Diara Sang Simpanan CEO

Diara Sang Simpanan CEO
Episode 61


__ADS_3

"Apa!!"ucap Romi yang begitu tidak percaya nya,sementara Agung hanya terdiam dengan santainya sambil menatap orang itu.


"Ini tidak bisa di biarkan tuan,apa lebih Abik di pecat saja?"ujar Romi yang kini menatap Agung yang terlihat santai-santai saja.


"Tidak perlu!! kita lihat sejauh mana dan apa yang sebenarnya ingin dia cari tau!"ujar Agung yang kini menatap Romi dengan tatapan yang begitu liciknya.


"Tapi sebaiknya kita juga terus awasi semua gerak-gerik wanita yang bernama Marsya itu tuan,karena jika saya perhatikan maksud dan tujuan dia tetap pada anda!"ujar Bimo yang kini menundukan kepalanya setah berbicara seperti itu.


"Benar tuan,sepertinya dia mengincar anda tapi karena ada nona Diara mungkin itu menjadi hambatannya!"sahut Romi yang setuju dengan pendapat Bimo.


"Kali begitu biar Bimo yang mengambil alih masalah ini!"jawab Agung dengan sangat spontan,sementara Romi pun kini menatapnya dengan tatapan yang sedikit keheranan.

__ADS_1


"Kamu jangan berpikir yang tidak-tidak Romi,saya menyuruh Bimo karena dia yang mencari tau ini dari awal sedangkan kamu saya perintahkan untuk mengurusi anak dari penipu itu dan pastikan kamu hancurkan dia perlahan-lahan!"lanjut Agung yang sepertinya mengetahui isi kepala Romi saat ini,sontak Romi pun langsung menunduk mengerti dengan apa yang dimaksudkan tuannya itu.


"Baik tuan!"ujar Romi yang kini telah paham,hingga akhir ya dia pun memerintahkan mereka untuk pergi menjalankan tugasnya masing-masing.


Hingga akhirnya beberapa saat kemudian,dia pun kini menelpon Diara yang tengah berada di kantornya itu.


"Cepat ke vila Back,sekarang!"ujar Agung yang langsung memutuskan sambungannya itu.


"Dengar! kesini sekarang jika tidak kamu tau akibatnya!"ujar Agung dengan memutuskan telponnya kembali.


"Iissshhh... kalau gue berani gue nggak akan mau katak gini!"gumam Diara yang kini langsung berjalan menuju luar,namun saat itu dia pun melihat Marsya yang kini baru masuk kembali dari luar.

__ADS_1


"Mau kemana Raa?"tanya Marsya yang kini berbasa-basi.


"Eemm saya disuruh pak Agung kak,kalau begitu saya pergi dulu ya!"ujar Diara yang kini mulai curiga dengan Marsya,dia pun langsung pergi kembali mencari kendaraan umum. Sementara kini Marsya pun menatapnya dari jauh,bahkan kali ini dia pun meminta orang yang ia suruh untuk mengikuti Diara kemanapun dia pergi.


"Giman,udah ada hasil belum?"ujar Marsya yang kini menepi dari kantor itu.


"Belum!! ini sangat susah,tidak mungkin langsung dapat info secepat itu!"ujar orang itu yang tidak lain Cimeng.


"Bodoh!! segitu aja nggak becus,gue udah ngasih uangnya sama Lo tapi kerjaan segini aja nggak bisa!"gumam Marsya yang kini membuat Cimeng kesal,namun dia pun harus tetap berkerja sama dengan wanita itu karena sudah di suruh oleh Bimo sebelumnya.


"Sial!! Lo pikir nyari info orang bisa semudah membalikan telapak tangan apa,Lo tunggu aja gue akan cari info terus!"ujar Cimeng dengan berpura-pura pro dengannya.

__ADS_1


*Jangan lupa untuk LIKE, COMMENT, RATE AND VOTE ceritanya jika kalian berkenan kak 🌼🌼❤️❤️ Beri saran atau kritik dan pastikan untuk mengikuti ceritaku yang lainnya 🥰🥰*


__ADS_2