
Mereka berdua berada di dalam ruang bk saling menyalah kan satu sama lain dengan berbagai kesalahan mereka lontarkan untuk menyalahkan, membuat pengurus bk bingung dan berakhir dengan di hukum nya meraka untuk membersihkan toilet semua guru.
" Gara-gara lo sih gue jadi di hukum " ucap Diana menyalahkan orang yang kini membersihkan toilet bersama.
" Gue tadi kan ngebantu lo, gimana sih " ucap nya tak mau kalah.
" Bantu ya bantu gak usah di lempar gue nya " ucap Diana geram lalu menciprat kan sedikit air ke wajah orang itu hingga mmebuat pemilik wajah geram juga dan membalas cipratan Diana.
" Gak kena, bwekkk " ledek Diana saat air yang di ciprat kan tidak mengenai Diana.
" Hih, nah lo kena gak " ucap orang itu yang cipratan nya terkena Diana. bukan hanya cipratan yang terkena diana namun satu ember terkena Diana semua membuat baju Diana basah kuyub.
" Lo, gimana sih gue nyipratin nya sedikit kenapa lo satu ember " kesal Diana namun didirnya tak bisa berbuat apa apa diana menutupi bagian penting nya karena baju yang diana kenakan tipis jadi ketika terkena air akan terlihat.
" Maaf " ucap orang itu lalu mendekat ke arah diana. membuat Diana salah paham.
" Kenapa lo, lo macem macem gue gibeng ya lo " ancam Diana namun tidak mempan ke orang itu ia tetap berjalan mendekati diana sampai benar-benar dekat Diana mulai takut ia menutup mata nya. namun ternyata yang di lakukan orang itu tidak ada di pikiran Diana ia memeluk diana dengan hangat lalu menuntun nya kearah parkiran mobil.
Diana menutup mata ia tak mau melihat siapa siapa juga tak mau di liat. Diana masuk ke dalam mobil yang entah tidak tau itu mobil siapa yang diana masuki.
" Sorry, gue beliin lo baju ya " ucap orang itu lalu menjalankan mobil nya yang ternyata ada kunci yang tidak di lepas oleh pemilik mobil nya.
Mobil yang di gunakan Diana terhenti di sebuah mall Diana ingin sekali saklian belanja karena diana masih memiliki akak ia tidak jadi ingin memborong semua yang ada di mall tersebut karena baju nya transparan terkana air tadi.
" Gue beliin lo duduk di sini dulu " ucap nya lalu keluar dan memasuki mall.
.
.
.
Setelah beberapa menit Diana di dalam mobil ia masih tak melihat orang yang keluar dari mobil yang Diana tempati ini belum memperlihatkan batang hidung nya.
" Lo lama amat sih " kesal Diana pada orang itu saat telah kembi ke dalam mobil.
" Gue gak tau ukuran baju lo, jadi gue bingung " ucap nya benar saja ia membelikan semua ukuran baju hanya untuk diana.
__ADS_1
" Gila, lo beliin semua baju ini ke gue dengan alasan gak tau ukuran baju gue " ucap Diana
" Beneran gue gak tau " ucap nya sekali lagi
" Kalau gak tau ukuran baju gue coba deh lo liat badan gue ukuran nya berapa " ucap Diana menampilkan tubuh nya kepada orang itu.
" Ogah ah " ucap nya lalu keluar dari mobil, memberi waktu kepada Diana untuk mengganti baju nya.
Diana lalu memakai baju yang telah di belikan orang itu diana tidak mengetahui nama nya jadi ia hanya memangilnya dengan lo gue.
Mencoba nya satu persatu memang lama namun tidak dengan Diana yang kini telah selesai dengan memakai baju nya namun tidak memberitahu orang yang menunggu di luar, diana tertidur di dalam mobil memang enak setelah kedinginan terus tidur.
Di luar mobil
" Ni anak ganti baju nya lama amat sih " keluh orang itu yang sudah merasa kesemutan kaki nya karena terlalu lama berdiri
Orang itu ingin melihat ke jendela namun tidak jadi hal itu di lakukan sampai beberapa kali hingga orang itu jengah sendiri.
" Gue liat aja deh " ucap nya dengan tekat.
Setelah berhasil melihat orang itu melihat orang yang berada di dalam nya tengah tidur dengan posisi kaki di jendela dan kepala bantaln menggunakan tempat duduk di jok belakang mobil.
" Bisa pelan pelan gak sih nyetir nya " ucap Diana memberitahu.
" Udah bangun lo " ucap nya yang lalu memelankan kecepatan nya.
" nah gitu kan enak " ucap Diana bermaksud kembali melanjutkan acara tidur nya.
" Eh, lo tidur gue ngebut lagi nih " ancam nya dengan menambah kecepatan mobil.
" Jangan dong gue kepentok nih " ucap Diana dengan wajah bangun tidur nya
" Kebo lo " ledek nya
" Biarin, napa " jawab diana
Setelah percakapan terakhir dari diana mereka sudah tidak berbicara kembali membuat suasana canggung suasana yang paling di benci seorang diana.
__ADS_1
" Hidupin lagu napa " pinta Diana
Cittt.....
Suara decitan rem mobil yang berhenti,Diana dan orang tadi pun turun secara bersamaan namun diana langsung pergi tanpa mengucapkan sepatah kata pun kepada orang yang telah membelikan Diana baju.
Diana memasuki kelas yang kini tidak ada seorang guru di dalam nya, Rellia melihat kedatangan Diana dengan penampilan beda pun menanyakan hal yang aneh menurut diana, ia juga tak menjawab pertanyaan Rellia yang asal ngomong.
Sampai kelas selesai Diana tak berbicara dengan Rellia membuat sahabat nya itu ngambek pada diana karen sedari tadi tidak Diana perhatikan dirinya.
" Rell lo ngambek ya? " tanya Diana yang sekarang tak mendengar pertanyaan Rellia yang asal jeplak.
" Gue panggilin pak tampan mau gak " tawar Diana pada Rellia yang langsung di balas Rellia dengan pipi yang bersemu merah.
" Jangan lah na gue malu " ucap nya berlagak malu namun sebalik nya Rellia selalu mengoda pak tampan setial kali pak guru itu mengulang kelas mereka.
" Gue udah di maafin nih " ucap Diana
" Belum!! " kesal kembali Rellia
" Yaudah gue panggilin pak tampan juga lho " goda Diana kembali
" Lo harus jelasin dulu kenapa lo bisa ganti baju, baju lo beda loh sama tadi pagi " ucap Rellia
" Ya ya gue jelasin jadi gini-" jelas Diana dari A sampai B apa yang membuat ia ganti baju.
" Lo gak di apain kan sama tu cowok " tanya Rellia
" Entah juga, tadi sih habis ganti gue tidur dan lanjut nya gue gak tau " jelas Diana kembali
" Gimana sih lo na, kalo lo di apa apain gimana " ucap Rellia yang merasa teman nya ini sungguh ceroboh.
" Tenang aja kali Rell gue gpp kok " ucap Diana lalu pergi meninggalkan sahabat nya,karena ia sudah di jemput kakak Talka nya diana.
Bersambung......
Terima kasih udah baca semua nya jangan lupa tinggalin jejak kalian ya.
__ADS_1
vote, like, and komen.