
Hari terus berlalu tanpa terasa berganti bulan dan usia kandungan Aira juga sudah mendekati masa persalinan, membuat keluarga konglomerat itu sudah sangat tidak sabar menunggu kehadiran anggota baru dalam keluarga mereka, yang akan membuat mansion mewah keluarga tersebut terasa lebih hidup lagi
Azlan sang calon Daddy muda itu juga sangat bahagia membayangkan akan kehadiran buah hatinya yang diperkirakan berjenis kelamin laki-laki, walaupun dalam hati kecilnya terkadang masih ada rasa khawatir saat melihat proses persalinan dari hasil browsing yang ia lakukan
Sampai - sampai Azlan pernah menawarkan untuk melakukan persalinan dengan cara operasi, tapi Aira langsung menolaknya dan ia mengatakan ingin melahirkan secara normal jika ia mampu dan ia yakin ia akan mampu melewatinya
Dan malam ini tepat pukul tiga dini hari, keluarga Abbas dikejutkan dengan kehebohan Azlan yang membangunkan sang bunda dan mengatakan bahwa sepertinya Aira akan segera melahirkan
Dengan rasa panik semua keluarga dan para Art terbangun dan langsung menyiapkan diri dan kendaraan untuk menuju rumah sakit keluarga mereka, melihat Aira yang sedang menahan sakit dan Air matanya membuat Azlan seakan menjadi bodoh dan tidak mampu berfikir, membuat kedua orang tuanya menggeleng melihat tingkah laku putra mereka
" Sayang.... sakit banget ya..? tahan ya sebentar lagi kita sampai ke rumah sakit" ucap Azlan lembut seraya mengusap lembut kepala dan punggung Aira, sedangkan Aira hanya mengangguk dan berusaha tersenyum agar tidak semakin membuat sang suami khawatir
" Sabar ya sayang...udah dekat kok" tambah sang mertua pada Aira dan lagi Aira hanya mengangguk
" Anak Daddy baik- baik ya, sebentar lagi kita ketemu... jangan bikin mommy sakit ya" ucap Azlan seraya mengecup perut buncit sang istri, membuat kedua orang tuanya tersenyum melihat kekhawatiran putra tunggal mereka
Dengan lembut tangan Aira mengusap kepala azlan yang berada di perutnya,ia terharu dengan sikap azlan yang terlihat sangat menghawatirkan dirinya, Azlan mendongakkan kepalanya saat merasakan tangan lembut sang istri yang mengusap lembut rambutnya dan ia langsung tersenyum
Sekitar hampir 30 menit perjalanan, akhirnya mereka sampai di rumah sakit milik keluarga mereka,di susul beberapa mobil di belakang nya, yang membawa Oma dan Opa nya dan mobil para bodyguard
Mobil langsung menuju lobby IGD dan terlihat sudah menunggu beberapa dokter dengan segala persiapan, karena sejak dari mansion Asisten pribadi Azlan sudah mengabari tentang kehadiran keluarga dari pemilik rumah sakit tersebut dan mengatakan bahwa nona muda keluarga Abbas akan segera melahirkan
Azlan langsung merangkul Aira dan menuntun nya memasuki ruangan yang memang sudah di persiapkan untuk proses persalinan sang istri, Aira memang menolak menggunakan bankar atau kursi roda,bahkan saat Azlan ingin menggendongnya Aira juga menolak dan mengatakan bahwa ia harus banyak berjalan agar proses persalinan nya lebih lancar dan cepat
Sesampainya di ruangan khusus tersebut, beberapa dokter langsung memeriksa keadaan Aira termasuk dokter OBGYN yang menangani Aira, dan lagi- lagi azlan menunjukkan sikap positif nya dengan tidak mengizinkan satu pun dokter atau perawat laki- laki yang menangani istrinya, dengan tegas ia mengatakan bahwa ia ingin dokter yang menangani istrinya harus dokter wanita
Kelakuan Azlan langsung membuat kedua orang tuanya kembali harus menepok kening mereka dan seketika membuat heboh di rumah sakit elite tersebut, mereka baru tau bahwa pria tampan dan masih sangat muda tersebut ternyata putra dari pemilik rumah sakit tersebut dan lebih terkejut lagi tentang kebenaran bahwa pemuda tampan tersebut sudah beristri dan akan segera menjadi seorang ayah
Setelah melakukan pemeriksaan akhirnya dokter mengatakan bahwa Aira masih pembukaan 4 dan mereka masih harus menunggu kemungkinan sekitar 2 atau 4 jam lagi ,dan itu membuat azlan semakin terlihat khawatir dan gelisah karena melihat Aira yang semakin terlihat kesakitan dengan sedikit keringat di wajah cantiknya
" Sayang....sabar ya...kamu pasti kuat demi aku dan calon anak kita...I love you" ucap Azlan lembut seraya terus mengusap lembut dan mengecup kepala Aira berulang kali dan itu membuat Aira sedikit lebih tenang dan semakin bersemangat
Setelah hampir tiga Jam... akhirnya dokter mengatakan bahwa pembukaan sudah lengkap dan Aira akan segera melahirkan, Azlan terus setia berada di samping sang istri dan terus menerus memberikan nya support, walaupun sebenarnya dirinya sendiri sedang sangat khawatir
__ADS_1
Azlan terus mengecup kepala dan kening Aira yang dipenuhi oleh keringat,ia sangat terharu melihat Aira yang berjuang melahirkan buah hati mereka
" Sayang...kamu pasti bisa...maaf aku udah buat kamu merasakan sakit ini" ucap Azlan lembut seraya mencium kepala Aira
Oekkk....oekkk.....oekkk...
Tak berselang lama terdengar suara bayi, membuat Azlan tertegun sejenak dan akhirnya tersenyum saat melihat perawat menggendong seorang bayi laki-laki dan meletakkan nya di atas dada Aira
" Selamat ya tuan..nona.. bayi nya laki- laki sangat sehat dan tampan" ucap dokter pada Aira dan Azlan
" Terimakasih sayang...I love you " ucap Azlan lembut seraya mengecup singkat kening Aira dan Azlan sampai meneteskan air matanya, membuat Aira langsung mengangguk sambil tersenyum tipis dan mengusap lembut wajah azlan
Azlan langsung mengazankan putra nya setelah di bersihkan oleh perawat dan hari itu adalah hari yang sangat membahagiakan bagi keluarga Abbas, karena kehadiran cucu pertama mereka dan mereka berharap semua akan baik-baik saja
Tanpa terasa hari berlalu begitu cepat,kini Aira dan sang putra sudah di izinkan untuk pulang ke mansion mewah keluarga Abbas,Aira terlihat sangat bahagia karena ia memang sudah merasa sangat bosan berada di rumah sakit
Selesai dengan beberes beberapa barang Aira dan juga sang bayi, akhirnya mereka keluar dari ruangan tersebut dan terlihat sebuah mobil mewah milik keluarga Abbas sudah terparkir rapi lengkap dengan sang supir
Aira dan sang mertua duduk di kursi penumpang, sedangkan Azlan duduk di kursi samping kemudi, sedangkan sang putra di gendong oleh sang Oma dan tidak memberi kesempatan kepada azlan untuk menimang buah hatinya
" Kak... Aira bisa jalan sendiri..turunin ih.." protes Aira karena ia merasa sangat malu dengan perlakuan azlan di depan semua keluarga dan para Art serta beberapa bodyguard mereka
" Nanti kamu capek sayang...aku ga mau kalau kamu sampai kecapean dan berujung dengan kamu sakit" jawab Azlan santai sambil tersenyum dan terus menggendong Aira menaiki tangga menuju kamar mereka
" Malu kak..." protes Aira dengan suara lirih sambil menyembunyikan wajahnya di dada bidang Azlan, membuat Azlan tersenyum dan malah mengecup lembut kepala Aira, dan langsung membuat Aira mendongak dan menatap nya dengan mata melotot sempurna
" kenapa Hem...?" tanya Azlan lembut seraya tersenyum simpul, membuat Aira ingin sekali memberikan beberapa bogem mentah di wajah tampan sang suami
" Mesum..." komentar Aira pelan dan singkat, membuat Azlan langsung tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan sang istri cantik nya,hal itu justru membuat semua keluarga menggeleng melihat tingkah putra tunggal mereka yang akan berubah 180 derajat saat sedang bersama istrinya, entah kemana semua sikap dingin,cuek dan arogan nya, yang ada hanya sikap lembut,jahil, posesif dan Bucin akut
" Bun...liat nih.. menantu kesayangan bunda ngambek... katanya aku di suruh cari istri baru" ucap Azlan sengaja menggoda sang istri dan bunda nya
" Coba aja kalau kamu sampai berani macem-macem dan duain istri kamu, bunda akan coret kamu dari daftar penerima warisan keluarga Abbas dan semuanya akan bunda alihkan untuk cucu dan anak perempuan bunda " jawab sang bunda dengan wajah yang dibuat segarang mungkin
__ADS_1
" Wow... ternyata.. anak Daddy dan mommy nya.. selalu yang paling unggul ya... berarti kamu harus cepat punya adik sayang...biar Daddy ada yang mendukung " jawab Azlan santai dengan memasang wajah sesedih mungkin
" Yang ini aja baru beberapa hari udah ngebahas tentang adiknya...kamu kira anak perempuan bunda ini kucing apa...?" protes sang bunda membuat Azlan langsung tertawa geli melihat wajah sang bunda
" Tapi kalau tahun depan.. boleh juga tuh...dan Oma sangat mendukung " jawab sang Oma semangat dan hal itu justru membuat wajah Aira langsung terlihat merah karena malu,hal tersebut membuat yang lain tertawa melihat wanita cantik tersebut yang terlihat sangat menggemaskan
Setelah meletakkan sang cucu, akhirnya semua orang meninggalkan kamar tersebut, dan hanya menyisakan sang pemilik kamar yang tak lain adalah pasangan muda dan buah hati mereka
Azlan terus menatap wajah putranya dan ia sangat bahagia,tak henti-hentinya ia terus mengucapkan rasa syukur atas semua yang telah Tuhan berikan untuk nya, pertama kedua orang tua yang sangat menyayangi nya, Opa dan Oma yang juga sangat menyayangi nya,harta yang berlimpah, seorang istri yang nyaris sempurna dan kini dipercaya dengan dihadirkan seorang putra yang sangat tampan dalam rumah tangga nya
"kak jangan di ganggu ih...nanti dia nangis Lo" omel Aira karena melihat azlan yang terus menerus menciumi putra mereka yang tengah tertidur pulas
" Habisnya dia ngegemesin sih yank..." jawab Azlan santai sambil tersenyum melihat wajah cemberut sang istri
" Kakak emang ga ke kantor?" tanya Aira sedikit heran karena azlan terlihat sangat santai
" Aku cuti selama satu Minggu....biar bisa fokus sama kamu dan baby" jawab Azlan singkat
" Emang ga lagi banyak kerjaan apa? " tanya Aira memastikan karena suaminya itu sering bertindak sesuka hatinya
" Adasih sedikit dan masih bisa di tangani oleh Dodi dan kalau memang ada yang sangat penting dia pasti akan langsung telfon atau datang ke sini" jawab Azlan sedikit menjelaskan
" Aku mandi dulu ya..atau kamu mau ikutan mandi bareng?" tanya Azlan dengan wajah menggodanya
" Idih...ogah mandi bareng kakak,Mesum dan pastinya banyak modus nya" Jawab Aira polos
" Mesum juga sama istri sendiri, dan lihat tuh hasilnya...." jawab Azlan sambil melirik kearah sang buah hati yang tertidur di dalam box bayi nya
Setelah nya azlan langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya, sedangkan Aira merebahkan tubuhnya menyamping sekedar untuk merilekskan otot-otot yang terasa tegang karena saat di rumah sakit azlan sangat membatasi gerak nya, karena pria tampan tersebut takut luka pasca persalinan sang istri akan lama sembuhnya
Setelah beberapa menit azlan sudah selesai dengan urusan mandinya,ia keluar dari kamar mandi dan terlihat sudah lebih segar, setelah berpakaian yang santai,ia langsung menghampiri Aira dan ikut merebahkan tubuhnya di samping sang istri seraya mengecup singkat kepala Aira
" Makasih sayang...kamu yang terbaik...I love you" ucap Azlan lembut dan dibalas dengan gerakan lembut Aira, yang sedikit menggeliat karena memang ia sudah tertidur
__ADS_1
Sedangkan Azlan kekbali mengarah kan pandangan nya pada sang putra yang terlihat masih sangat tenang