Diara Sang Simpanan CEO

Diara Sang Simpanan CEO
Episode 68


__ADS_3

"L-Lo... kurang ajar ya! Lo pikir kepala gue apa?Kecoa?"ujar Agung yang kini membentaknya sambil berusaha menahan rasa sakit di kepalanya itu.


"Y-Ya emang!! Ma-maksud aku,itu... Apa,memang ada kecoa nya tadi dan sekarang.."ucap Diara dengan gugupnya sambil berusaha mencari kecoa itu kembali.


"Mana?? Jangan pura-pura!!"ujar Agung dengan ketusnya sambil menatap Diara dengan kesal,namun rupanya kini dia pun merasakan sesuatu yang sedang berjalan tepat di bahunya.


"I-Itu.... Itu kecoanya!!!"teriak Diara yang begitu panik melihat kecoa itu yang masih hidup meski sudah dipukulnya,sementara Agung pun kini melirik nya dengan perlahan ke arah bahunya itu.


"Aaaaa.... Cepat turunkan!! Cepat!! Diara!!!"sahut Agung yang kini nampaknya tak kalah panik dengan Diara. Hingga akhirnya sekali lagi Diara pun langsung melemparkan kecoa itu dengan sikat WC yang di pengangnya kembali.


\**Buset... Ni cowok sama takutnya lagi!!\*Batin Diara yang kini menutup telinganya dengan kencang*.



"Diaraaaa!!! "Teriak Agung kembali yang kini membuat seisi vila itu tersentak.


"Ampunn!!"jawab Diara yang kini berlari ke arah luar kamar mandinya,sontak Agung pun ikut keluar mengejarnya.


"A-ampun... Gu-Gue... Aku nggak sengaja,habis panik mau gimana lagi!"ucap Diara yang kini terus menghindar dari Agung.

__ADS_1


"Kamu pikir saya apa? Kerak WC apa? Disana ada banyak barang kenapa harus pilih itu!!"ujar Agung dengan marahnya sambil terus mengejarnya.


"Ya gimana lagi.... Udahlah maaf,biar aku bantu bersihkan!!"sahut Diara yang kini mulai pasrah,sontak ucapannya itu membuat Agung langsung terhenti sejenak.


"Baik... Kalau gitu,cepat kemari!!"ujar Agung yang kini menatapnya dengan tajam.



\**Gimana dong,kayaknya gue tau apa yang dia maksud!!\*batin Diara yang kini mulai merasa takut*.




Rupanya dugaan Diara pun benar, Saat dia tiba di dekatnya. Agung pun langsung menarik tubuhnya hingga jatuh tepat di kasur miliknya. Dengan perasaan yang bercampur, Agung pun kini mencondongkan badanya hingga berada tepat di depan wajah Diara.



"A-Apa?? Aku,aku nggak mau!!"ujar Diara dengan spontan membuat agung menyerinyit kan keningnya.

__ADS_1


"Kenapa? Bukannya mau bantu!! Cepat buka bajumu!!"ujar Agung yang kini tersenyum kecil melihatnya,sontak Diara yang mendengar itu langsung menyilangkan tangannya sebisa mungkin.


"Aku nggak mau!! Lagian nggak baik melakukan itu setiap hari!!"jawab Diara yang kini mencari-cari alasan.


"Heemmm... Aku tak perduli!"ucap Agung hingga akhirnya kini dia pun langsung membuka kancing kemeja yang di pakai Diara dengan paksa.



\**Gimana dong?? Apa gue pasrah aja? Kalau melawan pasti sakit lagi!!\*batin Diara yang akhirnya kini memejamkan kedua matanya itu*



Hingga akhirnya kini Agung pun hanya tersenyum menatapnya itu dan dengan cepat dia pun menarik lengan Diara menuju pundaknya. Dengan tangan yang terasa bergetar,Kini agung pun menarik lembut tubuh Diara hingga akhirnya kini mereka pun berdiri kembali.


"Lohh.... I-ini!!"gumam Diara yang kini berusaha membuka matanya dengan perlahan.


"Kenapa? Makanya jangan berpikir yang kotor!!"ujar Agung sambil tersenyum kecil menatapnya.


"Si-siapa juga yang berpikiran kotor! orang tadi..."ucap Diara yang gugup.

__ADS_1


*Jangan lupa untuk LIKE, COMMENT, RATE AND VOTE ceritanya jika kalian berkenan kak 🌼🌼❤️❤️ Beri saran atau kritik dan pastikan untuk mengikuti ceritaku yang lainnya"My Soldiers Badtrayed Me" dan "This is Not puppy love"jangan lupa tinggalkan jejak juga!*


__ADS_2