Diara Sang Simpanan CEO

Diara Sang Simpanan CEO
Episode 76


__ADS_3

Kini Diara pun akhirnya berjalan memasuki ruangan itu dengan perlahan dengan terus berusaha untuk tenang. Hingga akhirnya pintu itu pun tertutup rapat kembali dengan perlahan,sontak Diara pun kali ini justru memandangi lemari itu dengan sedikit cemas.


"Eemmm... Maaf,aku benar-benar minta maaf! Tadi kendaraan umumnya kejebak macet,terus juga waktu jalan lagi mobilnya malah pecah ban mana nggak ada ojek atau mobil yang kosong juga jadi aku jalan kaki kesini!"ucap Diara yang langsung berinisiatif maminya maaf terlebih dahulu sambil menatap sekelilingnya. Namun dia pun tidak mendengar jawaban sedikit pun dari Agung.


"Dan lagi... Maaf soal barusan,aku nggak bermaksud membentak!"lanjut Nayla yang tetap waspada dengan sekelilingnya,hingga akhirnya perlahan lampu pun menyilaukan pandangan Diara dari arah depan.


"Kemari!"ucap Agung yang rupanya tengah duduk di pinggir kasur sambil memegang sebuah buku di tangannya.


*Siap-siap Diara,entah apa yang ingin dia lakukan tapi tetap tenang saja... Jangan bantah justru sebaliknya buat dia puas kali ini!*batin Diara yang kini berusaha untuk tidak panik lagi,hingga akhirnya kini dia pun berjalan menuju nya dengan lebih tenang.


Benar saja dugaannya,kali ini Agung pun langsung berdiri dan menyuruhnya untuk duduk di kasur itu mengarah ke hadapannya.

__ADS_1


*Tenang Raa... kenapa harus takut!!*ucap Diara sambil sesekali menarik nafasnya dalam-dalam.


Ketenangan nya pun pecah kembali,saat Agung memegang pundaknya itu lalu mendorongnya perlahan hingga Diara pun tertidur di ranjang itu. Kini Diara pun terhimpit dengan kedua tangan Agung yang berada di sisi kanan dan kirinya. Kini dia pun berusaha untuk lepas darinya namun itu gagal,hingga akhirnya dia pun langsung memutuskan mencium Agung tanpa banyak berpikir kembali.


"Hemmm... mulai..."ucap Agung yang kembali terhenti saat Diara terus menciuminya kembali sambil menutup matanya.


"Ada apa? Kenapa sangat bernafsu,tapi sayangnya kita lanjutkan nanti malam saja!"ujar Agung yang langsung berdiri di hadapan Diara.


"Apa!!"ucap Diara dengan cepatnya.


"Tidak perlu malu,karena itu sebuah prestasi baru untuk mu!"ucap Agung yang langsung menarik tangan Diara hingga terbangun kembali.

__ADS_1


"Minum ini,Mulai detik ini pastikan tidak meminum atau memakan apapun dari orang lain!!"ucapnya sambil menyodorkan air putih yang sudah ada di ruangan itu.


"Kenapa?"sahut Diara yang langsung meminum air itu dengan penasaran.


"Turuti saja jika ingin selamat!"ucap Agung yang membuat Diara tersedak,sontak Agung pun menatapnya sejenak.


"Beraryi aku juga harusnya tidak meminum ini,karena ini dari orang lain!"ucap Diara yang membuat Agung langsung menatapnya dengan pelik.


"Terkecuali aku! Sebaiknya jangan banyak membantah,turuti saja apa perintah ku!"ucap Agung.


"kalau mau istirahat,istirahat saja..."lanjut Agung yang kini menekan sebuah tombol remote di saku bajunya. Tidak beberapa lama,akhirnya pintu lemari itu pun terbuka kembali dengan perlahan.

__ADS_1


Dengan cepat Diara pun lansgung bangkit kembali untuk keluar dari ruangan itu bersamanya. Bahkan kali ini nampaknya Diara pun memegang baju Agung dari arah belakang sambil menatap kanan kirinya.


*Jangan lupa untuk LIKE, COMMENT, RATE AND VOTE ceritanya jika kalian berkenan kak 🌼🌼❤️❤️ Beri saran atau kritik dan pastikan untuk mengikuti ceritaku yang lainnya 🥰🥰*


__ADS_2