Diara Sang Simpanan CEO

Diara Sang Simpanan CEO
Episode 38


__ADS_3

"Iya Mahh,soal perusahaan disana Agung tetep handle kok.. Lagian Agung pingin tau seberapa bagus dan cepat perusahaan ini berkembang tiap harinya,lagian ini kan awal perusahaan yang ayah bangun dulu jadi Agung pengen disini dulu!"ucap Agung yang kini menjelaskannya.


"Sebenarnya sih mamah bersyukur banget kalau gitu,tapi yang mamah herankan itu dari


dulu kamu nggak mau sama sekali menginjakan kaki di kota ini!"sahut Dewi yang masih belum percaya dengan jawabannya itu.


"Ya udah nanti kita ngobrol lagi,sekarang udah malam! Mamah harus tidur biar sehat, Agung juga mau tidur mah capek!"ujar Agung yang kini mengakhiri pembicaraan nya,sementara Dewi pun mengangguk lalu diajaknya ke kamar utama.

__ADS_1


"Kamu tidur dimana?"tanya Dewi yang menatap Agung hendak pergi.


"Agung diatas Mahh... Kalau ada apa-apa, telepon aja Mahh!"jawab agung yang kini berbalik lalu mencium kening sang ibu,Dewi pun hanya tersenyum melihat Agung yang kini naik ke tangga atas itu.


Hingga akhirnya mereka pun langsung masuk ke dalam kamar masing-masing lalu tidur dengan ter


"Sampai kapan pun,tidak ada yang bisa selamat dari tanganku... Dan kita lihat pada anakmu nanti!"ucap Agung yang kini berambisi menemukan anak itu.

__ADS_1


Hingga akhirnya dia pun melihat artikel tentang ayahnya itu yang bernama Banyu Adi Dimasta,disana juga tertera sebuah foto mendiang ayahnya yang sedang tersenyum di perusahaan itu. Artikel itu di beri judul "Meninggalnya Tuan Besar Perusahaan XICING oleh penipu kelas kakap" hingga tak terasa air mata Agung pun mulai menetes perlahan seiring dengan raut wajahnya yang mulai murung. Tak terasa waktu berlalu,kini dia pun tertidur dengan laptop yang masih menyala didepannya.



Waktu terus bergulir dengan cepat,kini matahari pun mulai menyambut wajah Diara disana hingga akhirnya membuatnya terbangun dari tidur. Rupanya tirai kamar nya itu lupa dia tutup semalam,hingga saatnya dia pun langsung pergi ke dapur untuk mengambil minum disana. Setelah itu kini dia pun tersadar dengan semua hal yang dia lakukan semalam itu,dia menatap dirinya yang kini sudah terbalut kemeja putih yang memang cukup besar di badannya. Awalnya dia merasa tidak apa-apa,namun setelah dia lihat kembali rupanya dia sama sekali tidak mengenakan pakaian dalamnya. Sontak melihat itu dia pun langsung menutupi ya dengan tangan lalu beranjak kembali ke kamar untuk mengenakannya kembali.


"Kurang ajar!! Tapi semalam itu,kenapa aku... Kok aku sih,biasanya juga gue... Aakkhhh sial kenapa semalam terasa aneh!!"ucap Diara yang kini menatap dirinya kesal,hingga akhirnya dia pun langsung pergi ke kamar mandi lalu menyiapkan dirinya untuk pergi ke kantor.

__ADS_1


*Jangan lupa untuk LIKE, COMMENT, RATE AND VOTE ceritanya jika kalian berkenan kak 🌼🌼❤️❤️ dan beri saran dan kritik nya juga 🥰🥰*


__ADS_2