Diana & Arya

Diana & Arya
dua puluh empat


__ADS_3

Kocil sudah stay di menatap game itu ingin sekali diri nya bertanya pada Arya apakah di Download sekarang, kocil bingung mau tanya. Kocil memang sering bertanya pada Arya dari pada coki karena coki kalau jawab langsung ceplas ceplos tanpa berpikir.


Kalau dengan Arya akan lama jawab nya karena Arya berpikir dulu ini benar atau salah gitu. Setelah berpikor untuk bertanya kocil betanya pada Arya karena sedari tadi Arya menatap kocil terus.


" ini di Download Ar? " tanya kocil


" ya, iyalah kocil masak di cium " ucap Arya


" ya, bisa aja kan lo suruh gua nyium " ucap kocil dengan cengiran kelinci nya.


" lo nyium Arya aja " ucap coki memberi saran pada kedua sahabat nya itu, coki yang langsung mendapat melototan mata milik Arya Damian Evano.


" ogah banget gua di nyium ma buaya kek si kocil tu " ucap Arya menolak dengan tatapan jijik. Di kira homo apa cowok sama cowok ciuman.


" gua bukan buaya bang " tegur kocil yang merasa diri nya bukan buaya namun manusia hidup di bumi.


" lha terus lo itu apa " tanya Arya kepada kocil


" gua manusia hidup di bumi bukan buaya yang hidup di air " jelas kocil merajuk pada Arya


" sama sama hidup di bumi juga " ucap Arya menatap sinis ke arah kocil yang merajuk pada diri nya.


" dia hidup di air gua di mana-mana " ucap kocil


" lah lo tuyul dong hidup di mana mana " ucap Arya heboh, yang berbicara tadi bukan lah kocil si ogeb namun tuyul yang hidup di mana-mana.


" ki... Coki ini bukan si kocil ogeb ini tuyul yang hidup di mana-mana " ucap Arya menggoyang goyangkan tangan coki yang hanya diam melihat kehebohan Arya dan kekesalan kocil.


" do'a Ar, do'a biar tuyul nya pergi " ucap coki kesal pada Arya yang terus menguncang badan coki agar berbicara.


" iya, Ki lo yang do'a gua gak apal " ucap Arya meringis kek gundul pringis yang berada di jalan tol.


" husss.... Hussss, pergi lo tuyul balikin temen gua huss..... Husss " ucap Arya mengisir si tuyul dan meminta membalikan temen nya si kocil.


Kocil yang mendengar ucapan Arya terharu bahkan hampir menangis bahkan tuyul di suruh pergi dan meminta balikin kocil.

__ADS_1


" kenapa Ar, kok lo ngusir gua sih " ucap kocil pura-pura merajuk


" lo kocil temen gua kan " tanya Arya memastikan bahwa si tuyul nya telah pergi jauh


" ya iyalah, emang gua kocil napa " ucap kocil


" cil lo di culik tuyul kocil " ucap Arya yang langsung tertaqa terbahak bahak hingga menepuk nepuk pundak kocil yang bingung melihat Arya dengan coki yang kini tertawa bersama Arya.


" hehh, lo berdua kenapa? " bingung kocil, baru saja ia terharu mendengar ucapan Arya kini malah pada tertawa gila di sini.


" cil, lo masuk jebakan gua ma coki " jelas Arya yang masih tertawa puas dengan rencana nya mengerjai kocil.


" apa!!! lo bohongin gua tadi " ucap kocil kesal yang langsung beranjak dari tempat duduk nya.


" ehh, cil gak usah ngambek lo " cegah Arya merasa berlebihan mengerjai kocil.


" Ar lo temen gua yang paling gua percaya kenapa kayak gini, gua rasa lo bukan Arya sahabat dan temen gua dulu " ucap kocil menusuk ke jantung Arya tambah merasa bersalah pada kocil.


" bukan gitu cil " ucap Arya terhenti tak kala kocil berbalik dengan air mata membasahi pipi nya.


" gua kira lo bakal beneran ucapin tadi dan ucapan lo udah terlanjur masuk ke hati Ar, dan lo tega nya bohongin gua!! " bentak kocil kesal pada Arya.


" ehh, lo biang kerok ngapain diem aja lo kejar tuh si kocil ngambek " teriak Arya yang melihat sahabat yang satu nya lagi yang hanya diam melihat mereka berdua berantem.


" suruh siapa lo ekting nya kebagusan " ucap coki santai


" emang ekting gua bagus dari dulu " ucap Arya percaya diri sekali hingga lupa akan masalah nya bersama kocil.


"hmm, serah lo penting bahagia " ucap coki lalu pergi meninggalkan Arya sendiri di cafe yang masih tetap padat pembeli.


" lah gua di tinggal nih " ucap Arya garuk-garuk tekuk nya.


Arya ngikut coki dan kocil pergi namun menggunkan taksi karena diri nya tidak mau semobil dengan coki yang ada nanti telinga nya meledak mendengar cerita bucin dari coki yang tak akan berhenti.


Cerita coki hanya sebuah mkbil yang melewati terowongan di telinga Arya karena cerita coki masuk pada lubang telinga kiri dan keluar dari lubang telinga sebelah kanan nya.

__ADS_1


Pov Arya off.


Diana kini tengah duduk di teras rumah milik mbh minah karena hari ini adalah hari keberuntungan Diana dimana diri nya capek dagangan mbh minah malah cepat habis seperti hari ini yang habis dalam sekejab saja.


" makan " ucap mbh minah mengulurkan piring yang berisi nasi berserta ayam yang terlihat jelas di dalam piring itu.


" sama telur aja mbh, Diana akan buat sendiri" tolak Diama yang tidak enak, sudah di kasih tempat tinggal kini dagangan nya cepat habis malah di makan dengan ayam yang harga nya mahal.


" mbh minah udah masak capek loh " ucap mbh minah agar Diana makan. Mbh minah tahu jika Diana adalah gadis yang tidak enakan.


Dan hal itu mampu membuat Diana memakan apa yang telah mbh minah berikan tadi kepada Diana, sebenarnya Diana masih ragu-ragu untuk memakan nya karena sifat tidak enakan nya.


" makan aja " ucap mbh minah


" iya mbh " jawab Diana menyuapkan sesuap nasi bersama dengan ayam kecap.


" maaf jika masakan mbh minah gak enak " ucap mbh minah mengerti jika Diana adalah anak orang kaya bukan orang biasa hal itu terlihat dari sifat Diana.


Bisa juga berbeda jika anak orang kaya namun memiliki sifat anak biasa saja Diana namun Diana lebih terlihat sifat anak orang kaya nya dari pada anak biasa.


Pagi hari nya Diana sudah bangun juga sudah mandi kini Diana berada dapur rumah mbh minah. Diana berencana ingin membantu mbh minah lebih dari kebiasaan nya saat membantu mbh minah.


Kali ini Diana merebus daun bahan utama dari brambang asem setelah itu Diana membakar trasi dan bawang merah seperti yang mbh minah ajarkan sebelum nya.


Bersambung........


terima kasih telah membaca jangan lupa tinggalkan jejak kalian yah, dengan


**like


komen


and


vote

__ADS_1


juga favorit yah**.


Tunggu eps selanjutnya yak.😀


__ADS_2