Diana & Arya

Diana & Arya
sembilan belas


__ADS_3

Setelah beberapa menit aku bermain dengan kaki ku mbh minah kembali dengan piring yang berisi nasi lalu menaruh nya di lantai yang telah ada tikar yang menutupi tanah.


Namun mbh minah kembali pergi dan kembali menuju ke arah ku dengan membawa wadah berlubang lubang yang seperti tadi juga dengan batu berwarna hitam dengan tengah nya berbentuk seperti piring.


" mbh minah enek e iki, neg emoh rasah madang neg arep panganen ( mbh minah ada nya ini, kalau gak mau gak usah makan kalau mau makan " ucap mbh minah kemudian mengambil selembar daun dan memasukan daun tersebut di dalam batu hitam yang tengah nya terdapat cair berwarna coklat, seperti nya sambal.


" ini brambang asem " ucap mbh minah menggungakan bahasa indonesia saat melihat ku ragu untuk makan


" hah, mbh minah bisa bahasa indonesia " ucap ku terkejut ku kira mbh minah tidak bisa bahasa Indonesia,


" ya, bisa lah orang aku tinggal di indonesia " jawab mbh minah kemudian memasukan sesuap brambang asem ke dalam mulut nya


" hehehe, iya juga ya " ucap ku lalu mengikuti apa yang mbh minah lakukan. Ku ambil selembar daun yang telah di rebus lalu ku celupkan ke dalam sambal dan terakhir memasukan sesuap brambang asem ku yang pertama ke dalam mulut ku.


" hah..... Hah...... Hah..... " keluh ku kepedasan ketika ku masukan brambang asem ke dalam mulut, ketika lidah sensitif ku mengenai sambal rasa pedas datang.


" apa ini? Padas sekali " ucap ku dengan tangan mengipasi lidah ku


" ya, itu sambal lah " ucqp mbh minah yang seperti nya tidak merasakan sesuatu bukti nya ia terus memasukan sesuap demi sesuap brambang asem.


Apakah ini efek dari umur nya yang sudah tidak muda lagi jadi lidah nya ngikut gitu, kalau begitu lidah ku masih muda terus jadi mudah merasakan dengan sempurna.


Tiba-tiba ku merasakan perut ku berputar putar lalu rasa mulas terbit di dalam sana, rasa nya sungguh menyebalkan. Apakah sambal itu terbuat dari setan, pedas sekali rasa nya mulut seperti kebakaran.


" aduh mbh, " belum sempat ku selesai kan ucapan ku, aku sudah berlari keluar dari rumah mbh minah menuju kamar mandi yang telah ku gunakan tadi.


Panggilan alam yang mengganggu harus segera ku selesaikan seblum aku akan terkena akibatnya.


" hei, sopo kowe " tanya laki-laki yang sama saat aku bertemu dengan nya, kenapa juga aku harys bertemu dengan makhluk seperti ini menyebalkan sekali membuat perut ku semakin berputar melilit.


Tanpa menjawab aku memasuki kamar mandi itu tak lupa jiga dengan menutup pintu, bisa gawat pintu nya tidak ku kunci nanti.


" hueekk... Ambu ne ( hueekk bau nya) " keluh nya lalu pergi setelah mendapat pengusiran dari gas Diana yang berada di dalam


Setelah selesai dengan acara memulas nya aku kembali ke rumah mbh minah untuk tidur kalau kembali makan yang ada aku mules lagi deh ampun gue sama si sambal nya.


Membuka pintu rumah dengan perlahan agar tidak menggangu mbh minah jika sudah tidur di dalam kamar. mencari di mana tempat ku berada tadi karena lampu yang sudah di matikan atau tanda nya si pemilik rumah sedang beristirahat.


" gue, tidur nih sama mbh minah " gumam ku saat melihat mbh minah tidur di tempat yang sama saat aku terbangun tadi.


" gpp, deh " gumam ku pelan lalu merangkak naik ke atas kasur yang terasa sangat keras bila di tekan.


Membenarkan posisi dan menutup mata dengan perlahan hingga kesadaran Diana menghilang di ganti dengan terbang nya ke alam mimpi.

__ADS_1


Pov Arya


Di duduk di atas tempat tidur dengan tangan memegang sehelai daun yang telah layu tersebut dengan mata memandang dengan pandangan kosong.


" lo kenapa ngilang sih, mau main petak umpet ya lo. sepi tau gak ada lo " ucap Arya berbicara kepada yang memberi daun itu.


tok..... tok... tok...


" masuk aja gak di kunci " ucap Arya saat mendengar ketukan pintu kamar nya


" belum tidur " ucap seseorang di balik pintu yang terbuka secara perlahan, terlihat lah wanita cantik yang sudah dua hari ini tinggak di rumah Arya, ya siapa lagi kalau bukan kakak sepupu Arya ini.


" gak ngantuk " ucap Arya cuek, nama nya juga gak deket apalagi Arya lagi galau gengsi jika harus bercerita pada seorang perempuan dan yang bikin Arya galau kan perempuan ya kali Arya galauin sesama jenis.


" kalau gak ngantuk mending makan, dari pagi gak makan lho kamu " ucap nya memberi saran pada Arya.


Namun Arya tak minat sama sekali dengan saran nya, di bilangin juga Arya kan lagi galau mana mood buat makan buat mandi aja gak mau tu si Arya.


" gue, ngantuk lo pergi sana " ucap Arya yang tak mau terus menerus mendengar ucapan kaka sepupu nya yang membuat mood nya tambah anjlok.


Berbaring di ranjang lalu menarik selimut menutupi seluruh badan nya juga dengan kepala nya agar kakak sepupu nya cepat pergi dari kamar nya dan kembali melanjutkan acara galau nya.


ceklek....


Setelah memastikan kakak sepupu nya telah pergi dengan sempurna tanpa ada suara dentuman sandal yang di gunakan nya, Arya membuka seluruh selimut yang menutupi diri nya.


Keringat keluar di seluruh sekujur tubuh Arya karena hawa yang panas tanpa angin juga Ac tidak di hidupkan di tambah lagi Arya mengunakan selimut untuk berpura-pura tidur tadi menjadi sangat panas.


Terpaksa Arya menghidupkan Ac walau sudha di larang oleh mama nya, ya mau gimana lagi gara-gara Arya yang harus pura-pura tidur Arya jadi kepanasan kan.


Setelah keringat yang keluar telah kering Qrya berniat untuk mengobrol dengan taman nya lewat ponsel nya untuk menghilangk kan rasa kantuk yang mulai menyerang diri nya.


memgambil ponsel di nakas dekat ranjang nya Arya mulai mencari cari grup yang berisi teman-teman lagn*t nya. Setelah ketemu karena grup nya yang terlalu sepi seperti tempat pemakaman maklum lah penghuni nya juga dari sana.


Mulai menulis kata-kata pembukaan lalu Arya mengirim nya dengan beruntun agar semua mahkluk yang menghuni grup tersebut terbangun dari acara minum nya.


Grup kocak 😀


Arya: w


Arya: o


Arya: i

__ADS_1


Arya: ba


Arya: ng


Arya: un


Arya: lo


Arya: para penghuni grup ini 😈


kocil: ap lo


coki: berisik banget 😴😞


Arya: udah pada tidur lo semua 😐


coki: ngantuk banget gue


kocil: saya belum loh 😉


Arya: gak nanya lo [ saya belum loh 😉 # kocil ]


kocil: tadi nanya 😣


coki: heh, kalau mau chat itu di hp jangan di kasur gue 😴


Arya: ngapa tuh


kocil: mimpi kali bang


Arya: gue bukan abang lo 😒


Arya: heh, lo temen lagn*t. gue sejart lo semua gak njeguk gue gmn sih 😡😤


kocil: kapan lo sekarat 😨


coki: mode ngeb


Arya langsung menekan tombol panggilan kepada seluruh anggota grup, kalau gak di gituin gak bakal paham kayak si ngeb.


bersambung........


tunggu up nya yah 😘,thanks udah baca jangan lupan beri like, komen and vote. estt juga favorit ya.

__ADS_1


thanks semua 😘


__ADS_2