
"Kalau soal itu seperti yang tuan minta dulu,dimana saya akan buat dia semenderita mungkin lalu setelah itu saya akan habisi dia tuan!"ucap Romi yang kini membuat senyuman kecil di wajah Agung.
"Good job!! Saya percaya kamu,ingat kamu akan dapat hadiah baru jika misi kamu berhasil satu demi satu!Dan..."ujar Agung yang kini langsung terhenti melihat Diara yang nampaknya sudah selesai berdandan.
"Laksanakan tugas dengan baik!"lanjutnya yang kini langsung mematikan handphone nya,sementara Romi yang baru saja ingin berterimakasih pun hanya bisa menghela nafas panjang.
"Bagaimana tuan? Apa ada yang mau di rubah kembali?"ucap pelayan itu dengan menunduk.
"Tidak perlu! Diara kamu masuk duluan ke mobil,ingat jangan pergi kemana-mana!cukup diam disana!"ujar Agung yang kini berjalan ke arah kasir,sementara Diara kini berjalan menuju mobil itu dengan baju dress yang begitu anggun di pakainya.
"Heran gue,cuma mau ketemu ibunya aja harus ganti baju,dandan yang cantik dan yang pasti harus rapih! Padahal nih ya,kan ibunya juga pasti tau kalau gue baru pulang kerja!"gumam Diara yang menyusuri jalan menuju mobil.
__ADS_1
"Kalau mau ngeluh langsung saja!"ucap Agung yang tiba-tiba ada di sampingnya.
"Haahhhh... Nggak kok,siapa juga yang ngeluh!"ujar Diara yang berusaha tidak gugup,dia pun langsung masuk kedalam mobil dengan cepat.
"Sekali lagi dengar,jangan sampai buat kesalahan di depan mamah! Kalau tidak lihat saja nanti!"ujar Agung yang kini duduk di sebelahnya sambil membuka handphone miliknya.
"Sebenarnya... Kenapa Bu Sri mau bertemu..."gumam Diara yang langsung terhenti karena tanpa di sadari Agung sudah memegang paha Diara dengan perlahan.
"Ok kita lanjutkan mati di rumah,tapi sebenarnya saya cuma mau mengambil ini dari rok kamu!"jawab nya sambil mengambil sehelai benang berwarna kontras dengan pakaiannya itu. Sontak Diara pun langsung tertegun mendengarnya,bahkan kali ini dia merasa sangat konyol akan pikirannya itu.
Hingga akhirnya selama beberapa menit itu,semua tampak hening,tak bersuara sedikit pun bahkan hingga tiba di restoran pun tak ada sedikit katapun yang di lontarkan keduanya.
__ADS_1
Baru saja keluar dari mobil,nampaknya Diara dan Agung pun sudah di sambut oleh seorang pelayan yang kini menuntun mereka ke sebuah tempat dimana itu merupakan tempat VIP di restoran mewah itu.
"Silahkan tuan,nona anda sudah ditunggu!"ucapnya yang kini membukakan pintu ruangan itu,sekilas tak ada yang istimewa jika terlihat dari luar namun saat dia masuk terlihat semua barang disana memiliki harga yang mahal.
*Waaahhh gila,baru kali ini gue lihat tempat makan sebagus ini! Ini benar-benar memukau...*batinnya sambil menatap penuh ruangan itu, Agung pun langsung berjalan mendekat ke arah sang ibu yang sudah duduk menunggunya.
"Diara... Sini sayang,duduk di samping ibu!"ucapnya yang membuat Agung terhenti saat hendak duduk di sampingnya.
"Lohhh... Kok Diara sih mah,kan anak mamah Agung bukan dia!"ucap nya yang membuat Diara terhenti melangkah.
"Kamu udah gede! Lagian kamu sih,mamah kan mau ketemu sama Diara doang!"jawab Sri yang membuat Diara menahan tawanya sendiri.
__ADS_1
**Jangan lupa untuk LIKE, COMMENT, RATE AND VOTE ceritanya jika kalian berkenan kak 🌼🌼❤️❤️ Dan jangan lupa Beri saran dan kritik nya juga❤️❤️**