
Mbh minah terlihat berpikir kayak nya juga bingung apalagi Diana yang pusing di tambah bingung ya jadi nya mampet deh.
" ya, bisa jadi nenek atau kakek kamu dari jawa " jelas mbh minah yang kasus nya sama dengan Diana.
Dulu mbh minah tinggal di pedesaan yang terdapat banyak bukit dan lembah, ibu mbh minah adalah orang jawa sedangkan Ayah mbh minah orang kota alias indo banget karena terjadi campuran mbh minah menjadi bisa bahasa kedua nya dengan sangat lancar namun karena,
Ayah mbh minah meninggalkan ibu mbh minah ke kota untuk bekerja dan tak pulang kembali mbh minah menjadi terbiasa menggunakan bahasa jawa dan jika mengucapkan bahasa indo akan menjadi campur.
Itu lah sedikit kisah tentang mbh minah ya guys.
Dan bisa jadi Diana memiliki nenek atau kakek yang tinggal di pedesaan juga berbahasa jawa lalu menurun pada Diana dan juga pada cucu nya yang lain seperti kak talka dan juga kak Akhazia.
Namun Diana tak pernah mendengar kak talka dan juga kak Akhazia berbahasa jawa saat berbicara atau mungkin karena terlalu lama tinggal di kota membuat mereka berdua tidak menggunakan bahasa jawa lagi.
Setelah lelah berkeliling dua desa Diana dan mbh minah pulang ke rumah untuk membersihkan diri sehabis beraktivitas, mereka sampai pada rumah mbh minah yang terlihat seorang laki-laki duduk di bangku teras rumah milik mbh minah
Dengan tangan memegang boneka beruang, Diana yang melihat itu dengan cepat bersembunyi di belakang mbh minah yang berjalan mendekati laki-laki itu.
" ono opo le, neng ngone mbh minah?( ada apa ganteng, di tempat nya mbh minah? )" tanya mbh minah pada laki-laki swmbari menurunkan dagangan nya yang menjadi tempat persembunyian Diana.
" heh, kowe!!!??" ucao nya terkejut saat diri nya Melihat Diana yang berada di belakang mbh minah.
Diana yang terlanjur kesal tak menjawab dan langsung memasuki rumah mbh minah lalu brrjalan ke arah kamar mandi yang sudah di tunjukan mbh minah kepada diri nya.
Dan ternyata kamar mandi yang telah Diana gunakana dua kali itu bukan lah kamar mandi milik mbh minah melainkan milik laki-laki tadi, pantes aja Diana bertemu dengan nya terus.
Di luar
Mbh minah tengah berbincang bersama laki-laki itu dengan sekali bercanda hingga laki-laki itu bertanya siapakah Diana dan mengapa tinggal di rumah mbh minah.
Mbh minah menjelaskan kepada laki-laki itu bernama Arvin anak dari tetangga mbh minah jelas saja kamar mandi nya tidak jauh dari rumah mbh minah sedangkan kamar mandi mbh minah berada di belanda (belakang rumah anda).
__ADS_1
Arvin mengangguk nganguk kan kepala saat mbh minah menjelaskan jika Diana adalah korban kecelakaan yang hanyut di sungai dan saat itu mbh minah tengah mencari kayu bakar untuk persediaan memasam dan lain-lain, hingga menemukan Diana tengah mengambang di air sungai yang deras itu.
Mbh minah berusaha mengapai Diana dengan tangan namun tidak sampai hingga mbh minah menggunakan salah satu kayu untuk menggapai Diana dan berhasil menarik Diana kedaratan.
Mbh minah berinisiatif merawat Diana agar lekas sembuh dan mmebawa Diana pulang ke rumah nya.
Arvin merasa kasian terhadap Diana hingga ia berniat akan selalu datang ke rumah mbh minah untuk mengantarkan makanan.
Setelah pembicaraan telah selesai juga dengan Arvin yang sudah pergi setelah menyampaikan tujuan nya ke rumah mbh minah.
Mbh minah memasuki rumah lalu menutup pintu karena waktu yang telah berganti sore, melihat ke sekeliling mbh minah tak mendapati Diana di mana- mana hingga mbh minah mendengar suara tertawaan seseorang di kadang mbh minah.
Meletakan barang barang mbh minah menuju kandang kelinci nya, mbh minah memang memiliki kelinci yang sangat gemuk dan besar karena itu adalah kelinci spesial yang mbh minah miliki.
Hidup mbh minah hanya dengan kelinci itu jika tidak ada kelinci itu mbh minah juga tidak ada karena kelinci itu adalah memberian teman mbh minah yang telah lama pergi meninggalkan mbh minah selamanya tanpa kembali lagi.
Dan benar saja setelah mbh minah sampai pada kandnag kelinci itu mbh minah mendapati Diana tengah bermain dengan kelinci gemuk itu sembari mengasih makan.
" ngasih makan kelinci mbh " jawab Diana dengan cekikikan, merasa lucu dengan kelinci gemuk itu yang tengah makan dengan kangkung pemberian dari Diana.
" kenapa bisa sampai sini " tanya mbh minah lagi dengan mode marah nya.
" denger suara kelinci ini mbh " jawab Diana tanpa menengok ke arah mbh minah yang tangah marah.
' memang persis dengan mu Sarti ' ucal mbh minah dalam hati
Mbh minah mengganggap Diana sama dengan teman mbh minah yang memiliki nama Sarti wanita yang tangguh dan kuat, namun tiba-tiba menghilang dari dunia ini dengan sangat cepat.
Membuat mbh minah tidak dapat menerima namun karena datang nya sebuah hadiah dsri Sarti serupa kelinci yang kini tengah di beri makan Diana tersebut, membuat mbh minah ingin menjaga kelinci itu hingga ajal menjemput nya sendiri.
*
__ADS_1
*
*
*
Malam pun tiba waktu nya para kaum rebahan melakukan aksi nya dengan rebahan di ranjang nya masing - masing sama dengan Diana yang juga kini tengah rebahan di ranjang samping mbh minah.
Karena tak mau menganggu mbh minah tidur Diana pergi dari ranjang ke lantai yang tergelar tikar di sana, merebahkan diri lalu mulai bersedih khas orang rebahan yang tak memiliki ponsel.
Diana memikirkan papa dan mama nya namun karena sikap mereka berdua yang terlalu jahat kepada Diana, Diana pun berganti memikirkan sekolah nya lomba itu, Rellia apakah dia telah melupakan Diana begitu saja? Juga apakah Arya telah berubah karena aku pergi apakah dia sudah memiliki pacar saat aku tidak ada? Bagaimana keadaan nya?
Mungkin Diana tidak mengetahui jika Arya telah berubah menjadi bucin karena Diana yang pergi menghilang tanpa kabar, mungkin kini Arya tengah cegukan karena Diana yang terlalu dalam memikirkan Arya.
Diana beranjak dari rebahan nya lalu berjalan keluar mencari sesuatu yang dapat untuk menelepon seseorang gitu. Berjan menyurusi gelap nya malam hingga berjumpa lah dengan telepon yang berbayar dengan koin.
Mendekati nya lalu memasukan beberapa koin kedalam lubang yang telah di sediakan dan menekan nomor yang akan Diana tuju.
Suara tekanan nomor terdengar jelas di telinga Diana hingga tak ada suara kembali setelah Diana menempelkan telepon genggam tersebut di pipi nya.
bersambung........
makasih semua yang udah kasih dukungan, tunggu up nya ya.
**like
komen
and
vote
__ADS_1
favorit juga ya**