Diana & Arya

Diana & Arya
lima


__ADS_3

Setelah Diana terbangun dari pingsan nya ia melihat Talka wajah terlihat kesal,baru kali ini Diana melihat wajah marah Talka karena Talka tak akan pernah marah pada diana namun kali ini Diana merasa ia sudah salah membuat Talka marah.


" Kak talka kenapa? " tanya Diana dengan hati-hati Diana tau suasana hati talka tidak bagus.


" Gak liat apa lagi kesal juga " ucap nya terlihat sangat kesal namun Diana tidak tau apa yang membuat talka kesal.


" Ehh, Dino saurus udah bangun " ucap nya kembali dengan suara lembut namun masih tetap mengejek.


" Dari tadi kalik "


" Maaf kak Talka lagi kesal " ucap Talka merasa bersalah ia kesal namun yang membuat pelampiasan kekesalan nya pada adik tersanyang nya.


" Kesal kenapa sih kak " tanya Diana


" Itu tadi pas kamu nyebur di danau ada laki-laki yang nyentuh kamu " jelas Talka dengan wajah semakin memerah karena menahan amaraha nya.


" Ya, biarin orang kakak juga gak nolong aku " ucap Diana membuat gunung yang siap meletup itu akhir nya meletup dengan ganas nya membanjiri kamar diana dengan kawah nya.


" Orang tadi danau nya gak dalam lo aja yang lebay " kesal Talka lalu pergi meninggalkan dian sendiri di dalam kamar.


Diana pun bangun dari tempat tidur nya ia mendapati baju nya sudah berubah dari sebelum dia berangkat ke taman.


" Hah, apa si talking tom itu yang gantiin baju ku " heboh Diana di depan cermin sambil memutar mutar tubuh nya untuk melihat apakah ada yang lecet di badan nya.


" Uhh, untung saja tidak ada " lega Diana saat tak mendapati lecet di tubuh nya.


" Udah ah, aku mau main sama Rellia " ucap Diana lalu mengambil tas selempang nya dan memasukan ponsel nya ke dalam tas tersebut lalu berakhir keluar kamar nya.


Drettt....


" Aduh rellia masak lo gak bisa sih jalan bareng gue " ucap Diana yang mengangkat telepin dari rellia dan Rellia mengatakan jika ia tak bisa menemani Diana main.


" Yaudah deh gue jalan sendiri aja " ucap Diana lalu mematikan ponsel nya dan menghentikan mobil yang ia gunakan ke pinggir jalan taman yang tadi, namun kini sudah malam karena diana sebelum nya ke mall untuk membeli tas agar besok sekolah menggunakan tas nya kembali.


" Sendiri deh " ucap Diana tidak bersemangat, hanya sendiri jalan itu tidak asik sama sekali menurut Diana.


Diana berjalan menuju tempat duduk yang sudah di sediakan di taman itu diana duduk dengan kaki yang ia ayunkan ke depan lalu ke belakang begitu seterusnya.

__ADS_1


" Hallo " sapa seseorang lalu duduk di samping Diana duduk.


" Ehh, siapa? " tanya Diana sambil memberikan jarak pada orang yang kini duduk di sampong diana.


" Boleh kenalan " ucap orang itu kembali dengan semakin mendekat kan duduk mereka berdua.


" Maaf bisa menjauh sedikit " ucap Diana yang merasa risih di dekatin laki-laki yang kini duduk di samping Diana


Diana berdiri bermaksud akan pergi namun belum sempat kaki nya melangkah tangan nya telah di pegang oleh seseorang.


" Mau kemana " ucap nya lalu menarik tangan Diana hingga Diana semakin mendekat pada laki-laki itu.


" Lepaskan!!!! " ucap Diana tegas sembari mencoba melepaskan tangan nya dari genggaman tangan laki - laki itu.


" Kenalan dulu ya cantik " ucap nya sambil memengang dagu diana


" Lepaskan !!" teriak seseorang cowok yang berada di belakang laki-laki yang mengenggam tangan Diana.


Cowok itu berkelahi dengan laki-laki itu hingga laki-laki jatuh tersungkur lalu pergi.


" Kamu tidak apa apa " tanya Diana pada cowok itu yang juga tersungkur di tanah banyak luka lebam di wajah nya.


Diana berlari menuju di mana mobil nya berada lalu dengan segera Diana melajukan mobil nya pergi meninggalkan taman tersebut.


Sesampainya Diana di rumah nya ia langsung di sambut dengan pertanyaan para kakak kakak nya yang tak berhenti nya bertanya ' dari mana ' membuat pusing kepala diana.


" Dari mana lo? " tanya Talka


" Dek Diana dari mana kok malam malam baru pulang ?" tanya kak Akhazia kepada Diana.


" Kakak-kakak Diana habis dari taman,Diana mau ke kamar dulu " jawab Diana lalu pergi meninggalkan dua kakak kakak nya yang masih bingung


" Besok gue ke taman lagi ah, sekalian ucapin terima kasih " ucap Diana lalu merebahkan tubuh nya dan berakhir terbang ke alam mimpi tanpa makan malam.


*


*

__ADS_1


*


*


Keesokan hari nya Diana terlambat bangun karena ia terlalu lelah, dengan terburu buru Diana memakai sepatu nya dengan sepotong roti berada di dalam mulut nya.


" Aduh, hp gue mana sih " ucap Diana dengan Mata menyapu sekeliling isi kamar nya mencari benda pipih nya.


" Nah, itu " ucap Diana lalu dengan ssgera meraih ponsel nya dan memasukan nya ke dalam tas nya.


Diana keluar kamar nya dengan dandan nan yang tak anggun lagi seperti biasa nya bahkan bandana yang berada di kepala nya kini tak tertata dengan rapi.


" Kak Diana berangkat dulu " pamit Diana pada kak Akhazia.


" Anter gak " tanya Akhazia yang kini masih memakan sarapan nya.


" Gak usah Diana naik taksi aja " ucap Diana lalu masuk ke dalam mobil taksi yang sudah berada di depan rumah Diana.


Taksi yang Diana pesan mejlaju keluar gerbabg lalu membelah jalanan pagi ini yang tak terlalu ramai.


Setelah lama taksi Diana membelah jalan akhir nya kini telah sampai di depan gerbang sekolah yang tinggi nya minta ampun.


" Aduh, udah di tutup lagi gerbang nya, mana pak satpam nya gak ada lagi " ucap Diana bingung dengan mondar mandir tidak jelas diana memikirkan cara untuk masuk ke gerbang itu dengan cara apapun kecuali dengan cara memanjat lagi.


" Sini biar gue bantu " tawar seseorang di belakang Diana lalu mengangkat tubuh Diana tanpa persetujuan Diana,lalu dengan santai nya seseorang itu melempar tubuh Diana yang lalu terlempar ke dalam dalam gerbang.


" Aduhh, dasar siapa sih gue gibeng lo nanti " kesal Diana dengan mata yang tertutup merasakan nyeri di pantat nya.


" Sorry,dari pada lo gak masuk " jawab seseorang itu yang telah berada di dalam gerbang bersama dengan diana.


" Enak aja lo bilang katak gitu " kesal Diana lalu berdiri dengan tangan yang terangkat di atas Diana bersiap akan memukul kepala seseorang yang melempar diana tadi.


" Eh eh, kalian berdua terlambat " tegur pak satpam lalu menarik telinga kedua orang tersebut dan membawa nya ke kantor bk.


Bersambung....


Terima kasih telah membaca,jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan.

__ADS_1


vote, komen, and like.


__ADS_2