DIA UNTUK KU

DIA UNTUK KU
59


__ADS_3

Aira dan rombongan kembali ke hotel saat waktu sudah menunjukkan hampir Maghrib di negara tersebut, mereka memang di intruksikan untuk membawa pakaian ganti karena akan seharian berada di tempat acara berlangsung


Azlan terlihat sudah duduk di lobby hotel tersebut asyik dengan iPad nya yang dapat dipastikan sedang berurusan dengan kantor atau kampus,Aira dan beberapa teman barunya yang baru memasuki lobby langsung memusatkan pandangan mereka pada sosok tampan yang terlihat tidak perduli dengan keadaan setempat


Aira langsung menuju sang suami saat melihat tidak menyadari kehadiran nya dan yang lain,saat sudah di hadapan azlan ia langsung mengulurkan tangannya membuat azlan mendongak melihat siapa yang tengah berada di hadapannya


Azlan langsung tersenyum dan memberikan tangan nya untuk Aira dalam dan cium, azlan langsung mengecup singkat kepala Aira saat ia menunduk mencium punggung tangan sang suami, semua kejadian itu tak luput dari pandangan orang-orang yang berada di lobby tersebut


" Kakak udah makan malam?" tanya Aira


" Belum..aku nunggu kamu, kalau kamu ga capek aku mau ngajakin kamu makan di luar,tapi kalau kamu capek di resto sini atau kita pesan antar ke kamar juga ga apa" jawab Azlan seraya menggeleng dan tersenyum lembut


" Gimana enaknya kakak aja,Aira ngikut,ga terlalu capek kok,Aira cuma ikutan satu bidang studi aja, cuma ga enak aja kalau mau izin pulang duluan,trus tadi kak Akbar juga datang " jawab Aira sedikit takut


" npain?" tanya Azlan posesif


" Cuma nyapa dan nanya kabar aja,cuma sebentar kok" jawab Aira


" Modus dia doang" jawab Azlan sedikit bergumam


" Ya udah Aira ke kamar dulu mau mandi dan ganti baju, jadikan makan diluar nya?" tanya aira


" Semua barang kamu udah di kamar aku, tadi pengawas kamu yang antar,yuk aku temenin" jawab Azlan santai


" Kakak...ya ampun.. gimana Aira buat alasan kalau besok mereka tanya" gerutu Aira


" Ayok jangan ngomel,mau langsung pulang atau ikut olimpiade? kalau masih mau ikut jangan banyak protes,tapi kalau mau langsung pulang itu lebih baik" jawab Azlan jujur


Aira Langsung melangkah dengan wajah cemberut, azlan hanya tersenyum sambil menggeleng melihat tingkah Aira yang terkadang memang sangat kekanak-kanakan, keduanya memasuki lift dan azlan langsung menekan tombol lantai tujuannya


" Kamu tau yang...? aku ga suka liat kamu lelah,masak udah beberapa bulan usaha kita belum memperlihatkan hasilnya" ucap Azlan seraya menarik pinggang ramping Aira dan mendekapnya posesif


" Maksudnya?" tanya Aira ga paham


" Aku udah ga sabar nunggu kehadiran nya disini" jawab Azlan seraya mengusap perut rata Aira


" Kakak serius udah siap jadi seorang ayah sekarang?" tanya Aira memastikan


" Banget... lebih dari yang kamu bayangkan" jawab Azlan mengangguk pasti


Aira Langsung terdiam mendengar jawaban azlan,ia sendiri masih bingung dan ragu apakah dirinya siap menjadi seorang ibu di usia nya sekarang? itulah yang muncul dibenak nya saat ini,tapi suaminya sangat menginginkan semua itu


Sampai di lantai yang dituju azlan langsung menggenggam lembut tangan Aira dan membawanya menuju kamar nya, setelah menggesek kartu nya,dan pintu terbuka, keduanya langsung masuk


Azlan memilih duduk di sofa,ia kembali fokus pada iPad nya, karena memang ia sudah mandi, sedangkan aira langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya


" Aira keluar dengan wajah dan tubuh lebih segar,ia langsung memilih baju untuk nya, setelah memakai bajunya dan hijab nya,ia langsung memakai bedak tipis dan sudah siap akan memakai lip gloss miliknya


" Stop....sayang...aku ga rela banyak orang yang liat kamu " ucap Azlan tegas, membuat Aira langsung menurunkan tangannya dan menyimpan kembali benda tersebut, membuat azlan tersenyum puas

__ADS_1


"Ayok" ajak Aira singkat seraya meraih tas kecil miliknya


Azlan langsung menggandeng tangan Aira, keduanya meninggalkan kamar tersebut dan akan keluar mencari makan malam di luar


" kamu mau makan apa?" tanya Azlan saat mereka sudah di mobil


" Apa aja boleh " jawab Aira


"Ok kita cari resto yang banyak olahan seafood ya, atau mau yang banyak olahan daging?" tanya Azlan


" Seafood aja,kakak juga lebih suka seafood kan?" jawab Aira santai, azlan sangat terkejut


mendengar jawaban Aira yang tau salah satu makan faforit nya,azlan sangat senang,itu berarti Aira perduli padanya


Sekitar 30 menit, keduanya sampai di sebuah restoran Jepang yang berlabel halal pastinya, sang supir langsung memarkirkan mobil mereka diparkiran yang sudah di sediakan, azlan dan Aira Langsung turun dan memasuki resto tersebut, setelah mengatakan pada sang supir untuk ikut makan dan menyerahkan bill nya pada mereka


Azlan dan Aira memilih meja yang lesehan tanpa kursi,viu yang disuguhkan di resto tersebut sungguh sangat indah,sejuk dan menenangkan, seakan mereka sedang berada di taman bunga dan di tengah-tengah hutan bambu,Aira sangat Menyukai tempat tersebut


" Kak... tempat nya indah dan nyaman banget ya..." ucap Aira setelah pelayan yang mencatat pesanan mereka pergi


" Hem...tapi bagi aku ada yang lebih indah dan nyaman" jawab Azlan terdengar serius


" Oya...dimana kak...? kalau dinegara ini juga . besok ajakin Aira kesana ya" jawab Aira semangat


" Didalam pelukan kamu..aku merasakan semua itu, keindahan tubuh kamu cukup buat aku ga bisa terkendali" jawab Azlan jujur, membuat pipi aira Langsung merona karena malu


" Kakak... apaan sih..mesum banget deh,Aira ngomongin tempat juga, yang dijawab lain" jawab Aira


" Mesum... udah seperti predator aja" jawab Aira geram


" hahaha... habisnya kamu nikmat banget dan menggoda aku, nyesel banget ga dari pertama kita ketemu aku ajakin kamu nikah" jawab Azlan santai


Aira melongo dan melotot mendengar perkataan suaminya, sementara yang di tatap malah tersenyum genit padanya,Aira menggelengkan kepalanya melihat tingkah Azlan yang terkadang mampu membuat nya geram, entah kemana sikap dingin nya yang dulu selalu ia tunjukkan setiap kali mereka bertemu


Obrolan konyol mereka terhenti saat seorang pramusaji datang mengantarkan menu pesanan mereka, setelah pramusaji tersebut pergi, keduanya langsung memulai melahap makanan pesanan mereka, keduanya makan dengan hikmat dan sesekali mereka sedikit mengobrol


Selesai makan azlan langsung mengajak Aira kembali ke hotel, keduanya memasuki lobby hotel setelah keluar dari mobil mereka, azlan menggandeng tangan Aira membawanya menuju kamar mereka,Aira tidak mungkin menolak lagi untuk satu kamar dengan suami posesif nya tersebut


" Kamu bebersih dulu ya..aku mau telfon Dodi sebentar" ucap Azlan seraya mengusap lembut kepala Aira dan di jawab dengan anggukan kepala oleh Aira


" Tapi ngomong nya jangan sampai larut ya...Aira udah ngantuk banget" ucap Aira manja


" Siap tuan putri" jawab Azlan seraya memberikan tanda hormat pada gadis cantik yang berstatus istrinya tersebut


Aira tidak menjawab , kakinya langsung melangkah memasuki kamar mandi, setelah selesai dengan bebersih nya Aira keluar dengan menggunakan jubah mandi,ia lakukan menuju lemari yang disediakan oleh pihak hotel di kamar tersebut,Aira memilih baju untuk nya tidur


Dahi Aira mengernyit saat melihat koleksi baju ridur di kamar tersebut semua bajunya teiihat sangat seksi di mata Aira bahkan kekurangan bahan menurut Aira,tapi ia juga tidak punya pilihan Lain, akhirnya Aira mengambil sati baju tidur satin dan memakannya, tubuh Aira yang sangat proporsional membuatnya terlihat sangat seksi


Azlan masih terlihat sedang berbicara serius dengan seseorang menggunakan handphone miliknya,Aira datang menghampiri nya di balkon

__ADS_1


" Kakak..... udah ngomong nya?, jangan sampai terlalu larut, kalau memang bisa... besok aja di lanjutkan" pinta Aira mengingatkan sang suami, azlan tidak menjawabnya dengan suara melainkan dengan menaikkan telapak tangan nya memberikan tanda bahwa ia minta waktu lima menit lagi, tanpa melihat lawan bicaranya,Aira tersenyum melihat Azlan yang sangat serius


" Yasudah...Aira tidur duluan ya.... Cup..." satu kecupan Aira berikan di dahi azlan dengan sedikit berjinjit, azlan yang merasa sedikit terkejut langsung melihat Aira intens


Deg....


Azlan melongo dengan jantung berdebar kencang, bagaimana tidak Aira mengecup nya lebih dulu dan Aira benar-benar terlihat sangat seksi di mata azlau


Shiiit...umpatnya dalam hati, wanita cantik didepannya kini benar-benar membangkitkan gairah kelelakiannya, azlan langsung menghentikan pembicaraan nya di handphone dan mematikan nya


" Kamu.... benar-benar menggoda ku yang....? jangan salahkan aku kalau malam ini aku minta lebih" ucap Azlan dengan suara berat nya di hadapan wajah Aira, sebelah tangan nya menarik pinggang ramping Aira,menepis jarak antara mereka, sebelah lagi memasukkan handphone nya dalam saku celananya


Aira terdiam menatap wajah azlan yang sedang menatap nya penuh damba,ia tidak berniat menggoda suami nya tersebut,ia hanya ingin mengucapkan selamat malam


"disini terlalu dingin,kita kedalam ya,.....I miss you honey" bisik Azlan sambil langsung mengangkat tubuh Aira ala bridal style


" Kakak... turunin..Aira bisa jalan sendiri kak..." pinta Aira


Azlan tidak menjawab, setelah menutup pintu balkon hotel tersebut dengan kakinya,ia langsung membawa Aira menuju ranjang king size yang tersedia di kamar hotel tersebut


Azlan membaringkan secara perlahan tubuh indah sang istri yang kini membuat nya candu dan selalu berfikiran liar jika sedang bersama Aira, terkadang Azlan juga heran pada dirinya, entah mengapa setiap kali melihat wajah dan tubuh Aira..ia selalu ga sanggup menahan hasratnya, seakan ada maghnet yang menarik nya untuk menyentuh wanita cantik tersebut


Padahal sejak dulu ia selalu dikelilingi oleh para wanita seksi dan juga cantik,tapi belum ada satupun dari mereka yang membuat dirinya seakan porak poranda saat beberapa hari saja tidak melihatnya, sejak awal mereka bertemu setelah beberapa tahun didepan gerbang pemakaman... sejak saat itu juga hati azlan seakan langsung terkunci oleh sosok Almaira, wanita berhijab dengan pakaian tertutup


" Sayang... boleh ya... please..aku ga sanggup..." mohon nya sambil langsung mendaratkan bibirnya di atas bibir seksi Aira dan melxccc nya dengan sangat lembut,Aira tidak bisa lagi menolak jika sudah seperti itu,ia pasrah dibawah kukungan tubuh kekar azlan


Aira mengalungkan lengannya dileher Azlan, matanya terpejam saat azlan memulai aksinya yang awalnya mengecup bibirnya kini mulai turun ke leher jenjang putih mulus Aira, meninggalkan begitu banyak tanda kepemilikan nya disana, turun lebih kebawah nenuju tempat favorit nya


Tangan nya langsung menarik setiap helai benang yang menutupi tubuh indah sang istri, bibirnya tersenyum saat kini matanya menatap keindahan salah satu aset berharga wanita cantik yang kini halal untuk ia sentuh, dengan sangat lembut azlan mulai mexxcc dan meremas nya,membuat Aira mengeluarkan suara dexcxx nya, membuat Azlan semakin bersemangat


Azlan melepaskan semua yang menempel ditubuhnya,kini keduanya dalam keadaan polos, azlan menarik selimut menutupi tubuh mereka,ia benar-benar mabuk setiap kali melihat tubuh indah istrinya, membuat ia menjelma bak pria dewasa


" Kakak...." ucap Aira lirih dengan suara bergetar, tangan nya meremas kuat rambut dan punggung Azlan, tubuh nya terkulai lemas, azlan tersenyum saat melihat istri cantik nya mencapai *******,membuat ia semakin ingin lebih


" Ia sayang....peluk aku...I love you" bisik Azlan lembut ditelinga Aira,membuat wanita cantik tersebut lebih mengeratkan pelukannya dan meremas punggung Azlan, lagi-lagi Azlan mendengar suara dxxxxx dari bibir indah wanita nya


" Sayang.....I love you.." ucap Azlan saat ia merasakan pelepasan nya, erangan panjang keluar dari bibirnya sambil ia memeluk erat tubuh Aira di bawahnya yang juga merasakan hal yang sama, keduanya saling mempererat pelukan mereka


" Thanks my wife... CUP" ucap Azlan lembut seraya mengecup seluruh wajah Aira, sedangkan Aira hanya menjawab dengan anggukan, tubuh Nya terasa sangat lemas, azlan tersenyum melihat Aira memejamkan matanya,ia mengusap keringat di wajah Aira


" Cepat hadir disini sayang... Daddy sangat mengharapkan kehadiran mu secepat nya,agar mommy mu ga akan meninggalkan Daddy" ucap Azlan lembut seraya mengusap perut rata Aira, membuat Aira Langsung membuka matanya


" Ga sabar banget sih mau jadi Daddy...? tanya Aira membuat azlan langsung mendongak menatap Aira


" Ia dong...supaya mereka tau kalau aku sangat mencintai kumu dan aku itu top Care, satu lagi..agar para pria fans kamu itu, tau dan percaya bahwa kamu itu milik azlan King Abbas, nyonya Almaira Az-Zahra king Abbas" jawab Azlan tersenyum puas


Aira menggeleng mendengar jawaban posesif azlan,ia ga menyadari kalau dirinya juga digilai oleh begitu banyak wanita diluaran sana, yang juga sering membantu Aira khawatir dan gelisah jika saat azlan diluar rumah atau sedang jauh dari nya dan tidak memberikan dirinya kabar


Mungkin Aira bisa mempercayai suaminya,tapi ia tidak bisa percaya dengan para predator yang mengincar suaminya tersebut, seorang pria muda, bergelimang harta dan berwajah sempurna... wanita mana yang tidak tergila-gila padanya, kecuali diri Aira sendiri yang dulu memang tidak memiliki rasa pada pria tampan yang begitu digilai para wanita seusianya

__ADS_1


Beda dengan sekarang.... entah itu cinta atau apa..? yang pasti Aira seakan egois,ia ga rela berbagi azlan dengan wanita lain,ia takut kehilangan suaminya, tanpa Aira tau azlan juga merasakan hal yang sama bahkan mungkin lebih, pria tampan itu seakan ga sanggup bila jauh dari Aira, segala pikiran buruk menghampiri nya, membayangkan istri di pandang dan digoda oleh pria lain


__ADS_2