
tepat pukul 10 pagi Diana dan Arya telah siap dengan setelan baju couple yang telah pak Fajri pesan kan, baju beramwarna biru langit yang cerah akan sebuah cinta bertemanan yang tersiarat dalam baju itu, Arya
mengenakan lengan panjang dan juga celana yang sepadan dengan warna baju itu hitam dan biru. Diana mengenakan sebuah gaun yang sangat indah di kenakan Diana serasi dan sangat cocok dengan warna kulit juga wajah yang rupawan tersebut.
" pak berangkat sekarang " tanya Diana dengan berjalan mendekati Arya dan pak Fajri yang tengah berbincang berdua
Arya melongo takjup dengan kecantikan milik Diana yang tiada tara nya cantik dan menawan apalagi jika bergandengan tangan layak nya sepasang kekasih berjalan menuju pangung yang besar dengan jumlah penonton yang kebih dari yang ada di sekolah waktu itu.
" Sekarang dong biar tidak terlambat " jawab pak Fajri dengan senyum khas nya yang menyebalkan
" yaudah, Diana ayo " ajak Arya bersemangat sekali mengandeng Diana, Diana tersenyum manis membuat si Arya yang melihat nya ingin sekali mencubit pipi cabi Diana yang menggemaskan seperti kue bolu saja.
Mereka menaiki mobil sekolah yang telah di sediakan bisa ada kegiatan seperti hari ini juga, Diana dan Arya duduk di belakang sedangkan pak Fajri sebagai supir mereka berdua anggap saja mereka habis nikah ya.
Diam-diam seseorang mengintip Diana dan juga Arya namun yang menjadi mangsa nya adalah Diana yang telah merebut pangeran mereka kali ini yang Diana lakukan telah membuat semua nya marah juga dengan orang itu yang sudah di puncak ubun-ubun.
" lihat saja kau Diana " ucap nya penuh amarah yang mengebu, entah apa yang telah orang tersebut lakukan dengan marah nya ucapkan kata tersebut
Mobil melaju dengan kecepatan sedang dengan musik yang tekah pak Fajri putar untuk menemani perjalanan mereka bertiga namun musik terlalu keras suara nya bahkan Diana berteriak untuk memelankan suara nya saja tidak di dengar hingga sebuah mobil pengangkut sampah melawan arus
dan berakhir menabrak mobil yang Diana tumpangi bersama pak Fajri dan juga Arya dengan kejam nya hingga tubuh mobil berbalik dan memasuki hutan lebat,
Dengan ganas pohon mengocok segala isi di dalam mobil tersebut Diana dan Arya yang tidak mengunakan sabuk pengaman sudah sedari tadi terpelanting kesana ke mari di dalam badan mobil teriakan histeris milik Diana terus mengema di mobil itu hingga berhenti di Dekat sungai yaang berarus cepat.
" mama, papa jika Diana pergi apakah Diana akan bergunan kembali " ucap Diana dalma hati dengan hati yang gelisah akan keadaan rumah yang sangat di rindukan semua orang bahkan baru kemarin Diana bertemu mama dan papa secara langsung tanpa video call lagi
__ADS_1
" Diana bertahan lah " ucap Arya lirih dengan mata yang terbuka sedikit dan itu hanya untuk menolong Diana yang tertimpa badan mobil ssdangkan pak Fajri telah aman ia terpelanting di samping pohon yang besar dan juga rindang namun tidak dengan Diana bisa saja mobik itu akan meledak namun Arya juga berada jauh dari mobil
Belum sempat menggapai Diana Arya telah jatuh tersungkur, kesadaran nya mulai habis juga dengan mata yang akan segera tertutup namun Arya menolak untuk menutup mata nya, diri nya harus bisa menolong Diana agar menjauh dari mobil namun
tolakan nya tidak membuahkan hasil bahkan kini mata yang menjadi semangat nya untuk menolong Diana telah tertutup begitu saja.
Di rumah sakit Berlian kasih
Arya tengah menjalani perawatan nya di kamar VVIP kamar atas perintah papa Evano donatur terbesar di rumah sakit itu, pak fajri juga tengah di rawat di ruang yang sama dengan Arya namun yang belum memiliki kabar hanya lah Diana di mana saat Diana tertimpa badan mobil.
Namun saat polisi mengecek kembali mobil tersebut tidak ada orang pun selain pak Fajri dan juga Arya yang berada di lokasi kejadian, keluarga Diana telah di hubungi pihak rumah sakit juga pasien lain nya.
Di keluarga Diana
" pa, di man Diana " tanya mama dengan tangis yang semakin pecah dimana mengingat saat Diana bercerita tentang lomba yang akan terlaksana hari ini dan ternyata berakhir seperti sekarang,semangat Diana saat bercerita sangat rindu dengan ucapan manja nya
Talka sibuk akan orang suruhan nya untuk menemukan di mana Diana berada jika waktu itu Talka tidak memaksa Diana mungkin hal yang terjadi ini tidak akan terjadi namun itu telah berlalu dan hari ini adalah hari menerima apa yang telah terjadi.
seluruh anggota keluarga Diana datang ke rumah Diana juga dengan sahabat Diana, siqpa lagi kalau bukan di Rellia. Semua telah berkumpul di rumah Diana untuk membantu mencari keberadaan Diana sekarang.
" mari kita mulai sekara-" ucap papa Diana memimpin acara mencari Diana namun sebelum selesai seseorang telah menghentikan ucapan papa Diana.
" tunggu " lirih nya dengan lemah nya, orang itu memiliki banyak luka gores di seluruh badan nya.
Papa Diana tidak asing dengan sosok itu laki-laki berambut hitam memiliki kulit putih bersih namun karena banyak bekas luka membuat wajah tampan nya tertutupi.
__ADS_1
" nak Arya " ucap papa Diana terkejut sudah 3 minggu Arya koma papa Diana mengetahui hal itu karena papa Arya adalah teman perusahaan yang sudah lama menjalin hubungan dengan perusahaan papa Arya.
" saya juga mau mencari Diana " ucap Arya dengan suara lirih yang membuat yang mendengar nya akan merasa hati teriris.
" tapi nak arya " ucap papa Diana terhenti tak kala Arya memotong ucapan nya dengan cepat
" om, Diana hilang karena Arya juga " ucap Arya menjelaskan apa yang terjadi hingga membuat Diana menghilang dari kecelakaan yang menimpa mereka berdua
" nak Arya baru saja sembuh belum bisa mencari Diana " ucap mama Diana yang mengerti akan kebimbangan papa Diana saat mendengarkan ucapan Arya
" tapi tante saat Arya mau nolong Diana, mata Arya sudah tertutup sebelum Arya menolong Diana " jelas Arya dengan air mata yang sudah membasahi pipi Arya
Semua orang menatap Arya dengan perasaan iba akan hal yang Arya ceritakan, mama Diana mendekati Arya lalu memeluk Arya dengan pelukan hangat dari seorang ibu.
" tidak apa nak, Diana memang harus mendapatkan hal itu " ucap mama Diana menenangkan Arya yang terus terisak di dalam pelukan mama Diana
" biarkan Arya istirahat di kamar tamu saja " ucap papa yang mengetahui Arya kelelahan karena baru saja terbangun dari koma nya
Arya di tuntun mama Diana menuju kamar tamu.
bersambung........
like
komen
__ADS_1
and
vote