Diana & Arya

Diana & Arya
delapan


__ADS_3

diana di buat gelagapan setelah melihat pesan di ponsel nya jika acara nya akan di mulai pukul 08:00,kini jam menunjuk kan pukul 07:30 yang berarti acara akan di mulai sebentar lagi sedangkan diana belum bersiap sama sekali.


" kenapa tu jam cepat banget sih jalan nya " ucap diana yang di buru jam, kini ia tengah mengenakan seragam yang sudah sekolah sediakan untuk dirinya.


tok... tok... tok...


" siapa lagi sih tu " kesal diana, namun ia segrra membuka pintu rumah nya dan terlihat lah rellia dengan baju yang sama dengan yang diana kenakan.


" akhir nya lo dateng juga " lega diana lalu kembali memasuki rumah tanpa mempersilahkan rellia masuk ke dalam.


" yaelah gue tamu gak di persilahkan masuk napa " ucap rellia lalu mengikuti diana masuk ke dalam rumah.


" kenapa lo ngikut gue rell " tegur diana yang melihat rellia mengikuti nya berjalan.


" siapa juga yang mau ngikutin lo gue mau cari tempat duduk kali " ucap rellia lalu dengan segera ia mendudukan pantat nya di sofa ruang tamu.


" yaudah gue ambil hp gue dulu " ucap diana lalu berjalan menaiki tangga dan berakhir ke kamar nya.


dring.... dring....


" udah hampir pukul delapan " ucap diana panik ia harus segera sampai ke sekolahan sebelum ia terkena amarah dari para petugas.


" rell, berangkat sekarang!!! gue aja yang nyetir " ucap diana yang kini tengah menuruni anak tangga dengan cepat. setelah sampai di ruang tamu ia menyambar kunci mobil rellia yang berada di atas meja.


" na, gak usah buru-buru kali " ucap nya yang tidak mengetahui jika kini diana menjadi pembawa acara di acara nanti.


" cepetan rell gue udah telat " ucap diana sekali lagi yang tidak mau di buat terlambat oleh sahabat nya yang tidak mengetahui situsi genting ini.


diana benar-benar mengantikan posisi rellia yang biasa nya menjadi supir diana,kali ini diana lah yang akan menyetir sedangkan rellia duduk di samping diana dengan hati yang tidak tenang. rellia sungguh sedih nasip nya yang akan di bawa balapan oleh diana karena pasti diana akan menyetir dengan kecepatan penuh.


kasian jantung rellia jantung nya harus mendapatkan kejutan dari diana putri anak dari pembalap profesional.


" jangan bilang lo ngebut lagi kayak dulu ya na " tanya rellia memastikan jika ia akan terbawa di mobil balap atau hanya mobil biasa.


diana tidak menjawab pertanyaan rellia karena diana pastikan jika rellia akan tau apa yang akan ia lakukan.


" na, lo beneran ya mau buat jantung gue copot " teriak rellia di dalam mobil saat mobil melaju dengan kecepatan penuh.


" diem deh lo rell, kuping gue buta nanti " ucap diana dengan wajah serius nya melihat ke arah jalan.


" kuping buta ya na " tanya rellia lagi agar ia tidak terlalu fokus ke arah jalanan yang terlihat hanya sebuah garis panjang.

__ADS_1


" diem rell!! "kesal diana dengan menambahkan kecepatan laju mobil itu. membuat rellia bungkam.


" Aaaaaa " teriak seseorang dari luar mobil dengan kencang nya hingga dengan dadakan diana memnginjak rem membuat kepala rellia tanpa segaja terbentur.


" aduh, na lo bisa gak sih gak usah rem dadakan " kesal rellia dengn tangan yang tidak berhenti mengusap kening nya yang terbentur.


" tu, liat depan lo " ucap diana memberi arahan kepada rellia yang memarahi nya.


" apa?!!" tanya rellia kesal


" hah, lo mau nabrak orang "


tanpa menjawab diana keluar dengan santai nya mendekati laki-laki yang trngah mrnutup mata di depan mobil rellia.


" hey, lo " ucap diana


" huh, gue selamat " ucap nya lega tanpa mengubris ucapan diana


" bisa gak sih lo tadi minggir biar gue gak nabrak lo " ucap diana


" lha, lo ternyata yang mau nabrak gue " ucap nya terkejut sekaligus kesal


" gpp, cuma kok gue ketemu lo mulu sih " ucap nya dengan kaki melangkah ke pinggir gerbang.


" gpp, kan tu anak? " tanya rellia yang baru saja keluar dari mobil


" gue masuk dulu ya, mobil lo jadi yang markirin lo juga ya " ucap diana lalu pergi memasuki gerbang sekolah yang sudah ramai.


" yaelah, kenapa diana gak buru buru lagi sih biar sekalian dia parkirin mobil gue " ucap rellia melangkah mendekati mobil nya.


.


.


.


" pak saya gak terlambat kan? " tanya diana pada pak fajri,guru yang mengurus acara acra sekolah.


" gak kok diana, silahkan gabung dengan Arya " ucap pak fajri dengan tangan menunjuk pungung pemuda. Pungung itu tidak asing lagi untuk diana, diana segera melaksanakan perintah pak fajri dari pada ia kena marah.


" permisi "

__ADS_1


pemuda yang bernama Arya yang tadi di tunjuk pak fajri pun menoleh dan menatap diana dengan tatapan seperti pernah melihat.


" lo ngapain sih di sini, ngikutin gue ya lo " tuduh diana lalu mendudukan badan nya di sofa di tempat duduk yang sama dengan Arya.


" ngapain juga gue ngikutin lo kurang kerjaan banget " jawab Arya tak memperdulikan dengan kedatangan diana.


diana mulai menghafalkan acara apa yang akan ia bawakan dan beritakan kepada seluruh warga sekolah, ia sempat kesusahan,namun ia harus bisa dan tak akan mempermalukan diri nya di pangung nanti.


" diana arya cepat ke sini acara nya udah mau mulai " ucap pak fajri kepada mereka berdua


diana yang mendengar panggilan dari pak fajri sedikit gugup pasal ia tak pernah menjadi pembawa acara juga ia gugup karena banyak sekali yang akan melihat dirinya.


" waoy, di panggil pak fajri juga malah ngelamun " ucap Arya tepat di telinga diana membuat diana tersentak kaget.


" iya, gua tau gak usah lo kasih tau " ucap diana kesal dengan gugup ia mendekati pak fajri yang berada di samping panggung.


" sekarang pak " tanya diana


" ya, sekarang Loh Arya nya mana " ucap pak fajri sembari menengok ke kanan dan ke kiri mencari sosok yang memiliki nama Arya tersebut.


" di sini pak " seru arya yang kini berada di tangga menuju panggung.


" semangat sekali ya kamu arya " puji pak fajri dengan senyum mengembang.


" yaudah kalian berdua segera membawa acara nya, ingat dengan kertas yang pak guru kasih ke kalian ya " ucap pak fajri membuat kedua sejoli itu terkejut bukan main, baru saja bedtemu kini bertemu kembali sebagai pembawa acara pasangan.


" cepat kalian " ucap pak fajri dengan tegas


" baik pak " ucap diana dan arya serempak


mereka berdua menaiki tangga dengan bergantian, sesampainya di tengah panggung mereka langsung di suguhi pemandangan yang biasa banyak orang yang melihat mereka berdua yang berada di atas panggung.


" lo duluan gua lanjutan nya aja " ucap diana dengan perasaan yang deg-degan, suara jantung berdetak kencang di dada diana betapa gugup nya ia saat berada pan dengan yang seperti ini.


acara di mulai dengan ucapan arya yang mengelegar di sini, banyak para cewek yang meneriaki nama Arya dengan sebutan yang menggelikan membuat diana yang mendengar hal tersebut ingin segera turun dan memutahkan semua isi yang ada di dalam perut nya.


bersambung..........


terima kasih sudah membaca jangan lupa tinggalkan jejak kalian, maaf jika tulisan nya amburadul masih belajar.


like, komen, and vote

__ADS_1


__ADS_2