DIA UNTUK KU

DIA UNTUK KU
58


__ADS_3

Setelah selesai dengan pekerjaannya azlan langsung membereskan meja kerjanya,ia mengambil kunci mobil dan handphone nya yang ia letakkan di atas meja nya,tak lupa ia juga mengambil jas nya yang ia gantung di kursi kebesaran nya, azlan langsung keluar dari ruangan nya seraya menenteng tas Han jas nya


Dikantor sudah sedikit sepi, hanya tinggal beberapa orang yang harus lembur, Azlan,Dodi dan sekretarisnya kekuar dari lift bersamaan, setelah mengatakan segala sesuatu azlan langsung menuju mobilnya,ia akan pulang ke mansion terlebih dahulu


Perjalanan beberapa menit ia sampai di mansion dan di sambut oleh maid seraya memberi hormat, azlan langsung menuju kamar nya setelah memberikan perintah pada sang supir pribadi untuk menyiapkan mobil dan mengantarkan dirinya ke Bandara


Setelah membersihkan dirinya dan azlan memilih memakai baju layaknya anak muda seusianya, tanpa jas atau celana bahan,memilih memakai jeans,baju kaos dan hodi, azlan langsung menuruni tangga menuju pintu utama, setelah berpesan pada bik Asih dan mengatakan ia aka keluar kota ia langsung memasuki mobil yang disupiri oleh mang Didi


Tiba di Bandara azlan langsung menuju jalur khusus jet pribadi miliknya,ia ga akan membuang waktunya,ia sudah memperhitungkan besok pagi ia harus bisa bertemu dengan sang pujaan hatinya sebelum wanita cantik itu meninggalkan hotel menuju lokasi olimpiade


" Kita langsung berangkat tuan muda?" tanya sang pilot yang didampingi beberapa pramugari dan awak lainnya


" Hem" jawab Azlan setelah ia duduk di kursinya


Akhirnya salah satu jet pribadi milik keluarga Abbas take off meninggalkan Indonesia menuju negara xxxxcc,dan jika tidak terjadi masalah mereka akan landing sekitar hampir dua jam kedepan, azlan memejamkan matanya sejenak untuk mengistirahatkan diri yang lelah seharian berperang dengan segala urusan kantor


Jet yang membawa azlan akhirnya mendarat sempurna di bandara xxxxcc negara xx, azlan langsung turun keluar dari jalur khusus menuju lobby bandara, didepan sudah terlihat sebuah mobil mewah yang terparkir bersama supirnya yang akan mengantarkan Azlan kemanapun,ya itu adalah salah satu supir di perusahaan cabang mereka yang ada di negara tersebut


" Langsung ke hotel xxxcx" ucap Azlan setelah sang supir memulai menjalankan mobilnya


" Baik tuan" jawab sang supir mengangguk patuh,mobil melaju membelah jalanan menuju hotel yang Azlan tuju,sang supir sedikit heran karena ga biasanya Azlan menginap di hotel yang terbilang sederhana


Sekitar 45 menit mobil berhenti tepat didepan lobby hotel,waktu menunjukkan tengah malam,membuat perjalanan menuju hotel sangat lancar, azlan langsung memesan kamar terbaik di hotel tersebut,ia memakai masker untuk menghindari kejaran para pemburu berita


Setelah mendapatkan kunci kamar miliknya, azlan langsung menuju kamar tersebut,ia ingin langsung mengistirahatkan tubuhnya yang benar-benar sangat lelah beraktivitas seharian penuh


Pagi menjelang,di salah satu kamar hotel yang tidak terlalu mewah,tiga gadis cantik sedang sibuk mempersiapkan diri mereka untuk mengikuti pembukaan dan perdana olimpiade yang akan mereka ikuti dan harus berjuang demi nama baik sekolah dan negara asal mereka


Aira dan dua orang teman baru nya dari sekolah dan daerah lain, yang menginap di satu kamar, mereka benar-benar ingin tampil sebaik mungkin, ketiganya mengikuti olimpiade yang berbeda,ada yang olahraga,sains dan seni


Aira sudah siap dengan seragam sekolah asalnya,begitu pula dengan kedua teman barunya tersebut, mereka akan turun ke restoran hotel untuk melakukan sarapan,sesuai dengan perintah para guru atau pendamping mereka yang sudah mendapatkan arahan dari panitia setempat


Begitu pula dengan teman-teman mereka yang lainnya yang juga berasal dari negara yang sama atau berbeda dari negara tetangga,Aira dan kedua temannya memasuki lift dan menuju lantai dasar, Samapi di sana mereka langsung menuju resto yang memang sedah terlihat beberapa siswa lain dan juga pendamping mereka masing-masing


" Nona Almaira...disini...," ucap salah satu guru yang mendampingi Aira dan beberapa orang teman nya dari sekolah yang sama, para guru sudah tau siapa Aira, sehingga membuat mereka sedikit canggung dengan nona muda dari pemilik sekolah tempat mereka mengais rezeki


" Ga apa buk..saya disini saja bareng mereka,ibuk sama bapak lanjut aja,ga enak sama temen yang lain nantinya" jawab Aira sopan,itu yang membuat para guru di sekolah milik keluarga Abbas tersebut semakin mengagumi sosok nona muda keluarga tersebut,Selian pintar ia juga sangat lembut dan sopan


" Tapi.. nona.. tuan muda..." ucapan sang guru langsung terputus karena Aira memberikan kode agar jangan sampai orang-orang tau siapa dirinya


" Ga apa buk..pak...biar saya yang atasi,lagi pual orang nya juga ga ada disini kan,jadi santai aja" potong Aira sambil tersenyum cantik


Sedangkan beberapa guru muda dan murid dari daerah atau sekolah lain sejak kedatangan Aira hampir semua nya tak berkedip melihat siswi cantik tersebut, dengan seragam mengenakan seragam dan almamater sekolah ternama dan bergengsi, jangan lupakan mulai tas,jam dan sepatu dan handphone yang ia pakai mereka tau itu semua barang branded dengan harga wow

__ADS_1


Setelah mengambil menu sarapan yang ia pilih,hanya sandwich dan segelas susu coklat panas,Aira langsung duduk bergabung bersama para pelajar lainnya,ia ga ga perduli dengan tatapan mereka,ia duduk di meja yang masih memiliki bangku kosong


" Wow anak Sultan... barang nya branded semua"


" Udah cantik anak Sultan lagi,siapa yang sanggup nolak yang komplit gitu"


" Cantik banget ya... walaupun berhijab tetep aja terlihat wow"


Begitulah bisik-bisik para murid lain,baik itu yang perempuan maupun yang laki-laki,belum selesai dengan bisik-bisik untuk gadis cantik yang mereka lihat,kini mereka harus kembali di hebohkan oleh kedatangan seorang pemuda tampan yang membuat jantung mereka rasanya akan berhenti berdetak


" Wow....anjir . sumpah cakep banget tu cowok"


" Gue ga lagi mimpi kan liat cowok setampan itu"


" Wah sang tuan muda ternyata tetap aja ngikutin nona muda nya,ga akan ada kesempatan untuk kita"


Begitulah kehebohan para peserta sarapan di restoran tersebut,bagi murid satu sekolah Aira, mereka bukan terkejut karena ketampanan pemuda tersebut, karena mereka terbilang sudah cukup tau siapa dia dan seberapa besar kekuasaan keluarga nya, mereka merasa kagum karena begitu takut kekasih nya di ambil orang Sampai meluangkan waktunya untuk ikut ke negara tersebut


Sedangkan bagi murid dari sekolah dan daerah lainnya ini merupakan pemandangan pagi yang nyaris sempurna, terlebih bagi yang belum pernah tau atau melihat pemuda tersebut, rasanya mereka ingin mengusap mata mereka berkali-kali untuk meyakinkan penglihatan mereka yang masih belum percaya ada pria setampan dan seperfect itu, mereka juga bisa melihat dari penampilan nya bahwa orang tersebut bukan dari kalangan biasa


Berbeda lagi dengan Aira,ia sama sekali terlihat asyik dengan menu sarapan dan handphone nya,ia sedang sibuk menghubungi sang suami berniat mengucapkan selamat pagi


" 📱- Assalamualaikum kak..udah bangun? Kakak hari ini ada jam kuliah pagi kan?" tanya Aira


📱- Waalaikum salam sayang.... udah dong ni lagi mau sarapan,aku ga ke kampus hari ini, lagi kangen banget sama istri" jawab Azlan santai, membuat Aira sedikit tersenyum


📱 - kita sarapan bareng ya... Waalaikum salam" jawab Azlan tersenyum devil


Semua yang ada di tempat tersebut bak terhipnotis saat melihat senyum sang pria tampan yang baru datang tersebut,tapi mereka juga merasa patah hati saat mendengar dan melihat pria tampan tersebut menerima telepon yang sepertinya dari seseorang yang sangat spesial,tapi mereka juga sedikit bingung saat melihat mata pria tampan tersebut yang terus tertuju pada Aira, terlebih saat melihat langkah azlan menuju meja Aira setelah ia memesan menu sarapan untuknya


" Pagi sayang...bisik Azlan lembut di telinga Aira saat ia sudah berada dan duduk tepat di samping Aira,membuat Aira sangat terkejut


Aira langsung menghentikan makannya dan melihat kesamping, tubuhnya rasanya membeku, lidah nya kelu


" kakak kenapa ada disini?" tanya Aira dengan suara tercekat dan ekspresi terkejut nya


" nyusul kamu.. kangen yang.." jawab Azlan santai sambil mulai menyuapi makanan ke mulut nya


" Trus kenapa ga bilang..? kapan kakak nyampe sini nya?" tanya Aira geram


" Semalam udah tengah malam gitulah, Surprize dong...aku tau si sahabat tapi suka kamu itu kuliah di negara ini dan aku ga mau dia akan ambil kesempatan untuk deketin kamu" jawab Azlan jujur


" Ya Tuhan kakak.. suuzon banget sih sama orang.. pengalaman pribadi ya?" tanya Aira menyelidik

__ADS_1


" Ga banget ya yang aku segitunya sama cewek.. kecuali istri aku sendiri.." goda Azlan


" Gombal dan lebay" jawab Aira jengah


Mereka asyik ngobrol sendiri sampai ga menyadari bahwa mereka sejak tadi sudah menjadi pusat perhatian hampir semua orang yang ada di resto tersebut,berbeda dengan teman satu sekolah mereka yang sudah tau mereka menjalin hubungan, terlebih para guru yang sudah tau mereka sudah halal


Sedangkan dua teman yang sekamar dengan Aira hanya melirik melihat Aira dan Azlan, mereka sangat penasaran dan terkejut melihat Aira yang di hampiri oleh pria yang nyaris sempurna tersebut, sedangkan sejak semalam mereka tidak mendengar Aira menelfon seorang kekasih, yang mereka dengar Aira ngobrol dengan bundanya dan dengan seseorang yang lebih seperti asisten nya


📱- Yang... nanti malam tidur di kamar aku...ok..ga terima penolakan,aku kangen banget " bisik Azlan, membuat Aira menatap nya horor, sedangkan yang di tatap hanya tersenyum dan memasang wajah sedih nya


" Kakak..apa kata yang lain nanti kalau Aira ga tidur di kamar Aira..?" tanya Aira geram


" Itu biar aku yang atur.. jangan membantah atau mau aku cium dan peluk kamu di depan mereka semua " jawab Azlan mengancam


" Terserah.." jawab Aira geram


" Gitu dong jadi anak baik...makin cinta and sayang deh sama istri aku" jawab Azlan sambil mengusap kepalanya lembut


Aira memutar bola matanya jengah, ingin rasanya ia memasukkan suaminya tersebut kedalam kolam ikan yang terdapat di samping resto tersebut,tapi sayang wajah nya terlalu tampan jika di jadikan umpan ikan tersebut


Para pendamping dari sekolah Aira, sangat geram dan mereka harus memutar otak mereka mencari cara untuk menutupi dari publik, fakta tentang hubungan sang tuan muda dengan nona muda tersebut, karena mereka sudah tau dan yakin kalau sang tuan muda pasti akan meminta sesuatu hal, yang sudah pasti pemindahan kamar


Selesai sarapan seluruh siswa akan menuju lokasi tempat di adakan nya olimpiade tersebut, azlan tidak melarang Aira pergi dengan bus bersama rombongan, dengan syarat Aira harus pindah kamar


Diperjalanan Aira masih bersama dengan dua teman sekamar nya, karena mereka memang memiliki no urut yang hampir berdekatan,Aira sedikit enggan dengan tatapan para siswa-siswi lain nya, bukan karena parasnya saja,tapi karena juga di tambah dengan kehadiran suami tampan nya tersebut


" Aira...maaf ya tadi itu pacar kamu ya? sweet banget ya, sampai mau nyusul kesini" tanya temen sekamarnya,Aira hanya mengangguk kaku dengan sedikit senyuman


" Tapi kok guru kamu ga komentar ya,malah keliatan kayak takut gitu sama pacar kamu" komentar yang satunya


" Namanya Azlan king Abbas, anak pemilik yayasan sekolah xxxxcc,kami ga pacaran " jawab Aira singkat


" Wow... anak Sultan dong Ra... masak ia kalian ga pacaran..trus apa dong hubungan kalian...? tapi tu cowok sumpah cakep banget " jawab lagi keduanya


" Kami....kami sudah tunangan... sebenarnya kami itu di jodohkan sudah dari kecil oleh kedua orang tua kami,tapi please jangan bilang ke yang lain ya" pinta Aira


Kedua temannya tersebut melongo dengan mata melotot sempurna, lidah mereka terasa kelu sehingga ga mampu untuk berkomentar, siapa yang ga mau dijodohin dengan pria setampan itu, begitu pula yang pria ga akan mungkin nolak di jodohin dengan wanita secantik dia, rasanya batin mereka meronta


" Wow..wow...wow... beneran sumpah kalian itu pasangan paling serasi yang pernah gue lihat, sama-sama perfect,aku juga rela dijodohin kalau sama yang kayak gitu, udah lah cakep,tajir, dan aku yakin pasti Bucin banget sama kamu " ucap salah satu heboh


Aira tersenyum sambil menggeleng melihat kehebohan mereka, mereka ga tau seperti apa perjuangan cinta Aira dan Azlan bisa saling merasakan hal yang sama dan berani mengungkapkan


" Tapi orangnya otoriter, semua ucapan nya ga bisa kita tolak, kadang bikin sebel " jawab Aira

__ADS_1


Tanpa terasa perjalanan mereka sudah sampai di tempat tujuan, jarak nya memang tidak terlalu jauh bahkan para murid sudah sedikit bisa memahami rute menuju tempat tersebut


Aira dan yang lainnya langsung memasuki gedung megah tersebut, terdengar hiruk pikuk para peserta lainnya yang datang dari berbagai negara di Asia, mereka mengikuti para pembimbing untuk duduk di kloter masing-masing, dan mereka akan mengikuti acara pembukaan, yang juga di hadiri oleh pemimpin negara tersebut,para sponsor dan pejabat terkait


__ADS_2