Diara Sang Simpanan CEO

Diara Sang Simpanan CEO
Episode 7


__ADS_3

Waktu berjalan,kini Diara pun mulai siuman kembali. Dia melihat sekelilingnya dengan mata yang perlahan mulai tampak jelas,tidak ada satu orang pun disana. Dia hanya sendirian dirumah sakit itu,tidak ada satupun kerabat yang tau dirinya sekarang.


"Kamu sudah siuman?"tanya suster itu dengan ramah,Diara pun hanya menganggukkan kepalanya.


"Bagaimana keadaanya? Apa sudah membaik?"tanyanya lagi sambil mulai mengecek semuanya.


"Lebih baik!"jawab singkat Diara.


"Kalau begitu,besok kamu boleh pulang dan untuk hari ini kamu di rawat inap dulu ya. Ini ada obat yang harus diminum,jaga kesehatan kamu ya dan sekarang kamu boleh istirahat!"ucap perawat itu dengan ramah memberikan beberapa butir obat dan vitamin untuknya.


Mendengar itu Diara pun langsung meminum obat yang dimaksudkan,namun dia kini tidak bisa tidur sama sekali. Dia mulai memikirkan kembali tentang sebuah kehidupan di dalam perutnya itu.


Sesekali dia hanya terdiam sambil menatap perutnya itu yang masih kecil. Namun tidka lama dari itu dia pun mulai menangis karena mengingat kejadian itu kembali. Namun rupanya efek dari obat yang dia makan pun mulai bereaksi,kini matanya mulai menutup dan akhirnya dia pun tertidur pulas kembali.

__ADS_1


〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️


Sementara di waktu yang sama,lelaki yang ia tiduri semalam itu tengah berdiam diri di sudut kantornya itu. Dia pun mengalami pikiran yang sama dengan Diara,terkadang dia merasa kasihan pada wanita yang dia ajak main semalam itu. Namun disisi lainnya dia merasa tidak perduli dengan itu karena dia pasti sudah dibayar juga.


Hingga akhirnya datanglah seseorang yang tengah dinantikan oleh dirinya.


"Iya tuan muda,anda tadi memanggil saya?"tanya Romi sambil menundukan kepalanya.


"Hemm..duduk....to the points,siapa nama wanita yang semalam itu?"tanya dirinya dengan spontan.


"Apa!! Jadi waktu itu....siapa dia!! Kamu ini tidak becus sama sekali,mulai detik ini kamu saya pecat!"teriak lelaki itu yang tidka lain adalah agung sendiri.


"Jangan tuan..saya mohon tuan jangan pecat saya...saya janji...saya janji akan melakukan apapun demi tuan asal jangan pecat saya..."ucap Romi memohon padanya.

__ADS_1


"Dengar!! Kamu tau saya seperti apa....jadi cepat pergi dari sini atau saya bunuh anda!!"jawab Agung dengan emosinya.


"Benar tuan..saya mohon tuan..saya rela melakukan apa saja asal tuan jangan pecat saya..."tangis Romi pun pecah,setelah itu dianpun langsung berpikir dengan baik.


Waktu berjalan begitu lama,lelaki itu pun berpikir tentang wanita yang ia layani semalam itu.


*Jadi siapa itu....sial...bagaimana kalau dia hamil...tapi...apa dia sadar dan tau siapa aku?..argghhhh... Sial....aku harus cari tau dia dan soal lelaki ini...sepertinya aku akan memanfaatkannya dulu!*batin lelaki itu sambil menatap tajam Romi.


"Baiklah kalau gitu..... Saya pegang janji anda...mulai hari ini kamu harus cari tau tentang wanita itu..dan ya...jangan sampai ada orang yang tau,jika ada....kamu tau akibatnya!"ucapnya dengan mata yang hampir keluar.


"Ba..baik..baik tuan saya janji! Terimakasih tuan!"ucap Romi dengan gugupnya seraya menatap kepergiannya.


.

__ADS_1


*Jangan lupa untuk LIKE, COMMENT,RATE AND VOTE ceritanya bila berkenan 🌼🌼❤️❤️*


__ADS_2