DIA UNTUK KU

DIA UNTUK KU
53


__ADS_3

Tak terasa sudah 3 hari Azlan dan Aira berlibur di danau pribadi milik azlan, mereka memutuskan untuk pulang pagi ini, karena Azlan harus ke kantor siang nanti,ia baru saja menerima telepon dari Dodi sang asisten yang mengatakan bahwa dirinya akan tiba di Jakarta siang ini dan mereka harus bertemu


Sekitar hampir 2 jam perjalanan menempuh desa dan melewati jalan tol, akhirnya pasangan muda tersebut sampai di mansion utama milik keluarga Abbas, keduanya langsung turun dan menuju kamar mereka, setelah membersihkan badannya dan Shalat, mereka makan siang setelah Azlan berpakaian rapi lengkap dengan jas nya


Setelah mengantarkan Azlan sampai ke teras Aira langsung menuju kamarnya,ia ingin istirahat,semua tugas nya sudah di selesaikan oleh Azlan sesuai dengan janji pria tampan tersebut dan Aira sama sekali tidak menolaknya


Azlan tiba di kantor, setelah memarkirkan mobilnya ia langsung menariki lift nya menuju lantai teratas dimana letak ruangan nya dan ruangan sang Ayah, serta beberapa ruangan penting lainnya


Sang sekretaris Langsung memberikan tanda hormat nya saat melihat anak dari sang Big bos datang,Azlan hanya mengangguk sekilas


" Tolong katakan pada Dodi saya sudah datang dan saya tunggu di ruangan saya sekarang" perintah Azlan pada sang sekretaris cantik yang berusia sekitar 25 tahun tersebut


" Baik tuan muda,akan segera saya sampaikan" jawab sekretaris tersebut sambil meraih gagang telepon menekan no yang menghubungkan langsung dengan asisten sang bos muda tersebut


Sedangkan Azlan langsung memasuki ruangan nya,ia duduk di kursi kebesaran nya,seraya mulai melihat satu persatu berkas yang sudah tertumpuk di atas meja kerjanya,ia mulai membaca dan menandatangani yang sesuai dengan ketentuan perusahaan tersebut dan memisahkan yang menurutnya tidak sesuai atau kurang cocok


Tok tok tok


Terdengar suara pintu ruangan diketuk,Azlan langsung mempersembahkan untuk masuk


" Masuk.." ucap Azlan tanpa memalingkan wajahnya dari berkas yang ada di hadapannya


Pintu terbuka dan menampakkan sosok pria tampan yang sudah beberapa tahun ini mengabdikan dirinya di perusahaan yang bergerak di beberapa bidang tersebut


" Siang tuan muda" ucap dodi sopan seraya sedikit menunduk,jika sedang bekerja mereka memang berbicara formal sebagai mana mestinya atasan dan bawahan


" Siang.. bagaimana.. apakah semua nya sudah kamu selesaikan dan proyek sudah kembali berjalan?" tanya Azlan sambil menatap Dodi


" Sudah tuan dan pembangunan nya sudah mulai normal kembali, hanya saja...." ucap Dodi sedikit ragu


" Bagus, kasian para pekerja proyek itu kalau terlalu lama diliburkan, mereka punya keluarga yang harus mereka nafkahi, hanya apa....?" tanya Azlan sedikit mengerutkan alisnya


" walikota tersebut menginginkan setelah ujian selesai anda berkunjung lagi ke kediaman beliau, sepertinya putri beliau masih belum percaya bahwa anda sudah memiliki istri,ia sangat ingin dekat dengan anda tuan" jawab Dodi menjelaskan


" Oh begitu ya, tolong atur saja jadwalnya setelah Aira juga selesai ujian kenaikan kelas,kami akan ke Roma mengunjungi opa dan Oma,saya akan usahakan singgah di kota xxxxcc dan berkunjung ke kediaman beliau, sekaligus saya akan memperkenalkan Aira pada beliau dan keluarga nya' jawab Azlan santai


" Baik tuan muda,dan satu lagi nanti jam 4 sore ada tamu yang ingin menemui anda, mereka dari salah satu butik di Bali dan sepertinya mereka ingin bekerja sama dengan brand kita" ucap Dodi


" Kabari saya kalau mereka sudah datang dan suruh Langsung meuju ruang tamu di sebelah " perintah Azlan singkat


" baik tuan akan saya sampaikan " jawab Dodi


Azlan hanya mengangguk dan kembali melanjutkan memeriksa beberapa berkas di meja nya,ia menyerahkan berkas yang sudah ia periksa dan tanda tangani pada Dodi


Setelah menerima berkas tersebut Dodi Langsung meminta izin keluar dari ruangan tersebut


Ditempat lain para sahabat azlan dan juga sahabat Aira sedang ngumpul bareng di salah satu cafe faforit mereka

__ADS_1


" Kalian ngerasa gak..Aira berubah banget sejak dekat dengan azlan, sekolah sering banget libur,ga kayak dia banget " ucap intan


" Lo bener.. gue juga ngerasa gitu, gue takut kak Azlan bawa pengaruh buruk untuk Aira, apalagi dia kan belum pernah pacaran " tambah Nia menimpali


" Mungkin dia punya alasan tertentu,kita ga boleh suuzon dulu, yang penting dia tetep sahabat kita" jawab melody bijak


" Tapi gue yakin banget kalau azlan itu udah Bucin banget sama sahabat kalian itu,dan gue yakin kalau dia itu serius sama Aira, kalian kan tau sebelumnya dia ga pernah bawa pacar nya ke kantor, mansion utama keluarga nya, apartemen pribadi nya,trus juga dia ga pernah bersikap romantis dan hangat ke mereka,tapi kalian lihat sendiri gimana sikap nya sama Aira..jauh banget bedanya " komentar Alif


" Ia sih" jawab ketiga wanita cantik tersebut kompak, mereka juga mengakui apa yang baru saja Alif katakan


Sedangkan Afkar terlihat tidak terlalu perduli dengan pembicaraan teman -teman nya tersebut,ia lebih tertarik dengan game online nya


" Kar menurut Lo gimana?" tanya Alif pada Arkan


" menurut gue sih,kita ga perlu terlalu ikut campur dengan hubungan mereka,itu masalah pribadi mereka dan gue yakin mereka ga akan mungkin melebihi batas,kita doain yang terbaik aja buat mereka" jawab Afkar sangat santai


Yang lain langsung terdiam, mereka mulai menyantap pesanan masing-masing, walaupun mereka para sahabat dari pasangan muda itu,tapi mereka juga ga berani terlalu ikut campur yang menurut mereka itu adalah urusan yang sangat pribadi, mereka ga mau gara-gara itu persahabatan mereka rusak, terlebih mereka tau dengan siapa mereka akan berurusan, putra dari salah satu orang yang kebal hukum dan berkuasa


Hari-hari terus berlalu ,hari ini adalah hari terakhir Azlan dan sahabatnya mengikuti ujian kelulusan, para sahabatnya melihat sangat banyak perbedaan dari azalan semenjak setelah Minggu tenang,ia yang biasanya sangat cuek dan pendiam kini tampak lebih welcome dan ia juga terlihat sangat semangat jika waktunya pulang sekolah tiba, tidak seperti biasanya yang terlihat ogah-ogahan pulang terlebih ke mansion utama,ia akan lebih milih nongkrong bareng para sahabatnya


Seperti hari ini ia menolak para sahabatnya yang ngajakin nongkrong bareng di salah satu tempat favorit mereka, merayakan berakhirnya Minggu yang cukup menegangkan untuk mereka, tapi tidak untuk azalan seorang siswa jenius


Azlan ingin langsung pulang untuk menemui istri cantik nya, mereka akan menjemput kedua orang tua Azlan ke bandara,itu semua atas permintaan Aira dan Azlan ga akan mungkin sanggup menolak permintaan wanita yang telah seutuhnya menjadi miliknya itu,juga wanita yang kini sangat ia cintai


Tiba di mansion Azlan langsung meuju kamarnya,ia membuka pintu secara perlahan dan melihat istrinya sedang tertidur pulas di atas karpet bulu dekat sofa kamar mereka,bersama laptop yang masih menyala di samping nya


Setelah selesai dan sudah lengkap dengan baju santai nya,Azlan menghampiri ranjang dan ikut membaringkan tubuhnya di samping Aira,ia menarik Aira dalam dekapan nya, menjadikan lengannya sebagai bantal sang istri, terlihat Aira yang sedikit bergerak mencari posisi paling nyaman untuk nya,ia sama sekali tidak merasa terganggu dengan semua yang di lakukan oleh sang suami


Azlan ikut tertidur mengarungi mimpi bersama sang pujaan hatinya, keduanya terlihat sangat nyaman menikmati tidur siang mereka dalam dekapan orang yang mereka kasihi


Azan ashar membangunkan wanita cantik yang masih berada dalam dekapan sang suami, kedua mata indahnya mulai mengerjab dan terbuka sempurna,ia baru menyadari dirinya bukan lagi di tempat awal ia berada,tapi pelukan hangat seseorang di tubuhnya membuat ia tau menagpa ia berada di tempat yang berbeda


Aira mengangkat tangan nya, mengusap lembut rambut dan wajah sang suami tampan nya, pria yang sudah sah menjadi suami nya dan sudah memiliki nya seutuhnya, terkadang ia merasa seakan bermimpi bahwa dirinya telah menikah dengan seorang pria dari keturunan yang sangat terpandang, terlebih mengingat hubungan mereka yang tidak baik, selalu ada perdebatan setiap kali bertemu


" Kakak... bangun..udah Ashar" ucap Aira lembut di wajah Azlan, nafas hangat nya berhembus menerpa wajah pria tampan yang masih terlihat menikmati tidur siang nya


" Kakak...." kembali Aira mengusap lembut wajah Azlan


" Ia sayang... sebentar lagi..." jawab Azlan tanpa membuka matanya dan semakin mempererat pelukannya


" Kita mau jemput ayah bunda kan di bandara,ntar telat kak" omel Aira


" Ok...ayok mandi... cerewet banget sih istri aku ini" ajak Azlan bangkit dari tidurnya


" Kakak mandi duluan,biar Aira siapkan bajunya "jawab Aira ikut bangkit dari tidurnya,ia tau kalau mandi bareng Azlan pasti akan lama,suami tampan nya itu pasti akan tergoda melihat tubuh nya tanpa busana


" No sayang...kita mandi bareng aja biar cepat " jawab azlan sambil langsung menggendong tubuh Aira

__ADS_1


" kakak...janji ya jangan macem-macem " ucap Aira dengan pupy eyes nya


" Tergantung... sayang.., terkadang liat kamu itu lebih buat aku laper di bandingkan liat makanan favorit aku" jawab Azlan santai


" Mesum..." ucap Aira dengan wajah cemberut


" Mesum juga sama istri sendiri.. bukan sama istri orang atau anak gadis orang " jawab Azlan tengil


Aira tidak menjawab lagi,ia langsung mengalungkan lengannya di leher Azlan dan menyusupkan wajahnya di dada bidang sang suami, apapun alasannya ia akan tetap kalah dengan sang suami yang menurutnya akhir-akhir ini berubah menjadi sangat mesum padanya


Keduanya berendam dalam bath up diselingi dengan sifat jahil dan mesumnya Azlan,membuat Aira sangat geram pada suami tampannya tersebut


Setelah hampir satu jam akhirnya kedaunya keluar dari kamar mandi, dengan wajah Aira yang cemberut membuat Azlan menggeleng dan merasa sangat gemas melihat istri cantik nya


" Udah dong yang....kok masih cemberut gitu,udah selesai juga.. berpahala loh melayani suami,aku janji deh bakal nurutin apa yang kamu minta " bujuk Azlan dengan memasang wajah bersalahnya


" Kakak itu modus tau... selalu mesum kalau mandi bareng,gimana kalau kita telat jemput ayah sama bunda" omel Aira


" Ga akan telat sayang... mereka baru akan Samapi menjelang Maghrib, mereka kan naik jet pribadi kantor dan kemarin keberangkatan nya di deelay dua jam karena cuaca buruk" jawab Azlan menjelaskan


Aira ga menjawab, mereka langsung melaksanakan Shalat Ashar dengan Azlan yang menjadi imam nya,Aira selalu sangat bahagia bila melakukan Shalat bersama sang suami,pria yang dulu menurutnya sangat arogan ternyata memiliki suara yang sangat merdu saat membacakan ayat suci Alquran dalam shalat mereka


Keduanya sudah selesai dengan out fit mereka dan sudah siap berangkat menuju bandara menjemput ayah dan bunda mereka,tapi sebelumnya Aira meminta singgah di salah satu gerai es krim yang sangat terkenal di kota Jakarta, karena Azlan sudah berjanji akan mengabulkan permintaan Aira sehingga ia harus mengikuti kemauan istri cantik nya




"Sayang....kamu bisa gak ganti baju yang lain aja?, ini tuh bikin kamu keliatan seksi, pasti ntar akan banyak banget cowok -cowok yang liatin kamu" komentar Azlan,itu adalah baju yang ketiga yang Aira ganti


" Kakak...Aira udah capek loh udah tiga kali ganti baju,udah deh ini aja..keburu telat, lagian seksi dari mana coba,biasa aja gini,siapa juga coba yang sediain semua baju di Walk in closet itu? Aira kan cuma pakai semua yang udah tersedia disini " jawab Aira


" Ok..tapi kamu jangan jauh-jauh dari aku,dan ingat jangan senyum sama cowok manapun,aku ga suka dan aku pastikan akan hukum kamu kalau ga nurut sama ucapan aku" pinta Azlan dengan sedikit ancaman


" Posesif banget sih...Azlan king Abbas, mana Azlan yang dulu terkenal arogan dan play boy?" goda Aira sembil menarik hidung mancung Azlan, membuat Azlan langsung melotot


" Kamu bilang aku arogan..? " tanya Azlan


" Trus apa dong namanya kalau bukan arogan? masuk ke asrama cewek trus ngancam harus mau jadi pacar nya,trus malem -malem maksa masuk ke apartemen cewek,apa dong itu namanya?" tanya Aira seraya tersenyum mengejek


" Itu dia yang namanya perjuangan.., habis yang mau di perjuangkan jual mahal banget,tapi buktinya sekarang udah jadi milik aku semuanya, tinggal nunggu ini" jawab Azlan seraya mengusap lembut Perut rata Aira


" Ia jadi karena paksaan dari orang tua...emang udah siap jadi Daddy muda?" jawab Aira seraya bertanya


" Tapi waktu MP nya ga karena paksaan dari siapapun kan? siap dong ...siap banget malah " jawab Azlan seraya memeluk tubuh Aira dan mengecup bibir Aira singkat


" Kakak tu yang maksa" jawab Aira malu menyembunyikan wajahnya di dada bidang Azlan

__ADS_1


" Itu bukan maksa sayang...itu namanya aku mau hak aku.. capek loh nahannya sampai beberapa bulan " jawab Azlan jujur, membuat Aira langsung mendongak menatap wajah Azlan, membuat pria tampan itu iseng langsung melxxxx bibir yang membuatnya candu tersebut


__ADS_2