Diara Sang Simpanan CEO

Diara Sang Simpanan CEO
Episode 66


__ADS_3

Malam berlanjut dengan cepat,kini waktu sudah menunjukan pukul setengah dua pagi,diamana saatnya orang tengah tertidur lelap. Namun tidka dengan Diara,kali ini justru dia pun terbangun dari tidurnya dengan kondisi yang kelaparan. Dengan wajah yang masih menahan kantuk,kini Diara pun menatap wajah seseorang tepat di dekatnya.


"Heeemmm.... Ganteng sih tapi galak,angkuh,nyebelin... Haaahhh...sudahlah gak guna ngomong dibelakang!"gumam Diara yang kini hendak menyentuh wajah Agung yang terpampang jelas di sampingnya,namun rupanya dia pun langsung menarik kembali tangannya lalu beranjak dari tidurnya.


"Mau kemana!!"ucap Agung yang membuat Diara terkejut bukan main,sontak Agung pun langsung terbangun dengan wajah yang masih terlihat mengantuk.


"Eeemmmm... Lapar!!"ucap Diara yang kini tanpa basa basi langsung pergi kembali,namun tangannya kini diraih kembali oleh Agung dengan cepat.


"Lapar!! Ini baru jam setengah dua pagi!"ujar Agung yang kini menatapnya dengan bersusah payah.


"Ya mau gimana lagi,orang gue lapar!"sahut Diara sambil memasang wajah yang kesal.

__ADS_1


"Haaahhh... Sebentar aku bangunkan dulu pelayannya!"ujar Agung yang kini pasrah dan langsung meraih telpon rumah itu,namun kini Diara langsung menariknya kembali dengan tak kalah cepatnya.


"Apa!!"ujar Agung yang kini terkejut melihat tindakannya itu.


"A-aku... Eemmm... Aku pengen kamu yang masakin!"ujar Diara dengan sangat gugupnya namun dia pun berusaha untuk tetap tenang.


"Apa!! Beraninya Lo nyuruh gue!!"sahut Agung dengan nada yang membuat Diara kaget.


"Ya gimana lagi... Gu-Gue.... Aku... Aku maunya kamu yang masakin!"ujar Diara yang nampak gugup tak karuan,sontak melihat itu Agung pun kini menarik nafas dalam-dalam lalu menatap Diara yang tengah tertunduk itu.


"Apa aja,yang penting bisa dimakan!"ujar Diara yang tidak luput memberikan senyumannya.

__ADS_1


"Heemmm... Tunggu disini!"ujar Agung yang kini langsung beranjak pergi dari kamar itu.


"Ikut!!"ucap Diara yang kini langsung mengikutinya dari belakang.


Hingga akhirnya kini mereka pun tiba di dapur yang nampaknya sudah sepi pelayan. Bahkan dapur itu pun nampak sudah di matikan lampunya,dengan perlahan Diara pun langsung memegang baju yang di kenakan Agung di depannya itu.


"Apa lagi!! Udah aku bilang diem aja di kamar!!"ujar Agung yang kini langsung membalikan badannya.,namun Diara hanya menggelengkan kepalanya dengan cepat sambil menatap sekelilingnya.


"Menyusahkan saja!! Cepat kemari dan duduk Disni!"uajar Agung yang kini menarik Diara menuju meja di depan mereka,hingga akhirnya kini dia pun langsung duduk disana dengan tenang. Sementara agung kunu langsung pergi menuju dapur yang berada tepat di depan Diara. Dengan sigap dia pun langsung menggeledah isi kulkas dan beberapa ranjang makanan yang berada di dapur itu.


Dengan seksama Diara pun memperhatikan agung yang nampak begitu serius melakukannya. Langkah demi langkah ya pun tidak luput di lihatnya,hingga akhirnya saat tengah melihat Agung sedang menggoreng telur. Diara pun kini malah tertidur pulas di meja itu dengan tangan yang di silangkan di depannya itu, sangking fokusnya setelah agung selesai dia pun baru menyadari bahwa Diara kini tengah tertidur pulas dengan wajah yang menghadapnya.

__ADS_1


"Udah beres,cepat makan dan kembali tidur lagi!"ujar Agung yang kini menyodorkan piring dan segelas air putih di hadapannya, namun rupanya Diara sama sekali tidak meresponnya.


*Jangan lupa untuk LIKE, COMMENT, RATE AND VOTE ceritanya jika kalian berkenan kak 🌼🌼❤️❤️ Beri saran atau kritik dan pastikan untuk mengikuti ceritaku yang lainnya 🥰 Mohon maaf sebelumnya baru bisa up kali ini🙏🙏*


__ADS_2