Diara Sang Simpanan CEO

Diara Sang Simpanan CEO
Episode 26


__ADS_3

Kini Diara pun telah masuk kedalam ruangan itu tanpa mengetuknya terlebih dahulu.


"Apa lagi!!"Tanya Diara yang menahan rasa kesalnya.


"Lo itu kurang sopan sama gue...disini gue itu atasan Lo,jadi berperilaku lah yang layak dan benar!"Tegas Agung yang kini berdiri menatapnya.


" Maaf!!...ya sudah ada apa?"tanya Diara kembali dengan sangat ketus.


"Lo itu asisten pribadi gue, jadi dimana pun dan kapan pun gue ada..Lo harus di samping gue!!"Ujar Agung yang kian mendekat kearah Diara.


"Heemmm...."desis Diara dengan sangat kasar.


"Hari ini kita akan pergi ke satu tempat untuk melangsungkan acara besok,jadi bersiaplah dengan baik!"ucap Agung yang kini beranjak keluar ruangan.


"Apa... Apa gue yakin soal ini,tapi anak ini juga kasihan... Huummppp..Bagaimana ini?"gumam Diara yang sedang sangat labil. polom kolom


Namun akhirnya Diara pun mengikuti Agung dari arah kejauhan. Di setiap langkahnya terdengar suara bisikan orang lain yang rupanya sedang membicarakan nya.


"Mungkin dia pake pelet kali,makanya dia langsung di terima sama direktur utama lagi!"ucap seseorang yang di akhiri dengan tawa kecilnya.


"Iya mungkin aja..karena nggak mungkin dia se lucky ini tanpa magic!"ujar yang lainnya yang sambil tertawa juga.


Namun tanpa di sengaja, tiba-tiba Agung pun membalikan badanya dengan sangat cepat lalu berjalan ke arah karyawannya itu.


"Tutup omong kosong kalian kalau masih ingin kerja disini!!"ucapnya yang begitu sinis, sontak mereka pun langsung terdiam sambil menundukkan kepalanya.


"Diara..."Ucap Agung sambil memberi tanda untuk berdiri disampingnya,dengan sedikit keraguan Diara pun akhirnya menghampiri nya dan berjalan di sampingnya.


Tidak lama kemudian mereka pun masuk ke dalam sebuah mobil yang sudah terparkir rapih di depan kantornya. Awalnya Diara enggan untuk ikut masuk kedalamnya,namun Agung berhasil membuatnya ketakutan kembali hingga akhirnya dia pun masuk kedalam mobil itu.


Tidak ada sepatah kata pun yang terlontar dari mereka,bahkan Diara hanya memegang dan memainkan handphone miliknya itu.

__ADS_1


"Diara...hari ini kita cek dulu kandungan kamu supaya nanti kita bisa atur jadwal yang benar!"isi pesan dari Ridwan.


"Iya siap...Tapi mungkin nanti siang saja,soalnya Ara udah kerja"Jawab Diara, Agung yang melihat Diara sedang sibuk dengan handphone miliknya pun mulai curiga.


"Simpan!!"ucap agung memecah keheningan di mobil itu.


"Siapa??...ohhh gue maksudnya,kan itu privasi dan lagian ini penting juga kok!"ucap Diara sambil melirik dirinya sendiri,sontak Agung yang mendengar itu pun langsung memasang wajah kesal. Dengan perlahan dia pun mendekatkan dirinya pada Diara,meski sudah mengincar namun dia tidak bisa bertindak apa-apa lagi.


"Ya udah iya!!"ucap Diara sambil berusaha mendorong tubuh Agung.


*Gila cewek itu berani sekali sama bos besar...giliran udah di pecat baru tau rasa dia,tapi.... kenapa bos besar bertingkah seperti itu,apa jangan jangan wanita itu...*Batin supir yang sesekali melirik di kaca depan mobil itu.


Hingga tidak lama kemudian,mereka pun tiba di salah satu tempat yang sudah di dekor dengan sangat cantik dan elegan.


"Ini dimana?"gumam Diara yang baru saja turun dari mobil,namun Agung justru langsung pergi masuk kedalam ruangan itu dengan sangat cepat.


"cihh.. untung gue sabar!!"gumam Diara kembali seraya mengikuti nya dari jauh.


"Baik tuan!! Nyonya muda,silahkan ikut kami.."ucap seseorang itu yang langsung mendekat ke arah Diara sambil menundukan kepalanya.


"Kemana?"tanya Diara dengan sangat penasaran,namun pelayan itu langsung membawa Diara ke salah satu ruangan di sana.


"Saya bisa jalan sendiri!! ini ruang apa?"ucap Diara yang begitu terpukau melihat isi ruangan itu.


"Lebih baik,nyonya mandi dulu dan jika perlu kami bisa bantu!"ucap pelayan itu sambil mempersilahkan Diara masuk ke dalam kamar mandi itu.


"Nggak...Saya nggak mau mandi,tadi juga sudah mandi!"ucap Diara yang bersikeras.


"Kalau begitu,biar kami yang memandikan anda"jawab pelayan itu sambil mengerahkan yang lainnya hingga beberapa orang itu memegang tubuh Diara.


"Kalian keluar!!"ucap seseorang dengan sangat kerasnya.

__ADS_1


"Ba-Baik tuan muda"ucap mereka yang langsung pergi dari ruangan itu.


Kini tinggal Diara dan laki-laki itu yang berada di ruangan. Dengan rasa kesal yang masih menyelimuti Diara,dia pun langsung beranjak pergi dari sana namun tertahan kembali oleh orang itu yang tidak lain adalah Agung.


"Ini apa lagi coba...masa gue di suruh mandi sama mereka dan yang lebih keselnya mereka bilang mau mandiin gue!!"ucap Diara sambil berusaha melepaskan dirinya dari Agung.


"Turuti saja,kalau tidak mau...biar gue yang mandikan Lo!"ucap Agung sambil mendekat ke arah wajahnya.


"Apa....Nggak gue bisa sendiri!! lagian untuk apa coba,gue udah mandi di rumah tadi!"tanya Diara yang masih penasaran.


"Lo mandi dulu trus ikuti setiap step yang ada disini jangan sampai gue yang bertindak!!"ucap Agung yang kemudian menarik Diara masuk ke dalam kamar mandi.


Tidak lama kemudian, Agung pun keluar dari sana lalu menyuruh pelayannya itu untuk kembali mengurusi Diara. Hingga akhirnya setelah Diara mandi,dia pun langsung di perintahkan untuk memakai gaun pernikahan yang begitu glamor dan juga mewah.


"Maksudnya apa ini...emang saya mau menikah sekarang apa!"Kesal Diara yang kini tengah di bantu untuk mempersiapkan dirinya.


"Iya nyonya...nyonya harus lebih cepat beres-beres nya,sebentar lagi acara akan dimulai!"ucap pelayan itu yang kini beralih merapihkan sekaligus menghias wajah Diara dengan sangat sederhana.


"Sebentar lagi!! Dasar laki-laki itu....!!"ucap Diara sambil menatap dirinya di cermin.


"Selesai....nyonya sangat cantik mengenakan gaun ini,mari saya antar ke ruangan utama!!"ucap seorang pelayan yang langsung membawa Diara ke ruangan yang nampak dari luar sangat besar.


Hingga akhirnya,suara seseorang pun terdengar memanggil namanya. Dengan beberapa bantuan dari pelayan itu dia pun langsung masuk ke dalam ruangan itu yang rupanya sudah di tunggu oleh Agung. Dia pun langsung di hampiri olehnya sambil membawa buket bunga yang sangat menarik hatinya.


Perlahan Agung membawanya ke suatu arah yang tampaknya seperti sudah banyak yang menantikannya. Dari arah kejauhan Diara pun melihat ada seseorang yang berpakaian rapih tengah duduk di hadapannya seperti penghulunya.


"Lo gila ya...Lo bilang kita akan nikah besok!!"gumam Diara dengan sangat lembut.


"Heemmm...Lo pikir akan ada kejadian yang sama seperti kemarin itu, nggak akan bisa kali ini!"bisik Agung sambil mempererat tangannya.


*Jangan lupa untuk LIKE, COMMENT,RATE AND VOTE ceritanya jika kalian berkenan kak 🌼🌼❤️❤️❤️*

__ADS_1


__ADS_2