Diara Sang Simpanan CEO

Diara Sang Simpanan CEO
Episode 50


__ADS_3

"Kamu ini!! Kamu nggak kasihan apa sama anak yang kamu kandung itu,dia butuh protein supaya sehat!"ujar Ridwan yang kini menatapnya dengan begitu tulus,hingga tidak lama kemudian datang Seorang dokter yang tidak asing lagi bagi Ridwan


"Boleh duduk Disni ya Sayang... Eehh maksudnya Ridwan!"ucapnya sambil tertawa manja,sontak Diara pun hanya menatap wanita itu dengan wajah yang menahan gelak tawa.


"Heemmm... Ya sudah Diara ini ambil dan makan!"ucap Ridwan yang kini memalingkan pandangnya ke arah Diara.


"Ridwan kenapa sih... Kok Juli di cuekin!"ucap nya yang memang terkenal karena menyukai Ridwan dari dulu.


"Siapa Liu,orang saya sedang bicara dnegan teman Diara! Lebih baik kamu makan juga nanti sakit!"ucap Ridwan yang kini meletakan sendok nya lalu menatap Juli dengan juteknya.


"Aaahhhh Ridwan perhatian banget sama Juli,kalau gitu Juli makan ya!!"ucapnya dnegan menekan setiap kata yang terlontar dari mulutnya itu,sontak Diara pun hanya terdiam mendengar wanita itu berbicara.

__ADS_1


"Kamu juga makan Ridd nanti kalau sakit gimana dong yang lainnya!"ucap Diara yang kini tengah melahap sayuran itu,Juli yang mendengar Ucapan Diara pun merasa kesal sambil menatap nya dengan wajah yang sedikit ditekuk.


Hingga akhirnya,tidak lama dari itu Diara pun menadapat pesan dari orang yang dia kesali selama ini. Dengan wajah yang ikut kesal dia pun membuka pesan dari orang itu yang tidak bukan dan tidak lain dari Agung.


"Cepat ke kantor sekarang,jika tidak kita lihat nanti malam!"ucap Agung yang mengirimkan pesan untuk nya,dengan terpaksa Diara pun langsung menyudahi makan siangnya lalu berpamitan pada Ridwan.


"Maaf ya Ridd,sekarang aku harus ke kantor dulu. Sebentar lagi jam kerja sudah akan dimulai dan untuk hari ini makasih ya!"ucap Diara yang kini berdiri menatapnya,sementara Juli yang melihat ekspresi Diara seperti itu semakin membuat nya kesal.


"Udah kali pegangannya jangan gatel kalau udah buncit!"ucap Juli dnegan julitnya melepaskan pegangan Diara dan Ridwan.


"Apaan sih Lii!! Ya sudah aku antar ke depan ya Raa!" ucap Ridwan yang kini langsung pergi mengantar Diara keluar dari rumah sakit itu, sementara Juli di tinggalkannya begitu saja.

__ADS_1


"Ridd itu nggak apa-apa gitu ditinggalin, kasian loh nanti marah lagi!"ucap Diara yang sesekali menatap ke arah belakang.


"udah tenang aja si Juli nggak akan marah sama aku Raa! "ucap Ridwan dengan percaya diri sambil tersenyum kecil,sementara kini mereka pun sudah berada tepat di depan rumah sakit itu.


"Ya sudah aku pulang dulu,makasih ya Ridd!"ucap Diara sambil melambaikan tangannya begitupun dengan Ridwan yang kini melambai balik padanya.


Namun,saat tengah naik ke dalam taksi itu. Diara melihat bahwa beberapa pengawal Agung pun baru tiba di rumah sakit itu dengan beberapa orang lainnya disana.


"Itu kan pengawalnya Agung,ngapain mereka kesini?"gumam Diara sambil memastikan bahwa yang dia lihat itu benar pengawal Agung.


*Jangan lupa untuk LIKE, COMMENT, RATE AND VOTE ceritanya jika kalian berkenan kak 🌼🌼❤️❤️ Beri saran atau kritik nya dan pastikan untuk cek kembali ceritaku yang lainnya**

__ADS_1


__ADS_2