
Sontak setelah melepaskan pelukannya itu,Diara pun akhirnya bisa bernafas lega namun rupanya hanya sesaat. Kini dia melihat tubuh lelaki itu tengah terbaring namun bukan karena kecapekan melainkan menunggu tindakan dan janji dari Diara.
*Bagaimana ini!! Kenapa.... Tenang Diara!!*batinnya yang kini menatap ke arah air minum di meja depannya,tanpa banyak bicara dia pun langsung meneguk air itu dengan cepat sampai habis. Namun saat dia meletakan gelas itu, Agung pun langsung menatapnya dengan terkejut sambil beranjak duduk.
"Kenapa di minum!!"ujar Agung dengan posisi yang sama namun kali ini dia sedikit membukakan kemejanya.
"Memang kenapa lagi? Orang kalau minum ya pasti karena haus!"jawab Diara sambil beranjak menjauhinya.
"Manusia kalau minum ya pasti karena haus masa itu aja nggak ngerti sih! Katanya orang pinter,cerdas,perusahaan juga banyak tapi itu aja masih nanya!"gumam Diara yang tak hentinya sampai akhirnya dia pun langsung memutuskan untuk mandi terlebih dahulu.
"Kamu bilang apa?"ucap agung yang masih terus memperhatikannya.
__ADS_1
"Aammm.. enggak.. ini lohh,aku mau mandi dulu! Iya..mandi!!"jawabnya dengan gugup namun dengan cepat dia pun langsung pergi ke dalam kamar mandi itu. Sementara itu Agung pun langsung beranjak mendekat ke arah gelas yang tadi sudah di minum Diara,dia pun mencium bau bekas air itu
"Apa air ini... "Gumamnya sambil terus berpikir keras karena dia sama sekali tidak mengingat ada air di atas sana,hingga akhirnya beberapa saat kemudian sebuah ketukan pintu pun terdengar dari kejauhan.
"Permisi tuan..."ujar seseorang yang tampaknya sedang ketakutan.
"Ada apa?"jawab Agung tanpa membukakan sedikit pun pintu itu.
"Air apa ini?"ujar Agung dengan nada dinginnya sambil menatap tajam ke arah ya.
"I-itu... Itu air biasa tuan!!"jawabnya yang begitu terlihat ketakutan.
__ADS_1
"Saya tidak segan memecat kamu jika kamu berbohong!"ucapnya yang kini semakin membuat pelayan itu berdegup ketakutan.
"Jangan tuan, sebenernya itu air... Itu air bias tuan tapi... Tapi tadi saya masukin sesuatu kedalam itu! Tapi sepertinya tuan tidak perlu cemas karena air nya tidak diminum"jawab pelayan itu,namun baru saja dia berbicara Agung pun justru langsung meminumnya tanpa takut. Sontak pelayan itu pun langsung terkejut melihat tingkahnya itu.
"Tu-tuan kenapa di minum!! Itu... di dalam itu ada obat perangsang nya tuan!"ucapnya yang seketika langsung melemah.
"Saya nggak bermaksud sebelumnya,karena... Karena awalnya saya mau kasih buat Ina sama suami nya tuan!"ujarnya yang akhirnya berkata sejujurnya
"Terus kenapa di simpan di kamar saya! Jangan-jangan ini bukan untuk mereka!"ucap Agung yang membuat wanita itu semakin ketakutan.
"Tadi kelupaan tuan,tadi saya ambil cucian dulu jadi saya simpan disana!!"lanjutnya yang kini membuat Agung berusaha menahan rasa senangnya
__ADS_1
**Jangan lupa untuk LIKE, COMMENT, RATE AND VOTE ceritanya jika kalian berkenan kak 🌼🌼❤️❤️ Beri saran dan kritik serta pastikan untuk singgah di cerita lainnya❣️❣️**