DIA UNTUK KU

DIA UNTUK KU
60


__ADS_3

Pagi menjelang.. pasangan muda yang semalam menghabiskan waktu mereka berolahraga malam sampai tengah malam, membuat keduanya masih sangat nyaman di bawah selimut dengan masih saling berpelukan, keduanya seakan lupa kalau mereka sedang ada kegiatan penting pagi ini, terutama sang istri yang harus tepat waktu untuk mengikuti olimpiade nya pagi ini


Aira menggeliat dan mengerjabkan matanya,ia menatap wajah azlan yang masih terlihat nyenyak seraya memeluknya posesif, perlahan Aira mengusap lembut kepala dan wajah suaminya,Aira tersenyum tipis, wajah Azlan terlihat sangat bersih dan halus,bak kulit bayi dan terlihat sangat tenang jika sedang tertidur, berbeda jika sudah bangun, pria tampan tersebut sering berwajah dingin dan terkesan sombong pada orang


CUP....


Aira mengecup singkat kening dan bibir azlan, membuat pria tampan tersebut langsung membuka matanya menatap sang istri yang selalu terlihat sempurna dimatanya, wanita yang benar-benar mampu membuat seorang azlan king Abbas seakan melupakan egonya jika berhadapan dengan wanita yang kini sedang dalam dekapan nya tersebut


" Pagi Hubby...." ucap Aira lembut sambil tersenyum cantik


" Pagi my wife....I love you.." jawab Azlan seraya semakin mempererat pelukannya dan menciumi seluruh wajah Aira


" Too..." balas Aira menja


" Kamu yang.... pagi-pagi udah buat aku tergoda, ucap Azlan langsung merubah posisi nya mengukung Aira


" Kakak mau ngapain...?" tanya Aira polos


" Mau makan menu pembuka sebelum sarapan sayang..." jawab Azlan jahil dan pasti


" Ya udah mandi dulu dong,masak ia belum mandi udah mau makan aja" komentar Aira polos, membuat azlan tertawa geli


Azlan tidak menjawab,ia menatap intens? wajah polos sang istri, azlan nenarik lembut tengkuk Aira dan langsung mexxxx bibir yang membuatnya candu tersebut, azlan selalu menginginkan lebih saat bersama sang istri


azlan melepaskan pangutannya saat merasakan pasokan oksigen sudah menipis di paru-paru mereka,menyatukan kening mereka dengan nafas memburu


" kakak.. Aira harus tepat waktu dan ga boleh telat, hari ini Aira dapat jam pertama untuk memulai lomba nya" jelas Aira


" Sebentar aja yang... please..aku janji.." jawab Azlan yang langsung menyatukan tubuh mereka, membuat Aira langsung melotot sempurna, saat merasakan dirinya dipenuhi oleh azlan


Dengan perlahan tapi pasti, azlan mulai menggerakkan tubuhnya, bibir seksi nya ga berhenti bermain diatas dua puncak milik Aira, membuat wanita cantik tersebut kembali pasrah dengan apa yang dilakukan oleh suami tampan nya


Suara dxxxx keduanya memenuhi kamar mewah hotel tersebut, azlan benar-benar selalu mampu membuat Aira ga berdaya dibawah kukungan tubuh atletisnya,suara dexcxx lembut Aira membuat seorang azlan semakin bergairah, erangan keduanya terdengar saat setelah hampir satu jam kegiatan mereka


Azlan langsung memeluk erat tubuh Aira saat merasakan kenikmatan yang sempurna dan ia mengeluarkan sesuatu dibawah sana,begitu pula dengan Aira,ia langsung terkulai lemah dengan bermandikan keringat saat merasakan sesuatu meledak di bawah dan terasah mengalir memenuhi rahim nya


Aira memejamkan matanya seraya membalas pelukan sang suami,ia mengusap lembut punggung azlan saat merasakan tubuh pria tampan tersebut bergetar di atas tubuh nya


" I love you baby.. thanks.." bisik Azlan lembut di telinga Aira


" Too Azlan king Abbas" jawab Aira sambil tersenyum jahil, membuat Azlan langsung mengangkat wajahnya menatap wajah cantik sang istri yang sedang tersenyum jahil


" Thanks nyonya Almaira Az-Zahra king Abbas" ucap Azlan masih menatap wajah Aira


" Your welcome my husband " Jawab Aira sambil terus tersenyum

__ADS_1


" Udah sadar dan mengakui ya kalau kamu itu nona muda di mansion keluarga Abbas? istri dari tuan muda keluarga Abbas? " tanya Azlan usil


" Hem..." jawab Aira mengangguk malu


" Berarti udah tau dong ga boleh dekat dengan pria manapun terlebih sahabat tapi suka kamu itu" ucap Azlan posesif


" Sama ...Anda juga harus bisa jaga jarak dengan para pelakor di luaran sana Tuan muda..." jawab Aira


Azlan tertawa lepas mendengar ucapan Aira, ia menciumi seluruh wajah Aira dengan sangat gemas, wanita nya ini benar-benar sangat pandai membalikkan semua ucapan nya


Azlan bangkit dari tubuh Aira dan langsung mengangkat tubuh sang istri membawanya ke kamar mandi, keduanya mandi bersama dan Shalat subuh bersama walaupun sudah sedikit terlambat, keduanya sudah selesai berpakaian rapi dan langsung keluar dari kamar frudensuit hotel tersebut


Azlan menggenggam erat tangan Aira memasuki lift menuju lantai dasar, keduanya keluar dari lift saat lift sudah berhenti dan terbuka di lantai dasar, azlan menarik lembut Aira mengajak nya ke resto hotel tersebut


Didalam resto sudah terlihat sangat ramai oleh para pelajar lain dan para pengawas, serta pengunjung lainnya,Aira merasa sangat tidak enak harus datang ketempat tersebut bersama azlan,ia yakin sesaat kemudian mereka pasti akan menjadi pusat perhatian seluruh pengunjung resto tersebut, terlebih para pelajar, karena setau mereka aira juga peserta olimpiade dan masih berstatus sebagai seorang pelajar Sama seperti mereka


Benar saja... begitu pintu terbuka dan mereka masuk.. semua mata langsung tertuju pada keduanya,Aira Langsung melepaskan pegangan tangan azlan, membuat Azlan tersenyum jahil,ia tau istrinya pasti takut diwawancarai oleh para pelajar lainnya, sedangkan Aira melangkah berlahan menuju meja pemesanan dan memilih menu sarapan untuknya dan juga azlan


Azlan mengikutinya dari belakang dan berdiri tepat di samping nya, melihat Aira yang sudah memesankan menu untuk nya juga, membuat Azlan tersenyum tipis seraya menatap wajah Aira


"Thanks sayang.." bisik Azlan tepat di samping telinga Aira, yang di balas dengan anggukan dan senyuman tipis oleh Aira


keduanya melangkah menuju kursi kosong sambil membawa nampan masing-masing,Aira menuju kursi kosong dekat kedua teman sekamar nya saat pertama mereka tiba di hotel tersebut, azlan langsung menuju salah satu meja yang dihuni oleh pengawas dari yayasan sekolah milik keluarga nya


" Saya akan kembali ke Indonesia besok pagi... tolong kalian jaga istri saya dan pastikan tidak ada yang menyusahkan nya dan mendekati nya,pengawal saya akan terus mengawasi nya dan kalian semua" ucap Azlan tegas terkesan mengintimidasi


" Saya pegang ucapan kalian, dan ingat.. jika terjadi sesuatu pada istri saya..maka kalian akan tau akibatnya.. kalian sangat tau bukan siapa saya?" ucap Azlan penuh penekanan


" Ba..baik Tuan muda" jawab mereka gugup menelan kasar Saliva nya


Bagaimana mereka tidak tau siapa pemuda tampan dihadapan mereka sekarang,sang pewaris tunggal kerajaan bisnis di Indonesia dan hampir seluruh Asia serta di beberapa negara lainnya, terlebih lagi ia pernah menjadi murid mereka di sekolah tempat mereka mengajar


Sikap dingin serta ketegasan Azlan sudah bisa mereka lihat saat pemuda tersebut menjabat sebagai ketua OSIS di sekolah milik yayasan keluarga nya tersebut, yang mereka heran kan mengapa pemuda tersebut menikah di usia yang masih sangat muda, dan keluarganya juga terlihat sangat mendukung dan menyayangi menantu sematawayang mereka


Sedangkan di lain meja Aira terus ditatap penuh selidik dan tanda tanya oleh murid maupun pengawas dari sekolah dan kota lainnya,tak terkecuali kedua teman sekamar nya yang heran saat semalam Aira tidak lagi sekamar dengan mereka


Aira terlihat tenang menikmati menu sarapan nya berupa pancake selai madu dan segelas susu coklat panas,menu yang sama dengan sang suami, bedanya Azlan tidak terlalu suka susu sehingga Aira memesankan coklat panas untuk nya


"Kamu pindah kamar kok ga bilang -bilang sih?"tanya salah satu teman sekamarnya dan langsung di angguki oleh teman satunya


" Sorry..Aira ga sempet bilang, karena kemaren sore calon Mama mertua Aira juga nginap disini" jawab Aira terpaksa berbohong,ia ga tau harus beralasan apa lagi


" Oh...trus sekarang kemana..? kok ga ikutan sarapan bareng..?" tanya mereka menyelidik


" Bunda ada rapat penting pagi ini,jadi tadi pagi -pagi sekali udah harus langsung menuju kantor cabang keluarga mereka yang ada disini" jawab Aira ga sepenuhnya berbohong karena keluarga Abbas memang memiliki kantor cabang di negara tersebut yang bergerak di bidang retail

__ADS_1


" Trus kapan dong kamu balik ke kamar kita lagi " tanya mereka lagi penasaran


" Belum tau pasti, kalau bunda udah selesai dan kembali ke Indonesia Aira pasti langsung balik ke kamar kalian lagi " jawab Aira tersenyum tipis


Kedua temannya tersebut mengangguk, walaupun mereka belum percaya seratus persen,tapi mereka juga ga mau berprasangka buruk pada Aira, mereka belum mengenal siapa Aira,dan juga menurut mereka Aira ga mungkin berkelakuan buruk mengingat wanita cantik tersebut memakai hijab dan terlihat sangat sopan serta tidak sedikit pun terlihat genit dari pertama mereka bertemu


Setelah selesai sarapan semua pelajar dan para pengawas meninggalkan hotel menuju tempat acara di langsungkan, mereka di antar jemput oleh bus yang memang sudah disediakan oleh pemerintah setempat untuk melancarkan acara dan menjamin keselamatan para peserta


Sedangkan Azlan langsung menuju kantor cabang keluarga nya, setelah tadi sempat berpamitan pada Aira yang kembali menjadi pusat perhatian lagi, karena Aira yang mencium punggung tangan Azlan dan dibalas dengan kecupan singkat di kepala Aira, membuat semakin bertambah penasaran setiap orang yang menyaksikan kedekatan keduanya


Aira sudah di dalam bus begitu pula kedua teman barunya, lagi -lagi Aira di interogasi oleh mereka


" Aira... sorry ya.. keliatan nya kalian udah deket banget ya, kayak suami istri deh... sweet banget" goda salah satu dari mereka


" Bunda yang minta harus seperti itu,bait terbiasa katanya, karena setelah lulus nanti kami langsung Menikah" jawab Aira kembali berbohong, dalam hati ia terus memohon Ampun kepada Tuhan karena lagi-lagi harus berbohong,tapi jika berkata jujur pun itu terasa sangat tidak mungkin


" Enak banget ya jadi calon menantu kesayangan... keluarga Sultan lagi,tapi...maaf ya Ra...apa keluarga kamu ga keberatan dengan kedekatan kalian?" tanya mereka lagi


" Kedua orang tau Aira udah ga ada,Abi meninggal saat Aira masih SD, kalau Umi baru setahun yang lalu,sejak Umi meninggal Aira tinggal di mansion keluarga Abbas bersama Ayah,bunda juga kak Azlan, jadi kami udah biasa aja seperti adik kakak gitu,Aira masih punya Tante sih,tapi mereka jarang di indo.. mereka sering di luar negeri, lagipula Ayah sama bunda ga ngizinin Aira tinggal di manapun kecuali di mansion atau apartemen keluarga mereka " jawab Aira Tidak sepenuhnya berbohong


" Oh..pantes aja kalian terlihat ga ada canggung nya sedikit pun,malah terlihat sangat dekat dan sweet banget,bikin Baper " jawab mereka


" Kalian ada aja,kami biasa aja kok,Aira malah jadi ga bisa main sesuka hati bareng temen" jawab Aira


" kenapa?" tanya mereka penasaran


" mereka selalu menempatkan bodyguard kemanapun Aira pergi dan juga ga dibolehin kemanapun tanpa izin mereka, terlebih lagi kak Azlan" jawab Aira


" Wah jadi kayak ratu banget ya kehidupan Lo..,ga pa pa juga kali di kurung juga di sangkar emas, plus selalu di dampingi sama cowok setampan itu,dan sekelas pangeran gitu, kalau gue sih ikhlas banget" jawab mereka kompak


Aira tersenyum sambil menggeleng melihat tingkah mereka yang ternyata juga suka sedikit kepo dan konyol,tak terasa bus yang membawa mereka berhenti tepat di depan sebuah gedung yang juga sudah menunjukkan keramaian dari para murid dari berbagai negara lainnya


Aira dan kedua teman barunya serta yang lain langsung turun dan menuju lokasi masing-masing, salah satu pengawas langsung mendekati Aira memberitahukan dimana letak gedung yang akan di gunakan untuk perlombaan sains


" Nona...maaf ....mari saya antar anda ke gedung olimpiade sains" ucap salah satu pengawas wanita


" Buk ...maaf ya... bisakah tolong anda memperlakukan saya seperti murid lainnya dan panggil nama saya tanpa embel-embel nona" perintah Aira


" Maaf Nona..tapi itu agak sedikit mempersulit kami nanti nya jika sampai ke telinga keluarga anda,mari saya antar " ucap sang pembimbing


" Ya sudah deh terserah anda saja buk,mari.. jangan sampai kita terlambat " jawab Aira pasrah


Aira dan sang pengawas langsung melangkah menuju tempatte tersebut, sedangkan disalah satu sudut..sejak kedatangan Aira dan yang lainnya,ada sosok mata yang tak berhenti memperhatikan Aira,ia begitu terhipnotis dengan pesonanya Aira dan sangat mengagumi nya sejak pertama ia lihat kemarin sore di parkiran tempat tersebut


kecantikan Aira membuat orang tersebut sangat ingin mengenal gadis yang bagaikan bidadari tiba-tiba muncul diantara ratusan orang di tempat tersebut,ia yakin Aira bukan dari kalangan biasa karena ia bisa melihat ada beberapa pria dan dua wanita yang berbadan tegap selalu mengawasi dia walaupun dari kejauhan,ia bertekad bagaimana pun caranya ia harus berkenalan langsung dengan Aira dan akan mencoba mendekatinya dan dengan cara apapun

__ADS_1


Dia adalah Alexander William.. pria tampan yang juga memiliki sejuta pesona, putra bungsu keluarga William,putra dari orang nomor satu di negara tersebut,ia seorang mahasiswa semester lima, kemarin ia datang ketempat itu menjemput putri dari kakak nya yang di undangan menjadi balerina kecil bersama beberapa teman -teman nya, dan secara tidak sengaja saat menunggu baby sitter sang keponakan membelikan minum untuk gadis kecil tersebut Alex di kejutkan oleh ucapan polos keponakan nya, yang mengatakan ia baru saja melihat kakak peri dan menunjukkan nya pada Alex, membuat mata Alex terpaku pada sosok tersebut dan benar-benar tidak bisa melupakan nya sampai pagi tadi dan ia berjanji pada dirinya sendiri harus tau siapa gadis tersebut, walaupun ia sudah tau ada perbedaan diantara mereka yaitu keyakinan, karena ia melihat dengan jelas gadis cantik tersebut seorang muslim,tapi itu bukan suatu penghalang untuk nya


__ADS_2