Diara Sang Simpanan CEO

Diara Sang Simpanan CEO
Episode 70


__ADS_3

Di waktu yang bersamaan kini,stelah kejadian itu Agung yang sudah bersiap-siap dengan kemeja dan jas nya pun tengah menatap dirinya di cermin besar dekat sofa yang mengarah ke jendela. Dengan wajah fresh dan tentunya wangi membuat aura Agung pun tersebar luas di dalam ruangan itu,bahkan Diara yang tengah berada di kamar ganti pun mencium aroma Parfum yang memang cukup meluas itu. Sambil sesekali menutup hidungnya,Diara pun keluar dengan baju yang sudah di gantinya terlebih dulu.


"Ni orang gak ada kerjaan apa! Ya kali dia pake parfum se-Bak kamar mandi!!"gumam Diara yang begitu terusik dengan wangi parfum itu,sontak agung yang mendengar gumaman nya itu langsung membalikan diri sambil terus merapihkan dasinya.


"Kenapa,Masalah??"ujar Agung yang langsung menyaut nya dari arah yang berjauhan,sementara Diara pun langsung terkejut mendengar jawaban lelaki itu.


*Ooohhh rupanya orang ini!! Gila apa ya,mandi parfum apa ni orang? Bahkan bunga aja sampe layu nyiumnya!*batin Diara yang kini melihat vas bunga yang memang bunga nya sudah layu.


"Aahhh,nggak kok! Cuma ini wanginya enak!! Iya enak..."uahr Diara yang perlahan mengecilkan suaranya sambil sedikit memalingkan wajahnya.


"Bagus,karena ini parfum bukan sembarang parfum!! Cepat kemari!!"ujar Agung yang kini justru memanggilnya mendekat kearahnya itu.


"Ada apa?"ujar Diara dengan santainya mendekat ke arah Agung,sementara saat Diara sudah tepat berada di dekatnya Agung justru hanya diam sambil memandangnya dengan diam.

__ADS_1


"Apa??"lanjut Diara yang Memang tidak mengerti maksud lelaki itu,hingga akhirnya kini dia pun berusaha berpikir tentang maksud dari lelaki itu yang sebenarnya.



\**Apa mungkin... Pasti ini!!\*batin Diara yang akhirnya mencium pipi Agung dengan sangat gesit,sontak agung yang mendapat ciuman itu pun tertegun dengan tingkahnya itu*.



"Cuma yang aku mau sekarang,kamu benarkan dasi ku saja!"lanjut Agung yang menambah rasa malu Diara karena sudah salah paham dengan maksudnya.



\**Nah kan,Diara... Diara... Kenapa Lo jadi mikir yang gituan sih,kan sekarang Lo yang malu sendiri!\*batin Diara yang menahan rasa malunya itu sambil mendekat ke arah nya*.

__ADS_1



"Tidak perlu malu,sudah kewajiban seorang istri melayani suaminya!!"ucap Agung dengan nada yang setengah berbisik membuat Diara merinding seketika. Hingga akhirnya dia pun langsung berusaha membenarkan dasinya itu dengan perlahan namun gagal.


"Eemmmm... Sebentar aku bisa kok!"ujar Diara yang memang berusaha cukup keras mengatur dasi itu,namun sekali lagi itu gagal dilakukannya.


"Iihhh... dasinya jelek,ganti aja!!"lanjut Diara sambil melepaskan dasi itu ditangannya, Agung yang memperhatikan Diara itu sontak langsung mengerutkan keningnya dan dengan perlahan dia pun langsung melepaskan dasi itu di lingkaran lehernya lalu mengarahkannya di leher Diara.


"Mau apa!!"ucap Diara yang sontak menjauhkan dirinya.


"Diam dan Lihat!!"uajar agung yang kini tengah memasangkan sekaligus mem-praktekkan cara memasang dasi padanya.


*Jangan lupa untuk LIKE, COMMENT, RATE AND VOTE ceritanya jika kalian berkenan kak 🌼🌼❤️❤️ Beri saran atau kritik dan pastikan untuk mengikuti ceritaku yang lainnya"My Soldiers Badtrayed Me" dan "This is Not puppy love"jangan lupa tinggalkan jejak juga 🥰🥰*

__ADS_1


__ADS_2