Diara Sang Simpanan CEO

Diara Sang Simpanan CEO
Episode 53


__ADS_3

Sejenak Agung pun berpikir kembali,namun itu tidak mengubahnya untuk berhenti. Bahkan kali ini Agung pun tidak berbicara atau menjawab ucapan Diara sepatah kata pun,justru kali ini dia terus memainkan tubuh Diara dengan sangat agresif namun juga sedikit perlahan.



"Eeemmmm.... A-aku,Mmmmhhh..."gumam Diara yang kini langsung memegang erat lengan Agung sekuat tenaganya,hingga akhirnya dia pun langsung lemas setelah mencapai puncak klimaks nya itu.


"Haaahhhh.... Dengar,kali ini kamu selamat!! Pastikan tidak ada yang seperti itu lagi,bahkan mulai sekarang jangan dekat dengan laki-laki lain!"ucap Agung sambil beranjak dari tubuh Diara yang masih terkulai lemas,dia pun langsung mengenakan kembali pakaiannya lalu menutupi tubuh Diara yang masih telanjang bulat itu.


"Selidiki foto itu sekarang dan pastikan laki-laki itu jadi gelandangan!"ucap Agung yang kini langsung menghubungi seseorang sambil beranjak keluar ruangan itu.



Hingga akhirnya kini Diara pun masih berada di ruangan itu sendirian sementara Agung kini melakukan aktivitas nya kembali seperti semula. Bahkan kali ini suara ketukan pun mulai terdengar,kali ini Agung pun nampak tenang seperti bisanya.

__ADS_1



"Pak saya izin masuk!"ucap seseorang yang bukan lain Marsya.


"Masuk!!"sahut Agung yang kini mempersilahkannya untuk masuk ke dalam.


"Ini saya bawakan berkas yang tadi pak... Eemmm,Diara mana pak? Bukannya saya harus ngasih dulu berkasnya sama Diara!"ucap Marsya yang kini menatap meja Diara yang kosong itu.


"Letakan disini!! Kamu bisa pergi sekarang!"ujar Agung dengan nada yang dingin seperti biasanya,sontak Marsya pun langsung mengangguki perintahnya lalu pergi dari ruangan itu sambil berpikir kembali.


"Syaa!! Kamu denger nggak sih!"ucap seseorang dengan nada tingginya sambil menepuk pundak Marsya.


"Apaan sih!! Gimana kalau gue jantungan Kata!!"ucap Marsya yang langsung menatap lelaki itu yang bernama Raka.

__ADS_1


"Habis dari tadi di tanya diem terus... Emang lagi mikirin siapa sih,Gue ya??"ucap Raka yang begitu kepedean sambil tersenyum-senyum.


"Isshhh apaan sih,udahlah Lo mau ada perlu apa kesini?"tanya Marsya yang kini menatapnya dengan kesal.


"galak banget,giliran pergi nanti kangen loh! Ini berkas yang di minta pak direktur!"jawab Raka sambil menyodorkan berkas itu lalu pergi kembali.


"Kaa..."ucap Marsya sambil menatap Raka dari belakang,sontak dia pun langsung tersenyum kegirangan mendnegarnya itu.


"Tuh kan,baru aja beberapa langkah pergi Lo udah kangen lagi kan"ucap Raka sambil berbalik arah menatapnya dnegan penuh senyuman.


"Geer lu,ini loh berkasnya ada yang aneh! Masa lo print tentang makanan sih,ngaco bener jadi orang!"ucap Marsya yang kini menunjukan isi berkas itu yang justru merupakan resep-resep makanan.


"Apa iya? Astaga gue lupa,ini kan print an resep makanan emak gue! Hehehe ya sudah sini gue benerin!"ucap Raka sambil tersenyum malu menatapnya.

__ADS_1



\***Jangan lupa untuk LIKE, COMMENT, RATE AND VOTE ceritanya jika kalian berkenan kak 🌼🌼❤️❤️ Beri saran atau kritik dan pastikan baca ceritaku yang lainnya🥰🥰**\*


__ADS_2