Diana & Arya

Diana & Arya
sebelas


__ADS_3

di pagi hari nya diana tengah merapikan seragam sekolah nya diri nya santai merapikan seragam nya akibat diana tidak bisa tidur diana terbangun pukul 5 pagi bagi diana itu sudah termasuk pagi sekali biasa nya diri nya akan terbangun saat jam menunjukan pukul setengah 7 pagi itu pun sudah pagi menurut diana.


" dino, lo lama amat sih dandan nya " ucap talka


" ya ya bentar ini mau selesai " jawab diana, kebetulan sekali diana bangun pagi diri nya di ajak talka ke sebuah mall tapi kali ini mall nya akan sedikit ramai karena buka nya sudab pukul empat pagi tadi, mall satu satu nya yang buka setiap pagi pukul 4 tutup pukul 10 pagi. Mall itu hanya menyediakan coklat coklat yang masih beku karena belum tersinar matahari dan itu coklat impor.


Bukan tanpa alasan talka mengajak diana ke mall tersebut talka ingin membeli coklat untuk sang pujaan hati yang sudah berlangan coklat di malk tersebut dan guna nya diana hanya untuk mencicipi coklat paling enak di mall tersebut agar tidak salah memilih.


Mereka berdua berangkat menggunakan mobil diana membuat si pemilik nya marah marah, padahal mobil talka ada di garansi namun yang di gunakan tetap milik diana entah maksud apa yang talka senbunyikan.


Sesampainya di mall benar saja mall yang buka pagi pagi sekali tak pernah sepi walaupun itu akan mengurangi tidur mereka seperti talka yang sengaja bangun pagi.


" rame banget kak padahal masih pagi " ucap diana


" itu lah kenapa lo lama amat dandan nya jadi udah rame kan " cibir talka sembari melangkah memasuki mall besar itu.


Semua sudut mall tersebut terisi coklat yang bermacam macam bentuk, rasa dan harga. Diana yang tidak tahan ketika melihat coklat kini sudah berlarian kesana kemari mengikuti para mengunjung satu persatu ya hanya untuk mencicipi coklat yang mengunjung lain nya cicipi.


" hoy, dino " panggil talka


" lo kan gue suruh milih coklat tapi bukan untuk lo ya " kesal talka yang melihat diana tak berhenti nya mencicipi banyak coklat, raut wajah diana saat coklat memasuki mulut nya berbeda beda.


" apa sih ni gue juga lagi cari coklat buat lo " jawab diana ikut kesal


Tiba-tiba seseorang menarik diana ke tempat sepi membuat diana reflek memeluk orang yang telah menarik nya.


" bisa lepasin gak " ucap orang itu


" ehh, siapa sih " ucap diana dengan tangan merenggang


" gue, lo ke sini mau apa " tanya orang itu yang tak lain Arya ya memang arya adalah pelanggan kedua di mall ini sebenarnya bukan arya yang ingin coklat namun mama Arya yang ingin membuat Cokies coklat.


" ya gue mau beli coklat lah " ucap diana jutek


" kalau mau coklat yang enak lo harus ke lantai atas " ucap Arya lalu menarik tangan diana untuk mengikuti nya, diana hanya menuruti arya tanpa menolak sama sekali.

__ADS_1


Arya membawa diana ke lantai atas, belum sampai diana di atas diri nya sudah melihat berbagai coklat yang berjejeran dimana mana dengan harga yang terbilang tidak murah itu.


" Astaga, ni coklat apa gula sih " ucap diana yang kini tengah memegang potongan coklat yang baru saja masuk ke dalam mulut nya.


" coklat lah, emang lo gak bisa liat apa " jawab arya yang tengah duduk bersantai di sofa mall


" ya, gue tau "


" terus napa " tanya arya


" ya masak coklat rasa nya manis banget kan gue udah manis " ucap nya dengan bergaya sok cantik


" elah, coklat jelas manis lah masak coklat hambar kan gak enak " jawab arya tanpa memperhatikan diana yang sok cantik


" bukan gitu ini tuh terlalu manis aku gak suka yang manis manis " ucap diana


" na... diana " panggil talka mencari diana


diana mendengar panggilan kakak nya segera berlari tanpa memikirkan arya yang menatap diana bingung.


" ya, gue cari coklat lah "


" mana coklat nya " tanya talka


" coklat nya gak enak jadi gue gak beli " ucap diana sedikit takut


" huh, yaudah kita pulang "


" emang udah ada coklat nya " tanya diana mana mungkin diana pulang jika belum menemukan coklat


" udah, ayo " ucap talka yang mengerti akan sifat diana yang tak akan pulang jika barang yang sudah di rencanakan untuk di bawa.


diana menurut dan tidak mau berdebat lagi khusus hari ini saja karena diana harus bertemu dengan di aray yang menyebalkan membuat diana malas untuk bertengkar dengan kak talka yang sama sama menyebalkan.


pagi di mulai dengan beli nya coklat yang manis hingga diana harus bolak balik kembali ke kamar mandi untuk menyikat gigi diana takut gigi nya akan berlubang yang berisi ulat jahat di dalam nya.

__ADS_1


" na lo napa sih " ucap talka pusing melihat diana mondar mandir ke meja makan balik lagi ke kanar mandi dapur dan seterusnya.


" ini di gigi diana ada ulat jahat " ucap diana dengan menutup mulut nya dengan tangan nya


" emang nya kenapa? " ucap talka agak tidak mengerti denvan maksud diana berbicara seperti itu bahkan sambil menutup mulut nya


" nanti gigi diana di gigitin jadi berlubang " jelas diana dengan masih seperti semula menutup mulut nya dengan tangan.


" ya, lo makan aja ulat nya pasti kenyang dan gak gigit gigi lo " kata talka


" hei, diana gak bodo ya. kalau diana makan makin banyak ulat nya " ucap diana kesal namun ia setuju dengan perkataan talka diana juga sudah sangat lapar dan juga air liur diana telah menetes setiap diana melihat makanan yang berada di meja makan.


" halah, sok pinter aja lo " cibir talka lalu memakan makanan nya yang telah ia siapkan saat diana mondar mandir tidak jelas di depan talka.


" emang gue pinter kok " jawab diana sembari dengan rakus nya memasukan semua makanan yang telah berada di sendok nya.


" keselek gue sukurin lo " ucap talka


" uhuukkk.... "


" sukurin lo " ucap talka merasa menang


" jahat banget jadi kakak, pakek acara doa in lagi " sungut diana setelah meminum air minum yang berada di depan nya.


" biarin "


talka hendak minum namun setelah memperhatikan gelas yang telah ia isi air putih kini hilang bak di sedot poci.


" eh eh, bentar lo tadi minum air mana " tanya talka yang sudah bisa menebak


" yang ini " ucap diana sembari menunjuk gelas yang sudah tak berisi air kembali dan ternyata itu lah gelas talka yang belum sempat ia minum namun telah di minum diana.


" lo minum, minum gue dino!! " teriak talka geram dengan diana yang tanpa bertanya meminum minuman orang lain untung talka belum meminum nya jika ia minum sama saja mereka berdua bercium tanpa sengaja.


bersambung....

__ADS_1


jangan lupa like, komen and vote juga favorit ya


__ADS_2