Diara Sang Simpanan CEO

Diara Sang Simpanan CEO
Episode 75


__ADS_3

#Sebelumnya minta maaf ya telat up nya🙏


Kini waktu berlanjut namun nampaknya Diara masih saja belum tiba di kantor XICING,pada awalnya semua tidak ada yang menyadari hal itu. Namun bukan Marsya namanya jika dia hanya diam saja,setelah menyadari ketidak adaan Diara. Dia pun langsung mengumbarnya dengan berpura-pura bertanya tentang kondisi Diara saat ini.


"Kalian lihat Diara? Kenapa dia belum datang ya, padahal waktu jam kerja udah di mulai!"ucap Marsya yang bertanya pada seseorang yang melewatinya.


"Apa iya? Apa mungkin dia sakit?"ujar yang orang itu sambil menetap di mejanya,sontak Agung yang awalnya sudah fokus kembali berkerja pun langsung terpecah fokus kembali.


"Kalau sakit pasti ada suratnya atau dia hubungi kantor langsung! tapi ini nggak kan..."jawab Marsya yang begitu julitnya.


"Iya enak banget ya,baru juga kerja beberapa Minggu udah seenaknya aja!"sahut orang itu yang kini ikut terbalut suasana.

__ADS_1


Hingga akhirnya,tepat setelah orang itu berbicara,Diara pun datang dengan tergesa-gesa nya. Kini nampak dengan jelas keringatnya bercucuran dengan perlahan,sontak orang yang bersama Marsya pun menatapnya dengan pelik sambil berdecak kesal.


"enak banget sih!"gumamnya yang langsung pergi dari tempat itu,sementara Marsya pun kini menatapnya dengan berpura-pura kasihan padanya.


"Dari mana aja Raa,ini sudah jam kantor... aku pikir kamu sakit,tapi nggak apa-apa kan?"ujar Marsya yang langsung menghampirinya sambil sesekali menatapnnya dengan cemas.


"Nggak apa-apa kak,tadi ada kendala sebentar jadi Diara tadi jalan kaki ke sini nya!"ujar Diara yang sedikit menjelaskan inti permasalahannya.


"Aahhh... Apaan sih,jadi tumpah kan... Kak Marsya.."ujar Diara yang langsung berhenti menatap minuman yang sudah terjatuh itu.


"Nggak apa-apa kok Raa... Kamu lebih baik ikut sama pak Agung aja Raa,biar aku bereskan!"ujar Marsya yang kini menatap Agung dengan perlahan.

__ADS_1


"Baguslah... Cepat ke dalam!"ujar Agung dengan santainya lalu langsung masuk ke dalam ruangannya kembali tanpa rasa bersalah.


"Kak Marsya sekali lagi maaf!"ucap Diara yang langsung pergi masuk ke dalam ruangan Agung.


saat tengah masuk ke dalam ruangan itu, Agung sama sekali tidak nampak di sana. Dengan perlahan Diara pun menutup rapat pintu itu lalu berjalan menuju tempat bekerjanya yang berada tepat di dekat lemari itu.


"Kemari!"ucap Agung yang terdengar cukup jelas di dekatnya,namun kali ini sudah bukan hal baru lagi baginya. Diara pun langsung mendekat ke arah lemari itu sambil sesekali menyentuh barang-barang yang ada di sana.


"A-aku... Aku nggak tau cara bukanya!"ucap Diara yang kini menatap lemari itu,namun tepat saat itu dengan tiba-tiba lemari itu pun terbuka dengan sendirinya.


"Cepat masuk!"ujar Agung sekali lagi dengan anda yang cukup membuat bulu kuduk Diara berdiri.

__ADS_1


*Jangan lupa untuk LIKE, COMMENT, RATE AND VOTE ceritanya jika kalian berkenan kak 🌼🌼❤️❤️ Beri saran atau kritik dan pastikan untuk mengikuti ceritaku yang lainnya 🥰🥰*


__ADS_2