
Arya dan Kocil menghentikan langkah nya lalu membalikan badan, melihat siapa yang memanggil nya serta mengapa dia bisa tahu nama panggilan Kocil yang dikenal nama akrab.
"Woy sapa yang berani manggil Kocil?!." tanya Kocil meledak ledak bak bom yang habis terkena semburan api.
" Hilih, lo kagak kenal gue pa pura-pura gak kenal?. "tanya suara itu lagi, Arya hanya diam ia mencoba mengenali suara itu yang familiar bagi nya mungkin Kocil juga merasa seperti itu.
"Ya iya lah gue kagak kenal lo, sapa lo manggil manggil gue sama Arya?. "ucap Kocil menatap sinis kearah sosok didepan nya.
Kocil tak melihat wajah nya secara langsung karena masker menutup setengah dari wajah nya.
"Lupa sama gue ya? siapa yang kemarin cerita ma gue katanya mau ada pembalasan bagi orang yang ceroboh Mengganggu milik Arya?!." ucap nya lantang hingga Diana dan Kocil terkejut namun tidak dengan Arya ia nampak mencerna ucapan orang tersebut.
"Apa maksud nya mengganggu milik Arya?. "Tanya Kocil, biasa mode ogeb nya lagi hidup.
"Gue kira lo boong kemarin ternyata bener lo pindah ya. " ucap Arya bertos ria dengan orang didepan nya.
"Kapan gue boong nya?." ucap nya tertawa dengan Arya hal itu membuat Kocil terasa panas dingin melihat mereka berdua tertawa renyah.
"Sapa tuh Ar... Kek nya deket?. "tanya Kpcil menahan amarah yang mengebu dalam dirinya.
"Ya deket lah, emang lo gak ngerti dia siapa?" tanya Arya pada Kocil namun tertawa nya dengan sosok didepan nya itu.
"Iya, gue gak tau!. Siapa sih lo?. "tanya Kocil pada orang baru sebutan Kocil bagi orang yang menurut nya asing namun sok kenal.
"Gak tau gue ya? Oke... Gue Coki sahabat Arya dan Kocil. "jawab nya sembari melepas masker yang menutup wajah nya.
"Ngapa sih dikasih tau! Kan lucu tuh muka si Kocil nahan tangis sama amarah Cok!. "ucap Arya diakhiri dengan gelagak tawa kencang keluar dari mulut nya.
"Kasian noh si Kocil udah mo nangis." ucap Coki sama seperti Arya yang diakhiri dengan tawa keras keluar dari mulut Coki.
"Heh, kalian tuh hobi bener njailin gue emang apa serunya sih?. "tanya Kocil kesal pada kedua sahabat nya ini. Walau masih terkejut dengan datang nya Coki yang tiba-tiba disekolah ini.
"Seru banget ya Cok. "ucap Arya pada Coki.
"Elo tuh kalo manggil yang bener, Cok... Cok panggil gue Ki kek Coki kek gitu kan enak. "ucap Coki membenarkan ucapan Arya.
"Arya!!. "panggil seseorang yang tiba-tiba menghampiri Arya lalu berhenti tepat didepan Arya, mereka berjarak beberapa meter saja sungguh drama gratis bagi siswa yang melihat nya.
"Ya da-. "
"Kekelas tuk bentar lagi bel!. " ucap Gadis itu yang tak lain ialah Dina sosok yang dikenal kembaran Diana padahal Diana dan Dina tak saling kenal satu sama lain.
"Eh.. Gak usah ditarik, gue bareng temen temen gue aja. Lo duluan. "ucap Arya melepaskan genggaman tangan Dina dari tangan nya, ini seperti Dajavh yang menjijikan bagi Arya.
Saat ia ditarik Inez ia merasa jijik begitu juga saat ditarik oleh Dina namun berbeda dengan saat di tarik Diana Arya merasa senang sekali.
Tanpa dijawab Dina kembali menggenggam tangan Arya lalu menarik nya kembali menjauhi gerombolan teman-taman Arya termasuk juga Diana.
"Gila, main tarik-tarik aja tuh cewek. " ucap Kocil merasa jijik dengan perilaku Dina.
"Bener tuh, mesti Arya ngerasa jijik ditarik tarik gitu. " ucap Coki yang langsung mendapat injakan kaki dari Kocil.
Bagai disambar geledek di pagi yang cerah gini, Diana merasa sakit jika Arya ternyata jijik dengan perilaku nya yang suka narik-narik tangan bahkan tidak memperdulikan ucapan Arya.
"Paan sih Cil... Main injak kaki aja lo. "kesal Coki sembari mengusap usap kaki nya yang terasa nyeri.
__ADS_1
"Lo gila, disini Diana dia juga sering narik-narik tangan Arya. Bisa mati lo dimusuin Arya. "bisik Kocil di telingan Coki.
Coki tersentak terkejut ia tak menyaka akan menyinggung seorang Diana yang notabe nya orang yang Arya suka.
"Eh.. Iya tuh para ciwi-ciwi nama nya siapa ya?. "tanya Coki mengalihkan pembicaraan agar Diana tidak terlalu mengambil hati atas ucapan nya.
"Ini Rellia my honey lope lope. "ucap Kocil memperkenalkan Rellia dan hal itu mampu membuat pipi Rellia bersemu namun dengan segera ia menghilangkan nya.
"Fardhan. "ucap Coki memperkenalkan nama nya yang asli bukan nama panggilan nya, Coki mengulirkan tangan pada Rellia.
Saat Rellia hendak menggapai tangan Coki, tangan Coki lebih dulu digapai oleh Kocil.
"Rellia. "ucap Kocil memperkenal kan sosok my honey nya yang berada dibelakang nya.
"Yaelah Cil... Cil cuma mau salaman aja mpek segitu nya lo. "ledek Coki pada Kocil yang bisa ditebak Kocil akan cemberut bak anak gadis yang meminta mainan tapi tidak dikasih.
"Gak boleh salaman. "ucap Kocil dengan muka yang cemberut kesal.
"Yaya... Terus yang ini siapa?. "tanya Coki pada Diana yang masih sibuk melamunkan ucapan Coki.
"Gue Diana. "jawab Diana lalu pergi begitu saja, pdahal Coki sudah mau mengulurkan tangan nya.
"Kasuan deh uluran tangan lo ditolak. "ledek Kocil menjulurkan lidah.
"Bukan ditolak, tapi Diana lagi malas." ucap Coki gelagapan ia bakal kena marah singa jantan yang lagi PDKT sama singa betina ini.
"Eh.. Diana tunggu gue. "teriak Rellia mengejar sahabat nya yang sudah terlihat jauh dipandang mata.
"Ngomong ngomong Diana sama Dina muka nya mirip ya. "ucap Coki sembari mengingat ngingat wajah Dina lalu mengingat ngingat wajah Diana walau berbeda ekpresi Coki masih bisa melihatnya.
"Ia emang sama, bahkan pas Diana ilang Dina dianggep Arya Diana Loh. " ucap Kocil menatap kepergian Rellia.
"Gak ke ruang kespek?. "tanya Kocil, "Gak usah gue udah bilang kemarin pas daftar mau sekelas sama Arya ma lo. "jawab Coki.
Mereka berjalan menuju kelas yang tak jauh dari tempat parkir namun jauh dari kantin dan mengapa tadi Diana lama karena kantin yang jarak nya jauh dari kelas.
Sampai didepan Kelas nampak siswa menggerumuni meja Diana, karwna meja Diana didepan meja Arya siswa berdempetan dengan Arya.
"Etdah gue kira ada drama ternyata bukan Cil. "ucap Coki melongo, ternyata Diana orang terkenal disekolah iya terkenal cuek sama cowok.
"Ho oh gue baru tau ternyata Diana banyak fans, yuhuuu Arya ada banyak saingan. "ucap Kocil terdengar oleh Arya yang sudah sedari tadi mengawasi mereka yang masih berdiri didepan pintu.
"Bisa pergi gak!!. "teriak Diana yang kesal akan kerumunan Siswa dimeja nya.
"Diana lho dari ada dimana selama sebulan ini,?" tanya siswa
"Iya padahal lo kan kecelakaan waktu itu." ucap salah satu siswa
"Pergi atau mau gue banting ni meja. "teriak Diana yang seperti nya tak digubris sama sekali oleh para siswa.
Rellia yang mendengar teriakan Diana mengerti jika sahabat nya itu sedang marah dan juga omongan nya benar tak boong.
"Ar... Bantuiin suruh siswa duduk lagi dong. "pinta Rellia yang duduk disamping Diana namun marena meja nya penuh Siswa ia jadi pindah kebelakang.
"Kenapa? Itu kan urusan nya. "jawab Arya kesal karena banyak siswa yang menggerumuni Diana.
__ADS_1
"Diana lagi marah! Dia juga gak main-main sama ucapan nya. "ucap Rellia kembali namun kali ini ia sudah yakin Diana akan meledak.
Brak....
Dan benar saja Diana memukul meja dengan keras nya sembari mata tajam nya yang jarang dilihat kini terlihat.
"Pergi gak dari meja gue!!. "teriak Diana masih diam sembari berdiri menatap tajam siswa yang mengerumuni nya.
"Diana ngamuk, gimana? Arya stress dia malah duduk santai-santai gitu. "ucap Kocil yang melihat Arya lalu menepuk jidat nya.
"Diana yang cantik gue masih mau tanya. "ucap seorang siswa dengan genit nya menoel Pipi Diana.
"Jangan sentuh gue kalau gak mau tangan lo semua patah!!. "teriak Diana yang masih diam tak bergerak dari tempat nya.
"Jangan galak-galak atuh Diana cantik ini kalau galak-." ucap seorang siswa terhenti saat Diana membalik meja tanpa sengaja tertimpa kaki seorang siswi.
Brukkk....
"Aaaaakhh...... "teriak siswi itu dengan air mata yang mengalir deras terlihat kaki nya mengeluarkan darah.
Semua orang terkejut melihaf Diana yang begitu marah besar sampai memballikan meja lalu menimpa seorang gadis cupu memakai kacamata.
"Ada apa ini?. "tanya pak guru yang melihat kelas begitu berantakan lalu mata nya teralihkan pada seorang gadis yang terduduk dengan darah mengucur dikaki nya.
"Diana pak, dia membalik meja lalu kena kaki Svifa. " ucap salah satu siswa dan yang lain jya hanya bisa melongo melihat Diana yang biasanya diam saja ketika dikerumuni kini menjadi marah bahkan sampai membalik meja.
"Diana apa yang kamu lakukan!!. Keluar kamu dan kamu tolong bawa Svifa ke uks. "ucap pak guru yang trrlihat marah atas perilaku Diana.
"Biar saya aja pak yang antar dia ke uks. "ucap Diana lalu berjalan menuju tempat gadis itu terduduk.
"Ayo ke uks, maaf. Mood ku lagi gak baik. " ucap Diana memapah Svifa tadi, terlihat Svifa tenang saja.
"yang lain nya rapikan kelas saya akan kekantor bereskan, saya datang harus sudah beres. "ucap pak guru lalu pergi dengan wajah memerah menahan amarah.
Siswa pun kesal siapa yang berulah mereka lah yang membereskan, namun mereka tak busa menolak dan akhrinya mereka mengerjakan.
Setelah selesai semua siswa bergerombolan bercerita pada teman dan sahabat mereka sama seperti Arya dkk dan juga Rellia.
"Gue gak nyangka Diana bisa marah bahkan sampai ngelukai siswi. "ucap salah satu siswa yang kini tengah mengobrol dengan teman nya.
"Rell... Emang Diana pernah marah kalau dikerumuni?. "tanya Arya syok, Diana yang ia anggap kalem ternyata tidak itu sangat mengejutkan.
"Enggak selama ini Diana gak marah, tapi saat SMP Diana pernah marah besar dia merusak kelas sampai kelas berubah menjadi kapal pecah, kursi menjungkir balik dan banyak lagi. Nah Akibat marah nya saat SMP ada seorang siswa yang waktu itu membuat Diana marah, dan tangan nya patah gara-gara Diana." jelas Rellia membuat Arya dkk terkejut bukan main.
"Emang Siswa itu ngapain sampek Diana marah?. "tanya Arya lagi.
"Kepo amat lo Ar.. "ucap Kocil yang kini duduk di kursi Diana.
"Waktu itu dia ngeledek katanya Diana gak punya ibu sama ayah, padahal kan ibu sama ayah Diana tinggal diDesa karena udah tua. "ucap Rellia kembali.
"Tapi kenapa Diana marah, padahal kan mereka gak ngeledek Diana sama sekali?." kini giliran Coki yang bertanya.
"Tadi Diana lagi kesal pas udah agak mendingan eh... Tangan kotor nyentuh pipi nya jadi meledak kan dia. "ucap Rellia yang mengerti akan Diana yang tak suka seluruh anggota tubuh nya disentuh sembarang orang.
Bersambung.......
__ADS_1
Jangan lupa.
Like, Komen, Favorit, Rate bintang lima ya.