggal di mansion utama keluarga Abbas atas permintaan tuan besar dan nyonya besar, mereka tidak mengizinkan nona tinggal di ponpes milik Almarhum Abinya di kota xxxxc" jawab Dodi
__ADS_1
" Kok bisa ya anak pemilik ponpes mau tinggal dirumah keluarga pria yang belum halal untuk nya, memang nya ga punya keluarga lain?" ucap Nyonya rumah sedikit mencibir
" Nona masih punya satu Tante, tapi Tante nya seorang desainer ternama dan lebih sering di luar negeri, kebetulan juga suami tantenya seorang pilot senior dan putra tunggal mereka juga seorang pilot" jawab Dodi yang sedikit kurang suka dengan komentar pedas sang nyonya rumah
Tak berapa lama Azlan muncul dan meminta izin pada pemilik rumah serta mengajak Dodi untuk langsung kembali ke hotel karena ia akan kembali ke Jakarta
" Maaf pak,buk kami izin kembali ke hotel, karena saya akan kembali ke Jakarta,ada sesuatu hal yang penting, untuk masalah disini akan di selesaikan oleh asisten saya" ucap Azlan sopan
" Oh baiklah tuan muda...lain kali kami harap anda bersedia untuk singgah ke kediaman kami,saya dan istri sangat berharap anda bisa berkenalan dengan putri kami,semoga saja bisa dekat dan ada kecocokan" ucap sang walikota tetap menyampaikan niatnya walaupun ia tau Azlan sudah akan menikah
" Sudah pasti saya akan singgah jika ada kesempatan,oh boleh kalau putri anda ingin berkenalan dan menjadi teman.. perkenalkan saya Azlan king Abbas" ucap Azlan dengan sedikit tersenyum sambil mengulurkan tangannya ke arah Kirana,membuat gadis cantik tersebut sedikit gugup
" Tapi maaf saya hanya bisa berteman dengan anda nona, karena saya sudah mempunyai seorang istri di mansion saya" Ucap Azlan jujur, membuat senyum Kirana langsung pudar
Sedangkan sang tuan dan nyonya rumah langsung menatap Dodi penuh dengan tanda tanya, bukannya tadi Dodi mengatakan akan menikah,tapi Azlan malah mengatakan sudah menikah
" Maaf tuan muda... bukannya anda masih sangat muda bahkan baru akan lulus SMA kenapa anda memutuskan untuk menikah di usia semuda ini, apakah anda tidak ingin menikmati masa muda anda terlebih dahulu,atau karena paksaan orang tua?" tanya nyonya rumah penasaran
" Saya dan istri sekolah di yayasan milik keluarga Abbas, pernikahan kami masih belum go publik,memang kami di jodohkan dan saya menerima nya, istri saya wanita muslimah dan tidak mau pacaran atau bertunangan, makanya saya memutuskan untuk langsung menikahinya setelah umi meninggal,ini istri saya" jawab Azlan seraya menunjukkan foto Aira yang menjadi wallpaper di layar handphone nya
Sang walikota dan Isti sedikit terkejut saat melihat foto tersebut, seorang gadis yang sangat cantik dengan hanya menggunakan hijab rumahan dan tanpa makeup sedikit pun, sungguh bak jelmaan bidadari ucap mereka dalam hati, sedangkan putri beliau tersenyum kecut,ia serasa sanagat minder setelah melihat foto tersebut, ternyata yang menunggu sang tuan muda memiliki fisik yang nyaris sempurna
" Tapi saya seperti pernah melihat istri anda tuan" ucap walikota tersebut tiba-tiba
" Beberapa bulan yang lalu istri saya mengikuti olimpiade di kota ini,dan ia yang menjadi juara umum untuk semua mata pelajaran, mungkin di acara tersebut anda melihat nya, karena selain dari acara sekolah istri saya tidak pernah keluar mansoin selain bersama saya, bodyguard atau bunda saya" jawab Azlan
"Ah ya Anda benar kalau tidak salah namanya Almaira Az-Zahra Abbas, beberapa rektor universitas sempat menawarkan beasiswa tapi ia menolaknya,saya baru paham kalau di belakang namanya memakai marga Abbas,tapi kenapa saat itu sepertinya kami tidak ada yang menyadari nama belakang nya" ucap walikota tersebut,Azlan tersenyum mengangguk
Azlan dan Dodi langsung izin kembali ke hotel, azlan ingin langsung pulang dan memeluk istrinya,ia juga sudah menyiapkan hadiah sebuah jam mewah dari salah satu brand ternama dunia
Setibanya di hotel azlan langsung menuju kamar nya dan membereskan barang-barang nya,ia ingin sampai di mansion sesegera mungkin, melihat wajah cantik istrinya, memeluk nya dan mencium aroma tubuhnya yang seakan sudah menjadi candu untuk nya
Azlan benar-benar frustrasi dengan dirinya sendiri, mengapa ia seperti sangat tersiksa saat jauh dari istrinya,merasa seakan setengah jiwanya tertinggal bersama sang pujaan hatinya
Selesai dengan barang nya,ia langsung menarik kopernya keluar dari kamar hotel, Dodi sudah siap menunggu nya di depan pintu kamar sang bos, mereka akan berbicara penting sebelum azlan meninggalkan kota itu, azlan memberitahukan beberapa rencananya untuk rapat di hari Senin dengan para pejabat kota tersebut dan para pemegang proyek mall tersebut
Dodi mengangguk mengerti setelah mendengar rencana azlan,Dodi mengakui bos muda nya tersebut memang memiliki otak yang sangat cerdas dan juga licik dalam urusan bisnis, walaupun begitu azlan tidak pernah merugikan siapapun dalam setiap keputusan yang ia ambil dalam urusan bisnis nya
Dodi dan salah satu sopir perusahaan langsung mengantarkan azlan ke bandara, waktu sudah menunjukkan hampir tengah malam,Dodi menggeleng melihat tuan mudanya yang terlihat sangat stress saat jauh dari wanita pujaannya tersebut
__ADS_1
Sampai di bandara azlan langsung menuju jalur khusus jet pribadi,dan langsung menaiki jet tersebut dan menuju kursi miliknya dan akhirnya perjalanan dimulai