Diara Sang Simpanan CEO

Diara Sang Simpanan CEO
Episode 34


__ADS_3

Waktu mengalir begitu cepat,namun Diara masih saja belum menemukan buku itu. Bahkan kali ini dia pun sudah kembali ke cafe yang dia dan Ridwan baru saja bertemu,namun hasilnya tetap nihil. Hingga akhirnya dia pun memberanikan diri untuk kembali ke kantor itu tanpa buku yang sedang ia cari. Dia pun langsung naik kendaraan umum yang rupanya sudah penuh itu,dia duduk di kursi dekat pintu angkot itu sendirian hingga akhirnya dia pun tiba di kantornya. Dengan menguatkan hati agar tidak mudah tersinggung nantinya dia pun langsung memakan sebuah permen yang memang sudah dia bawa dari tadi.


"Lo bisa Raa!!"ucap Diara yang menguatkan dirinya,namun baru juga selangkah dia masuk. Rupanya beberapa pegawai disana pun sudah mulai pulang satu persatu.


"Raa... Gimana udah ketemu belum?"tanya seseorang yang mengejutkannya saat berjalan.


"Kak Marsya... Ya ampun kak aku kaget banget,itu masalahnya..."ucap Diara yang langsung menatapnya dengan sendu.


"Heemmm.... Lebih baik jujur aja Raa,kalau emang gak ketemu ya harus gimana lagi!paling kamu harus nyusun ulang lagi!"ucap Marsya yang kini memegang pundak nya.


"Iya... Ya udah aku mau kesana dulu,doakan aku kak!"ucap Diara yang kini mulai pasrah.


"Tunggu!! Dee jangan kaget ya,strong!!"ucap Marsya yang membuat langkah Diara terhenti,dia pun langsung mendekat lalu mengelus perut Diara dengan perlahan. Sontak sikapnya itu membuat Diara terkejut sekaligus senang melihatnya.


Hingga akhirnya dia pun tiba di depan pintu kantor Agung dan dengan sigap dia pun langsung membuka pintu itu dengan perlahan.


"Maaf pak!"ucap Diara dnegan gugupnya.

__ADS_1


"Bagaimana?"ucap agung yang kini menatapnya dari kejauhan.


"Eemm... Bukunya... Bukunya nggak ketemu pak,tapi saya janji untuk menyalin ulang semua jadwalnya!"ucap Diara yang begitu gugup namun dia pun berusaha untuk bersikap profesional.


"Baik!! Sekarang kita pulang!"ucap Agung yang nampaknya terlihat aneh bagi Diara.


\**Gue kira dia bakalan marah besar lagi!! Haaahhh bersyukur aja Raa,mungkin dia baru dapat hidayah!\*batin Diara yang kini mengikuti langkah kakinya dari kejauhan*.



"Gimana Raa?"ucap Marsya yang rupanya sedang menunggunya di depan kantornya.


"Kak Marsya... Kenapa belum pulang?"tanya Diara yang melihatnya masih terdiam disana.


"Nunggu kamu... Gimana? Pak Agung nggak marah kan?"tanya Marsya yang kini menatapnya.


"Nggak kak... Tapi,ya sudahlah yang penting hari ini aku selamat!"ucap Diara sambil berusaha tersenyum padanya.

__ADS_1


"Syukurlah kalau gitu,ya udah biar aku antar ke rumah sekalian main dulu boleh kan?"sahut Marsya yang kini menawarkan dirinya,dengan sangat senang Diara pun langsung meng iya kan permintaannya itu.


Hingga tidak lama dari itu,mereka pun tiba di rumah Diara yang memang baru di tempati nya. Marsya yang melihat sekelilingnya itu meras nyaman dan begitu tenang terlebih di rumah nya itu banyak sekali tumbuhan hijau dan beberapa bunga yang menambah kenyamanan rumah itu.


"Maaf ya kak,rumahnya jelek... Maklum aku kan pindahan,jadi masih mending punya ruang daripada nggak sama sekali!"ucap Diara yang kini mempersilahkannya masuk ke rumah.


"Tenang aja,aku malah senang kok... Meskipun memang kecil tapi pemandangan dan juga lokasinya enak banget,malah aku nyaman disini!"ucap Marsya yang begitu menikmatinya.


"Syukurlah... Kaka lapar nggak,biar aku masakin!"ucap Diara yang kini memberinya segelas air.


"Nggak lah,mungkin lain kali saja... Sekarang Marsya harus pulang dulu,soalnya udah sore juga... Next kalau kesini nggak apa-apa kan?"ucap Marsya yang sehabis minum langsung beranjak pergi kembali.


"Lohh bentar banget sih kak... Kalau emang mau kesini kapan pun pasti terbuka buat kakak!"jawab Diara yang kini mengantarnya sampai depan rumah.


"Baguslah... Lain kali aku kesini lagi,kamu masakin aku ya!"ucapnya sebelum pergi kembali, sementara Diara pun hanya mengangguk sambil tersenyum.


*Jangan lupa untuk LIKE, COMMENT, RATE AND VOTE ceritanya jika kalian berkenan kak 🌼🌼❤️ dan beri saran atau kritikan nya juga🥰*

__ADS_1


__ADS_2