
Kini Aira dan Azlan sudah berada di mobil sedang menuju mansion utama, sebelum berangkat mereka terlebih dahulu mengambil kue pesanan mereka pada pihak restoran hotel,itu membuat kehebohan di bagian restoran, bagaimana tidak Azlan langsung menemui chef di restoran milik hotel mewah tersebut dengan menggandeng mesra seorang gadis yang sangat cantik, penampilan Aira dengan dress mewah nya membuat gadis itu bak Cinderella
Gadis yang diyakini chef tersebut adalah gadis yang tadi sore menjadi perbincangan salah satu pelayan yang mengantarkan makanan ke kamar pribadi Azlan, restoran yang buka 24 jam itu di kepalai oleh dua cef senior dengan kerja sistem shift,pihak hotel menyerahkan masalah manajemen restoran langsung pada kedua chef senior tersebut, mereka sendiri yang mangatur bagaimana sistem kerja yang nyaman untuk mereka
Setelah mengambil pesanan nya yang mereka tau itu untuk Nyonya besar,Azlan dan Aira langsung meninggalkan restoran mewah milik hotel tersebut, kepergian pasangan muda tersebut menjadi tranding topik di dapur restoran,bukan tuan muda nya yang menjadi pusat perhatian mereka,tapi wanita cantik yang bersama tuan muda mereka lah yang membuat mereka merasa sangat penasaran, tentang siapa wanita cantik tersebut
Dibilang Artis tapi mereka tidak pernah melihat wajah Aira di layar televisi, dibilang anak pengusaha atau pejabat tapi mereka juga belum pernah melihat wajah nya di majalah bisnis, TV atau media sosial, menurut mereka wanita cantik tersebut benar-benar misterius, dari cara berpakaian nya ga mungkin ia mau di ajak tidur di hotel hanya berdua saja dengan pria jika memang mereka belum memiliki hubungan yang pasti lebih dari sekedar pacar, tapi mengingat tuan muda mereka masih sekolah rasanya tidak mungkin kalau sudah memiliki hubungan khusus seperti itu dengan wanita
Azlan dan Aira tiba di mansion tepat pukul 23.45 menit, berarti sebentar lagi akan tiba tengah malam, keduanya langsung melangkah memasuki mansion,para satpam sedikit terkejut karena Azlan pulang tengah malam tapi dengan Aira,ga pernah sebelumnya tuan muda mereka tersebut membawa Aira jika pulang tengah malam
Keduanya langsung menuju kamar sang Ayah dan bunda,Azlan mengetuk pintu kamar yang berwarna putih tersebut,tak butuh waktu lama terdengar suara handle pintu yang menandakan sang pemilik kamar tengah membuka pintu,Aira bersembunyi di balik tubuh Azlan seraya memegang kue ulangtahun untuk sang mertua
" Loh sayang... bukannya tadi kata nya kamu dan istri mu nginap di hotel ya?,trus sekarang istri kamu mana?" tanya sang bunda terlihat heran dan khawatir
" Itu dia Bun... tadi kami sedikit berdebat,trus..." ucap Azlan sambil menunduk
" Apa sayang....truss apa..?" tanya bunda Maya dengan suara bergetar dan sedikit tinggi,membuat tuan Omar terbangun
" Ada apa sih Bun... malem-malem teriak-teriak?" tanya tuan Omar sambil menuju pintu
" Loh boy... bukannya kalian nginap di hotel ya" tanya tuan Omar yang juga terkejut
" Itu dia yah... mereka berdebat dan sepertinya terjadi sesuatu" jawab bunda Maya dengan wajah serius
" Apa yang terjadi boy...?" tanya tuan Omar serius
" Itu yan...Bun..Aira...." ucapan Azlan langsung terpotong dengan munculnya Aira dari belakang tubuh nya
" Happy anniversary Ayah ...bunda...semoga langgeng sampai maut yang memisahkan dan semoga tambah sayang sama kami yang belum bisa membahagiakan dan membanggakan ayah sama Bunda" ucap Aira sambil tersenyum tulus
" Dan semoga kami juga bisa langgeng seperti ayah dan bunda" tambah azlan serius sambil memeluk Aira dari belakang dan mencium kepala nya
Deeg
Jantung Aira berdengup kencang saat mendengar Doa Azlan yang entah itu tulus atau hanya bersandiwara didepan kedua orang tuanya agar mereka bahagia,Aira mendongak menatap wajah Azlan yang tepat berada di atas kepala nya, Azlan tersenyum lembut seraya mengusap Perut rata Aira,membuat pipi gadis cantik tersebut merona merah
__ADS_1
" Dan cepat kasih kami cucu,itu adalah hadiah terindah yang sangat kami impikan" jawab bunda Maya sambil mengecup singkat kening Aira dan Azlan
" tarimakasih sayang... kalian tau? kalian adalah kebahagiaan terbesar yang kami punya, jangan jadikan beban permintaan bunda barusan,itu hanya ungkapan hati seorang ibu, yang terpenting kalian itu harus rajin berdoa dan berusaha" ucap bunda Maya sambil mengedipkan sebelah matanya
" Terimakasih ya boy,Aira ...kalian memang yang terbaik,jangan dengerin godaan bunda, asal kalian terus bersama dan saling menyayangi itu lebih utama, untuk apa kalian kasih kami cucu yang banyak tapi kaliannya setiapa hari ribut" tambah tuan Omar bijak
"Berarti kami ga harus kasih Ayah cucu ia kan? jadinya kami akan seperti pengantin baru terus" jawab Azlan meledek tuan Omar
" Enak aja kamu?" jawab keduanya kompak, membuat Azlan tertawa terbahak-bahak
" Kalau kalian sama-sama sudah sangat siap menjadi orang tua,itu adalah salah satu syarat untuk kalian dari kami, walaupun semuanya kita kembalikan pada yang maha tau segalanya" jawab bunda Maya sambil mencubit lengan Azlan
" AW.... sakit bunda....yang ....bunda pakai kekerasan nih" rengek Azlan pada Aira
" Atau jangan-jangan kalian sengaja pakai pencegah kehamilan atau pengamanan?" tanya bunda Maya sengaja memancing keduanya, dengan cepat keduanya menggeleng
" Kalau aku pengen nya Ara cepat hamil Bun,biar orang pada tau dia itu udah punya suami jadi ga banyak lagi yang godain, tapi gimana mau hamil kalau belum di sentuh aja udah mikir yang aneh-aneh" jawab Azlan sepontan
"Maksudnya.." tanya kedua orang tua Azlan, sementara Aira langsung menunduk
" Ara ga mau aku nyentuh dia... katanya aku cuma akan jadikan dia tempat pelampiasan sesaat, kalau udah bosan aku akan ninggalin dia" jawab Azlan berterus terang pada kedua orang tuanya
" Itu karena kamu play boy...maka jangan salahkan istri kamu yang susah percaya sama kamu" jawab bunda Maya sambil mengusap lembut kepala Aira
Kini mereka sedang menikmati malam dari roof top mansion tersebut, mereka membuat roof top seperti taman baca, dilengkapi dengan ruangan yang mirip rumah kaca dan menyediakan berbagai jenis buku, disekelilingnya terdapat taman bunga dan pohon buah-buahan mini dalam vas besar,sungguh sangat membuat nyaman,Aira belum pernah tau kalau ada roof top seindah itu di mansion milik mertuanya tersebut
" Bun walaupun aku play boy tapi aku bukan pria brengsek yang merusak anak gadis orang,aku bahkan ga pernah nyentuh mereka lebih dari bergandengan tangan" protes Azlan membuat ayahnya tersenyum mendengar ucapan putra sematawayang nya tersebut
" Kalian tau kenapa kami menjodohkan kalian?" tanya bunda Maya serius, keduanya langsung menggeleng
" Karena kalian itu adik dari anak dan menantu kami, almarhum kakak dan Abang kalian dulu menikah setelah lulus SMA dan tanpa pacaran, tapi sayang kami hanya bisa melihat kebahagiaan mereka tidak sampai satu bulan dan mereka bersama pergi meninggalkan kami untuk selamanya" cerita bunda Maya sambil menitikkan air matanya
" Jadi....." ucap Aira dan Azlan bersamaan dan langsung di potong oleh tuan Omar
" Ya...Aira Adik nya Arsyad dan Azlan adiknya mbak bila" jawab tuan Omar, membuat kedua insan muda tersebut saling pandang
" Kami tau kalian masih terlalu muda untuk ikatan pernikahan, sekarang masanya kalian itu happy-happy dan menikmati masa muda kalian,jalan-jalan, nongkrong bareng temen, pacaran,tapi kalian masih bisa melakukan semua itu asalkan kalian sama-sama setuju, kalian juga bisa pacaran dan jalan bareng seperti anak muda lainnya,ya tapi sama pacar halal kalian, bahkan lebih dari mereka" ucap bunda Maya menggoda Putra dan menantu nya
__ADS_1
"Bebas apaan... disekolah aja kita deketin menghindar, alasannya takut ketahuan sama yang lain kalau udah punya suami" jawab Azlan santai
" Kalian ga ada gitu rencana bulan madu? ya anggap aja liburan" tanya tuan Omar
" Nanti aja pa setelah ujian kelulusan,kan cuma tinggal beberapa bulan lagi, rencananya kami mau keliling Eropa,tapi kami akan singgah di Roma terlebih dahulu" jawab Azlan
menjelaskan, kedua orang tuanya mengangguk, kedua orang tuanya sudah mulai yakin bahwa putra mereka sudah mulai menerima pernikahan nya dan terlihat nyaman dengan Aira
Hanya saja Aira yang sepertinya masih terlihat ragu dengan Azlan, tapi kedua orang tua Azlan tidak merasa tersinggung, mereka bisa memaklumi mengingat bahwa putra mereka yang terkenal suka gonta-ganti pacar,wajar saja jika Aira masih merasa ragu untuk seratus persen percaya pada Azlan, walaupun ia sudah memiliki hak paten atas pria tampan tersebut sebagai istri sahnya
Mereka asyik ngobrol sampai Aira tertidur di samping Azlan,ia menyandarkan kepalanya di bahu kokoh Azlan, tuan Omar dan bunda Maya tersenyum simpul saat melihat Azlan yang terlihat sangat hati-hati saat membenahi cara tidur Aira agar nyaman, sementara Aira terlihat sangat damai tertidur di dekapan hangat suaminya tersebut
" Bawa istri kamu kekamar kalian,kasian dia pasti lelah sampai ketiduran gitu, lagian gadis seperti dia pasti tidak pernah begadang" ucap bunda Maya pengertian dan langsung di angguki oleh Azlan
" Sampai di kamar ingat jangan kamu ambil kesempatan ya,dan jangan lupa kamu ganti baju nya biar lebih nyaman tidur nya" ledek tuan Omar sambil tersenyum jahil membuat Azlan geram
" Mau ambil kesempatan juga istri sendiri pa,ga ada yang bisa ngelarang" jawab Azlan ketus sambil menggendong Aira ala bridal style
Tuan Omar dan bunda Maya langsung tertawa terbahak-bahak mendengar jawaban putra mereka yang terlihat sangat geram dengan ledekan kedua orang tuanya, mereka merasa sangat bahagia karena ternyata keputusan mereka untuk menikahkan dua insan muda tersebut tidak membuat keduanya menjadi tersiksa, justru mereka terlihat seperti mulai saling melengkapi dan ketergantungan
Tuan Omar dan bunda Maya sangat berharap bahwa keputusan mereka tidak salah, dan rumah tangga putra mereka akan baik-baik saja, tuan Omar sampai menempatkan bodyguard khusus tanpa sepengetahuan siapa pun untuk menjaga pasangan muda tersebut agar kejadian beberapa tahun yang lalu tidak akan terulang lagi, terlebih wajah Azlan yang sudah mulai di kenal di dunia bisnis
Para pesaing tuan Omar pasti akan mencari tau tentang kehidupan pribadi azlan sang putra tunggal, ditambah lagi sangat banyak kolega mereka yang meminta dan berharap tuan Omar mau menjodohkan Azlan dengan putri mereka, mengingat sudah beberapa kali tuan Omar mendapatkan tawaran tersebut dengan alasan untuk semakin memajukan bisnis mereka,tapi dengan tegas tuan Omar langsung menolaknya dan berterus terang bahwa Azlan sudah memiliki calon istri
Azlan menggendong Aira sampai di kamar mereka,ia merebahkan Aira di atas ranjang mereka dan langsung mengganti pakaian Aira, walaupun dengan jantung berdebar dan keringat memenuhi wajahnya,Azlan tetap berusaha untuk berkonsentrasi dan segera menyelesaikan ujian berat tersebut
Azlan mengusap peluh nya setelah selesai mengganti baju Aira,ia juga bernafas lega sudah bisa melewati cobaan berat tersebut,Azlan menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan berganti pakaian, setelah nya ia langsung menaiki ranjang dan membaringkan tubuhnya di samping Aira
Perlahan Azlan menarik Aira dalam pelukannya dan menutup tubuhnya dengan selimut, sampai akhir nya ia juga mengikuti Aira mengarungi mimpi
Keduanya tertidur lelap dengan posisi saling berpelukan, seakan-akan keduanya telah mengungkapkan isi hati mereka yang saling mencintai dan saling takut kehilangan,pada kenyataannya saat mereka sadar keduanya masih memiliki kebimbangan, Azlan mempertahankan ego nya, sedangkan Aira masih terlalu lugu sehingga ia belum bisa memahami perasaan nya pada azlan
Yang ia tau ia akan sangat merasa sakit jika azlan kasar dan tidak perduli pada nya,dan ia juga kecewa jika ada yang mengatakan bahwa azlan hanya menganggap nya sebagai mainan sesaat,itu semua sangat menyakitkan untuk nya
Sedangkan tuan Omar dan bunda Maya masih asyik menikmati keindahan cahaya bulan yang dikelilingi oleh bintang, keduanya mengenag masa mereka masih muda dan kedua buah hati mereka masih kecil, walaupun mereka sudah sangat ikhlas atas kepergian Salsabila putri sulung mereka, tapi rasa rindu itu tetap ada, tapi sekarang sedikit terobati dengan kehadiran Aira, gadis cantik dengan perawakan yang lemah lembut dan pemalu
Pasangan paruh baya yang masih terlihat sangat romantis tersebut sangat merasa terharu dengan kejutan yang baru saja putra dan menantu mereka berikan, walaupun terlihat sederhana hanya dengan sebuah kue tanpa kado,tapi itu semua sudah lebih dari cukup untuk mereka
__ADS_1
Harapan terbesar mereka adalah melihat putra mereka bahagia dengan rumah tangga nya serta memiliki keturunan yang baik,dan mereka sangat yakin itu akan putra mereka dapatkan dari gadis cantik dan Soleha yang kini telah menjadi istrinya,wanita pilihan mereka dan keluarga besar tentunya
Tanpa mereka duga bahwa putra mereka juga sudah merencanakan masa depan untuk rumah tangga nya dengan Aira,Azlan tidak akan pernah membiarkan wanita cantik tersebut pergi dari sisi nya, kecuali atas kehendak Tuhan,ia akan melakukan apapun untuk membuat Aira terikat dalam penjara cinta nya, membuat wanita cantik tersebut akan menghabiskan waktunya bersama seorang Azlan king Abbas serta putra dan putri mereka kelak