
Kini di dalam ruangan itu tinggal Agung dan Diara berdua, dengan memasang wajah yang sangat datar Diara pun bisa melihat bahwa kondisi nya saat ini sedang terancam. Hingga tepat saat dia tengah berbicara, tiba-tiba Agung pun langsung membanting kan sebuah dokumen yang kini dia lempar tepat di hadapan Diara.
"A-Apa ini??"ucap Diara yang kini mengambil dokumen itu,rupanya saat tengah melihat itu terdapat sebuah foto kebersamaannya dengan seorang lelaki.
"Bayu!! Tapi apa maksudnya ini! Gue beneran..."gumam Diara yang kini menatap ke arah Agung yang masih terduduk itu.
"Lo pikir,Lo siapa?? Apa jangan-jangan anak itu... Anak itu bukan anak gue!!"ucap Agung yang kini beranjak dengan mendekat ke arahnya,sontak Diara pun langsung menatapnya kembali sambil berjalan mundur menjauhinya.
"Maksud Lo apaan!!"ucap Diara yang kini menghentikan langkahnya itu dan dengan tak terasa kini Agung pun langsung mencekram tubuh Diara dengan sangat kuat.
"Jawab yang sejujurnya!! Itu anak siapa!!"ucap Agung sambil berteriak keras di depannya,sontak mendnegarnya itu Diara pun kesal padanya.
__ADS_1
"Maksud Lo apa,jelas ini anak Lo!!"ujar Diara yang kini melampiaskan kekesalannya dengan ikut berteriak kencang di hadapannya.
"Kalau gitu Lo jelaskan foto itu,sekarang!!"ujar Agung yang kini semakin keras berbicara.
"I-ini... Ini... Gue nggak tau maksud Lo apa,tapi gue beneran nggak tau soal foto itu!!"ucap Diara yang kini berusaha menjelaskan padanya.
"Gue nggak nyangka sama Lo!! Bisa-bisanya Lo manfaatkan gue dengan berpura-pura hamil sama gue padahal Lo ngelakuin itu sama orang lain??"ucap Agung dengan sangat kesalnya sambil mendorong tubuh Diara dengan sedikit demi sedikit.
"Emang itu kenyataannya,Lo pikir ngedit sesempurna itu semudah yang dipikirkan apa!! Lo jangan berusaha menyembunyikan nya lagi,kalau emang anak itu bukan hasil dari gue! Lebih baik Lo ngaku juga sekarang sebelum gue beneran murka sama Lo!"ucap Agung sambil terus mendesaknya.
"Lo gila apa!! Gue beneran nggak pernah ngelakuin itu sama siapapun termasuk dia!! Dan gue juga punya bukti kalau ini asli anak kandung Lo... Gue juga udah periksa kandungan saat itu dan hasilanya baru beberapa hari gue hamil!"ucap Diara yang kini berhasil melepaskan dirinya dan tanpa sengaja dia pun menampar pipi Agung dengan cukup keras.
__ADS_1
"Sial,Lo berani nampar gue!"ucap Agung dengan emosi Yang sudah tak terbendung dan dengan spontan dia pun langsung mearik tangan Diara lalu masuk ke balik lemari itu dengan cepat.
Kali ini Diara pun dibawanya ke ruangan itu dnegan paksa,lalu menjatuhkannya tepat di atas kasur itu. Dengan wajah yang masih merah kesal,Diara pun berusaha untuk melepaskan genggamannya itu sambil mendorong terus tubuh Agung. Hingga akhirnya Diara pun mulai lemas kembali dan dengan sigap Agung pun langsung melucuti semua pakaian nya termasuk dengan Diara.
"Lepas!! Gue nggak mau... Lepas..."ucap Diara yang kini tidak terasa menjatuhkan air matanya,namun Agung tidak memperdulikannya dia terus menggerayangi tubuh Diara dan tanpa instruksi dia pun langsung memasukan pedal gas nya itu dengan perlahan.
"Aakkhhh... Sakit!!! Lepas!!"ucap Diara yang kini tak berdaya di buatnya,meskipun dnegan perasaan yang masih kesal Agung pun ingat akan anak yang ada di perut wanita itu. Dia pun melambatkan gerakannya itu agar tidak melukai nya.
"Dengar!! Lebih baik Lo ngaku sekarang tentang anak ini jika tidak selamanya aku akan memperlakukan mu seperti ini!"ucap Agung sambil membisikan ucapannya itu di telinga Diara.
"G-Gue udah bilang... Gue nggak pernah ngelakuin ini sama siapapun... Dan harusnya lo juga bisa tau saat itu... Aahhh!!"ucap Diara yang tetap berusaha meyakinkan Agung itu
__ADS_1
*Jangan lupa untuk LIKE, COMMENT, RATE AND VOTE ceritanya jika kalian berkenan kak 🌼🌼❤️❤️ Beri saran atau kritik nya juga dan pastinya mohon di baca ceritaku yang lainnya🥰🥰*