Diara Sang Simpanan CEO

Diara Sang Simpanan CEO
Episode 84


__ADS_3

"Bukan disitu tapi disini!!"ucap Agung yang kini menyuruhnya untuk duduk di depannya,tepatnya disela antara kedua pahanya yang sudah dilebarkan sebelumnya.


"Apa? Ta--tapi..."ucap Diara yang sangat canggung mendengar itu,namun seketika ucapannya terhenti setelah Agung menatapnya dengan sangat tajam.


"Baik!"lanjut Diara yang kini langsung beranjak duduk di tempat yang sudah di perintahkan ya. Sontak saat itu Agung pun langsung memeluknya dari belakang tanpa basa-basi dia pun langsung menciumi leher wanita itu dengan sangat lembutnya.


"Eemmm... Aku sudah bilang,kita lanjutkan dirumah soal ini! Jadi tolong hentikan!!"ujar Diara yang kini hanya bisa menghindar perlahan-lahan.


"Heemmm.... Apa kamu yakin bisa memuaskan ku?"ucap Agung yang langsung membuat Diara hanya bisa menelan ludahnya sendiri.

__ADS_1


"Ya!! Asalkan jangan lakukan hal seperti ini lagi di kantor!"jawab Diara yang nampaknya begitu percaya dirinya menjawab meski dalam hati dan pikirannya kini mulai ketakutan.


"Kalau gitu lebih baik kamu belajar cara memuaskan ku jika nanti malam berhasil aku pastikan tidak akan ada hal semacam ini lagi nantinya!"ujar Agung yang tersenyum licik dari arah belakang Diara,sementara Diara pun langsung mengangguk setuju namun rupanya kali ini Agung pun tidak berhenti melakukan hal itu.


"Ya sudah lepaskan,kamu sudah janji barusan!"ujar Diara yang berusaha melepaskan diri dengan memegang tangan Agung yang terbelit di perutnya sambil terus mengarah ke arah dadanya.


"Aku bilang besok bukan sekarang!! Jadi diamlah sebentar dan jangan buat aku kesal sekarang!"ujar Agung yang kini mencium dalam leher Diara hingga akhirnya ditinggalkannya tanda merah di sana.


Tepat saat itu rupanya keberuntungan memihak Diara,seseorang pun mengetuk pintu ruangan itu dengan perlahan. Sontak Agung yang mendengar itu pun langsung terhenti sejenak sambil menatap ke arah depannya,melihat kelengahan itu Diara pun langsung bertindak dengan cepat-cepat melepaskan diri nya itu. Hingga akhirnya kini membuat Agung menatapnya dengan tatapan penuh,sementara Diara pun langsung beranjak membukakan pintu ruangan itu tanpa izin darinya.

__ADS_1


"Kak Marsya! Silahkan masuk,maaf menunggu lama!"ujar Diara yang melihat seorang wanita yang tidak lain adalah Marsya dan langsung mempersilahkan nya untuk segera masuk ke sana.


"Iya nggak apa-apa!"ujar Marsya yang kini berjalan menuju arah Agung berada,namun baru saja tiba di dekatnya Agung pun langsung beranjak menuju meja kerjanya.


*Heemmm... Sok jual mahal banget sih! tapi tenang saja,bukan Marsya namanya kalau tidak bisa mengambil hati seseorang!*batin Marsya yang kesalahan itu,dia pun tanpa banyak bicara langsung mendekat ke arahnya lagi. Namun kali ini Agung pun langsung angkat bicara sambil menatap ke arah layar laptopnya.


"Diara!!! Apa tugas kamu disini?"tanya Agung yang membuat Diara langsung menatap ke arah Marsya.


"Sekertaris pribadi pak!!"ujar Diara dengan polosnya.

__ADS_1


"Kalau gitu,kamu harus bisa memberitahu semuanya bahwa apapun berkas maupun masalah yang akan diberikan kepada saya harus melalui kamu dulu!!"sahut Agung yang membuat Marsya menatapnya dengan kesal.


*Jangan lupa untuk LIKE, COMMENT, RATE AND VOTE ceritanya jika kalian berkenan kak 🌼🌼❤️❤️ Beri saran atau kritik dan pastikan untuk mengikuti ceritaku yang lainnya 🥰🥰*


__ADS_2