
Sudah beberapa bulan berlalu, liburan telah selesai, Azlan dan Aira juga sudah kembali dari honeymoon mereka ke beberapa negara, sekarang keduanya sedikit repot, Aira baru menjadi siswa kelas 12 dan azlan juga baru memulai kuliah nya di tambah lagi dengan kegiatan kantor
Sejak menjadi mahasiswa ia lebih bertanggung jawab tentang urusan kantor, Azlan dan kedua sahabatnya terbilang sudah sedikit jarang ada waktu untuk nongkrong bareng, mereka sama-sama sibuk, ketiga nya kuliah di kampus dan jurusan yang sama,dikampus mereka bertemu dengan dengan beberapa teman baru,ada banyak juga teman masa SMA mereka
Secara tak sengaja mereka juga sering bertemu dengan Susi, wanita yang sering azlan tolong dan beri bantuan,ia bisa kuliah di kampus ternama itu karena sebagai mahasiswa yang mendapatkan beasiswa, karena sering bertemu dan Susi juga termasuk gadis yang terbilang cantik dan pintar akhirnya mereka sering makan bareng di kantin
" Sus akhir -akhir ini kok Lo ga pernah lagi keliatan bantu nyokap Lo do GOR?" tanya Alif pada Susi saat mereka makan bareng di kampus, karena intan beda jurusan mereka sudah jarang bertemu kalau di kampus, hubungan Alif dan intan terlihat semakin serius dan berjalan lancar
" Ia gue sekarang kerja part time di restoran xxxx sampai malam, lumayan lah cukup untuk biaya transportasi gue ke kampus " jawab Susi sambil tersenyum cantik,ia memang gadis pekerja keras dan tidak manja, apalagi gengsi,itu yang membuat azlan dan kedua sahabatnya kagum melihat keteguhan ia dalam menjalankan hidup yang terbilang serba pas-pasan
" kenapa Lo ga coba minta tolong ke azlan kali aja dikantor bokap nya ada lowongan,tapi ya sesuai dengan ijazah yang kita miliki, minimal jago OG,gaji di perusahaan mereka tinggi loh" saran afkar
" Ga berani gue,ga enak banget,dia udah sering banget nolongin keluarga gue, dan gue juga takut dikira deketin dia ada maunya,di labrak pacar nya ntar" jawab susy
" kenapa harus ga enak..? kan lo minta kerajaan bukan minta duit,soal pacar nya Lo ga usah khawatir...kami kenal banget sama Aira,dia itu wanita paling lemah lembut,ga mungkin marah tanpa sebab,makanya Azlan itu Cinta Mati sama dia" jawab Alif yakin
" Ntar deh gue pikir dulu dan coba,tapi ngomong -ngomong ko Azlan ga bareng kalian?" tanya Susi basa basi, padahal sejak tadi ia sangat penasaran kemana Azlan
" Dia ga masuk hari ini, tadi katanya nganterin Aira ke bandara, Aira ikut olimpiade se Asia,tapi gue ga yakin tu bocah cuma nganter sampai Bandara, pasti dia ikutan ke negara xxxc,dia ga akan sanggup lama-lama ga ketemu pawang nya itu" jawab Alif lagi,afkar tertawa kecil, sedangkan Susi tersenyum tipis sambil mengangguk
" Emangnya pacar nya ga punya keluarga?, sekolah dimana tu cewek?" tanya Susi penasaran
" Aira itu yatim piatu,dia anak salah satu pemilik ponpes do kota xxxx,dia sekolah di SMA xxxx juga kelas 12, awal ngeliat dia kami sama-sama naksir, hehehehe" jawab Alif terus terang
" Oh...wajar dong dia memang cantik banget,gue aja insecure pas pertama liat dia di GOR nolongin Azlan , keliatan sih azlan ga bisa berkutik sama dia" jawab Susi
Mereka terus ngobrol sambil menikmati pesanan mereka, sampai akhirnya mereka meninggalkan kantin dan menuju kelas mereka masing-masing,afkar dan Alif memang satu kelas termasuk Azlan,Susi beda kelas karena beda jurusan,ia mengambil jurusan sekretaris sedangkan Azlan dan kedua sahabatnya di jurusan Bisnis
Sedangkan intan mengambil jurusan kedokteran,ia ingin menjadi spesialis kandungan dan ahli bedah,Nia dan Aira juga memiliki rencana yang sama, sejak pertama bersahabat mereka memang memiliki hoby yang hampir sama, sedangkan melody ia lebih tertarik tentang hukum
Sedangkan di Bandara Aira sudah siap akan berangkat,tapi Azlan masih memeluknya erat, enggan untuk melepaskan Sang pujaan hati nya, rasanya sesak saat ia mengingat betapa banyak pria akan menatap kagum pada sang istri dan akan berpisah beberapa hari
" Yang... janji ya ga akan macem-macem disana dan ga akan deket-deket dengan laki-laki" ucap Azlan posesif
" Ya ampun kak...mana ada cowok yang mau dengan wanita yang udah punya suami, masih banyak banget yang singel and cantik di luaran sana, jangan aneh-aneh deh, kakak tu yang jangan sampai tergoda wanita seksi dan pelakor" jawab Aira
" Pokoknya aku tetap akan awasi kamu,ingat bodyguard keluarga kita ada di mana-mana dan aku ga segan-segan ya suruh habisi mereka yang berani-berani deketin kamu,kamu tau kan aku orang yang ga memiliki kesabaran lebih"ucap Azlan serius membuat Aira Langsung mengangguk patuh seraya menelan sliva nya
__ADS_1
" Ia kakak Aira janji akan selalu jaga jarak dari semua laki-laki,Ok..." jawab Aira lembut seraya mengusap wajah azalan
" Aira berangkat ya,udah ada panggilan tu, yang lain juga udah pada jalan" ucap Aira sambil melepaskan pelukan nya
Aira melangkah meninggalkan Azlan seraya melambaikan tangan nya,ia mulai memasuki jalur keberangkatan nya menuju negara xxxcx, setelah melakukan pemeriksaan berkas sesuai yang di perlukan,Aira mulai bergabung dengan temannya yang lain, walaupun berbeda sekolah,tapi sampai di negara xxxc mereka harus tetap kompak karena mereka membawa nama negara asal mereka
Azlan terus memandangi Aira Samapi tidak terlihat,ia benar-benar mearsa frustasi membayangkan akan berjauhan dengan Aira,ia sudah sangat terbiasa dan bergantung pada istri cantik nya tersebut
Shiiit...
Umpat nya kesal, sepertinya ia memang ga akan sanggup,dan ia memutuskan akan menyusul Aira malam ini ke negara xxxxcc, Azlan langsung meraih handphone nya menelfon sang asisten pribadinya agar menyiapkan jet pribadi nya untuk keberangkatan nya nanti malam
Azlan meninggalkan bandara,ia langsung menuju kantor untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan nya yang tidak bisa di gantikan oleh sang asisten,terutama tentang berkas-berkas yang harus ia tandatangani
Ditempat lain seseorang sedang memikirkan bagaimana caranya untuk mengatakan keinginan nya pada Azlan,ia sangat ingin selalu dekat dan bisa memandang wajah tampan pria yang sudah ia kagumi beberapa tahun ini, hanya karena kasta membuatnya takut untuk mengungkapkan isi hatinya pada sang pewaris keluarga Abbas tersebut
Ya orang itu adalah Susi,ia mengagumi Azlan sejak pandangan pertama, dan semakin bertambah sejak Azlan dan para sahabatnya sering menolongnya dalam melakukannya pengobatan pada ayahnya dan juga sering membantu perekonomian keluarga nya, sehingga rasa kagumnya semakin bertambah,ia seakan ga perduli bahwa Azlan sudah memiliki seseorang,ia ga tau bahwa pria yang ia kagumi sudah menjadi milik wanita lain seutuhnya dengan ikatan yang sakral
Sedangkan Aira dan rombongannya sudah hampir mendarat di negara tujuan mereka, perjalanan sekitar hampir dua jam membawa mereka ke negara tersebut,di sinilah mereka di bandara xxxxcc sedang menunggu jemputan dari hotel yang di rekomendasikan oleh panitia pelaksana olimpiade se Asia tersebut
Aira dan kedua teman sekamarnya mulai menata barang-barang mereka di lemari yang sudah di sediakan, perkiraan mereka akan sepuluh hari berada di negara tersebut,Aira menghela nafasnya dalam membayangkan selama itu berpisah dengan sang suami,ini kedua kalinya mereka berpisah lama, bedanya kalau yang pertama dulu Aira belum memiliki rasa pada azlan dan Azlan juga belum menyatakan perasaannya pada Aira,serta waktu itu mereka belum terlalu dekat,bahkan masih tidur terpisah kamar
" Kamu kenapa...kok sepertinya gelisah banget, mikirin ayang ya... sayang banget tadi kami ga liat wajah nya, habisnya pakai masker sih,tapi sepertinya tampan deh" goda salah satu teman se kamar Aira
" Kamu bisa aja,kami udah biasa LDR kok" jawab Aira sambil tersenyum lembut
" Tapi beneran deh, kamu itu cantik banget kayak artis aja,aku pas pertama liat kamu ga percaya bahwa kamu itu juga pelajar sama seperti kami,kamu pasti anak orang kaya ya" tambah teman satunya
" Kamu lagi ada-ada saja,Aira biasa kok,sama seperti kalian, jangan mikir yang aneh-aneh deh,kita temenan Ok" ucap Aira lembut
" Ok ...kamu memang baik banget,cocok banget dengan wajah cantik kamu,gimana kami mau percaya kalau kamu itu sama seperti kami, barang-barang kamu aja branded semua,mulai dari koper Sampai isinya,kalua di kota kami mungkin harga barang-barang kamu itu udah seharga satu unit mobil mewah" jawab keduanya kompak
Aira hanya tersenyum kecut, yang mereka ucapkan memang benar adanya,semua barang pribadi nya sekarang berharga fantastis dan dari merk ternama dunia,itu semua sang bunda yang mengatur nya,dan setiap Azlan mengajak nya belanja,Azlan selalu membawanya ke butik dengan brand ternama
Apalagi barang yang ia bawa sekarang, kebanyakan barang-barang yang Azlan belikan saat mereka jalan-jalan ke beberapa negara saat liburan yang lalu
" Ya udah Aira mandi duluan ya, sebentar lagi kita harus turun kan buat makan siang dan breaving untuk acara pembukaan besok" ucap Aira
__ADS_1
" Ok..kamu duluan, setelah nya kami nyusul,atau mau mandi bareng bertiga juga ga masalah" jawab kedua teman sekamarnya, bagi mereka sesama perempuan ga masalah mandi bareng,tapi itu ga mungkin untuk Aira,apa kata mereka saat melihat banyak nya tanda kepemilikan dari suami tampannya yang semalam benar-benar menghukum nya
" Eh..ga usah deh,Aira ga terbiasa..malu..,Aira ga lama kok" jawab Aira cepat,ia juga membawa dress sederhana untuk langsung ia pakai juga satu hijab instan
Kedua temannya tersebut hanya tersenyum dan mengangguk, mereka mengiyakan mengingat Aira gadis berhijab pasti akan merasa malu bila harus mandi bersama orang asing yang akan di pastikan akan memperlihatkan seluruh tubuhnya
Setelah beberapa menit Aira keluar dengan baju lengkap,ia langsung menuju ranjang nya memakai sedikit perawatan seperti biasanya, setelah selesai ia meraih handphone nya berniat mengabari sang suami
Berulang kali aiar melakukan panggilan ke no Azlan tapi ga ada jawaban,ia beralih ke no Dodi.. untuk beberapa kali ga ada jawaban,tapi pada akhirnya panggilan tersebut mendapat jawaban
📱- Assalamualaikum A' Dodi...maaf mengganggu..kak Azlan sedang sibuk ya...? Aira telfon ga di angkat" tanya Aira to the point
📱- Maaf nona.. tuan muda sedang meeting dengan klien di ruangan nya,dan ya hari ini jadwal tuan muda sangat padat mungkin akan sangat sibuk sampai malam" jawab Dodi
📱- Oh ya sudah...tapi tolong nanti di ingatkan makan siang nya jangan sampai telat ya" perintah Aira
📱- Baik nona akan saya ingatkan" jawab Dodi pasti
📱-Ok ... terimakasih ya A' Assalamualaikum" ucap Aira sopan
📱- Waalaikum salam.. jawab Dodi, keduanya menutup panggilan,Aira kembali menghela nafasnya berat, begitulah kalau Ayah Omar sudah meninggalkan Jakarta maka azlan akan sangat sibuk, terkadang Aira merasa kasihan saat melihat wajah lelah Azlan setiap pualang dari kantor, ditambah lagi azlan juga harus kuliah, walaupun Aira tau kecerdasan azlan ga perlu di ragukan
Aira merebahkan tubuhnya menghilangkan sedikit lelahnya sambil berselancar di dunia Maya,dan secara ga sengaja ia melihat story Akbar,ia baru ingat kalau Akbar melanjutkan studinya di negara tersebut,Aira kemudian mencoba menanyakan kabar Akbar dan mengatakan bahwa dirinya sedang berada di negara tersebut
Tak disangka Akbar langsung merespon Chat dari Aira,ia menanyakan dengan siapa Aira ke negara tersebut dan sedang berada di mana sekarang
Aira mejelaskan tujuan ia ada di negara tersebut,dan ia juga menjawab dengan siapa ia datang ke negara tersebut, sebenarnya ia tidak terlalu berharap bertemu dengan Akbar,ia hanya ingin tau kabar pria yang sudah menjadi sahabat nya dari beberapa tahun yang lalu tersebut
Bagaimanapun Aira ga mungkin menghapus kenangan kebersamaan mereka serta sahabat yang lain saat di kota xxxxcc, terlebih kebaikan dan segala perhatian yang Akbar berikan untuk nya,Aira ga sejahat itu dengan gampang melupakan kebaikan orang lain walaupun itu hanya sedikit
Sedangkan di Jakarta tepatnya di Abbas group Azlan sedang sangat serius dengan semua pekerjaan nya,ia bertekad harus menyelesaikan semuanya sebelum tengah malam,dan ia akan langsung berangkat ke negara xccccc malam ini juga, azlan menggeleng dan tersenyum membayangkan wajah terkejut nya Aira saat mereka bertemu nanti
Azlan juga tersenyum getir,ia merasa dirinya seperti orang gila saat sang istri jauh darinya,ia masih heran ternyata begitu dalam kah rasa yang ia miliki untuk wanita cantik nya tersebut, sehingga mampu membuat ia frustasi saat akan berjauhan,rasa rindu nya seolah akan meledak, padahal baru semalam ia mengajak wanita nya Tersebut bercinta sampai hampir pagi
Dodi mengetuk pintu ruangan sang Bos dan masuk setelah mendapatkan izin dari pemilik ruangan,ia membawa nampan yang berisi menu makan siang, segelas orange jus dan sebotol air mineral
Setelah azlan selesai makan,Dodi kembali ke ruangan nya seraya membawa nampan yang sudah kosong, keduanya melanjutkan pekerjaan mereka masing-masing
__ADS_1