Diara Sang Simpanan CEO

Diara Sang Simpanan CEO
Episode 90


__ADS_3

Melihat Sri yang melamun,Diara pun langsung menatap ke arah Agung yang memang sama-sama menatap kebingungan.Hingga akhirnya Diara pun memberanikan diri untuk bertanya langsung kepada Sri.


"Eemmm... Tante? Tante?? Tante kenapa???"ucap Diara yang berusaha membuat Sri fokus kembali.


"Apa?? Ohh iya maksud Tante... Eehhh kok Tante sih, sa-saya nggak kenapa-kenapa kok tadi saya mau nanya kamu suka warna apa sayang?"ucap Sri yang begitu gelagapan menjawabnya.


"Are you Ok mom? Mamah pasti kecapekan,kita pulang aja ya!"sahut Agung yang kini menatap ibunya dengan cemas.


"Nggak kok,mamah baik-baik aja! Mamah cuma lupa mau nanya apa sama Diara!"jawab Sri sambil tersenyum kecil


*Kayaknya bukan ini pertanyaannya! sebenarnya apa yang mau ibu ini ketahui?*batin Diara sambil menatap wanita itu dengan heran.


"Diara suka warna biru sama cream Tan.."Jawab Diara sambil tersenyum canggung menatapnya.

__ADS_1


"Biru?? Ngomong-ngomong Agung juga suka warna biru kan?"sahutnya yang membuat Agung menatapnya keheranan.


"Aduhhh... Mamah kayaknya beneran kecapekan deh,kalau gitu kita tunda aja pembicaraannya! Kita pulang aja!"ucap Sri yang kini memegang jidatnya sambil sesekali memijit kepalanya.


*Sebenarnya mamah mau nanya apa sama Diara? Kenapa mamah sampai kesulitan bicara!*batin Agung yang sesekali menatap wajah ibunya itu.


"Ya udah,biar Agung antar ke rumah!"jawab Agung yang mulai beranjak dari duduknya.


"Nggak usah,mamah kan bawa mobil lagian kalau kamu antar mamah,Diara pulang sama siapa?"sahutnya sambil mengambil tas di sampingnya.


*Diara ini kesempatan bagus,kali ini Lo bisa pergi ke rumah lama Lo!*batinnya sambil menampakkan wajah yang riang.


"Ohh iya mahh, Agung lupa mamah kan bawa mobil! Pak Herdi nya ada kan mah?"jawab Agung sambil menatap ibunya dengan puas,sontak ekspresi Diara pun langsung berubah drastis.

__ADS_1


"Tapi Tante,saran Diara lebih baik di antar pak Agung soalnya takut terjadi sesuatu lagi pula Diara bisa pulang sendiri!"ucap Diara yang kini berusaha meyakinkan Sri agar ikut bersama Agung.


"Eemmm... kamu yakin sayang? kalau gitu, Agung mamah ikut sama kamu aja! biar Diara diantar pa Herdi!"ucap Sri sambil berjalan terlebih dahulu


"Ng-nggak usah Tante,Diara bisa sendiri kalau gitu Diara duluan ya Tante!"ucap Diara yang justru pergi mendahului mereka.


"Tapi... Ya sudah hati-hati ya sayang!"sahut Sri yang akhirnya membiarkan Diara pergi sendirian,sontak agung yang melihat itu langsung menatapnya kesal sambil mengepalkan kedua tangannya.


Kali ini nampaknya Diara tengah berjalan menyusuri trotoar dengan penuh gembira, sementara Agung kini terlihat sangat kesal bahkan Sri pun bisa melihatnya dengan jelas.


"Kalau nggak niat antara mamah juga nggak apa-apa sayang,mamah juga sudah bilang biar mamah sama pak Herdi aja!"gumam Sri yang menyandarkan kepalanya di pundak Agung.


"Nggak kok mah, Agung seneng kok ngantar mamah pulang!"jawab Agung yang berusaha menahan emosinya.

__ADS_1


"kamu suka Diara?ucapnya yang sontak membuat Agung terpaku mendengarnya.


**Jangan lupa untuk LIKE, COMMENT, RATE AND VOTE ceritanya jika kalian berkenan kak 🌼🌼❤️❤️ Beri saran dan kritik jika di perlukan❤️❤️**


__ADS_2