DIA UNTUK KU

DIA UNTUK KU
48


__ADS_3

Sampai di bandara sang Bos dan asisten itu langsung memasuki jalur khusus pesawat pribadi,sudah tampak sang pilot dan pramugari yang menyambut dan akan menjadi teman perjalanan kedua pemuda tampan tersebut


Azlan dan Dodi langsung menaiki pesawat pribadi tersebut dan mengambil posisi duduk seperti biasanya,Azlan menyandarkan tubuhnya di kursi milik nya seraya memejamkan matanya,ia sedikit memijat keningnya, entah mengapa setelah kejadian di taman antara dirinya,Aira dan karrel dan ia tau tentang keseriusan karrel menyukai Aira, membuat nya ga bisa tenang,ada rasa takut yang menghantuinya seakan Aira akan pergi dari nya


Membuat Azlan semakin yakin dan membulatkan tekadnya untuk menjadikan Aira miliknya seutuhnya secepat mungkin dan membuat wanita nya tersebut mengandung benihnya secepatnya, dengan begitu ikatan antara ia dan sang istri semakin kuat dengan adanya anak di antara mereka


Dodi yang sejak tadi memperhatikan bos nya merasa sedikit penasaran,bos nya seperti sedang memiliki masalah yang berat, sedangkan Dodi sangat tau jika urusan kantor atau sekolah Azlan ga pernah terlalu ambil pusing, karena semua dapat di atasi dengan kecerdasan nya, Dodi yakin ini pasti masalah hati


" Lo baik-baik aja?" tanya dodi,saat tidak dalam posisi kerja mereka memang jarang menggunakan bahasa formal dan Azlan juga sering sharing pada Dodi,bagi Azlan walaupun Dodi sedikit konyol tapi ia cukup dewasa,membuat Azlan merasa seperti berbicara dengan kakak laki-laki nya


" Entah lah .... pikiran gue bimbang" jawab Azlan membuka matanya dan menatap keluar jendela


" Tentang...? coba ceritakan kalau memang gue boleh tau" saran Dodi,Dodi memang menyangi Azlan layaknya adik saat di luar jam kerja, apalagi ia tau Azlan yang hanya anak tunggal, karena sang kakak perempuan nya telah berpulang, sedangkan kedua orangtuanya sangat sibuk bolak-balik dalam dan luar negeri


" Aira..." jawab Azlan singkat seraya menatap Dodi sekilas


" Ada apa dengan nona muda...? bukannya Lo emang suka sama dia? kalau Lo beneran suka maka pertahankan,Lo juga bilang kalau kalian udah sedikit dekat, tapi kalau memang Lo ga ada rasa... lepaskan...saran gue ikuti ide dia untuk kalian berpisah setelah dia lulus dan Lo harus komitmen untuk ga nyentuh dia" nasehat Dodi


" Gue kalah sama dia,gue udah lebih dulu jatuh dalam pesona nya dan gue pengen dia mengandung anak gue secepatnya, dengan begitu dia ga akan bisa lari dari gue " jawab Azlan


" Tapi nona masih sekolah dan setahun lagi baru lulus, emang selama ini nona mengkonsumsi pil pencegah atau Lo pakai pengaman..? sorry.. terlalu pribadi kalau Lo ga mau jawab ga masalah " tanya Dodi sedikit enggan


" Enggak dua-duanya..gue bahkan belum pernah nyentuh dia lebih dari peluk dan cium " jawab Azlan jujur membuat Dodi langsung melotot sempurna dengan mulut mengaga,ia shock pasalnya pernikahan bos nya itu sudah beberapa bulan,dan ia tau bos nya seorang playboy,tapi kenapa ia ga nyentuh istri nya yang menurut Dodi memiliki wajah dan tubuh yang sangat menggoda untuk seorang gadis


" Lo serius..? whay..?" tanya Dodi penasaran


" Awalnya gue cuma mau meyakinkan hati gue dulu tentang perasaan gue ke dia,tapi setelah gue yakin gue ga berani karena dia pernah bilang kalau gue cuma akan jadikan dia sebagai pelampiasan sesaat,jadinya gue mau tunjukkin seberapa serius nya gue sama dia,saat dia udah yakin baru gue nyentuh dia,tapi......" ucap Azlan terhenti karena mendengar tawa Dodi


hahahaha


Tawa Dodi meledak mendengar kejujuran Azlan


" kenapa Lo ketawa..?" tanya Azlan geram


" Itu yang namanya karma,Lo pernah bilang ke gue Lo bakal bikin dia tergila-gila sama Lo dan Lo ga mungkin kalah sama seorang gadis desa" ucap Dodi mengingatkan tentang ucapan bos nya tersebut


" Brengsek Lo" jawab Azlan geram


" Oh ya tapi..apa? lanjutkan " ucap Dodi mengingat kembali bahwa cerita Azlan tadi belum selesai


" Tapi sekarang gue ragu apakah gue bisa sesabar itu, setelah kejadian tadi siang di sekolah... karrel ngomong jujur ke Aira bahwa dia serius suka sama Aira,dan gue bisa lihat dari mata karrel kalau dia ga lagi ngegombal atau bercanda,gue kenal karrel udah lama dan gue yakin kali ini dia serius " cerita Azlan


" Bos...nona Aira itu udah sah jadi istri Lo, halal Lo sentuh, tunjukkin sama karrel kalu Lo orang yang paling berhak atas Nona,Lo takut kalah?" tanya Dodi ga habis pikir


" Gue takut Aira akan memilih dia, karena sampai detik ini gue belum tau gimana perasaan dia ke gue, rencananya malam ini gue mau tanya apa perasaan dia ke gue" jawab Azlan jujur

__ADS_1


" Ok... sekarang gue paham...kita selesaikan masalah kita secepat mungkin dan kita langsung pulang,Lo coba minta hak Lo sebagai suami, kalau nona ga nolak berarti Lo menang dari semua pria yang mendekati nona, tapi kalau nolak bukan berarti nona ga memiliki perasaan yang sama, mungkin karena takut bisa juga jadi alasan, apalagi nona masih sangat polos dan ga pernah pacaran " ide Dodi


Azlan langsung mengangguk paham,ia setuju dengan semua ide Dodi,dia akan coba meminta hak nya,jika Aira ga nolak berarti ia beruntung tapi dia juga ga akan maksa, kalau Aira menolak ia akan menanyakan alasan Aira dengan cara baik - baik


" Ok gue terima saran dari Lo, tapi gue ga mau pakai pengaman,itu pengalaman pertama kami,dan menurut yang gue baca di berbagai situs mengatakan kalau pakai pengaman maka kita ga akan merasakan nikmatnya " jawab nya fulgar membuat Dodi kembali melotot


" Heh.. Lo itu masih anak sekolah udah baca kayak gituan... kalian itu sama-sama masih bocil tau" komentar Dodi


" Gue udah dewasa ya ga nyampe sebulan lagi gue udah lulus, lagian gue bukan penganut **** bebas,gue bakal ngelakuin sama istri sendiri, halal bro...,dan gue pastikan tahun depan gue udah jadi Daddy muda,gue udah bisa menghasilkan uang bahkan ratusan juta per hari,apa yang harus gue ragukan, lagian kan gue nikah atas keinginan ayah sama bunda, berarti mereka harus siap buat jaga cucu mulai tahun depan " jawab Azlan tengil


" Oh baiklah terserah Lo.. Sultan mah bebas, Lo ga perlu kerja beberapa tahun juga uang Lo ga bakalan habis,anak ma bini Lo masih tetap bisa hidup mewah " jawab Dodi pasrah


" Nah itu Lo tau.." Jawab Azlan singkat dan ia langsung menyandarkan kepalanya di sandaran kursi nya sekedar merilekskan tubuh dan fikiran nya,ia sedikit tenang setelah mendapatkan ide dari Dodi


Penerbangan sekitar satu jam lebih mereka sampai di kota xxxcc , pesawat mendarat dengan selamat, mereka langsung turun dan keluar dari bandara, didepan sudah nampak salah satu supir kepercayaan perusahaan mereka di kota tersebut yang sudah menunggu dan akan mengantarkan azlan dan Dodi ke hotel yang sudah di reservasi oleh sang asisten


" Malam tuan muda.. asisten Dodi...mari silahkan..akan saya antar " ucap sang supir sopan


' Malam mang, terimakasih... jawab Dodi ramah, sedangkan Azlan hanya mengangguk


" Langsung ke hotel atau mau singgah untuk makan malam dulu tuan?" tanya supir saat ia sudah memulai menjalankan mobilnya


Dodi langsung melihat Azlan,tanda bertanya


" Langsung ke hotel aja pak,kami akan pesan makanan dari restoran hotel saja" jawab Azlan yang mengerti tentang tatapan Dodi


Sekitar 25 Menit perjalanan mereka sampai di depan sebuah hotel mewah berbintang, keduanya langsung turun dan sang supir juga langsung sigap mengeluarkan kedua koper milik Azlan dan sang asisten,Dodi Langsung meuju meja resepsionis untuk melaporkan kedatangan mereka dan sang resepsionis langsung memanggil salah satu pelayan hotel yang pria untuk mengantarkan tamu mereka


Katiga resepsionis hotel tersebut sangat kagum dengan ketampanan dua tamu yang tersebut, yang tak lain adalah azlan dan Sang asisten Dodi


Azlan dan Dodi langsung mengikuti pelayan pria yang mengantarkan mereka,kini keduanya sudah berada di kamar masing-masing yang letaknya bersebelahan, setelah membersihkan dirinya Azlan memakai kaos oblong dan celana pendek,itu kebiasaan dia saat tidur, Azlan memang tidak terlalu suka memakai piyama


Selang beberapa menit terdengar pintu kamarnya di ketuk, Azlan langsung membukanya yang ternyata Dodi sambil mendorong troli makanan untuk mereka berdua


" Ayo kita makan, mumpung masih hangat" Ajak Dodi,ia tau Azlan kurang suka makan sendirian,ia sering minta ditemani Jika makan


Azlan mengangguk, keduanya duduk di sofa yang tersedia di balkon kamar hotel tersebut sambil menikmati hidangan malam mereka


" Menurut Lo siapa dalang dibalik semua masalah proyek kita ini?" tanya Azlan serius


" Ga tau pasti sih, tapi kabarnya walikota disini memiliki seorang anak perempuan yang seumuran sama Lo,apa mungkin ini permainan beliau?" jawab Dodi sedikit menerka


" Buat Lo aja,gue bisa dipecat jadi anak,dan di amuk Ara ntar" jawab Azlan lucu


" Gue kira Lo ga takut ma nona,yernyata .... suami takut istri juga Lo" ledek Dodi

__ADS_1


" Coba Lo dapet Bini macem bini gue...udah tersegel, ibarat bunga jaminan masih segar belum pernah disentuh kumbang lain,ga takut Lo di tinggal?" jawab Azlan santai


" Ok gue akui sekarang Lo udah Bucin akut sama nona muda" ledek Dodi


" Bukan Bucin tapi SETIA" bantah Azlan dengan menekan kata setia


Hahaha


"Seorang playboy...kelas kakap.. akhirnya kalah juga sama Bini" ledek Dodi


" Terserah Lo mau ngomong apa, yang penting Lo usahain besok urusan kita selesai, paling lama lusa, gue mau ajak Ara kesuatu tempat dan berlibur" jawab Azlan pasti


Dodi hanya menggeleng mendengar ucapan bos mudahnya tersebut yang seperti orang yang tengah kasmaran,wajar sih namanya juga pengantin lama yang belum malam pertama


Keduanya makan sambil bercerita tentang pekerjaan dan tentang masalah pribadi, azlan yang selalu meledek Dodi jomblo dan ga laku, padahal usia Dodi sudah hampir 25 tahun,Dodi bekerja di Abbas group sudah hampir tiga tahun, bertepatan dengan azlan kembali ke Indonesia dan mulai diminta oleh sang ayah untuk mulai belajar terjun langsung ke perusahaan mereka


Sejak kecil azlan memang sudah mulai di ajarkan ilmu bisnis sedikit demi sedikit oleh sang Opa dan ayah nya,itu juga yang terkadang membuat ia jenuh sehingga sering menghabiskan waktunya di luar rumah dengan para temen nya


Setelah selesai makan Dodi memutuskan untuk kembali ke kamarnya,ia ingin istirahat agar esok lebih fresh,seharian sangat sibuk dengan urusan kantor membuat tubuh dan fikiran nya cukup lelah, pekerjaan nya memang berbeda jauh dibandingkan dengan para asisten bos lain,Dodi harus bekerja lebih ekstra, karena sang bos masih berstatus pelajar sehingga jarang bisa rutin kekantor


Azlan hanya akan datang saat ada meeting penting, masalah urgent atau menandatangani berkas penting, selebihnya Dodi lah yang harus menghandle semuanya, untung ia juga memiliki otak yang cukup cerdas, walaupun tidak secerdas azlan


Begitu juga dengan azlan,ia memutuskan untuk langsung tidur setelah selesai berbincang sebentar dengan Aira melalui handphone mereka,ia memberikan kabar bahwa dirinya sudah sampai dan kini sudah berada di hotel, azlan juga menanyai apakah Aira sudah makan,ia merasa sangat merindukan istrinya


Sedangkan Aira ia melangkah ke kamar mandi untuk berwudhu,ia belum melaksanakan Shalat isya nya, karena tadi para sahabatnya menelfon menanyakan mengapa ia tadi pulang, setelah memberikan alasan bahwa bunda nya Azlan mengajak nya bertemu akhirnya para sahabatnya percaya, karena mereka sudah tau wanita yang Aira panggil bunda adalah ibunya Azlan


Setelah selesai Shalat Aira kembali melanjutkan beberapa tugasnya yang tadi di beritahukan oleh melodi dan Nia, sampai akhirnya ia tertidur di meja belajar,tengah malam Aira terbangun ia terkejut menyadari dirinya yang tertidur di meja belajar, segera ia menuju kamar mandi untuk berwudhu,ia ingin shalat malam, setelah selesai dengan shalat dan doa nya,Aira kembali melanjutkan tidurnya di ranjang


Pagi menjelang,Aira yang sudah selesai dengan shalat subuh dan seragam sekolah nya akan segera turun untuk sarapan, azlan menelfon nya


📱-kak azlan_ Assalamualaikum... Ucap Azlan saat telfonnya sudah di angkat oleh Aira


📱-my wife _ Waalaikum salam..." jawab Aira sambil menuruni tangga


📱-kak Azlan _ kamu udah siapan kesekolah yang...?" tanya Azlan


📱-my wife_ Alhamdulillah udah kak..ni lagi turun mau sarapan,kakak udah sarapan?" jawab Aira seraya balik bertanya


📱-kak azlan _ Udah yang, waktu disini lebih cepat sedikit dari disitu,ini baru akan menuju kantor dan akan bertemu dengan beberapa pejabat kota ini,kamu hati -hati ya,dan ingat jangan kemana-mana sendiri..aku ga mau kejadian haritu terulang lagi " jawab Azlan seraya mengingat kan Aira


📱-my wife _ Ia kak, Aira di antar mang Didi dan di sekolah ada mbak intan, melodi dan Nia, kakak jangan khawatir Aira ga akan jauh dari mereka " jawab Aira untuk menenangkan Azlan


📱- kak Azlan _ Ya udah... kamu sarapan dulu, mungkin hari ini aku akan sibuk, jangan berfikir macem-macem kalau seharian aku ga kabari kamu ya" ucap Azlan


📱-my wife _ Ya sudah.. Assalamualaikum " jawab Aira sedikit lemah dan langsung mematikan panggilan setelah mendengar jawaban salam dari Azlan, entah mengapa Aira merasa sedikit sedih saat azlan mengatakan tidak akan menghubungi nya seharian, padahal itu sudah biasa jika Azlan sedang bekerja atau di kantor

__ADS_1


Aira langsung memulai sarapan nya seorang diri,ia sangat tidak bersemangat,tapi ia ga mau sakit karena takut akan merepotkan, selesai sarapan Aira langsung berangkat ke sekolah di antar oleh mang Didi dan di kawal beberapa bodyguard dengan mobil lain di belakangnya,itu semua atas perintah Azlan dan tuan Omar, untuk memastikan bahwa Aira aman


__ADS_2