
Azlan berjalan menghampiri ketiga orang yang terlihat sedang asyik bercanda sambil berkebun, azlan juga melihat mulai ada beberapa orang desa yang lewat, walaupun mereka belum pernah berani mengusik tempat tersebut, karena sebenarnya azlan juga menyediakan keamanan untuk berjaga-jaga di danau tersebut
Ia hanya merasa tidak rela saja jika orang-orang yang melintas di tempat tersebut akan melihat istrinya terlebih para pemuda desa yang sering melintas membawa kayu bakar milik orang tua mereka, Azlan tidak mau membuat para penduduk desa menganggap buruk tentang nya dan Aira, mengingat mereka masih sama-sama sangat muda,sulit meyakinkan orang bahwa mereka pasangan suami istri yang sah
Pastinya orang desa akan berfikir bahwa anak-anak kota sudah terbiasa dengan pergaulan bebas, Azlan sangat berusaha menghindari ber urusan dengan warga desa, karena ia terbilang orang yang sangat jarang ber urusan dengan pihak hukum, segala sesuatu yang menyangkut hukum atau adat maka asisten atau pengacara keluarga nya yang akan turun tangan
"Ara ..kamu ngapain kok asyik banget..?" tanya Azlan dengan suara serak nya, menyadarkan ketiga orang yang sedang bercengkrama
" Tu-tuan maaf tadi kami sudah melarang nona tapi nona tetap ingin ikutan" ucap bik Ida gugup, karena takut azlan akan marah
"Ia bik ga pa pa" jawab Azlan singkat
" Kakak... hehehe ini kak Aira sedang belajar berkebun,ternyata sangat asyik... kakak udah selesai ? " tanya Aira sambil tersenyum cantik, Azlan sangat gemas melihat istrinya yang sudah belepotan dengan tanah, mulai dari tangan,baju hingga wajah
" Sayang ...ya Tuhan... kenapa tanahnya sampai kewajah-wajah kamu Hem?" tanya Azlan seraya mengelap wajah Aira dengan baju kaosnya
" Hehehe ga tau...tapi ga apa nanti kan bisa mandi" jawab Aira manja
" Ga capek Hem..? udah ya kita mandi yuk..." ucap Azlan mengusap kepala Aira dan di balas Anggukan oleh Aira
" Bik,mang, Ara udahan ya..oh ya untuk makan malam..saya mau cumi sama udang bakar aja pakai sambal tapi jangan terlalu pedas ya" ucap nya pada pasangan suami istri tersebut
" Ia tuan.." jawab mereka patuh
" Bibik..Aira udah ya ...mau mandi" ucap Aira
" Ia non.. terimakasih" jawab bik ida
Aira mengikuti langkah azlan yang menggenggam tangan nya dan membawanya ke pondok,ia sedang bahagia karena azlan terlihat sama sekali tidak marah padanya atau pada bik Ida dan sang suami
" Besok aja ya naik perahu keliling danau nya, hari ini kamu udah capek, sekarang istirahat aja,aku ga mau kamu sakit, sekarang ayo kita mandi" titah Azlan
" Tapi kan kakak janjinya sore ini" gerutu Aira dengan wajah cemberut
" Siapa suruh tadi kamu ikutan bibik berkebun?" jawab Azlan
" Habisnya kakak aja sibuk dengan laptop dan kerjaan" jawab Aira jujur, azlan tersenyum mendengar keluhan istrinya
" Aku cuma selesai kan sedikit lagi punya kemarin,Ok sekarang aku akan sibuk sama kamu aja" jawab Azlan dengan senyuman penuh misteri nya
Azlan langsung menarik Aira menuju kamar mandi yang tersedia di dalam pondok mewah nya,sebuah kamar mandi yang berukuran sedang namun dengan fasilitas yang sangat lengkap dan mewah, Azlan membantu Aira membuka helai demi helai pakaian nya,ia sudah menyediakan air hangat di buth up dengan aroma terapi
" Aira mandi sendiri aja kak" ucap Aira gugup
" Tapi aku maunya mandi bareng yang....." jawab Azlan santai,ia langsung menarik Aira kedalam buth up, mereka berendam bersama, Azlan membantu membersihkan punggung Aira, posisi mereka Aira duduk di hadapan Azlan dan memunggunginya, tubuh mereka ditutupi oleh busa sabun
Tangan Azlan mulai jahil menyentuh gunxxx kembar milik aira dan sesekali mengecup lembut punggung dan leher Aira,ia kembali menginginkan istrinya
" Kakak geli..." ucap Aira pelan karena malu, Azlan membalikkan tubuh Aira menghadap dirinya
" Sayang...." ucap Azlan pelan dengan suara beratnya dan ia langsung melxxxx bibir Aira penuh dengan gairah
Aira tidak bisa menolak karena azlan menekan kuat tengkuk Aira memperdalam ciuman mereka, tangan sebelah kanan Azlan meremas lembut xxxxx kembar milik iara,membuat Aira sedikit melenguh
"AW... kakak" ucap Aira kaget saat merasakan dibawah sana Azlan telah melakukan penyatuan mereka dengan sempurna,Aira langsung memeluk erat tubuh azlan, membuat Azlan langsung melepaskan tautan nya
" Masih sakit...? maaf...tapi aku udah ga tahan mau kamu" bisik Azlan di telinga Aira,Aira menggeleng
Azlan mulai melakukan aksinya dengan sangat lembut, pelan tapi pasti membuat Aira mengeluarkan suara dexcxx yang membuat azlan semakin bersemangat
__ADS_1
" Sayang... panggil nama aku..." pinta Azlan
" Kak Azlan...A-aira ma-mau pixxc" ucap Aira ditengah desaxxx nya
" Keluarin sayang...." jawab Azlan lembut,ia kembali mexxxx bibir Aira dan tangan nya meremas xxxcc kembar Aira yang memiliki ukuran pas ditangan nya, membuatnya benar-benar seakan mabuk
Keduanya melakukan olahraga tersebut sampai hampir satu jam,suara desxxxx dan erangan keduanya memenuhi kamar mandi tersebut,air di dalam buth up bergoyang hebat karena pergerakan dua insan di dalam nya
Hampir satu jam akhirnya azlan mencapai puncaknya,ia kembali menumpahkan benihnya di rahim Aira, Azlan membalikkan tubuh Aira agar kembali berada di atas tubuh nya dan memeluk erat tubuh indah itu,ia menciumi seluruh wajah Aira
" I love you my wife" bisik nya lembut ditelinga Aira, sedangkan Aira langsung membalas pelukan azlan dan menyusupkan wajah nya di ceruk leher Azlan, menumpahkan rasa lelahnya, tubuhnya benar-benar terasa lemas, bagaimana tidak ia sampai beberapa kali merasakan pelepasan nya
Azlan menggendong Aira dari dalam buth up menuju shower, mereka membilas dan mensucikan tubuh mereka, setelah selesai keduanya memakai jubah mandi dan azlan kembali menggendong Aira keluar dari kamar mandi,ia tersenyum melihat istrinya terkulai lemas karena percintaan mereka
" mau pakai baju atau tidak" goda Azlan
"Kakak... pakai dong, masak ia kayak gini aja" jawab Aira cemberut
" Tapi..aku suka banget liat kamu kayak gini aja" goda Azlan lagi
" kakak...ih ... mesum banget sih" omel Aira
" bukan mesum sayang.... tapi jujur" jawab Azlan semakin menggoda Aira
" Sering ya liat yang kayak gini?" tanya Aira tiba-tiba,membuat Azlan langsung menghentikan langkahnya dan menatap Aira intens, ia sedikit terkejut dengan ucapan istrinya tersebut, entah mengapa hatinya tidak bisa terima saat Aira menanyakan hal itu
" Ya ... bahkan sangat sering... kenapa kamu nyesel punya suami yang sering lihat tubuh wanita lain?" tanya Azlan dengan nada dingin
Aira langsung menatap wajah azlan,ia bisa melihat bahwa wajah suaminya tersebut terlihat sedang menahan emosi nya,Aira diam tidak menjawab ia hanya menatap azlan dengan mata berkaca-kaca, hati nya sakit saat mendengar pengakuan suaminya, entah itu benar atau tidak
Aira langsung bangun dari duduknya dan memaksakan dirinya untuk melangkah menuju lemari,ia mengambil satu dress rumahan lengkap dengan pakaian dalam nya,ia memakai nya di depan azlan tanpa mengucapkan satu patah kata pun
Azlan terus memperhatikan Aira yang biasanya selalu malu bila berpakaian di hadapan nya, ia merasa frustasi memikirkan apa yang sebenarnya sedang istrinya pikirkan tentang dirinya, seburuk itukah ia di mata sang istri?
" Kak please lepas,kasi waktu untuk Aira sendiri, Aira bukan menyesal... hanya saja Aira belum bisa menghilangkan bayangan kakak saat melihat tubuh wanita lain tanpa busana" ucap Aira lirih
" SE gitu ga percaya nya kamu sama aku Ara...?" tanya Azlan dengan nada kecewa
" Aira masih berusaha untuk bisa percaya sama kakak, bukan Aira sok suci...tapi maaf hal seperti itu bagi Aira masih sangat memalukan" jawab Aira jujur
Perlahan Azlan melepaskan cengkraman tangannya, entah mengapa ia merasa sangat kecewa dengan ucapan istrinya,sehina itukah dirinya Dimata seorang Almaira?
" Satu lagi... kalau kakak ingin meminta hak kakak tolong pakai pengaman?" ucap Aira lirih
Rasanya hati azlan bak di sambar petir,ia bagaikan mendengar suara ledakan bom sehingga mengagetkan dirinya
" Aku ga mau...ga enak dan aku ga bisa menikmati nya" jawab Azlan tegas, sedangkan Aira langsung berbalik menatap Azlan,ia heran kenapa suami nya bisa tau apakah...? pikiran Aira semakin berkecamuk,ia kecewa,jijik dan sakit saat membayangkan itu semua
" Kenapa kakak tau..? apa...." belum selesai Aira bicara,suara tegas azlan langsung menghentikan ucapannya
" Cukup Ara....apa yang sudah kamu tau tentang aku...? dan apa yang belum kamu ketahui? katakan apa yang ingin kamu ketahui tentang aku..?" tanya Azlan tegas,Aira menggeleng
" Aira ga tau apapun tentang kakak dan Aira ga ingin tau jika setelah tau itu malah akan sangat menyakiti Aira" jawab Aira tegas seraya menatap azlan
" Almaira....kamu boleh ga ingin tau semua tentang aku..tapi dua hal yang harus kamu tau tentang aku....
pertama..kamu adalah wanita pertama yang aku sentuhdan jadikan milik ku,aku melakukan pertama hanya dengan kamu,aku bersumpah demi Tuhan
Kedua..aku sangat... sangat mencintai kamu..I love you Almaira Az-Zahra Abbas" ucap Azlan tegas
__ADS_1
Aira terdiam air matanya menetes membasahi pipinya,ia tak sanggup lagi membendung air matanya yang sejak tadi memaksa ingin keluar,satu katapun tak bisa ia ucapkan, perlahan Aira melangkah mendekati Azlan,ia langsung memeluk erat tubuh kekar sang suami
" Maaf...love you to ucap nya lirih" hanya kata itu yang bisa ia ucapkan, sedangkan Azlan langsung membalas pelukan nya dan ia sangat terkejut saat Aira mengatakan sesuatu yang seakan mampu menghancurkan semua emosinya yang tadi seakan siap meledak
" Kamu bilang apa barusan..? coba ulangi..aku ga denger" goda Azlan, sedangkan Aira langsung menggeleng dalam dekapan azlan
" please.. sayang... jangan bikin aku penasaran, atau kamu ga serius tadi ngomong nya" ucap Azlan seraya merenggangkan pelukannya dan menatap intens wajah Aira
" Ayo cepat..aku akan dengar baik-baik" mohon Azlan
" Love you to my husband Azlan king Abbas" ucap Aira dengan wajah merona merah dan ia langsung menutup wajahnya dengan kedua tangannya
Azlan langsung memeluk erat tubuh Aira, seraya menciumi kepala Aira,ia sangat bahagia mendengar pengakuan istrinya barusan, ternyata cintanya terbalas
Buktiin dong kalau beneran cinta sama suami nya" goda azlan
" kan udah dari semalam" jawab Aira dalam pelukan azlan
" yang semalam dan tadi itu emang hak aku dan ga ada yang bisa ngelarang itu" jawab Azlan sombong
" trus..?" tanya Aira mendongak
" kiss di sini" ucap Azlan seraya menunjuk bibir nya
Aira sedikit berjinjit dan menarik leher Azlan ia langsung mengecup singkat bibir azlan dan ingin melepas nya,tapi tangan azlan dengan sigap menahan tengkuk Aira dan langsung melxxx lembut bibir yang telah menjadi candu untuk nya,Aira tidak bisa menolak, perlahan ia mengalungkan lengannya di leher azlan
Beberapa menit azlan menikmati bibir manis sang istri yang membuat nya seakan terus menerus ingin menikmati nya, rasanya begitu berat saat ia akan melepaskan pangutannya, azlan menciumi seluruh wajah Aira dan menyatukan kening dan hidung mereka, kedua tangannya menarik pinggang ramping Aira membuat tubuh mereka menempel tanpa jarak
" Thanks my wife....kamu segalanya untuk ku,kamu dan keluarga adalah prioritas utama ku sekarang dan selamanya,I love you.. very very love you" ucap nya lembut
" Satu lagi.. please jangan minta aku pakai pengaman kalau nyentuh kamu..aku baca di beberapa situs internet semua nya mengatakan berxccc intim dengan menggunakan pengaman ga akan bisa merasakan nikmatnya, hanya sekedar untuk menuntaskan saja" ucap Azlan jujur
" Tapi kalau nanti Aira ..." ucapan nya langsung terpotong
" Husst.." ucap Azlan seraya meletakkan jari telunjuk nya di bibir Aira, dan ia mengecup nya singkat
" Aku akan tanggung jawab ,walau seberat apapun kamu minta pertanggung jawaban dari ku dan aku ga mau lagi dengar bibir ini mengatakan belum mau mengandung anak aku, karena aku sangat ingin melihat anak aku terlahir dari rahim kamu.. wanita yang sangat aku cintai" ucap Azlan tegas
" Tapi Aira takut kak" ucap Aira jujur
" Aku akan selalu ada untuk kamu sayang..pil pencegah kehamilan itu berbahaya dikonsumsi oleh wanita yang belum pernah mengandung sayang.." jelas Azlan
" Dan aku juga ingin orang-orang tau bahwa kamu itu sudah ada yang punya yaitu aku,begitu juga aku.. orang-orang akan percaya bahwa aku sudah menikah dan memiliki anak" ucap Azlan tegas
" Sok dewasa banget sih suami Aira....? sekolah juga belum lulus" goda Aira
" Emang kamu perlu bukti bisa sedewasa apa aku...? tadi aja kamu sampai lemes banget" jawab Azlan
" Apaan sih kakak..." jawab Aira sambil memukul dada bidang Azlan
" AW... sakit yang...kamu KDRT loh" ucap Azlan manja
Aira langs mengusap lembut dada azlan, membuat azlan sangat bahagia,ia mengajak Aira keluar melihat sunset dari pinggir danau, tak lupa ia memakaikan hijab instan Aira,ia ga mau tiba-tiba ada yang lewat dan melihat istrinya tanpa hijab
Azlan mengajak Aira ke pinggir danau yang sedikit lebih tinggi dari tempat yang lain, diam-diam ia mengambil foto mereka dan memasang di stori akun medsos nya
@ my special women. !!!!!!!!!!
__ADS_1
Dan langsung mendapat ribuan komentar,ia tersenyum saat melihat handphone nya, berbagai komentar masuk,tak lupa puluhan chat dari sahabat dan teman nya yang sangat penasaran dengan status di stori nya, orang-orang bertanya siapakah wanita yang akhir-akhir ini sering azlan jadikan stori di Akun medsos atau watsup milik nya
Afkar hanya tersenyum,ia semakin yakin dan percaya bahwa azlan memang benar-benar mencintai Aira,berbeda dengan Alif ia semakin heran karena menurut nya azlan sekarang lebih banyak menghabiskan waktunya bersama Aira, bahkan akhir-akhir ini ia sangat jarang nongkrong bareng mereka