DIA UNTUK KU

DIA UNTUK KU
73


__ADS_3

Hari-hari pasangan muda tersebut terus berlalu dengan sangat indah, kedua orang tua Azlan juga lebih sering berada di Indonesia, terutama sang bunda yang semakin jarang ikut mendampingi sang suami dalam perjalanan bisnis keluarga Abbas, sang Opa dan Oma azlan yang juga memutuskan untuk langsung menetap di Jakarta


Sikap Azlan semakin hari semakin terlihat sangat posesif pada Aira, membuat Aira sering geram dengan tingkah sang suami tampannya, menurut azlan semakin hari istri cantik nya tersebut semakin cantik dan terlihat semakin seksi, sehingga membuat nya semakin jarang mengizinkan Aira untuk keluar mansion, terlebih jika tidak bersamanya


Sang bunda atau sang Oma lah yang akan selalu menjadi penengah saat pasangan muda tersebut berdebat tentang hal yang terkadang sepele menurut kedua orang tua tersebut, dan keduanya juga menjadi pembela untuk Aira saat calon ibu muda tersebut menginginkan sesuatu tetapi azlan melarangnya


Seperti pagi ini pasangan muda tersebut baru keluar dari kamar mereka, dan terlihat jelas sang istri yang mengekor di belakang sang suami dengan menunjukkan wajah cemberutnya, sedangkan sang suami malah terlihat tenang dan biasa aja, tidak sedikit pun terlihat menunjukkan bahwa telah terjadi sesuatu pada keduanya


" Loh sayang....kamu kenapa nak,kok wajah nya di tekuk gitu sih?" tanya sang ibu mertua dengan nada khawatir dan mampu mengalihkan perhatian semua yang ada di meja makan, yang sudah bersiap untuk memulai sarapan pagi bersama mereka


" Biasa Bun ...lagi ngambek karena ga aku kasih izin buat keluar ma temen - temen nya" jawab Azlan santai sambil tersenyum dan menarik kursi yang biasa ia duduki di meja makan tersebut,tak lupa ia juga sudah menarik kursi yang berada tepat di samping nya untuk istri cantik nya


" Kamu ini.... selalu menjadikan masalah tiap kali Aira mau keluar mansion, biar kan dia sesekali jalan -jalan" jawab sang


Oma yang terlihat sangat gemas dengan tingkah cucu kesayangannya tersebut


" Hust...Oma tenang,aku kasih izin kok.. tapi dengan syarat harus selalu dalam pengawasan beberapa bodyguard yang tepat, tapi Ara ga mau ada bodyguard...." jawab Azlan menjelaskan, membuat Aira langsung cemberut


" Sayang... yang suami kamu lakukan itu udah bener loh, semua itu demi keselamatan kamu" bujuk sang mertua seraya mengusap lembut kepala Aira, membuat gadis cantik tersebut hanya mengangguk patuh


Sementara Azlan langsung tersenyum tipis melihat Aira yang terlihat pasrah dengan nasehat sang bunda, sedikit tidaknya azlan bisa lebih tenang saat Aira berad di luar mansion, walaupun rasa tidak tenang ga akan hilang dari dirinya


Selesai dengan semua drama pagi yang lumayan alot karena tingkah pasangan muda tersebut, akhirnya semua meninggalkan meja makan dan menuju ke tempat tujuan masing-masing,begitu juga dengan Aira yang masih terlihat lesu dan memilih langsung menuju kamar nya dan sang suami


Sampai di kamar nya Aira langsung merebahkan tubuhnya dan menatap langit kamarnya, untuk sesaat ia termenung memikirkan kehidupan nya yang berubah hampir seratus persen setelah kedua orang tuanya meninggalkan nya untuk selamanya


Tanpa terasa air matanya mengalir membasahi pipi mulusnya, tiba-tiba ia merasakan rindu yang teramat untuk kedua orang tuanya dan juga kakak laki-lakinya, dengan cepat Aira langsung mengusap air matanya dan berusaha untuk tersenyum,ia juga harus bersyukur atas segala yang kini ia miliki, sebuah keluarga yang sangat menyayangi nya dan seorang pria yang berstatus suami nya yang sangat menyayangi dan mencintai nya


Pria yang hampir mendekati kata sempurna dan hampir memiliki segalanya itu,calon ayah dari anak yang tengah ia kandung dan Aira juga merasa yakin bahwa dirinya juga sangat menyayangi dan mencintai pria yang nyaris sempurna tersebut


Lamunan Aira buyar saat terdengar deringan dari ponsel miliknya yang terletak di atas nakas disamping ranjang nya, sebuah senyuman tersungging dari bibir indah nya, saat melihat nama yang tertera di layar ponselnya, siapa lagi kalau bukan sang suami


📱- " Assalamualaikum sayang...." terdengar suara sang suami saat setelah Aira mengusap tanda hijau di layar ponselnya


📱-" Waalaikum salam..ada apa kak?" tanya Aira lembut setelah menjawab salam dari pria tampan tersebut


📱-" Kamu jadi keluar bareng temen - temen kamu? " tanya Azlan lembut dari sebrang sana


📱-" Hem" jawab Aira singkat


📱-" Kok cuma Hem sih? masih marah ya? ingat siangnya ke kantor ya dan bawain aku makan siang ya,belinya di resto biasa" ucap Azlan lembut seraya bertanya pada Aira


📱-" Ga marah,ya udah nanti Aira langsung ke kantor abis dari mall" jawab Aira sedikit lesu


📱-" Ok..ya udah aku tutup ya, lima menit lagi ada rapat, baik-baik ya di luar, jangan macam-macam dan ingat aku tunggu di kantor, love you baby" ucap Azlan lembut

__ADS_1


📱-" Ia.. kakak tu yang matanya dijaga, awas aja kalau lirik yang seksi-seksi, ingat tiga bulan lagi udah di panggil Daddy" jawab Aira


📱-" Ia sayang.. Mommy muda...duh posesif nya istri aku.. Assalamualaikum" goda Azlan membuat pipi sang istri merona merah di balik telfon


📱-" Siapa juga yang posesif , Waalaikum salam" jawab Aira ketus dan langsung memutuskan panggilan tersebut, membuat Azlan tersenyum dan menggeleng dengan tingkah pemalu Aira


Setelah selesai dengan panggilan nya, azlan langsung keluar dari ruangan nya dan menuju ke ruang meeting, sedangkan sang sekretaris dan asisten pribadi nya sudah lebih dulu ke ruangan tersebut karena memang semuanya sudah terlihat hadir di ruangan tersebut, termasuk sang pemilik Abbas group yang tak lain adalah Ayah dari Azlan sang CEO muda tersebut


Azlan langsung memasuki ruangan tersebut dan langsung melangkah menuju kursi nya, yang terletak tepat di samping sang Ayah


" Maaf sudah menunggu" ucap nya singkat dengan wajah dingin nya, itulah sosok Azlan saat berada di luar mansion, dingin, cuek dan terlihat sedikit Arogan


Sedangkan sang Ayah hanya tersenyum tipis melihat sikap sang putra yang berbeda 180 derajat antara di rumah dan di luaran


" Susah memang kalau punya Bos yang Bucin sama istri"


Ledek sang ayah dengan sedikit berbisik dan tersenyum mengejek saat azlan melihat ke arah sang ayah


" Ayah ga usah sok tau deh, ayah tu ya'yang Bucin akut sama bunda"


Balas azlan dengan suara pelan nyaris tak terdengar, membuat sang ayah tersenyum tipis


Setelah sedikit saling menggoda akhirnya meeting pagi itu di mulai yang langsung di buka oleh sang pemilik Abbas group, dan setelah nya di lanjutkan oleh sang putra sebagai CEO perusahaan pusat tersebut, meeting selesai dengan hasil yang maksimal dan dapat di akui kecerdasan azlan memang tak perlu diragukan


Dimansion sang nona muda keluarga Abbas sedang bersiap untuk pergi jalan-jalan bareng temen - temen nya,Aira memilih out fit yang sangat simpel namun tetap terlihat elegan dan cantik pastinya



" Semuanya Aira pergi ya" ucap nya lembut sambil tersenyum dan meraih tangan ketiganya,menyalimi mereka serta mencium singkat tangan orang - orang yang kini menjadi keluarga nya dan sangat menyayangi nya tersebut


" Ia sayang... hati - hati ya, ingat jangan terlalu lama, nanti suami posesif kamu itu ngamuk lagi" ucap sang Oma mengingatkan Aira yang di balas dengan anggukan kepala oleh Aira


" Insyaallah Oma, tapi nanti Aira langsung ke kantor.. tadi kak azlan telfon minta di beliin makan siang di resto faforitnya" jawab Aira sambil tersenyum


" Ya sudah langsung jalan gih, kasian nanti temen kamu kalau harus nunggu lama" ucap sang bunda mengingatkan


" Ya udah Aira langsung berangkat ya.... Assalamualaikum" ucap Aira lembut


" Waalaikum salam " jawab yang lain kompak dan tersenyum lembut melihat kepergian gadis cantik tersebut


Tak butuh waktu lama, akhirnya Aira sampai di tempat yang sudah ia janjikan untuk bertemu dengan para sahabatnya,yaitu sebuah cafe yang terletak di sebuah mall besar kota tersebut, dan ternyata ketiga sahabat nya sudah lebih dulu sampai


"Assalamualaikum....maaf nunggu" Ucap Aira saat sudah berada di samping para sahabatnya


" Waalaikum salam... it's okay...kami bisa maklum kok, namanya juga buat janji sama bumil..., istri Sultan pula" goda intan dan langsung di angguki oleh yang lain

__ADS_1


"Apaan sih... ngeledek Mulu deh.., bukan nya di peluk, emang ga pada kangen apa??" jawab Aira sambil memanyunkan bibirnya, membuat ketiga sahabat nya tertawa gemas dan langsung memberikan pelukan hangat mereka


"Kangen banget dong, tapi kita males banget kalau ntar harus berurusan dengan suami Lo yang Bucin akut dan posesif parah itu" jawab melody , membuat yang lain tertawa terbahak-bahak


" Liat tuh... bodyguard nya.. serem..." tambah intan dan langsung di jawab setuju oleh yang lain nya


Setelah selesai dengan keisengan para sahabatnya yang berakhir membuat Aira cemberut, akhirnya mereka memutuskan untuk nonton bareng dan setelah nya dilanjutkan dengan shopping ala mereka dan terakhir nongkrong sejenak di salah satu food court


Saat waktu menunjukkan jam makan siang hampir tiba, Aira meminta untuk izin lebih dulu dan berterus-terang bahwa dirinya harus mengantarkan makan siang untuk sang suami, dan ketiga sahabat nya sangat mengerti itu


Sekitar 30 menit, setelah selesai dengan membeli menu makan siang di resto faforit sang suami,mobil mewah buatan Eropa tersebut membawa Aira menuju sebuah gedung pencakar langit, Abbas group... kantor pusat milik sang mertua yang kini di pimpin oleh sang suami


Aira langsung turun saat mobil yang membawa nya berhenti tepat di depan loby kantor mewah tersebut, seperti biasanya kedatangan nya masih saja menjadi pusat perhatian para karyawan gedung mewah tersebut


"Selamat siang....Kak Azlan nya di kantor atau di luar ya?" tanya Aira sopan pada resepsionis


" Siang buk.. tuan muda ada kok, tapi sepertinya tadi sedang ada meeting" jawab mereka sopan


" Oh..ok..ga apa, biar saya tunggu di ruangan aja" jawab Aira sambil tersenyum cantik


" Ia buk,mari silahkan biar saya antar" jawab salah satu resepsionis


" Ah..ga perlu di antar, insyaallah saya bisa sendiri, mbak - mbak nya lanjutkan aja tugasnya, permisi" jawab Aira sopan seraya melangkah meninggalkan meja resepsionis dan melangkah menuju lift khusus petinggi perusahaan tersebut


Ketiga resepsionis itupun tersenyum melihat Aira yang memang sudah mereka tau bahwa istri dari sang bos muda mereka itu, tidak hanya cantik, tapi juga sangat baik, sopan dan ramah, membuat mereka semakin mengagumi sosok wanita muda tersebut


"Pasangan serasi banget ya... yang suami tampan tapi dingin banget, sedangkan yang istri cantik dan ramah plus baik banget" ucap salah satu dari resepsionis tersebut dan juga di angguki setuju oleh Kedua rekannya


" Tapi gue yakin pasti pakbos muda dan tampan itu.. Bucin dan posesif banget sama istrinya" tambah salah satu resepsionis dan mereka tersenyum seraya membayangkan seperti apa pasangan yang masih sangat muda tersebut


Sedangkan Aira sudah sampai di lantai tujuan nya dan langsung menuju ruangan pribadi sang suami, setelah mengetuk pintu beberapa kali dan tidak ada jawaban akhirnya ia memutuskan untuk langsung masuk, karena ia yakin sang suami pasti masih di ruangan meeting atau mungkin di ruangan sang ayah


Sampai di dalam ternyata benar, ruangan tersebut kosong,Aira meletakkan paper bag yang berisikan menu makan siang nya dan sang suami,ia langsung mendudukkan dirinya di sofa yang terdapat dalam ruangan tersebut seraya memainkan handphone nya


Tanpa terasa Aira tertidur pulas sampai saat Azlan memasuki ruangan nya dan tersenyum melihat wanita yang sangat ia cintai tersebut sedang tertidur pulas di ruangan kerjanya


" Sayang.... bangun dulu,kita makan siang yok" ucap Azlan lembut seraya mengusap lembut kepala Aira, membuat wanita cantik tersebut sedikit menggeliat dan perlahan mengerjabkan matanya


" Kakak udah selesai" tanya Aira lembut


" Udah sayang..maaf ya kamu pasti udah lama ya, sampai ketiduran" ucap Azlan seraya mengecup seluruh wajah cantik Aira


" Ngak juga sih, paling baru sekitar 30 menit yang lalu, kakak udah ih..geli tau" protes Aira karena azlan tak berhenti terus mengecup wajah Aira


" Tapi aku kangen sayang... dan pengen nya lebih dari ini,….boy.. daddy kangen" ucap Azlan lembut seraya tersenyum penuh arti pada Aira, membuat Aira langsung melotot sempurna dan di balas dengan senyuman tanpa dosa sang suami

__ADS_1


" Ya udah yok makan,biar aku yang suapin kamu ya,biar cepat.. beneran kangen banget" rayu azlan yang selalu membuat Aira tidak bisa menolak permintaan sang suami tampan nya tersebut


__ADS_2