Diara Sang Simpanan CEO

Diara Sang Simpanan CEO
Episode 28


__ADS_3

Dengan cepat Diara pun langsung mengambilkan handuknya lalu memberikannya dengan tangan yang masuk sebelah ke dalam toilet itu.


" Dasar munafik!"ucap Agung selepas mengambil handuk itu dari tangannya.


"Apa?...siapa yang Lo maksud, gue!!"jawab Diara yang menatap ke sekelilingnya.


" Lo pikir siapa lagi! Lo itu udah tau lekukan tubuh gue,begitu pun gue yang tau setiap inci tubuh Lo... Dan ya,Lo harus ingat panggil gue Suami bukan Lo atau apapun itu selama di rumah!!"ucap Agung yang mendekat ke arahnya sambil menatap dirinya dari ujung kepala hingga ujung kakinya,sontak Diara pun langsung menatap ke arah bawahnya sambil menyilangkan tangannya dengan cepat.


"Kurang ajar!!"Gumam Diara selepas melihat Agung yang beranjak pergi dari ruangan itu.


"Gue bisa dengar!! Cepat ganti baju kita ke kantor sekarang!"ucap Agung sambil berteriak dengan keras.


Hingga akhirnya Diara pun menurutinya dan langsung menyiapkan dirinya dengan cepat.


*Gila gue kira baklan libur dulu sehari..sial banget sih gue,yang sabar ya deekk...*Batin Diara sambil mengelus-elus perutnya.


"Kenapa?"tanya Agung yang melihat Diara seperti itu.


"Nggak!!"sahut Diara yang langsung beranjak dari duduknya.


"Sarapan dulu,kasian anak itu!"ucap Agung yang membuat Diara terkejut.


*Rupanya dia perhatian juga ya... ahhh apaan sih Raa,jangan tertipu sama cowok kaya gitu!!*Batin Diara sambil menatapnya dengan begitu penasaran.


"Nggak,gue nggak lapar..Lo aja sana!"ucap Diara yang kini hendak pergi keluar


"Lo jangan salah sangka,gue kasian sama anak itu bukan sama Lo!!"Ucap Agung sambil memalingkan pandangannya.


"Siapa juga yang geer!"Gumam Diara yang kini berbalik mendekat ke arah meja makan itu lalu mengambil Sebuah apel dan susu yang sudah di siapkan itu.


Hingga akhirnya mereka pun langsung pergi kembali menuju kantornya itu. Di mobil Agung memberikan sebuah berkas yang tertutup rapih berwarna coklat.

__ADS_1


"Ini apa?"ucap Diara yang kini tengah memegang berkas itu.


"Semua hal yang Lo boleh lakukan dan tidak boleh lakukan selama Lo jadi istri gue! Dan Lo nggak bisa nolak sedikit pun!"ucap Agung yang memasang wajah datar sementara Diara hanya memicingkan matanya mendengar ucapan itu.


Dia pun membaca perlahan mengenai isi dari surat itu,bahkan kali ini salah satu peryataan mengenai hubungan suami istri pun tercantum disana sehingga membuat Diara kesal dan tidak setuju.


"Maksudnya apaan ini...nggak gue nggak mau,lagian ini pernikahan paksa juga kan kenapa harus ada peraturan itu! pokoknya gue nggak setuju!"ucap Diara yang menunjukan pada Agung sambil menutupnya kembali dengan kasar.


"Paksa!! Bukannya Lo sendiri yang setuju jadi nggak ada kata paksa dalam pernikahan ini,dan Lo harus lakukan semua hal yang di perlukan saat bersama gue! Terkecuali di publik,Lo jangan sampai buka identitas Lo soal menikah dengan gue!"jawab Agung yang kini menatap Diara penuh kepuasan itu.


"Dan ya Romi! pastikan semua orang tidak tau kebenaran saat ini,jika ada....kamu tau sendiri apa hukumannya!"lanjut Agung sambil menatap kedepan.


"Baik tuan muda!"jawab Romi dengan tegas,sementara Diara hanya menatap agung dnegan kesalnya tanpa berbicara satu kata pun lagi.


Hingga akhirnya mobil itu pun terhenti di jarak yang cukup jauh dari kantornya itu,dengan cepat Romi pun turun sambil membukakan pintu mobil di dekat Diara.


"Silahkan nyonya muda!"ucap Romi perlahan,Diara pun kebingungan dengan maksud lelaki itu.


"Maaf nyonya muda, sebaiknya anda turun dulu biar saya jelaskan di luar!"ucap Romi yang melihat kode tangan Agung itu.


"Isshhh.... prediksi gue bener kan,sial banget!"gumam Diara yang kini turun dari mobil itu.


"Nyonya sebaiknya anda jaga sikap anda pada tuan muda...dan sebaiknya anda juga lebih memahami isi surat itu,di sana semuanya sudah tercatat baik dan rapi jadi ikuti saja dan ini uang untuk ongkos ke kantor!"ucap Romi sambil memberikan uang dengan pecahan seratus ribu sebanyak sepuluh lembar setelah itu dia pun langsung bergegas kembali menaiki mobil itu yang kini langsung melaju kembali.


"Dasar gila!!! emang ya orang-orang kayak mereka itu menganggap uang yang utama!!"gumam Diara yang kesal sambil menatap mobil yang menjauh itu.



Hingga akhirnya,dia pun berjalan perlahan seraya menunggu mobil taksi melewat. Namun hingga beberapa menit kemudian,tidak ada satu pun mobil taksi atau pun angkot yang melewat bahkan jika ada pun semua sudah terisi penuh.


"Tidd..tiddd..."kelakson itu terdengar sangat kencang dari arah belakang,hingga Diara pun melirik ke belakangnya.

__ADS_1


"Raa...kemana?"ucap lelaki itu yang tidak lain adalah Ridwan.


"Ridwan... emmm mau ke kantor!"jawab Diara yang gugup itu.


"Biar saya antar Raa...ayo masuk!"sahut Ridwan yang kebetulan datang tepat waktu,Diara pun mengangguk dan kini dia pun langsung masuk ke dalam mobil itu.


"Maaf ya Ridd,aku langsung naik aja! heheh"ucap Diara yang kini sedang dalam perjalanan.


"It's ok Raa...ohh iya emang kamu udah kerja dimana?"tanya Ridwan sambil tersenyum.


" XICING!!"ucap Diara sambil menatapnya.


"Ohhh... ohh iya,kamu kemarin kemana? katanya udah siap di periksa!"ucap Ridwan yang melamun sejenak itu.


"kamu tau kan perusahaan itu..iya kemarin aku sibuk jadi maaf ya!!"ucap Diara yang kini merasa gugup.


"Tau Raa...trus kapan kamu mau di periksa?"tanya Ridwan kembali.


"Nanti siang,pas jam makan gimana? Kamu bisa nggak?"jawab Diara dengan cepat.


"Biasa!! Ohhhh kita sudah sampai di sini,iya Raa aku tunggu kamu ya!"ucap Ridwan yang kini tengah terparkir tepat di depan kantor itu.


"Ok Dokk,ya sudah makasih atas tumpangannya!!" ucap Diara yang kini sudah turun sambil melambaikan tangannya.



Ridwan pun hanya mengangguk hingga akhirnya dia pun dengan cepat langsung melajukan mobilnya kembali.


"XICING!! Apa masih mereka yang memegangnya? Sial,kenapa harus di ingatkan kembali tentang perusahaan itu!!"ucap Ridwan sambil mengendarai mobil itu.


Sementara kini di kantor,semua orang tengah menatap Diara dnegan penuh penasaran. pasalnya semenjak kemarin dia masuk,dia langsung pergi bersama Agung dan tidak beranjak datang kembali hingga saat ini.

__ADS_1


*Jangan lupa untuk LIKE, COMMENT, RATE AND VOTE ceritanya jika kalian berkenan kak 🌼🌼❤️❤️ beri komentar dan juga sarannya kak🥰🥰*


__ADS_2