Diara Sang Simpanan CEO

Diara Sang Simpanan CEO
Episode 65


__ADS_3

"Apa rencana selanjutnya?"ucap Agung yang kini mulai memancing ide Bimo untuk lebih berpikir keras.


"Tadi saya sudah menyuruhnya untuk bersantai atau berjalan-jalan tuan dan saya juga sudah memberi dia uang untuk itu, dan untuk selanjutnya saya akan memberi dia laporan tentang nona Diara!"ucap Bimo yang nampaknya sudah menyiapkan rencana yang matang. Hingga akhirnya percakapan itu pun berlanjut dengan sangat ditail,bahkan kali ini Agung pun nampaknya tengah tersenyum mendengar penjelasan itu.


Hingga akhirnya mereka pun telah selesai berbicang dan kini Agung pun kembali ke arah kasurnya lagi. Diara nampaknya masih tertidur pulas,hingga akhirnya Agung pun menghampirinya dan membangunkan Diara untuk makan malam.


"Makan dulu!"ujar Agung yang kini memegang Diara dengan penuh perhatian.


"Nggak! Gue mau tidur bukan mau makan!"gumam Diara yang nampaknya ngantuk berat,namun Agung pun kini menepuk mulut Diara dengan cukup keras hingga membuatnya terkejut.


"Sakit!!"ucap Diara yang kini repleks memegang mulutnya itu.

__ADS_1


"Makanya jaga ucapan kamu... Jangan buat aku marah!"ujar Agung sambil berbisik di telinganya,dalam sekejap dia pun langsung teringat kembali dengan ucapannya barusan dan kini dengan terpaksa dia punmengulang ucapannya lebih baik dan sopan.


"Nggak mau,sekarang cuma mau tidur bukan makan sayang!!"ucapnya dengan nada yang mulai berat kembali,hingga akhirnya dia pun kembali tertidur di dekat lelaki itu. Sementara Agung yang mendengar itu pun,kini menatapnya dengan dalam sambil tersenyum puas mendengarnya.


"Bagus... Aku suka panggilan itu,pastikan itu slalu di ucap saat bersamaku!! SAYANG!!"ujar Agung yang kini mendekat lalu mencium wajah Diara dengan sangat meresapi.




Hingga akhirnya malam pun berlanjut larut,kini Agung pun masih terbangun sambil membuka laptop miliknya. Namun saat tengah fokus mengerjakan berkasnya,rupanya Romi kini menelponnya di tengah malam.

__ADS_1


"Maaf tuan saya mengganggu tidur anda!"ujar Romi yang kini tengah terduduk di meja kerja di kamarnya.


"Saya belum tidur,ada apa?"tanya Agung yang kini menutup laptopnya itu sambil menatap ke arah aquarium yang berada disana.


"Ini soal anak Itu,kali ini saya sudah mendapatkan riwayatnya tuan! Rupanya benar ayahnya itu bernama Budi Prasetyo,orang yang menyebabkan Ayah tuan meninggal!"ucap Romi yang kini membuat Agung langsung terduduk dengan tegangnya kerena merasa kesal.


"Jadi dia benar anak orang itu!! Kalau begitu pastikan dia sengsara tanpa ampun!"ujar Agung yang kini tersenyum jahat .


"Baik tuan!"ujar Romi yang kini merasa puas karena berhasil menemukan anak dari penipu itu. Hingga tidak lama kemudian,percakapan mereka pun berakhir dengan Agung yang memutus telpon itu duluan.


"Ayah tenang saja,sekarang Agung sudah tau anak dari pembunuh itu!"gumam Agung yang kini beranjak menuju jendela di dekat nya,hingga akhirnya dia pun kembali ke ranjangnya sambil terus menatap Diara yang masih tertidur itu.

__ADS_1


*Jangan lupa untuk LIKE, COMMENT, RATE AND VOTE ceritanya jika kalian berkenan kak 🌼🌼❤️❤️ Beri saran atau kritik dan pastikan untuk mengikuti ceritaku yang lainnya"This is Not puppy love" dan my Soldiers Badtrayed Me" Like and comment juga ya🥰🥰*


__ADS_2