
"Udah jelas,masih aja nggak ngaku!! Cepat bersihkan itu dengan tanganmu!"ujar Agung yang kini menatapnya dengan tajam,sontak dia pun langsung menyeka-nyeka pundaknya itu dengan tergesa-gesa.
"Heemmm... Apa tidak bisa dengan lembut,sini biar aku tunjukkan cara yang benar!"ujar Agung yang kini melepaskan tangan Diara itu,lalu mengelus pundaknya itu dengan perlahan. Bahkan kali ini nampaknya dia pun mencondongkan badannya hingga tepat berada di dekatnya.
"Ini baru yang benar!!"ujar Agung yang kini merangkul pinggangnya dengan tangan satunya lagi sontak itu membuat nafas Diara sedikit terganggu. Bahkan kali ini nafasnya terasa tidak lancar.
"kenapa??"ujar Agung yang mulai menggodanya, hingga akhirnya kini dia pun berusaha untuk terlihat seperti biasanya.
*Lo bisa Raa... Lo harus bisa berubah kali ini!!*batin Diara yang berusaha menguatkannya,hingga akhirnya kini dengan penuh kepercayaan dia pun langsung menatapnya dengan sangat manja. Bahkan kali ini nampaknya Diara pun melepaskan tangan Agung dengan sangat perlahan.
__ADS_1
"Aku sudah mengerti!!"ujar Diara sambil menatapnya,kini tangannya pun mulai bergerak. Dia meletakan posisi yang sama persis seperti yang tadi dilakukan Agung padanya.
"Seperti ini... Lalu,ini... dan ini..."ujar Diara yang membuat Agung menyerinyit kan keningnya.
"Gimana! Sudah benar??"lanjut Diara yang berbisik padanya,sontak ucapan itu membuat Agung semakin bergairah.
"Kurang sempurna!!"ujar Agung yang membuat Diara langsung menghentikan tingkahnya.
"Heehhh... sudahlah,kali ini aku bebaskan kamu!"ujar Agung yang kini justru pergi mengambil handuk dan beberapa pakaiannya menuju kamar mandi di ruangan lain. Sementara Diara pun kini langsung mengancingkan kembali bajunya,sambil berjalan mengambil baju yang layak untuknya.
__ADS_1
Sementara di sisi lain,nampaknya Romi pun tengah dalam perjalanan menuju rumah sakit yang akan dia kelola mulai hari ini. Dengan rasa penasaran dengan anak lelaki itu,dia pun sesekali mencari dan mengidentifikasi beberapa dokumen yang dia cari khusus tentang Ridwan. Hingga selang beberapa menit kemudian, akhirnya mereka pun tiba di depan rumah sakit itu.
"Kita mulai kali ini!"gumam Romi yang kini turun dari mobilnya,dikawal dengan beberapa bodyguard yang sengaja dia siapkan sebelumnya.
kini nampaknya beberapa orang khususnya dokter dan perawat yang berada di rumah sakit itu tengah sibuk-sibuknya menangani pasien yang baru saja mengalami kecelakaan. hingga akhirnya Romi pun memutuskan untuk langsung masuk ke dalam ruangannya tanpa bertemu langsung dengan pegawai pegawai lainnya terlebih dahulu.
sesampainya di rumah itu nampak beberapa orang yang rupanya sudah menyambut kedatangan Romi tersebut.
"Selamat pagi Pak,kami mohon maaf atas kurangnya sambutan Anda kali ini, itu di karena kami mendapat pasien yang baru saja mengalami kecelakaan!"ujar salah satu orang yang sepertinya seorang dokter.
__ADS_1
"tidak masalah, saya bisa memahaminya!tapi saya harap setelah itu kalian bisa kemari untuk bertatap muka dengan saya secara langsung!"jawab Romi dengan sangat serius, hingga akhirnya kini Romi pun menyuruh orang-orang yang berada di sana untuk duduk bersamanya sebentar.
*Jangan lupa untuk LIKE, COMMENT, RATE AND VOTE ceritanya jika kalian berkenan kak 🌼🌼❤️❤️ Beri saran atau kritik dan pastikan untuk mengikuti ceritaku yang lainnya"My Soldiers Badtrayed Me"dan "This is not Puppy love" dan pastikan untuk like dan komen🥰🥰"